Mufti umum kerajan Arab Saudi

syariat Allah bertentangan dengan orang yang mengimbau untuk bercampur antara kaum wanita dan pria saat bekerja

Diterjemahkan oleh Adriyanto (Tepakyang, Adimulyo, Kebumen)



Yang mulia Syeh Abdul Aziz bin Abdullah, keluarga Syeh mufti ‘am kerajaan, pemimpin institusi ulama besar dan pemimpin panitia permanen pembahas ilmiah dan mufti, memperingatkan tentang imbauan yang muncul sekarang dan yang akan datan yaitu imbauan untuk bercampur antara kaum pria dan wanita dalam tempat kerja. Sementara itu imabauan seperti itu tidak ditemukan dalam al-Qur’an dan sunah Rasul Saw yang dilarang percampuran kaum pria dan wanita. Mufti ‘am mendeskripsikan bahwa imbauan ini membuka pintu-pintu perbuatan dosa dengan leluasa. Ia juga menambahkan perkataanya: sesungguhnya ini adalah kebohongan terhadap Allah dan sesungguhnya syariat Allah tidaklah sesui dengan mereka dan tidak sesuai orang yang mengimbau untuk bercampur, karena syariatnya memerintahkan kaum laki-laki dan wanita untuk menundukkan mata maka seandainya antara pria dan wanita bercampur, apakah itu termasuk menundukkan mata? Wanita diperintahkan untuk berada di barisah belakang ketika shalat dan sejelek-jelek barisan wanita adalah didepan. Begitu juga wanita-wanita muslim diperintah untuk menjadi teman di rumah mereka masing-masing.

Padahal orang muslim baik laki-laki maupun perempuan menundukan kedua matanya ,menjaga kemaluannya dan menaati Allah Swt dan Rasulnya. Mufti ‘Am menyatakan diatara kesedihan adalah membicarakan masalah syariat Islam. Syariat islam menemukan seorang yang menginginkan dihilangkannya peraturan-peratusan Islam dan mencemohnya. Atau mengatakan peraturan-peraturan seperti ini untuk zaman dulu. Padahal bagi kita syariat tidak ada kewenangan. Dan sesungguhnya kebebasan kita tercakup untuk kembali pada kitab dan sunah sedangkan kita berada dalam kebebasan. Yang mulia mufti menambahkan bahwa sesungguhnya imbauan-imbauna ini adalah kebohongan dan kesalahan yang besar. Sebab adanyakompromi itu adalah seputar masalah adminitrasi bisnis dan pengaturan masalah kehidupan adapun tentang syariat Allah maka tidak ada. Karena syariat Allah datang untuk dipraktekan dan perintah Allah datang untuk dilaksanakan. semua orang muslim harus mengetahui bahwa syariat Allah tidak bertentangan dengan kemajuan dan perkembangan, tetapi mendorong untuk maju dan berkembang dan meminta orang-orang muslim untuk mencari ilmu. Sementara itu oang-orang yang memberi kemerdekaan wanita yang ditalak maka mereka sekarang menolong dari sedikitnya keturunan, kerusakan dan penyakit yang mematikan.