<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2966963785653399523</id><updated>2012-02-16T18:05:17.154-08:00</updated><title type='text'>Tiada Hari Tanpa Ilmu</title><subtitle type='html'>Semoga adri dalam mencari ilmu mendapatkan ilmu yang manfaat, berkah. adri juga ga lupa untuk mendoakan orang tua adri yang selalu mendukung adri dalam mencari ilmu yang tidak lelah dalam mencari rizki untuk membiayai anaknya yaitu Adriyanto, Bunyan Wahib, dan Anwar Hidyat.Adri juga ga lupa pada guru-gurunya Yaitu Syeh Wahib Mahfud Pengasuh Pondok Pesantren Al-Huda, dan Al-Maghfurlah Syeh Azhari Marzuki Pengasuh PP Nurul Ummah dan lainnya yang adri sebutkan satu persatu.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://adruyan.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adruyan.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>aderiyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17356861092027268397</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/Sn2tSGrAcFI/AAAAAAAAAGI/EK8lNTNJPhk/S220/adriyan46.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>101</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2966963785653399523.post-35861786758529923</id><published>2011-01-20T23:19:00.001-08:00</published><updated>2011-01-20T23:19:59.926-08:00</updated><title type='text'>Cara Mengatasi Masalah</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px; "&gt;&lt;p&gt;Cara &lt;b&gt;mengatasi masalah&lt;/b&gt;adalah salah satu pokok bahasan yang menarik untuk kita simak. Bagaimana tidak, semua orang memiliki masalah dan masalah tidak akan ada pernah habisnya. Ada yang mengatakan, selama kita hidup kita tidak pernah lepas dari masalah. Sebenarnya saya tidak setuju, mati pun masih memiliki masalah jika kita tidak mendapatkan ridha Allah SWT. Hanya jika kita sudah di syurga, barulah tidak ada masalah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jika kita selalu mendapatkan masalah, lalu buat kita harus &lt;i&gt;mengatasi masalah&lt;/i&gt;?&lt;u&gt;Mengatasi masalah&lt;/u&gt; tetap harus dilakukan meski kita akan masuk ke masalah lain. Sebab jika masalah saat ini tidak diatasi maka masalah akan numpuk dan hidup kita akan semakin sulit. &lt;strong&gt;Jika kita mampu menyelesaikan setiap masalah yang datang, maka hidup akan terasa lebih ringan dan indah.&lt;/strong&gt;&lt;span id="more-2994"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Langkah Pertama: Tetaplah Berpikir Positif&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Apakah berpikir positif akan mengatasi masalah? Apakah tidak punya beras bisa diatasi dengan berpikir positif? Yup tentu saja. Seseorang akan bertindak mencari solusi jika dia memiliki pikiran positif. Orang yang berpikiran negatif akan cepat menyerah sehingga tidak akan mendapatkan solusi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk mengatasi masalah, langkah pertamanya ialah tetaplah optimis bahwa Anda akan mampu mengatasi masalah tersebut. Ini adalah langkah awal yang penting. Saat Anda mengatakan Anda bisa mengatasi masalah, maka hati, pikiran, emosi, dan tubuh Anda akan bekerja selaras untuk mengatasi masalah. Jika Anda berpikiran negatif, merasa masalah tidak mungkin dipecahkan, maka tidak akan lagi usaha untuk memecahkan masalah tersebut. Padahal, &lt;strong&gt;sebesar apa pun masalah Anda, insya Allah Anda, sanggup untuk mengatasinya&lt;/strong&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya&lt;/em&gt;. (&lt;strong&gt;QS. Al Baqarah:286&lt;/strong&gt;)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jika Anda melihat masalah yang Anda hadapi terlihat tidak mungkin untuk dipecahkan, artinya Anda perlu meningkatkan pola pikir Anda. Bukan masalah yang terlalu berat, tetapi cara berpikir Anda yang masih terlalu sempit. Anda perlu &lt;a href="http://www.zonasukses.com/paket1.php" target="_blank" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', Times, serif; text-decoration: underline; color: blue; cursor: pointer; "&gt;membebaskan pikiran sempit itu&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;&lt;h3 style="font-weight: normal; font-style: normal; text-decoration: none; font-family: Georgia, 'Times New Roman', Times, serif; font-size: 19px; color: rgb(110, 110, 110); "&gt;&lt;strong&gt;Langkah Kedua: Berpikirlah Kreatif&lt;/strong&gt;&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;Berpikir kreatif adalah kemampuan untuk menghasilkan ide-ide baru. Ide-ide tersebut diperlukan untuk memecahkan masalah Anda. Jika satu ide tidak berhasil, maka carilah ide lain, dan seterusnya. Jadi, agar Anda tangguh menghadapi masalah apa pun yang datang, Anda perlu berpikir kreatif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagaimana agar kita berpikir kreatif? Kuncinya ialah informasi, berpikir mengolah informasi, dan terbuka terhadap hal-hal baru. &lt;a href="http://www.zonasukses.com/paket4.php" target="_blank" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', Times, serif; text-decoration: underline; color: blue; cursor: pointer; "&gt;Anda pun bisa jenius&lt;/a&gt;, Anda pun bisa berpikir kreatif, dan mampu menghasilkan ide-ide cemerlang untuk mengatasi masalah Anda.&lt;/p&gt;&lt;h3 style="font-weight: normal; font-style: normal; text-decoration: none; font-family: Georgia, 'Times New Roman', Times, serif; font-size: 19px; color: rgb(110, 110, 110); "&gt;&lt;strong&gt;Langkah Ketiga: Miliki Motivasi Untuk Bertindak&lt;/strong&gt;&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;Setelah Anda memiliki ide untuk mengatasi masalah, langkah berikutnya ialah mengambil tindakan untuk menerapkan ide tersebut. Ide akan percuma jika tidak Anda aplikasikan. Untuk itu Anda perlu terus &lt;a href="http://www.zonasukses.com/motivasi.php" target="_blank" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', Times, serif; text-decoration: underline; color: blue; cursor: pointer; "&gt;mempertahankan motivasi&lt;/a&gt;agar terus bertindak sampai masalah Anda terselesaikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Saran:&lt;/strong&gt; agar Anda tangguh mengatasi masalah silahkan miliki ketiga produk dibawah ini&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', Times, serif; font-size: 13px; "&gt;&lt;a href="http://www.zonasukses.com/paket1.php" target="_blank" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', Times, serif; text-decoration: underline; color: blue; cursor: pointer; "&gt;Beautiful Mind Power: Kekuatan Berpikir Positif Islami&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', Times, serif; font-size: 13px; "&gt;&lt;a href="http://www.zonasukses.com/paket4.php" target="_blank" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', Times, serif; text-decoration: underline; color: blue; cursor: pointer; "&gt;Anda Pun Bisa Jenius&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', Times, serif; font-size: 13px; "&gt;&lt;a href="http://www.zonasukses.com/motivasi.php" target="_blank" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', Times, serif; text-decoration: underline; color: blue; cursor: pointer; "&gt;Instant Motivation Weapon&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p&gt;Produk-produk tersebut hanya saran dari saya, jika Anda sudah memiliki keterampilan dan ilmunya Anda tidak memerlukannya lagi. Tetapi , jika masih kurang silahkan miliki semua atau salah satu produk diatas sesuai dengan keperluan Anda. Insya Allah dengan tiga kemampuan ini: berpikir positif, kreatif, dan memiliki semangat tinggi, Anda akan mampu mengatasi masalah apa pun yang Anda hadapi.&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2966963785653399523-35861786758529923?l=adruyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adruyan.blogspot.com/feeds/35861786758529923/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2966963785653399523&amp;postID=35861786758529923' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/35861786758529923'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/35861786758529923'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adruyan.blogspot.com/2011/01/cara-mengatasi-masalah.html' title='Cara Mengatasi Masalah'/><author><name>aderiyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17356861092027268397</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/Sn2tSGrAcFI/AAAAAAAAAGI/EK8lNTNJPhk/S220/adriyan46.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2966963785653399523.post-7819787670046829741</id><published>2011-01-20T23:06:00.000-08:00</published><updated>2011-01-20T23:09:33.323-08:00</updated><title type='text'>Cara Mencapai Tujuan</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px; "&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Cara mencapai tujuan&lt;/b&gt; sama pentingnya dengan menetapkan tujuan. Pada artikel-artikel sebelumnya, saya sering menulis tentang bagaimana pentingnya memiliki tujuan yang SMART. Namun, setelah kita memiliki tujuan, kita harus bertindak untuk mencapai tujuan tersebut. Jika tidak, maka penetapan tujuan yang sudah kita lakukan akan percuma.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dari sekian banyak orang yang menetapkan tujuan kemudian bertindak mencapai tujuan tersebut, hanya segelintir orang saja yang berhasil. Bagaimana dengan Anda? Mungkin, Anda berkata, “Ada yang berhasil dan ada yang tidak.”&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Artikel pada kali ini akan saya jelaskan bagaimana &lt;i&gt;cara mencapai tujuan&lt;/i&gt; agar persentasi keberhasilannya lebih besar dibandingkan sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;span id="more-3215"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;h2 style="text-align: justify;font-weight: normal; font-style: normal; text-decoration: none; font-family: Georgia, 'Times New Roman', Times, serif; font-size: 24px; color: rgb(82, 82, 82); "&gt;Kunci Utama Cara Mencapai Tujuan: Jangan Berhenti&lt;/h2&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Memiliki tujuan adalah sama dengan memiliki arah. Jika Anda sudah memiliki arah yang benar dan Anda terus bergerak menuju arah tersebut, maka lambat laun Anda akan mencapai tujuan tersebut. Yang penting, Anda tidak berhenti ditengah jalan.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Untuk mencapai tujuan, apalagi jika Anda memiliki tujuan yang besar, akan memakan waktu yang lama. Perlu kesabaran dan ketekunan dalam mencapai tujuan tersebut. Saat Anda tidak sabar kemudian berhenti, maka itu adalah cara pasti untuk gagal. Selama Anda tidak berhenti, maka Anda akan semakin mendekati tujuan Anda.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Yang dimaksud berhenti bukanlah diam sama sekali. Bisa saja Anda tetap bergerak tetapi menuju arah yang berbeda, maka itu artinya Anda berhenti mencapai tujuan semula. Analoginya saat dari Bandung Anda memiliki tujuan untuk pergi ke Jakarta, tetapi di perjalanan Anda membelokan mobil ke Karawang, artinya Anda sudah tidak lagi pergi ke ke Jakarta.&lt;/p&gt;&lt;h2 style="text-align: justify;font-weight: normal; font-style: normal; text-decoration: none; font-family: Georgia, 'Times New Roman', Times, serif; font-size: 24px; color: rgb(82, 82, 82); "&gt;Bagaimana Agar Tidak Berhenti?&lt;/h2&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Ada tiga penyebab seseorang berhenti mencapai tujuan. Yang pertama sudah kehilangan energi. Sama seperti mobil, akan berhenti jika kehabisan bahan bakar. Untuk itu Anda harus mengisi kembali bahan bakar, bahkan sebelum habis harus diisi kembali. Begitu juga dalam perjalanan menuju tujuan hidup Anda, saat terasa energi Anda mulai menurun, Anda harus mengisi kembali dengan segera. Energi itu adalah motivasi. Anda harus terus menerus&lt;a href="http://www.zonasukses.com/motivasi.php" target="_blank" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', Times, serif; text-decoration: underline; color: blue; cursor: pointer; "&gt;membangkitkan motivasi&lt;/a&gt; agar tidak berhenti.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Yang kedua adalah kehilangan arah. Seorang pelaut akan berlayar menuju arah yang salah jika nahkodanya kehilangan arah. Artinya dia akan gagal mencapai tujuannya. Untuk itu, seorang nahkoda harus menjaga agar dia terus mengetahui arah. Bisa dengan melihat bintang, kompas, dan jaman sekarang sudah menggunakan GPS. Jika tidak, maka kapal bisa menuju kemana saja.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Begitu juga dengan diri kita, saat kita kehilangan arah, maka kita akan gagal mencapai tujuan. Kita bisa kehilangan arah jika kita kehilangan fokus atau ada yang membuyarkan fokus kita. Seorang pemanah, tidak akan bisa membidik sasarannya dengan tepat seperti pada gambar diatas, jika fokus atau konsentrasinya terganggu. Fokus menjadi sangat penting untuk mencapai tujuan.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Fokus itu adalah Anda terus melihat tujuan atau target, kemudian berusaha membidikkan anak panah menuju target tersebut dan melepaskan anak panah. Begitu juga dalam mencapai tujuan kehidupan, kita harus terus “melihat” tujuan kita agar kita bisa mengarahkan semua pikiran dan tindakan kita ke arah tujuan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Apa yang yang dimaksud dengan “melihat”? Padahal tujuannya belum kita capai? Ada banyak cara untuk melihat tujuan tersebut:&lt;/p&gt;&lt;ul style="list-style-type: none; color: rgb(56, 56, 56); margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;li style="text-align: justify;font-family: Georgia, 'Times New Roman', Times, serif; font-size: 13px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 16px; background-image: url(http://www.motivasi-islami.com/wp-content/themes/Premium_3_column_r20/images/PostBullets.png); margin-top: 0.5em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; line-height: 1.2em; background-repeat: no-repeat no-repeat; "&gt;Anda bisa melihat tulisan yang berisi tujuan Anda.&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;font-family: Georgia, 'Times New Roman', Times, serif; font-size: 13px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 16px; background-image: url(http://www.motivasi-islami.com/wp-content/themes/Premium_3_column_r20/images/PostBullets.png); margin-top: 0.5em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; line-height: 1.2em; background-repeat: no-repeat no-repeat; "&gt;Anda bisa melihat gambar tentang tujuan Anda.&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;font-family: Georgia, 'Times New Roman', Times, serif; font-size: 13px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 16px; background-image: url(http://www.motivasi-islami.com/wp-content/themes/Premium_3_column_r20/images/PostBullets.png); margin-top: 0.5em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; line-height: 1.2em; background-repeat: no-repeat no-repeat; "&gt;Anda bisa melihat tujuan dalam imajinasi Anda.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sederhana. Apakah akan berhasil? Tentu saja. Jika Anda tidak melakukan minimal salah satu dari kegiatan melihat diatas, maka bisa jadi Anda lupa dengan tujuan dan melakukan tindakan yang tidak mengarah ke tujuan Anda. Akhirnya Anda gagal mencapai tujuan, setidaknya menjadi lebih lambat.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dan penyebab yang ketiga ialah saat Anda tidak tahu lagi harus melangkah ke mana. Misalnya dalam kegelapan. Apa yang harus dilakukan? Sederhana, carilah cahaya. Habis gelap terbitlah terang jika Anda menyalakan lampu. Banyak orang, saat dia bingung dia hanya mengeluh dan berhenti. Namun, jika Anda ingin sukses, maka carilah cahaya agar Anda menemukan jalan untuk Anda lalui. Belajarlah, bertanyalah, dan membacalah. Penerang itu tiada lain adalah ilmu.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Mudah-mudahan, setelah Anda membaca artikel ini, akan lebih banyak tujuan yang bisa Anda capai. Sekarang Anda sudah tahu, setidaknya diingatkan kembali, bagaimana &lt;u&gt;cara mencapai tujuan&lt;/u&gt;.&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2966963785653399523-7819787670046829741?l=adruyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adruyan.blogspot.com/feeds/7819787670046829741/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2966963785653399523&amp;postID=7819787670046829741' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/7819787670046829741'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/7819787670046829741'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adruyan.blogspot.com/2011/01/cara-mencapai-tujuan.html' title='Cara Mencapai Tujuan'/><author><name>aderiyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17356861092027268397</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/Sn2tSGrAcFI/AAAAAAAAAGI/EK8lNTNJPhk/S220/adriyan46.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2966963785653399523.post-1418932189136405273</id><published>2011-01-19T11:41:00.001-08:00</published><updated>2011-01-19T11:41:57.789-08:00</updated><title type='text'>Bikin Pupuk Kandang/Organik Sendiri</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, Geneva, sans-serif; font-size: 14px; color: rgb(212, 193, 193); line-height: 18px; "&gt;&lt;div class="post-body entry-content" style="width: 608px; line-height: 1.4; font-size: 15px; position: relative; "&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;Bagi para pecinta tanaman nama pupuk kandang sudah tak asing lagi. Bahan yang satu ini biasa dipakai campuran media tanam untuk mendapatkan hasil tanaman yang bagus dan prima. Di pasaran telah banyak beredar pupuk kandang yang dikemas dengan ukuran tertentu dan siap digunakan, bagi masyarakat perkotaan hal ini sangat praktis dan tinggal pakai.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;Namun apakah pupuk kandang yang dijual di pasaran telah masak / matang atau terfermentasi secara sempurna ? Salah-salah tanaman kesayangan malah merana bahkan mati jika kita beli pupuk kandang dipasaran yang belum jadi beneran.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;Terus bila kita memiliki banyak tanaman berarti perlu banyak pupuk kandang yang tentunya akan ada biaya ekstra untuk pembelian pupuk kandang dalam jumlah banyak. Hal ini sebenarnya bisa diatasi dengan membikin bahan itu sendiri.&lt;/div&gt;&lt;a name="more"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Jika disekitar kita terdapat banyak kotoran ternak seperti sapi, ayam dll kita dapat memanfaatkanya sendiri menjadi pupuk kandang. Tanpa panjang lebar, mari kita bahas bagaimana membikin pupuk kandang yang murah, praktis dan tentunya dalam waktu yang cepat.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Pertama siapkan Fermentator yang berfungsi memfermentasi kotoran hewan atau sampah organik, dalam hal ini saya sering menggunakan SUPER DEGRA. Sekedar catatan, saya menggunakan Super Degra karena harga yang relatif murah, dan dapat memfermentasi kotoran ternak dengan waktu yang relatif singkat (4 hari).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/__uawD8-66pw/SRO5tDD1bFI/AAAAAAAAANY/VI0R2402q3w/s1600-h/superdegra.JPG" style="text-decoration: none; color: rgb(150, 255, 9); "&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5265756572892884050" src="http://3.bp.blogspot.com/__uawD8-66pw/SRO5tDD1bFI/AAAAAAAAANY/VI0R2402q3w/s200/superdegra.JPG" style="border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; position: relative; cursor: pointer; display: block; height: 200px; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; text-align: center; width: 150px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;Dosis 1 liter Super Degra, jika ingin mendapatkan hasil yang maksimal, digunakan untuk 900 kg pupuk kandang, 75 kg sekam mentah, 25 kg dedak katul sehingga kita dapatkan hasil 1.000 kg pupuk kandang siap pakai. Namun jika Anda susah untuk mendapatkan dedak katul ataupun sekam mentah tidak masalah.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Berikut tahapan yang saya lakukan :&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Siapkan kotoran ternak (dalam hal ini saya gunakan pupuk kandang dari sapi), kurang lebih sebanyak 2-3 karung plastik, hamparkan di tanah&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/__uawD8-66pw/SRO5dM_QsTI/AAAAAAAAANQ/TQNCvUhTMxc/s1600-h/kotoran+sapi.JPG" style="text-decoration: none; color: rgb(150, 255, 9); "&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5265756300680147250" src="http://2.bp.blogspot.com/__uawD8-66pw/SRO5dM_QsTI/AAAAAAAAANQ/TQNCvUhTMxc/s200/kotoran+sapi.JPG" style="border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; position: relative; cursor: pointer; display: block; height: 150px; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; text-align: center; width: 200px; " /&gt;&lt;/a&gt;Kemudian tambahkan sekam mentah kira-kira 1 ember plastik 5 literan, (saya tidak menggunakan dedak karena susah mendapatkannya he he he )&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/__uawD8-66pw/SRO5SekOW8I/AAAAAAAAANI/BzSp-XP2jT4/s1600-h/sekam.JPG" style="text-decoration: none; color: rgb(150, 255, 9); "&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5265756116420025282" src="http://1.bp.blogspot.com/__uawD8-66pw/SRO5SekOW8I/AAAAAAAAANI/BzSp-XP2jT4/s200/sekam.JPG" style="border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; position: relative; cursor: pointer; display: block; height: 150px; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; text-align: center; width: 200px; " /&gt;&lt;/a&gt;Aduk kedua bahan tadi secara merata&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/__uawD8-66pw/SRO5HDQfeiI/AAAAAAAAANA/PbZqpDhhzFs/s1600-h/duk+pertama.JPG" style="text-decoration: none; color: rgb(150, 255, 9); "&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5265755920110942754" src="http://1.bp.blogspot.com/__uawD8-66pw/SRO5HDQfeiI/AAAAAAAAANA/PbZqpDhhzFs/s200/duk+pertama.JPG" style="border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; position: relative; cursor: pointer; display: block; height: 150px; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; text-align: center; width: 200px; " /&gt;&lt;/a&gt;Siapkan Super Degra, masukkan kedalam ember / gembor dengan dosis 2 cc / liter. Untuk bahan diatas saya gunakan satu tutup setara 20 cc.&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/__uawD8-66pw/SRO43ptkiwI/AAAAAAAAAM4/ZyISmIdLtZo/s1600-h/tuang+ke+gembor.JPG" style="text-decoration: none; color: rgb(150, 255, 9); "&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5265755655555549954" src="http://4.bp.blogspot.com/__uawD8-66pw/SRO43ptkiwI/AAAAAAAAAM4/ZyISmIdLtZo/s200/tuang+ke+gembor.JPG" style="border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; position: relative; cursor: pointer; display: block; height: 150px; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; text-align: center; width: 200px; " /&gt;&lt;/a&gt;Siramkan larutan pada campuran pupuk kandang dan sekam tadi secara merata, kalau bisa gunakan gembor agar air tersiram secara merata pada pupuk kandang. Gunakan sebagian larutan dulu,&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/__uawD8-66pw/SRO4LVKFe_I/AAAAAAAAAMw/J1lfBWsJavE/s1600-h/siram+larutan.JPG" style="text-decoration: none; color: rgb(150, 255, 9); "&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5265754894123760626" src="http://4.bp.blogspot.com/__uawD8-66pw/SRO4LVKFe_I/AAAAAAAAAMw/J1lfBWsJavE/s200/siram+larutan.JPG" style="border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; position: relative; cursor: pointer; display: block; height: 150px; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; text-align: center; width: 200px; " /&gt;&lt;/a&gt;Aduk pupuk kandang yang telah disiram air + Super Degra tadi secara merata, dan ulangi penyiraman sisa dari larutan yang ada dan aduk kembali agar merata. Jika adonan masih terlihat kering dapat disiram kembali dengan air biasa&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/__uawD8-66pw/SRO33iMhNdI/AAAAAAAAAMo/bYlUslnAcII/s1600-h/aduk+ke+dua.JPG" style="text-decoration: none; color: rgb(150, 255, 9); "&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5265754554026243538" src="http://1.bp.blogspot.com/__uawD8-66pw/SRO33iMhNdI/AAAAAAAAAMo/bYlUslnAcII/s200/aduk+ke+dua.JPG" style="border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; position: relative; cursor: pointer; display: block; height: 150px; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; text-align: center; width: 200px; " /&gt;&lt;/a&gt;Jika adonan sudah jadi, ditandai dengan : bila kita kepalkan dengan tangan tidak keluar air, dan bila hasil kepalan tidak hancur seperti gambar dibawah, maka proses pengadukan telah selesai.&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/__uawD8-66pw/SRO3nAHBO3I/AAAAAAAAAMg/ur9SQlVlDYw/s1600-h/gumpal.JPG" style="text-decoration: none; color: rgb(150, 255, 9); "&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5265754269998463858" src="http://3.bp.blogspot.com/__uawD8-66pw/SRO3nAHBO3I/AAAAAAAAAMg/ur9SQlVlDYw/s200/gumpal.JPG" style="border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; position: relative; cursor: pointer; display: block; height: 150px; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; text-align: center; width: 200px; " /&gt;&lt;/a&gt;Selanjutnya bikin gundukan kembali terhadap adonan yang sudah jadi dan tutup dengan penutup agar proses fermentasi berlangsung sempurna.&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/__uawD8-66pw/SRO3JU7O07I/AAAAAAAAAMY/agyb4RYqrJk/s1600-h/tutup.JPG" style="text-decoration: none; color: rgb(150, 255, 9); "&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5265753760190092210" src="http://1.bp.blogspot.com/__uawD8-66pw/SRO3JU7O07I/AAAAAAAAAMY/agyb4RYqrJk/s200/tutup.JPG" style="border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; position: relative; cursor: pointer; display: block; height: 150px; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; text-align: center; width: 200px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Tunggu hingga 4 hari, bila sebelum 4 hari suhu adonan terasa panas, buka penutup namun jangan aduk adonan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Gambar berikut hasil akhir dari pengolahan pupuk kandang yang diuraikan diatas, pupuk kandang tinggal digunakan sebagai campuran media tanam untuk mendapatkan hasil tanaman yang maksimal.&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/__uawD8-66pw/SRevJ5CpDuI/AAAAAAAAANg/XKeGQC5pIEc/s1600-h/Sudah+Jadi.JPG" style="text-decoration: none; color: rgb(150, 255, 9); "&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5266870873698668258" src="http://2.bp.blogspot.com/__uawD8-66pw/SRevJ5CpDuI/AAAAAAAAANg/XKeGQC5pIEc/s200/Sudah+Jadi.JPG" style="border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; position: relative; cursor: pointer; display: block; height: 150px; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; text-align: center; width: 200px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan pupuk kandang ini adalah :&lt;/div&gt;&lt;ul type="disc" style="padding-top: 0px; padding-right: 2.5em; padding-bottom: 0px; padding-left: 2.5em; margin-top: 0in; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; line-height: 1.4; list-style-type: disc; list-style-position: initial; list-style-image: initial; "&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.25em; margin-left: 0px; text-indent: 0px; border-top-style: none; border-top-width: initial; border-top-color: initial; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; "&gt;Buat adonan ditempat yang ternaungi, tidak kena sinar matahari langsung ataupun kena hujan.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.25em; margin-left: 0px; text-indent: 0px; border-top-style: none; border-top-width: 1px; border-top-color: rgba(128, 128, 128, 0.496094); border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; "&gt;Gunakan penutup adonan bukan dari bahan plastik, Anda bisa gunakan karung goni bekas, karpet bekas, tikar bekas atau sejenisnya, asalkan bukan dari plastik. Hal ini agar sirkulasi udara tidak terhambat sehingga suhu tidak meningkat drastis.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2966963785653399523-1418932189136405273?l=adruyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adruyan.blogspot.com/feeds/1418932189136405273/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2966963785653399523&amp;postID=1418932189136405273' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/1418932189136405273'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/1418932189136405273'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adruyan.blogspot.com/2011/01/bikin-pupuk-kandangorganik-sendiri.html' title='Bikin Pupuk Kandang/Organik Sendiri'/><author><name>aderiyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17356861092027268397</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/Sn2tSGrAcFI/AAAAAAAAAGI/EK8lNTNJPhk/S220/adriyan46.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/__uawD8-66pw/SRO5tDD1bFI/AAAAAAAAANY/VI0R2402q3w/s72-c/superdegra.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2966963785653399523.post-9000889163438575250</id><published>2011-01-19T00:26:00.000-08:00</published><updated>2011-01-19T00:27:05.858-08:00</updated><title type='text'>Berkah Surat Waqi`ah</title><content type='html'>SETELAH selesai nyantri saya dapat tawaran mengajar di pesantren. Saya mengajar di tingkat bawah dan bagian laboratorium bahasa, bahkan sempat dipromosikan menjadi kepala sekolah di pesantren tersebut. Namun dikarenakan sifat manusia itu tidak sama dan selalu saja ada yang tidak suka atas prestasi-prestasi yang saya raih, saya diisukan dengan sesuatu yang kotor dan tidak terpuji. Saya dijelek-jelekkan, sehingga membuat pimpinan sedikit menjauh dari saya. Karena melihat situasi dan kondisi yang tidak kondusif, akhirnya saya pilih mengundurkan diri dari pesantren. Meskipun waktu itu gaji yang saya terima Rp 2 juta, tapi bila suasana seperti itu membuat saya tak betah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menganggur selama tiga bulan. Saya di rumah hanya mengisi waktu dengan aktivitas yang bisa meningkatkan kualitas spiritual dan intelekual atau pemahaman Islam. Pada masa-masa nganggur itu saya mengamalkan pesan guru saya, almarhum Habib Ahmad Al-Habsyi, bahwa bila kita berada dalam keadaan tedesak dan benar-benar membutuhkan uang, bermunajatlah pada Allah dengan membaca Surat Al-Waqi`ah sebanyak empatbelas kali dalam sekali waktu. Saya mempraktikannya tiap ba`da shalat asar. Pada masa-masa mengamalkan wirid itu saya mendapat panggilan ceramah di lingkungan tempat tinggal saya. Kemudian datang seorang teman menawarkan ceramah di radio. Menurutnya, ceramah saya menarik dan mudah dicerna. Alangkah baiknya bila syi`ar atau dakwah itu menjangkau masyarakat yang lebih luas lagi, tidak hanya jamaah masjid saja. Dengan alasan syi`ar Islam, saya menerima tawarannya. Dalam satu pekan saya diberi tugas ceramah satu kali dengan waktu sekitar dua jam. Dalam satu bulan saya berceramah empat kali di radio yang disponsori pengusaha tembakau dari Jawa. Dari ceramah di radio itu saya mendapat gaji sebesar Rp 2 juta per bulannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah, ini memang ketentuan (takdir) Allah. Bila dulu untuk mendapatkan uang Rp 2 juta harus menghabiskan waktu seharian mengajar, bahkan malam pun harus mengajar. Tapi setelah lepas dari pesantren dan mengamalkan pesan guru, uang Rp 2 juta bisa didapatkan dengan empat kali ceramah dengan waktu dua jam tiap pekannya. Saya yakin ini merupakan berkah dari membaca Surat Al-Waqi`ah. Dari pengalaman tersebut saya tidak pernah melepaskan dari membacanya tiap ba`da shalat asar dan kelancaran dalam usaha dan dakwah pun, Alhamdulillah saya rasakan hingga saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, itulah berkah Al-Quran. Memang bila ditelusuri dalam hadits-hadits, Surat Al-Waqi`ah memiliki beberapa keutamaan dan membawa berkah. Dalam sebuah riwayat, Ubay bin Kaab berkata bahwa Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa yang membaca surat Al-Waqi`ah, ia akan dicatat tidak tergolong pada orang-orang yang lalai.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah bin Mas`ud berkata bahwa Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa yang membaca surat Al-Waqi`ah, ia tidak akan tertimpa oleh kefakiran selamanya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ulama fikih Imam Ja`far Ash-Shadiq meriwayatkan beberapa hadits seperti “Barangsiapa yang membaca surat Al-Waqi`ah pada malam Jumat, ia akan dicintai oleh Allah, dicintai oleh manusia, tidak melihat kesengsaraan, kefakiran, kebutuhan, dan penyakit dunia”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga dari Imam Muhammad Al-Baqir bin Ali Zainal Abidin bin Husain bin Ali bin Abu Thalib meriwayatkan bahwa Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa yang membaca surat Al-Waqi`ah sebelum tidur, ia akan berjumpa dengan Allah dalam keadaan wajahnya seperti bulan purnama”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah keutamaan Surat Al-Waqi`ah. Marilah kita biasakan membacanya agar senantiasa mendapatkan keberkahan dan berada dalam naungan Allah Ta`ala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AHMAD AL-HABSYI,&lt;br /&gt;adalah mubaligh ‘selebritis’ muda nasional, pengisi ceramah di televisi dan instansi serta majelis taklim.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2966963785653399523-9000889163438575250?l=adruyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adruyan.blogspot.com/feeds/9000889163438575250/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2966963785653399523&amp;postID=9000889163438575250' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/9000889163438575250'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/9000889163438575250'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adruyan.blogspot.com/2011/01/berkah-surat-waqiah.html' title='Berkah Surat Waqi`ah'/><author><name>aderiyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17356861092027268397</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/Sn2tSGrAcFI/AAAAAAAAAGI/EK8lNTNJPhk/S220/adriyan46.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2966963785653399523.post-1206970448276921375</id><published>2011-01-15T12:59:00.000-08:00</published><updated>2011-01-15T13:00:18.876-08:00</updated><title type='text'>Usaha Cuci Motor</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; color: rgb(73, 73, 73); line-height: 20px; "&gt;&lt;h2 style="font-family: Helvetica, Arial, sans-serif; font-weight: normal; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; font-size: 19px; line-height: 24px; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div class="content"&gt;&lt;div id="attachment_49" class="wp-caption alignnone" style="border-top-width: 1px; border-right-width: 1px; border-bottom-width: 1px; border-left-width: 1px; border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; border-top-color: rgb(221, 221, 221); border-right-color: rgb(221, 221, 221); border-bottom-color: rgb(221, 221, 221); border-left-color: rgb(221, 221, 221); text-align: center; background-color: rgb(243, 243, 243); padding-top: 4px; margin-top: 10px; margin-right: 10px; margin-bottom: 10px; margin-left: 10px; border-top-left-radius: 3px 3px; border-top-right-radius: 3px 3px; border-bottom-right-radius: 3px 3px; border-bottom-left-radius: 3px 3px; width: 298px; "&gt;&lt;img src="http://modalnekat.files.wordpress.com/2009/03/motor2.jpg?w=288&amp;amp;h=216" alt="cuci motor" title="cuci motor" width="288" height="216" class="size-full wp-image-49" style="border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; margin-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-color: initial; " /&gt;&lt;p class="wp-caption-text" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 4px; padding-bottom: 5px; padding-left: 4px; font-size: 11px; line-height: 17px; "&gt;cuci motor&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="margin-top: 0.6em; margin-right: 0px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;Usaha ini tergolong mudah dan hanya membutuhkan modal relatif sedikit. Apalagi jika kita memiliki rumah dengan halaman luas dan bertempat strategis.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0.6em; margin-right: 0px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;strong&gt;Apa Pengetahuan dan Keterampilan yang dibutuhkan ?&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0.6em; margin-right: 0px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;1. Standar kebersihan motor dan cara membersihkannya&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0.6em; margin-right: 0px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;2. Pengetahuan umum tentang sepeda motor. Terutama bagian mesin yang tidak boleh terkena air&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0.6em; margin-right: 0px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;3. Pembukuan sederhana. Untuk mencatat modal awal, operasional bulanan dan pendapatan&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0.6em; margin-right: 0px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;strong&gt;Apa saja yang dibutuhkan untuk memulai usaha Cuci Motor ?&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0.6em; margin-right: 0px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;1. Tempat dengan luas minimal 3 x 4 m untuk kapasitas 2-3 motor berjajar&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0.6em; margin-right: 0px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;2. Alat operasional : Pompa Air, Kompresor, sabun/sampo motor, sikat, kain lap (kanebo), pengilap cat motor, semir ban dan kuas untuk mengoles semir ban&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div id="attachment_50" class="wp-caption alignnone" style="border-top-width: 1px; border-right-width: 1px; border-bottom-width: 1px; border-left-width: 1px; border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; border-top-color: rgb(221, 221, 221); border-right-color: rgb(221, 221, 221); border-bottom-color: rgb(221, 221, 221); border-left-color: rgb(221, 221, 221); text-align: center; background-color: rgb(243, 243, 243); padding-top: 4px; margin-top: 10px; margin-right: 10px; margin-bottom: 10px; margin-left: 10px; border-top-left-radius: 3px 3px; border-top-right-radius: 3px 3px; border-bottom-right-radius: 3px 3px; border-bottom-left-radius: 3px 3px; width: 346px; "&gt;&lt;img src="http://modalnekat.files.wordpress.com/2009/03/paket-peralatan-cuci-motor.gif?w=336&amp;amp;h=476" alt="paket-peralatan-cuci-motor" title="paket-peralatan-cuci-motor" width="336" height="476" class="size-full wp-image-50" style="border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; margin-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-color: initial; " /&gt;&lt;p class="wp-caption-text" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 4px; padding-bottom: 5px; padding-left: 4px; font-size: 11px; line-height: 17px; "&gt;paket-peralatan-cuci-motor&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="margin-top: 0.6em; margin-right: 0px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0.6em; margin-right: 0px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;3. Tenaga kerja. Minimal 2-3 orang. Salah satu sebagai koordinator untuk melayani pembayaran dari konsumen dan pencatatan di buku administrasi.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0.6em; margin-right: 0px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;strong&gt;Sebelum memulai usaha Cuci Motor berikut beberapa kunci sukses yang harus diperhatikan.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0.6em; margin-right: 0px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;1. &lt;strong&gt;Lokasi usaha harus strategis dan nyaman bagi konsumen &lt;/strong&gt;untuk menunggu. Jangan takut dengan kompetitor, cobalah berpikir dari sudut pandang konsumen..tempat Cuci Motor seperti apa sih yang paling ideal ? tentu harus mudah ditemukan, tempatnya bersih, tempat menunggunya (kursi, meja) nyaman, mungkin bisa disediakan tv, dsb.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0.6em; margin-right: 0px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;2. Cari dan &lt;strong&gt;latih tenaga kerja &lt;/strong&gt;agar tetap semangat dan rajin bekerja. Jaga tingkah laku para pekerja agar tetap sopan dan berhati-hati dalam mencuci motor agar tidak timbul komplain motor jadi baret atau ada bagian yang rusak.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0.6em; margin-right: 0px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;3. Terapkan sistem &lt;strong&gt;gaji pokok dan incentive &lt;/strong&gt;bagi pekerja. Hitung incentive berdasarkan jumlah motor yang mereka kerjakan agar para pekerja terus semangat dalam mencuci motor.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0.6em; margin-right: 0px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;4. Perhatikan &lt;strong&gt;jam kerja dan waktu istirahat &lt;/strong&gt;makan para pekerja. Untuk menghindari sakit yang umum terjadi yaitu masuk angin…simpel sih, tapi kalau salah satu saja pekerja ada yang sakit pasti operasional usaha jadi kacau balau.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0.6em; margin-right: 0px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;strong&gt;Nah, untuk membuat tambah yahuud n mantap…ada juga tips Promosi yang bisa membuat orang berbondong-bondong datang ke tenpat usaha anda.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0.6em; margin-right: 0px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;1. Pertama n yang pasti buat &lt;strong&gt;papan nama atau spanduk &lt;/strong&gt;(sebaiknya yang berbahan plastik) yang mencolok. Buat nama usaha Cuci Motor anda se-unik mungkin. Contoh : GP Motor Wash, Rossi Kumbah Motor, Cuci Motor Express 20 Menit&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0.6em; margin-right: 0px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;2. &lt;strong&gt;Tawarkan hal yang unik&lt;/strong&gt;..yang membedakan usaha Cuci Motor anda dengan yang lain. Contoh : tambahan fasilitas semir ban, pengkilap jari-jari motor, jaminan cuci motor 20 menit selesai, dll&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0.6em; margin-right: 0px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;3. Buat aneka promosi untuk &lt;strong&gt;menarik konsumen baru&lt;/strong&gt;. Seperti setiap orang yang datang sebelum jam 9.00 akan mendapat diskon 50% cara ini ampuh untuk menarik orang agar mencucikan motornya pagi-pagi sehingga orang lain akan melihat dan berpikir…wah, tempat Cuci Motor ini pagi-pagi sudah penuh dan ramai..pasti layanannya bagus, kapan2 nyoba ahh..&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0.6em; margin-right: 0px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;4. &lt;strong&gt;Kerjasama dengan institusi atau jaringan komunitas &lt;/strong&gt;seperti…FIF (kredit motor) tiap orang yang kredit motor dapat potongan harga atau gratis cuci motor 1 kali, sebarkan promo gratis cuci motor/potongan harga kepada pekerja pabrik, dll&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0.6em; margin-right: 0px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;5. Buat &lt;strong&gt;seragam &lt;/strong&gt;untuk karyawan anda. Jangan tanggung-tanggung, buat seragam yang cukup bagus..jangan cuma kaos oblong doang..kenakan juga &lt;strong&gt;sepatu boot dan sarung tangan&lt;/strong&gt;. Seragam dapat &lt;strong&gt;meningkatkan rasa percaya diri dan rasa memiliki &lt;/strong&gt;karyawan. Selain itu konsumen juga akan bertambah yakin karena usaha cuci motornya &lt;strong&gt;terkesan keren dan rapi&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0.6em; margin-right: 0px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;strong&gt;Usaha Cuci Motor &lt;/strong&gt;ini juga bisa “ditumpangi” oleh usaha aji mumpung lainnya seperti :&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0.6em; margin-right: 0px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;- Menjual &lt;strong&gt;aksesoris motor : helm, sarung tangan, stiker, masker&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0.6em; margin-right: 0px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;- Jasa &lt;strong&gt;ganti oli dan servis motor&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0.6em; margin-right: 0px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;- Makelar jual beli motor second (untungnya juga lumayan lhoo)&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0.6em; margin-right: 0px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;- Jualan makanan ringan dan minuman (&lt;strong&gt;Teh Botol, Aqua&lt;/strong&gt;) untuk konsumen yang sedang menunggu&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0.6em; margin-right: 0px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;strong&gt;Analisa Finansial&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Modal Awal&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sewa Tempat  5,000,000&lt;br /&gt;Renovasi Tempat  2,000,000&lt;br /&gt;Peralatan  5,000,000&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Total  12,000,000&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0.6em; margin-right: 0px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;strong&gt;Biaya Operasional&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Gaji Pegawai 3 orang @ Rp. 500.000,-  1,500,000&lt;br /&gt;Listrik dan Air  500,000&lt;br /&gt;Sabun, sampo dan semir ban  100,000&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Total  2,100,000&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0.6em; margin-right: 0px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;strong&gt;Pendapatan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1 hari 30 motor @ Rp. 5000,-&lt;br /&gt;1 bulan = 30 hr x 30 x Rp. 5000,- &lt;strong&gt;4,500,000&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0.6em; margin-right: 0px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;strong&gt;Keuntungan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pendapatan – Biaya Operasional &lt;strong&gt;2,400,000&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0.6em; margin-right: 0px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;strong&gt;Break Even Point  5 Bulan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2966963785653399523-1206970448276921375?l=adruyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adruyan.blogspot.com/feeds/1206970448276921375/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2966963785653399523&amp;postID=1206970448276921375' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/1206970448276921375'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/1206970448276921375'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adruyan.blogspot.com/2011/01/usaha-cuci-motor.html' title='Usaha Cuci Motor'/><author><name>aderiyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17356861092027268397</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/Sn2tSGrAcFI/AAAAAAAAAGI/EK8lNTNJPhk/S220/adriyan46.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2966963785653399523.post-1192396028463445121</id><published>2011-01-14T21:10:00.000-08:00</published><updated>2011-01-14T21:10:16.270-08:00</updated><title type='text'>Pusat Pertukaran PayPal Balance Terpercaya: VCC PayPal 8 Tahun</title><content type='html'>&lt;a href="http://paypalxl.blogspot.com/2011/01/vcc-paypal-8-tahun.html?spref=bl"&gt;Pusat Pertukaran PayPal Balance Terpercaya: VCC PayPal 8 Tahun&lt;/a&gt;: "VCC AVS untuk Verifikasi akun PayPal valid 8 tahun   VCC dengan validity 8 tahun ini mendukung Address Verification System (AVS) atau s..."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2966963785653399523-1192396028463445121?l=adruyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://paypalxl.blogspot.com/2011/01/vcc-paypal-8-tahun.html?spref=bl' title='Pusat Pertukaran PayPal Balance Terpercaya: VCC PayPal 8 Tahun'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adruyan.blogspot.com/feeds/1192396028463445121/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2966963785653399523&amp;postID=1192396028463445121' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/1192396028463445121'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/1192396028463445121'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adruyan.blogspot.com/2011/01/pusat-pertukaran-paypal-balance.html' title='Pusat Pertukaran PayPal Balance Terpercaya: VCC PayPal 8 Tahun'/><author><name>aderiyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17356861092027268397</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/Sn2tSGrAcFI/AAAAAAAAAGI/EK8lNTNJPhk/S220/adriyan46.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2966963785653399523.post-1173692345919810988</id><published>2011-01-14T20:58:00.000-08:00</published><updated>2011-01-14T20:59:01.055-08:00</updated><title type='text'>Kangkung ( Ipomoea reptans )</title><content type='html'>&lt;div style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; text-align: center; font-family: 'Times New Roman'; "&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: medium; "&gt;I. UMUM&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: medium; "&gt;1.1. Sejarah Singkat&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: medium; "&gt;Kangkung tergolong sayur yang sangat populer, karena banyak peminatnya. Kangkung disebut juga Swamp cabbage, Water convovulus, Water spinach. Berasal dari India yang kemudian menyebar ke Malaysia, Burma, Indonesia, China Selatan Australia dan bagian negara Afrika.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: medium; "&gt;1.2. Sentra Penanaman&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: medium; "&gt;Kangkung banyak ditanam di Pulau Jawa khususnya di Jawa Barat, juga di Irian Jaya di Kecamatan Muting Kabupaten Merauke kangkung merupakan lumbung hidup sehari-hari. Di Kecamatan Darussalam Kabupaten Aceh Besar tanaman kangkung darat banyak ditanam penduduk untuk konsumsi keluarga maupun untuk&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: medium; "&gt;&lt;span class="fullpost" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; display: inline; "&gt;&lt;br /&gt;dijual ke pasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.3. Jenis Tanaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kangkung termasuk suku Convolvulaceae (keluarga kangkung-kangkungan). Kedudukan tanaman kangkung dalam sistematika tumbuh-tumbuhan diklasifikasikan ke dalam:&lt;br /&gt;a) Divisio : Spermatophyta&lt;br /&gt;b) Sub-divisio : Angiospermae&lt;br /&gt;c) Kelas : Dicotyledonae&lt;br /&gt;d) Famili : Convolvulaceae&lt;br /&gt;e) Genus : Ipomoea&lt;br /&gt;f) Species : Ipomoea reptans&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kangkung merupakan tanaman yang tumbuh cepat yang memberikan hasil dalam waktu 4-6 minggu sejak dari benih. Kangkung yang dikenal dengan nama Latin Ipomoea reptans terdiri dari 2 (dua) varietas, yaitu Kangkung Darat yang disebut Kangkung Cina dan Kangkung Air yang tumbuh secara alami di sawah, rawa atau parit-parit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbedaan antara kangkung darat dan kangkung air:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warna bunga.&lt;br /&gt;Kangkung air berbunga putih kemerah-merahan, sedangkan kangkung darat bunga putih bersih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentuk daun dan batang.&lt;br /&gt;Kangkung air berbatang dan berdaun lebih besar dari pada kangkung darat. Warna batang berbeda. Kangkung air berbatang hijau, sedangkan kangkung darat putih kehijau-hijauan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebiasaan berbiji.&lt;br /&gt;Kangkung darat lebih banyak berbiji dari pada kangkung air. Itu sebabnya kangkung darat diperbanyak lewat biji, sedangkan kangkung air dengan stek pucuk batang.&lt;br /&gt;1.4. Manfaat Tanaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian tanaman kangkung yang paling penting adalah batang muda dan pucuk-pucuknya sebagai bahan sayur-mayur. Kangkung selain rasanya enak juga memiliki kandungan gizi cukup tinggi, mengandung vitamin A, B dan vitamin C serta bahan-bahan mineral terutama zat besi yang berguna bagi pertumbuhan badan dan kesehatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping itu hewan juga menyukai kangkung bila dicampur dalam makanan ayam, itik, sapi, kelinci dan babi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pakar kesehatan Filipina: Herminia de Guzman Ladion memasukkan kangkung dalam kelompok "Tanaman Penyembuh Ajaib", sebab berkhasiat untuk penyembuh penyakit "sembelit" juga sebagai obat yang sedang "diet". Selain itu, akar kangkung berguna untuk obat penyakit "wasir"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;II. SYARAT PERTUMBUHAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.1. Iklim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik sepanjang tahun. Kangkung darat dapat tumbuh pada daerah yang beriklim panas dan beriklim dingin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah curah hujan yang baik untuk pertumbuhan tanaman ini berkisar antara 500-5000 mm/tahun. Pada musim hujan tanaman kangkung pertumbuhannya sangat cepat dan subur, asalkan di sekelilingnya tidak tumbuh rumput liar. Dengan demikian, kangkung pada umumnya kuat menghadapi rumput liar, sehingga kangkung dapat tumbuh di padang rumput, kebun/ladang yang agak rimbun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanaman kangkung membutuhkan lahan yang terbuka atau mendapat sinar matahari yang cukup. Di tempat yang terlindung (ternaungi) tanaman kangkung akan tumbuh memanjang (tinggi) tetapi kurus-kurus. Kangkung sangat kuat menghadapi panas terik dan kemarau yang panjang. Apabila ditanam di tempat yang agak terlindung, maka kualitas daun bagus dan lemas sehingga disukai konsumen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suhu udara dipengaruhi oleh ketinggian tempat, setiap naik 100 m tinggi tempat, maka temperatur udara turun 1 derajat C. Apabila kangkung ditanam di tempat yang terlalu panas, maka batang dan daunnya menjadi agak keras, sehingga tidak disukai konsumen.&lt;br /&gt;2.2. Media Tanam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kangkung darat menghendaki tanah yang subur, gembur banyak mengandung bahan organik dan tidak dipengaruhi keasaman tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanaman kangkung darat tidak menghendaki tanah yang tergenang, karena akar akan mudah membusuk. Sedangkan kangkung air membutuhkan tanah yang selalu tergenang air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanaman kangkung membutuhkan tanah datar bagi pertumbuhannya, sebab tanah yang memiliki kelerengan tinggi tidak dapat mempertahankan kandungan air secara baik.&lt;br /&gt;2.3. Ketinggian Tempat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kangkung dapat tumbuh dan berproduksi dengan baik di dataran rendah sampai dataran tinggi (pegunungan) ± 2000 meter dpl. Baik kangkung darat maupun kangkung air, kedua varietas tersebut dapat tumbuh di mana saja, baik di dataran rendah maupun di dataran tinggi. Hasilnya akan tetap sama asal jangan dicampur aduk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;III. PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.1. Pembibitan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.1.1. Persyaratan Bibit Kangkung Darat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pemilihan bibit harus disesuaikan dengan lahan (air atau darat). Karena kalau kangkung darat ditanam di lahan untuk kangkung air produksinya kurang baik, warna daun menguning, bentuk kecil dan cepat membusuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bibit kangkung sebaiknya berasal dari kangkung muda, berukuran 20 -30 cm. Pemilihan bibit harus memperhatikan hal-hal seperti berikut, batang besar, tua, daun besar dan bagus. Penanamannya dengan cara stek batang, kemudian ditancapkan di tanah. Sedangkan biji untuk bibit harus diambil dari tanaman tua dan dipilih yang kering serta berkualitas baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.1.2. Penyiapan Benih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a) Benih kangkung yang akan ditanam adalah stek muda, berukuran 20-30 cm, dengan jarak tanam 1,5 x 15 cm.&lt;br /&gt;b) Untuk benih dari biji kangkung diambil dari tanaman yang tua.&lt;br /&gt;c) Benih yang diperlukan untuk seluas 10 m2 atau 2 bedengan ± 300 gram, jika tiap lubang diisi 2-3 butir biji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.1.3. Teknik Penyemaian Benih&lt;br /&gt;Biji dengan ukuran diameter 3 mm, disebar dalam baris-baris berjarak 15 cm dengan jarak kira-kira 5 cm antara masing-masing biji. Kultivar yang berbiji dapat tahan tanah lembab dan tumbuh baik dalam musim hujan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.1.4. Pemeliharaan Pembenihan/Penyemaian&lt;br /&gt;Agar diperoleh hasil panen yang baik, dalam pemeliharaan pembenihan kangkung diperlukan penyiraman teratur dan kerap pada cuaca kering.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.2. Pengolahan Media Tanam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.2.1. Persiapan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kangkung air membutuhkan tempat-tempat yang ada genangan air. Bertanam kangkung memerlukan tanah yang diberi pupuk kompos, kemudian dibuatkan petak-petak/bedengan seperti tanaman sayuran lain. Tentang panjang bedengan, tergantung kondisi lahan. Kemudian siapkan tugal dan tancapkan di atas bedengan dengan jarak 20 x 20 cm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.2.2. Pembukaan Lahan&lt;br /&gt;Tiga minggu sebelum melakukan penanaman kangkung, sebaiknya tanah diolah terlebih dahulu. Kemudian tanah dicampur dengan pupuk kompos atau pupuk kandang sebanyak 10 ton per hektar, diberi air dengan ketinggian 5 cm, dibiarkan tergenang air dan diberi urea 1 kuintal per hektar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.2.3. Pembentukan Bedengan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembentukan bedengan untuk tanaman kangkung dapat dilakukan dengan ukuran lebar 0,8-1,2 m, panjang 3-5 m, dalam ± 15-20 cm dan jarak antar bedeng 50 cm dengan membuat selokan. Ukuran tersebut dapat disesuaikan, tergantung keadaan lahan yang tersedia. Bedengan dibuat untuk kelancaran pemasukan dan pembuangan air yang berlebih serta untuk memudahkan pemeliharaan dan kegiatan lain. Ada pula yang membuat bedengan dengan ukuran panjang kali lebar: 2x1 m dengan kedalaman drainase 30x30 cm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.2.4. Pemupukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemupukan bagi tanaman kangkung terdiri dari pupuk dasar yaitu pupuk kandang, yang diberikan seminggu sebelum tanam (setelah selesai pembuatan bedengan). Selain itu juga diberikan pupuk urea, seminggu setelah tanam, kemudian 2 minggu setelah tanam. Pemberian pupuk urea dicampur dengan air kemudian disiram pada pangkal tanaman dengan ember penyiram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada waktu melakukan pemupukan, lahan dikeringkan terlebih dahulu selama 4 sampai 5 hari. Kemudian diairi kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pupuk yang diperlukan adalah sebagai berikut: 10-20 ton/ha rabuk organik dan 100-250 kg/ha urea, diberikan selama 2 minggu pertama, dengan cara disiramkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.2.5. Lain-lain&lt;br /&gt;Agar tanaman kangkung dapat berproduksi secara memuaskan, perlu dilakukan pergiliran tanaman dengan tanaman kacang tanah, kacang hijau, kacang buncis, kecipir atau ketimun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.3. Teknik Penanaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.3.1. Penentuan Pola Tanam&lt;br /&gt;Penentuan pola tanam dapat disesuaikan dengan luas lahan yang akan ditanami. Apabila bedengan dibuat dengan ukuran 2x1 m, maka bila jarak tanamnya ditentukan 20x20 cm, maka dalam satu bedengan terdapat sebanyak 50 lubang atau 50 rumpun kangkung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.3.2. Pembuatan Lubang Tanam&lt;br /&gt;Pembuatan lubang tanam dapat dilakukan dengan cara ditugal, yang berjarak 20x20 cm, sedalam ± 5 cm. Setiap bedengan dapat ditentukan jumlah lubangnya (tergantung ukuran bedengan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.3.3. Cara Penanaman&lt;br /&gt;Penanaman kangkung darat dilakukan pada sore hari yaitu jam 16.00 sampai 18.00. Hal ini bertujuan agar benih setelah ditanam tidak langsung mendapat udara kering sehingga benih cepat berkecambah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.4. Pemeliharaan Tanaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.4.1. Penjarangan dan Penyulaman&lt;br /&gt;Bila tanaman kangkung terlalu lebat/sangat berdesakan dalam satu rumpun maka diperlukan penjarangan. Apabila tanaman banyak yang mati, maka segera dilakukan penyulaman (diganti dengan bibit yang baru yang telah disiapkan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.4.2. Penyiangan&lt;br /&gt;Penyiangan dilakukan bila terdapat rumput liar (tanaman pengganggu). Penyiangan dilakukan setiap 2 minggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.4.3. Pembubunan&lt;br /&gt;Pembumbunan dilakukan untuk mendekatkan unsur hara bagi tanaman kangkung sehingga dapat mempermudah akar tanaman untuk mentransfernya. Pembumbunan dilakukan pada saat tanaman berumur 2 minggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.4.4. Perempalan&lt;br /&gt;Bagi tanaman kangkung sebagai penghasil daun dan batang, perempalan tidak dibutuhkan, sebab perempalan adalah penyortiran dan pengambilan tunas-tunas muda yang tidak berguna, yang akan menghambat pertumbuhan tanaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.4.5. Pemupukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemupukan dilakukan dengan menggunakan pupuk urea. Pupuk urea diberikan hanya sekali dengan cara dilarutkan dalam air lalu disiram pada tanaman kangkung. Perlu diperhatikan agar pada waktu menebar pupuk jangan sampai ada butir pupuk yang tersangkut atau menempel pada daun, sebab akan menyebabkan daun menjadi layu. Gunakan sapu lidi setiap selesai menabur pupuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.4.6. Pengairan dan Penyiraman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama tidak ada hujan, perlu dilakukan penyiraman. Penyiraman gunanya untuk mencegah tanaman kangkung terhadap kekeringan. Penyiraman dilakukan dua kali sehari yaitu pagi (jam 07.00) dan sore (jam 17.00). Penyiraman dilakukan dengan gembor penyiram. Tanaman kangkung membutuhkan banyak air dalam pertumbuhannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.4.7. Waktu Penyemprotan Pestisida&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanaman kangkung darat yang terkena ulat berwarna putih yang berada pada helai daun sebelah bawah sehingga menyebabkan warna daun menjadi kuning. Untuk penanggulangannya disemprotkan Baysudin dengan dosis 2 cc per liter air, yang disemprotkan sore hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memberantas ulat daun yang sering menyerang tanaman kangkung, digunakan Insektisida Diazinon 60 EC, dengan dosis sebesar 2 cc per liter air dan disemprotkan pada tanaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serangga pemakan daun dikendalikan dengan penyemprotan strategis senyawa organofosfat jauh sebelum pemanenan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.4.8. Pemeliharaan Lain&lt;br /&gt;Agar pertumbuhan subur, sebaiknya seminggu setelah atau sebelum panen, tanaman dipupuk urea kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.5. Hama dan Penyakit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.5.1. Hama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hama yang banyak menyerang tanaman kangkung umumnya relatif tidak ganas, antara lain: belalang dan ulat daun. Pengendalian: untuk mencegah terjadi over populasi, semprotkan Sevin atau sejenisnya. Untuk memberantas ulat daun ini digunakan Insektisida Diazinon 60 EC, dengan dosis sebesar 2 cc per liter air dan disemprotkan pada tanaman. Pada waktu membasmi hama, sebaiknya lahan dikeringkan terlebih dahulu selama 4-5 hari. Kemudian diairi kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.5.2. Penyakit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanaman kangkung tahan terhadap penyakit dan hanya memerlukan sedikit perlindungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit jamur yang lazim menyerang tanaman kangkung adalah karat putih (Albugo Ipomoea panduratae). Penyakit ini peka terhadap Dithane M-45 atau Benlate, tetapi bila benih diperlakukan dengan penyiraman dan higiene umumnya baik, penyakit tidak menjadi masalah. Serangga pemakan daun dikendalikan dengan penyemprotan strategis senyawa organofosfat jauh sebelum pemanenan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.6. Panen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.6.1. Ciri dan Umur Panen&lt;br /&gt;Panen pertama sudah bisa dilakukan pada hari ke 12. Saat ini kangkung sudah tumbuh dengan panjang batang kira-kira 20-25 cm. Ada pula yang mulai memangkas sesudah berumur 1,5 bulan dari saat penanaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.6.2. Cara Panen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara pemanenan kangkung air hampir sama dengan kangkung darat. Cara memanen, pangkas batangnya dengan menyisakan sekitar 2-5 cm di atas permukaan tanah atau meninggalkan 2-3 buku tua. Panen dilakukan pada sore hari. Panenan dilakukan dengan cara memotong kangkung yang siap panen dengan ciri batang besar dan berdaun lebar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan menggunakan alat pemotong. Pemungutan hasil kangkung darat dapat pula dilakukan dengan cara mencabutnya sampai akar, kemudian dicuci dalam air. Panen kangkung darat dilakukan pada umur 27 hari. Selama panen, lahan penanaman harus tetap basah tapi tidak berair (lembab).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.6.3. Periode Panen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panen dilakukan 2-3 minggu sekali. Setiap kali habis panen, biasanya akan terbentuk cabang-cabang baru. Setelah 5 kali panen atau 10-11 kali panen maka produksi kangkung akan menurun baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Jika sudah terlihat berbunga, sisakan ± 2 m2 untuk dikembangkan terus menjadi biji yang kira-kira memakan waktu 40 hari sampai dapat dikeringkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.6.4. Prakiraan Produksi&lt;br /&gt;Pertanaman kangkung secara komersial menghasilkan sekitar 15 ton/ha sepanjang beberapa panenan berturut-turut atau sekitar 160 kg/tahun/10 m2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.7. Pascapanen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.7.1. Pengumpulan&lt;br /&gt;Kangkung yang baru dipanen dikumpulkan dan kemudian disatukan sebanyak 15-20 batang kangkung dalam satu ikatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.7.2 Penyimpanan&lt;br /&gt;Dalam penyimpanan (sebelum dipasarkan), agar tidak cepat layu, kangkung yang telah diikat celupkan dalam air tawar bersih dan tiriskan dengan menggunakan anjang-anjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IV. ANALISIS EKONOMI BUDIDAYA TANAMAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.1. Analisis Usaha Budidaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Analisis budidaya kangkung dengan luas lahan 30 m2 selama 3 bulan di daerah Bogor pada tahun 1999. Kangkung dipanen 2 kali/bulan. Rata-rata produksi 200 ikat/panen; produksi total selama 3 bulan=1.200 ikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biaya produksi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sewa lahan (3m x 10 m)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bibit: 50 ikat @ Rp. 300,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pupuk&lt;br /&gt;- TSP: 2 kg @ Rp. 1.800,-&lt;br /&gt;- Urea: 5 kg @ Rp. 1.500,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pestisida/pembasmi ulat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alat&lt;br /&gt;- Cangkul: 1 buah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tenaga kerja&lt;br /&gt;- Cangkul lahan: 1 OH @ Rp. 10.000,-&lt;br /&gt;- Tanam bibit: 1 OH @ Rp. 10.000,-&lt;br /&gt;- Panen : 6 kali @ Rp. 10.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Transportasi&lt;br /&gt;Jumlah biaya produksi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapatan: 1.200 ikat @ Rp. 400,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keuntungan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Parameter kelayakan usaha&lt;br /&gt;- B/C rasio&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rp.&lt;br /&gt;Rp.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rp.&lt;br /&gt;Rp.&lt;br /&gt;Rp.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rp.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rp.&lt;br /&gt;Rp.&lt;br /&gt;Rp.&lt;br /&gt;Rp.&lt;br /&gt;Rp.&lt;br /&gt;Rp.&lt;br /&gt;Rp.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rp. &lt;br /&gt;50.000,-&lt;br /&gt;15.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.600,-&lt;br /&gt;7.500,-&lt;br /&gt;15.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10.000,-&lt;br /&gt;10.000,-&lt;br /&gt;60.000,-&lt;br /&gt;25.000,-&lt;br /&gt;216.100,-&lt;br /&gt;480.000,-&lt;br /&gt;263.900,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;= 2,221&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.2. Gambaran Peluang Agribisnis&lt;br /&gt;Menurut data statistik tahun 1983, produksi kangkung di Indonesia sebesar 59.110 ton, sedangkan sayuran lain seperti bayam yaitu 50.382 ton dan petsai/sawi 134.804 ton. Harga kangkung di pasar saat ini sekitar Rp.400,- per ikat (tahun 1999).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;V. STANDAR PRODUKSI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.1. Ruang Lingkup&lt;br /&gt;Standar ini meliputi syarat mutu, cara pengujian mutu, cara pengambilan contoh dan cara pengemasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.2. Diskripsi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.3. Klasifikasi dan Standar Mutu&lt;br /&gt;Menurut persetujuan pembeli dan penjual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.4. Pengambilan Contoh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh diambil secara acak dari jumlah kemasan yang ada. Dari setiap kemasan diambil contoh sebanyak 3 kg dari bagian atas, tengah dan bawah. Contoh tersebut diacak bertingkat (stratified random sampling) sampai diperoleh minimum 3 kg untuk dianalisis. Jumlah kemasan yang diambil dalam pengambilan contoh dalam lot adalah :&lt;br /&gt;a) Jumlah kemasan 1 sampai 100, contoh yang diambil=5.&lt;br /&gt;b) Jumlah kemasan 101 sampai 300 , contoh yang diambil=7.&lt;br /&gt;c) Jumlah kemasan 301 sampai 500, contoh yang diambil= 9.&lt;br /&gt;d) Jumlah kemasan 501 sampai 1000, contoh yang diambil=10.&lt;br /&gt;e) Jumlah kemasan lebih dari 1000, contoh yang diambil=minimum 15.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petugas pengambil contoh harus memenuhi syarat yaitu orang yang berpengalaman atau dilatih lebih dahulu dan mempunyai ikatan dengan badan hukum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.5. Pengemasan&lt;br /&gt;Menurut persetujuan pembeli dan penjual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;VI. REFERENSI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.1. Daftar Pustaka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kangkung darat dan kangkung air. Trubus, no. 186, tahun XVI - Mei '85.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adiwidjaja, Rahmat, dkk. (1997). Pengaruh Jenis dan Dosis Pupuk Kandang terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kangkung Darat (Ipomoeae reptans) kultivar sutera pada Inceptisols Laporan Penelitian. Lembaga Penelitian Universitas Padjadjaran Fakultas Pertanian UNPAD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anonim. (199?). Kangkung. ASRI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eko Widiyanto. (1991). Sinar Tani. Bercocok Tanam Kangkung Darat. Sinar Tani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Git. (1993). Kangkung Darat Dua Puluh Hari Sudah Bisa Dipanen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hieronymus Budi Santoso (1990). Kangkung Darat Kangkung Air. Suara Karya Minggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulya, Sarja (1979). Kangkung Darat. Majalah Trubus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pupon. (1992). Manfaat Tanaman Kangkung Darat. Sinar Tani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rahmat. (1992). Meningkatkan Pendapatan Petani Melalui Budidaya Kangkung. Sinar Tani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sidi; Aji. (1993). Membudidayakan Kangkung Secara Intensif. Minggu Pagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zailani, Kadir, dkk. (1993). Estimasi Penggunaan Pupuk Urea pada Percobaan Penanaman Kangkung Darat (Ipomoea reptans POIR) di Kecamatan Darussalam Kabupaten Aceh Besar. Laporan Penelitian. Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2966963785653399523-1173692345919810988?l=adruyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adruyan.blogspot.com/feeds/1173692345919810988/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2966963785653399523&amp;postID=1173692345919810988' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/1173692345919810988'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/1173692345919810988'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adruyan.blogspot.com/2011/01/kangkung-ipomoea-reptans.html' title='Kangkung ( Ipomoea reptans )'/><author><name>aderiyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17356861092027268397</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/Sn2tSGrAcFI/AAAAAAAAAGI/EK8lNTNJPhk/S220/adriyan46.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2966963785653399523.post-5745132071871215381</id><published>2011-01-14T20:42:00.000-08:00</published><updated>2011-01-14T20:43:32.415-08:00</updated><title type='text'>Mulai Dari Bawah</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Bitstream Charter', serif; font-size: 14px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 23px; "&gt;&lt;p style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1.7em; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; "&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top:0cm;margin-right:0cm;margin-bottom:20.4pt;margin-left: 0cm;line-height:13.25pt;vertical-align:baseline"&gt;&lt;span style="color:#333333"&gt;Seorang Maestro dunia bola basket yang dikenal adalah Michael Jordan, Banyak pengamat dan pengemar bola basket di seluruh dunia, belum ada pemain yang bisa menandingi kehebatan MJ, sapaan Michael Jordan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin:0cm;margin-bottom:.0001pt;line-height:13.25pt;vertical-align: baseline;border-style:initial;border-color:initial;font-style:inherit; font-weight:inherit;outline-width: 0px;outline-style: initial;outline-color: initial"&gt;&lt;span style="color:#333333"&gt;Prestasi, kesungguhan hati dan konsisten serta keuletan dan dedikasi&lt;span class="apple-converted-space"&gt; &lt;/span&gt;&lt;strong style="border-style:initial;border-color:initial;font-style:inherit;outline-width: 0px; outline-style: initial;outline-color: initial"&gt;&lt;span style="border:none windowtext 1.0pt; mso-border-alt:none windowtext 0cm;padding:0cm"&gt;semangat antusiasme&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt; &lt;/span&gt;sebagai pemain NBA memang sangat luar biasa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-top:0cm;margin-right:0cm;margin-bottom:20.4pt;margin-left: 0cm;line-height:13.25pt;vertical-align:baseline;border-style:initial; border-color:initial;font-style:inherit;font-weight:inherit;outline-width: 0px; outline-style: initial;outline-color: initial"&gt;&lt;span style="color:#333333"&gt;Sering sekali MJ mendapatkan penghargaan-penghargaan yang membuktikan bahwa MJ adalah seorang bintang, meski demikian banyak yang tidak tau tentang MJ, bagaimana memulai karirnya hingga bisa menjadi superstar di dunia basket, Jordan pernah ditolak oleh pelatihnya, bahkan ketika dia berlatih, pelatihnya sempat memintanya untuk membawakan seragam para pemain lainnya, karena hanya dengan syarat itulah pelatih memperbolehkan Jordan untuk ikut berlatih dengan yang lainnya, dia meniti karir benar-benar dari bawah, hingga bisa menjadi seorang superstar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-top:0cm;margin-right:0cm;margin-bottom:20.4pt;margin-left: 0cm;line-height:13.25pt;vertical-align:baseline;border-style:initial; border-color:initial;font-style:inherit;font-weight:inherit;outline-width: 0px; outline-style: initial;outline-color: initial"&gt;&lt;span style="color:#333333"&gt;Banyak orang yang ingin menjadi besar, tapi sayang mereka menginginkan yang serba instan, serba cepat, padahal di dunia tidak ada yang instan, yang disebut mie instan, saja harus dimasak dalam beberapa menit.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-top:0cm;margin-right:0cm;margin-bottom:20.4pt;margin-left: 0cm;line-height:13.25pt;vertical-align:baseline;border-style:initial; border-color:initial;font-style:inherit;font-weight:inherit;outline-width: 0px; outline-style: initial;outline-color: initial"&gt;&lt;span style="color:#333333"&gt;Banyak orang yang ingin mencapai puncak, tidak mau mengawali dari bawah, padahal kita semua tau, ketika kita berada di bawah, karakter dan kepribadiaan kita dibentuk, mereka yang memulai karir dari bawah, biasanya akan meraih kesuksesan yang luar biasa di kemudian hari.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-top:0cm;margin-right:0cm;margin-bottom:20.4pt;margin-left: 0cm;line-height:13.25pt;vertical-align:baseline;border-style:initial; border-color:initial;font-style:inherit;font-weight:inherit;outline-width: 0px; outline-style: initial;outline-color: initial"&gt;&lt;span style="color:#333333"&gt;Sama halnya dengan menjadi Entrepreneur, mulailah dari bawah, hingga menjadi Bintang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:115%;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2966963785653399523-5745132071871215381?l=adruyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adruyan.blogspot.com/feeds/5745132071871215381/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2966963785653399523&amp;postID=5745132071871215381' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/5745132071871215381'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/5745132071871215381'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adruyan.blogspot.com/2011/01/mulai-dari-bawah.html' title='Mulai Dari Bawah'/><author><name>aderiyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17356861092027268397</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/Sn2tSGrAcFI/AAAAAAAAAGI/EK8lNTNJPhk/S220/adriyan46.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2966963785653399523.post-7670159804909309954</id><published>2011-01-14T20:36:00.000-08:00</published><updated>2011-01-14T20:37:19.125-08:00</updated><title type='text'>Entrepreneur Sejati</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(51, 51, 51); line-height: 23px; "&gt;&lt;p class="MsoNormal" align="center" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-style: inherit; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; text-align: center; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" align="center" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; text-align: center; font-size: 14px; "&gt;&lt;strong style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: bold; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; "&gt;&lt;span style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; font-size: 18pt; "&gt;&lt;span style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: 'Times New Roman'; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; text-align: justify; font-size: 14px; "&gt;&lt;span style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; font-size: small; "&gt;&lt;span style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: 'Times New Roman'; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; "&gt;&lt;strong style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: bold; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; "&gt;&lt;span style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; "&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;Bill Gates pemilik Microsoft, Phil Knight&lt;span style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; "&gt;  &lt;/span&gt;pemilik Nike, ataupun Ir. Ciputra dari Indonesia yang menjadi raja properti, memiliki satu persamaan yaitu &lt;strong style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: bold; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; "&gt;Entrepreneur&lt;/strong&gt;(Wirausaha) yang sukses, Membangun perusahaannya dari bisnis kecil menjadi besar dan go international, Bill Gates memiliki impian satu rumah satu Komputer, Banyak orang yang menggunakan sepatu Nike, Ir. Ciputra sekarang sudah mulai merambah bisnis propertinya di luar negeri seperti di Vietnam, dll.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; text-align: justify; font-size: 14px; "&gt;&lt;span style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; font-size: small; "&gt;&lt;span style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: 'Times New Roman'; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; "&gt;&lt;span style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; "&gt;            &lt;/span&gt;Mereka meraih &lt;strong style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: bold; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; "&gt;sukses &lt;/strong&gt;dengan kerja keras, tidak mau menerima kata “Tidak &lt;strong style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: bold; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; "&gt;Bisa&lt;/strong&gt;”, dan mereka sangat percaya “Tidak ada yang tak mungkin”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; text-align: justify; font-size: 14px; "&gt;&lt;span style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; font-size: small; "&gt;&lt;span style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: 'Times New Roman'; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; "&gt;&lt;span style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; "&gt;            &lt;/span&gt;Kalau kita pelajari, semua &lt;strong style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: bold; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; "&gt;entrepreneur sukses&lt;/strong&gt; itu, memiliki ciri-ciri yang hampir sama, Entrepreneur sejati yang sukses biasanya mempunya sifat yang berbeda dari kebanyakan orang, mereka memiliki sikap yang fokus dan determinasi yang kuat untuk mencapai hasil, mereka mampu mengubah pasir menjadi batu, batu menjadi emas, emas menjadi berlian, mereka akan selalu memberikan nilai tambah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; text-align: justify; font-size: 14px; "&gt;&lt;span style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; font-size: small; "&gt;&lt;span style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: 'Times New Roman'; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; "&gt;&lt;span style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; "&gt;            &lt;/span&gt;Beberapa Ciri &lt;strong style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: bold; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; "&gt;entrepreneur &lt;/strong&gt;sejati :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol type="1" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1.7em; margin-left: 2.5em; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; list-style-type: decimal; list-style-position: initial; list-style-image: initial; font-size: 14px; "&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; "&gt;&lt;strong style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: bold; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; "&gt;&lt;span style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; font-size: small; "&gt;&lt;span style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: 'Times New Roman'; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; "&gt;Mimiliki Mimpi/Impian&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0.5in; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; text-align: justify; font-size: 14px; "&gt;&lt;span style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; font-size: small; "&gt;&lt;span style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: 'Times New Roman'; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; "&gt;Para &lt;strong style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: bold; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; "&gt;Entrepreneur&lt;/strong&gt; memiliki mimpi yang sangat kuat dan mereka akan &lt;strong style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: bold; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; "&gt;ACTION&lt;/strong&gt;mewujudkan impian mereka, banyak dari &lt;strong style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: bold; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; "&gt;entrepreneur sukses&lt;/strong&gt; ditanya, “Awal dari ke&lt;strong style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: bold; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; "&gt;sukses&lt;/strong&gt;an mereka” dan mereka menjawab dengan satu kata, “Awali dengan Mimpi dan &lt;strong style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: bold; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; "&gt;ACTION&lt;/strong&gt; untuk mewujudkan mimpi Anda”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol type="1" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1.7em; margin-left: 2.5em; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; list-style-type: decimal; list-style-position: initial; list-style-image: initial; font-size: 14px; "&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; "&gt;&lt;span style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: 'Times New Roman'; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; font-size: small; "&gt;Menyukai Tantangan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0.5in; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; text-align: justify; font-size: 14px; "&gt;&lt;span style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; font-size: small; "&gt;&lt;span style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: 'Times New Roman'; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; "&gt;&lt;strong style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: bold; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; "&gt;Entrepreneur&lt;/strong&gt; sejati tidak akan pernah cengeng, mereka sangat menyukai tantangan, justru dengan adanya tantangan mereka akan lebih kreatif, ide-ide mereka akan muncul terus.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol type="1" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1.7em; margin-left: 2.5em; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; list-style-type: decimal; list-style-position: initial; list-style-image: initial; font-size: 14px; "&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; "&gt;&lt;strong style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: bold; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; "&gt;&lt;span style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; font-size: small; "&gt;&lt;span style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: 'Times New Roman'; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; "&gt;Kreatif&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0.5in; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; text-align: justify; font-size: 14px; "&gt;&lt;span style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: 'Times New Roman'; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; font-size: small; "&gt;Karena tantangan yang dihadapi semakin ketat, maka dituntut seorang &lt;strong style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: bold; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; "&gt;entrepreneur&lt;/strong&gt;harus selalu kreatif, memunculkan ide-ide baru.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0.5in; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; text-align: justify; font-size: 14px; "&gt;&lt;span style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: 'Times New Roman'; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; font-size: small; "&gt;Seperti Pak Yudi, Pemilik Bakso Aziz, seorang &lt;strong style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: bold; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; "&gt;Entrepreneur&lt;/strong&gt; sejati, menciptakan bakso varian-varian yang sangat unik, misalnya bakso dengan varian valentine, yang dinamakan Bakso Valentine (Bakso isi Keju dan Abon), Bakso varian Pedas (Bakso yang isinya Cabe), dll.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol type="1" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1.7em; margin-left: 2.5em; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; list-style-type: decimal; list-style-position: initial; list-style-image: initial; font-size: 14px; "&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; "&gt;&lt;span style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: 'Times New Roman'; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; font-size: small; "&gt;Pantang Menyerah&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0.5in; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; text-align: justify; font-size: 14px; "&gt;&lt;span style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; font-size: small; "&gt;&lt;span style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: 'Times New Roman'; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; "&gt;&lt;strong style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: bold; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; "&gt;Entrepreneur&lt;/strong&gt; sejati tidak pernah mengenal kata Menyerah, mereka juga selalu menjauhkan kata gagal, mereka selalu bangkit berdiri ketika mengalami kejatuhan, semua &lt;strong style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: bold; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; "&gt;entrepreneur&lt;/strong&gt; sejati pernah mengalami kegagalan, namun mereka mampu untuk bangkit-bangkit-bangkit.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0.5in; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; text-align: justify; font-size: 14px; "&gt;&lt;span style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: 'Times New Roman'; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; font-size: small; "&gt;Tanamkan dalam pikiran Anda, Menang atau Belajar, maka Anda tidak pernah kalah atau Gagal.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol type="1" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1.7em; margin-left: 2.5em; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; list-style-type: decimal; list-style-position: initial; list-style-image: initial; font-size: 14px; "&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; "&gt;&lt;span style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; font-size: small; "&gt;&lt;span style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: 'Times New Roman'; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; "&gt;Berorientasi pada &lt;strong style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: bold; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; "&gt;Sukses&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0.5in; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; text-align: justify; font-size: 14px; "&gt;&lt;span style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; font-size: small; "&gt;&lt;span style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: 'Times New Roman'; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; "&gt;&lt;strong style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: bold; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; "&gt;Entrepreneur &lt;/strong&gt;mempunyai hasrat yang sangat kuat untuk meraih &lt;strong style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: bold; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; "&gt;sukses,&lt;/strong&gt; mereka selalu memasukkan kata-kata &lt;strong style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: bold; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; "&gt;positif&lt;/strong&gt; di dalam diri mereka, mereka memberikan &lt;strong style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: bold; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; "&gt;energi positif &lt;/strong&gt;untuk tubuh mereka, mereka menghindar pikiran-pikiran negative, mereka selalu menambah pikiran &lt;strong style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: bold; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; "&gt;sukses&lt;/strong&gt; mereka.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2966963785653399523-7670159804909309954?l=adruyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adruyan.blogspot.com/feeds/7670159804909309954/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2966963785653399523&amp;postID=7670159804909309954' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/7670159804909309954'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/7670159804909309954'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adruyan.blogspot.com/2011/01/entrepreneur-sejati.html' title='Entrepreneur Sejati'/><author><name>aderiyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17356861092027268397</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/Sn2tSGrAcFI/AAAAAAAAAGI/EK8lNTNJPhk/S220/adriyan46.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2966963785653399523.post-3176657028084510075</id><published>2011-01-13T20:28:00.000-08:00</published><updated>2011-01-13T20:30:28.144-08:00</updated><title type='text'>Tips Sukses Ala Bob Sadino</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; "&gt;&lt;p style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;Selamat pagi, siang, sore, malam dan subuh.&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;Kakek, nenek, om, tante, kakak, adik dan rekan-rekan.&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;Ini ternyata ada beberapa tips dari seorang pebisnis sukses, seorang &lt;strong&gt;BOB SADINO&lt;/strong&gt;. Beliau terkenal sebagai seorang pebisnis yang kemana-mana selalu memakai celana pendek. Asik juga tuh… Serasa di Bali terus-terusan…&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;Tips ini didapet dari milis, cuman sekedar penyambung informasi.. &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;Setelah saya telaah, ternyata banyak informasi tentang bisnis yang memang terkadang menjadi batu sandungan bagi kita (yang sudah berani mencoba ataupun baru-mau-akan mencoba) untuk membuat sebuah bisnis.&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;Semoga layak dibaca dan membantu anda-anda sekalian. Saya &lt;strong&gt;JAMIN&lt;/strong&gt; anda akan minimal sehebat BOB SADINO… Lha wong sudah terbukti..  ) Monggo…&lt;/p&gt;&lt;ul style="list-style-type: square; margin-top: 10px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 10px; padding-bottom: 0px; padding-left: 25px; "&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;strong&gt;Terlalu Banyak Ide&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;Orang &lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;strong&gt;“Pintar”&lt;/strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; biasanya banyak ide, bahkan mungkin telalu banyak ide, sehingga tidak satupun yang menjadi kenyataan. Sedangkan orang &lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;strong&gt;“bodoh”&lt;/strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; mungkin hanya punya satu ide dan satu itulah yang menjadi pilihan usahanya&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;strong&gt;Miskin Keberanian untuk memulai&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;Orang &lt;em&gt;&lt;strong&gt;“bodoh”&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; biasanya lebih berani dibanding orang &lt;em&gt;&lt;strong&gt;“Pintar”&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;, kenapa ? Karena orang &lt;em&gt;&lt;strong&gt;“bodoh”&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;sering tidak berpikir panjang atau banyak pertimbangan. Dia nothing to lose. Sebaliknya, orang &lt;em&gt;&lt;strong&gt;“Pintar”&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; telalu banyak pertimbangan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;strong&gt;Telalu Pandai Menganalisis&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;Sebagian besar orang &lt;em&gt;&lt;strong&gt;“Pintar”&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; sangat pintar menganalisis. Setiap satu ide bisnis, dianalisis dengan sangat lengkap, mulai dari modal, untung rugi sampai break event point. Orang&lt;em&gt;&lt;strong&gt;“bodoh”&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;tidak pandai menganalisis, sehingga lebih cepat memulai usaha.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;strong&gt;Ingin Cepat Sukses&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;Orang &lt;em&gt;&lt;strong&gt;“Pintar”&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; merasa mampu melakukan berbagai hal dengan kepintarannya termasuk mendapatkahn hasil dengan cepat. Sebaliknya, orang &lt;em&gt;&lt;strong&gt;“bodoh”&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; merasa dia harus melalui jalan panjang dan berliku sebelum mendapatkan hasil.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;strong&gt;Tidak Berani Mimpi Besar&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;Orang &lt;em&gt;&lt;strong&gt;“Pintar”&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; berlogika sehingga bermimpi sesuatu yang secara logika bisa di capai. Orang &lt;em&gt;&lt;strong&gt;“bodoh”&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; tidak perduli dengan logika, yang penting dia bermimpi sesuatu, sangat besar, bahkan sesuatu yang tidak mungkin dicapai menurut orang lain.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;strong&gt;Bisnis Butuh Pendidikan Tinggi&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;Orang &lt;em&gt;&lt;strong&gt;“Pintar”&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; menganggap, untuk berbisnis perlu tingkat pendidikan tertentu. Orang &lt;em&gt;&lt;strong&gt;“bodoh”&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;berpikir, dia pun bisa berbisnis.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;strong&gt;Berpikir Negatif Sebelum Memulai&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;Orang &lt;em&gt;&lt;strong&gt;“Pintar”&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; yang hebat dalam analisis, sangat mungkin berpikir negatif tentang sebuah bisnis, karena informasi yang berhasil dikumpulkannya sangat banyak. Sedangkan orang&lt;em&gt;&lt;strong&gt;“bodoh”&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; tidak sempat berpikir negatif karena harus segera berbisnis.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;strong&gt;Maunya Dikerjakan Sendiri&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;Orang &lt;em&gt;&lt;strong&gt;“Pintar”&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; berpikir “aku pasti bisa mengerjakan semuanya”, sedangkan orang &lt;em&gt;&lt;strong&gt;“bodoh”&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;menganggap dirinya punya banyak keterbatasan, sehingga harus dibantu orang lain.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;strong&gt;Miskin Pengetahuan Pemasaran dan Penjualan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;Orang &lt;em&gt;&lt;strong&gt;“Pintar”&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;menganggap sudah mengetahui banyak hal, tapi seringkali melupakan penjualan. Orang &lt;em&gt;&lt;strong&gt;“bodoh”&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; berpikir simple, “yang penting produknya terjual”.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;strong&gt;Tidak Fokus&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;Orang &lt;em&gt;&lt;strong&gt;“Pintar”&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; sering menganggap remeh kata Fokus. Buat dia, melakukan banyak hal lebih mengasyikkan. Sementara orang&lt;em&gt;&lt;strong&gt;“bodoh”&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; tidak punya kegiatan lain kecuali fokus pada bisnisnya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;strong&gt;Tidak Peduli Konsumen&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;Orang &lt;em&gt;&lt;strong&gt;“Pintar”&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; sering terlalu pede dengan kehebatannya. Dia merasa semuanya sudah Oke berkat kepintarannya sehingga mengabaikan suara konsumen. Orang &lt;em&gt;&lt;strong&gt;“bodoh”&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; ?. Dia tahu konsumen seringkali lebih pintar darinya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;strong&gt;Abaikan Kualitas&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;Orang &lt;em&gt;&lt;strong&gt;“bodoh”&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; kadang-kadang saja mengabaikan kualitas karena memang tidak tahu, maka tinggal diberi tahu bahwa mengabaikan kualitas keliru. Sedangkan orang &lt;em&gt;&lt;strong&gt;“Pintar”&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; sering mengabaikan kualitas, karena sok tahu.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;strong&gt;Tidak Tuntas&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;Orang &lt;em&gt;&lt;strong&gt;“Pintar”&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; dengan mudah beralih dari satu bisnis ke bisnis yang lain karena punya banyak kemampuan dan peluang. Orang&lt;em&gt;&lt;strong&gt;“bodoh”&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; mau tidak mau harus menuntaskan satu bisnisnya saja.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;strong&gt;Tidak Tahu Pioritas&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;Orang &lt;em&gt;&lt;strong&gt;“Pintar”&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; sering sok tahu dengan mengerjakan dan memutuskan banyak hal dalam waktu sekaligus, sehingga prioritas terabaikan. Orang &lt;em&gt;&lt;strong&gt;“bodoh”&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; ? Yang paling mengancam bisnisnyalah yang akan dijadikan prioritas.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;strong&gt;Kurang Kerja Keras dan Kerja Cerdas&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;Banyak orang &lt;em&gt;&lt;strong&gt;“bodoh”&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;yang hanya mengandalkan semangat dan kerja keras plus sedikit kerja cerdas, menjadikannya sukses dalam berbisnis. Dilain sisi kebanyakan orang &lt;em&gt;&lt;strong&gt;“Pintar”&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; malas untuk berkerja keras dan sok cerdas.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;strong&gt;Mencampuradukan Keuangan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;Seorang &lt;em&gt;&lt;strong&gt;“Pintar”&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; sekalipun tetap berperilaku bodoh dengan dengan mencampuradukan keuangan pribadi dan perusahaan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;strong&gt;Mudah Menyerah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;Orang &lt;em&gt;&lt;strong&gt;“Pintar”&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; merasa gengsi ketika gagal di satu bidang sehingga langsung beralih ke bidang lain, ketika menghadapi hambatan. Orang &lt;em&gt;&lt;strong&gt;“bodoh”&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; seringkali tidak punya pilihan kecuali mengalahkan hambatan tersebut.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;strong&gt;Melupakan Tuhan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;Kebanyakan orang merasa sukses itu adalah hasil jarih payah diri sendiri, tanpa campur tangan “&lt;strong&gt;TUHAN&lt;/strong&gt;”. Mengingat &lt;strong&gt;TUHAN&lt;/strong&gt; adalah sebagai ibadah vertikal dan menolong sesama sebagai ibadah horizontal.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;strong&gt;Melupakan Keluarga&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;Jadikanlah keluarga sebagai &lt;em&gt;&lt;strong&gt;motivator dan supporter&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; pada saat baru memulai menjalankan bisnis maupun ketika bisnis semakin menguras waktu dan tenaga.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;strong&gt;Berperilaku Buruk&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;Setelah menjadi pengusaha sukses, maka seseorang akan menganggap dirinya sebagai seorang yang mandiri. Dia tidak lagi membutuhkan orang lain, karena “&lt;em&gt;&lt;strong&gt;merasa&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;” sudah mampu berdiri diats kakinya sendiri.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;Anda dipersilahkan untuk mentrackback dan mengcopy-paste tulisan ini dengan catatan anda memasukkan referensinya…. &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;Matursuwun, terima kasih.&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2966963785653399523-3176657028084510075?l=adruyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adruyan.blogspot.com/feeds/3176657028084510075/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2966963785653399523&amp;postID=3176657028084510075' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/3176657028084510075'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/3176657028084510075'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adruyan.blogspot.com/2011/01/tips-sukses-ala-bob-sadino.html' title='Tips Sukses Ala Bob Sadino'/><author><name>aderiyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17356861092027268397</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/Sn2tSGrAcFI/AAAAAAAAAGI/EK8lNTNJPhk/S220/adriyan46.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2966963785653399523.post-5116419105967359222</id><published>2010-10-31T23:34:00.000-07:00</published><updated>2010-10-31T23:35:41.300-07:00</updated><title type='text'>Karomah Gus Dur</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;. Kisah Makam Surya Memesa dan Ziarah Syekh Ali Uraidi bin Imam Ja’far Shadiq&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Di sela-sela acara tahlilan hari ke-7 wafatnya Gus Dur di Ciganjur,  Jakarta Selatan, Selasa (5/1), Said Agil pernah diajak ziarah ke  pedalaman Tasikmalaya, Panjulan. Gus Dur membawanya ke sebuah kuburan  yang sepi. Untuk mencapai lokasi saja, harus menyebrang sebuah situ  (danau).&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Saat tiba, Gus Dur menuju sebuah makam. Saat ditanya Said Agil, siapa  jenazah yang telah dikebumikan di tanah ini? Gus Dur tidak langsung  menjawab. “Dia orang sakti. Dia mencari musuh agar dia bisa dikalahkan,”  ujar Said Agil meniru ucapan Gus Dur.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Orang sakti yang dimaksud Gus Dur, sambung Said Agil, ternyata  bernama Surya Mesesa, seorang penyebar agama Islam di pulau Jawa. Gus  Dur memberitahukan kepada Said Agil, mengapa Surya Mesesa bisa masuk  Islam.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;“Untuk mendapatkan musuh, Surya Memesa sampai ke Madinah, dan bertemu  Syeikh Ali. Sama Syeikh Ali, Surya Mesesa disuruh mengangkat sebuah  tongkat, dan tidak bisa. Karena itu, dia masuk Islam,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;img src="http://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs180.snc3/20756_235128924325_748704325_3050649_2937057_n.jpg" align="left" height="450" width="339" /&gt;Ceritanya,  Gus Dur bersama Said Aqil ingin membacakan surat Al-Fatihah untuk Syekh  Ali sebanyak seribu kali. Namun ketika mereka baru membacakan  al-Fatihah sebanyak 30 kali tiba-tiba seorang polisi datang mengusir  mereka dan mengatakan, “Musyrik, haram!”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Untung saja mereka bukan penduduk setempat, sehingga tidak dihukum  berat, karena bagi mereka ziarah kubur adalah larangan berat. Namun Gus  Dur sempat marah kepada polisi itu, “Kamu musuh Allah, Wahabi,” kata Gus  Dur seperti dikutip Said Aqil saat memberikan testimoninya usai  memimpin tahlilal 7 hari di Ciganjur, Selasa (5/1) malam.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Said Aqil bercerita, Gus Dur berziarah ke makam Syekh Ali al-Uraidhi  karena Syekh ini konon sempat mengalahkan seorang yang hebat bernama  Surya Mesesa. Ia merasa tak terkalahkan. Bahkan untuk mendapatkan musuh,  Surya Memesa sampai ke Madinah, dan bertemu Syekh Ali al-Uraidhi.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;“Sama Syeikh Ali, Surya Mesesa disuruh mengangkat sebuah tongkat, dan  tidak bisa. Karena itu, dia masuk Islam,” ujar Said Aqil. Cerita ini  diperolehnya dari Gus Dur saat ia diajak berziarah ke pedalaman  Tasikmalaya, Panjulan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Said Aqil bertanya, “Makam siapa Gus?” Gus Dur menjawab, “Dia orang  sakti. Dia mencari musuh agar dia bisa dikalahkan.” Karena itulah Gus  Dur berziarah ke makam tersebut dan kemudian ke makam Syekh Ali  al-Uraidhi.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Menurut Kang Said, panggilan akrab KH Said Aqil Siradj, Gus Dur  memang gemar berziarah ke makam para ulama dan sesepuh. Selain mendoakan  mereka, dengan cara itu Gus Dur merangkai sejarah peristiwa yang  terjadi beberapa ratus tahun yang lalu, yang bahkan tidak tertulis dalam  buku-buku sejarah.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Namun ada yang yang menarik ketika Gus Dur berziarah kesuatu makam,  kata Kang Said. ”Kalau ada makam yang diziarahi Gus Dur, pasti kemudian  makam itu ramai diziarahi orang. Gus Dur memang tidak hanya memberkahi  orang yang hidup, tapi juga orang yang sudah mati,” katanya disambut  tawa hadirin. (nam)  (&lt;a href="http://inilah.com/news/politik/2010/01/06/262562/ziarah-ke-makam-surya-mesesa/"&gt;&lt;em&gt;sumber 1&lt;/em&gt;&lt;/a&gt; , &lt;a href="http://www.nu.or.id/page.php?lang=id&amp;amp;menu=news_view&amp;amp;news_id=21336"&gt;&lt;em&gt;sumber 2&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;)&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;2. Bertemu dan didoakan wali di madinah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;img src="http://foto.detik.com/images/content/2008/06/01/157/gus2.jpg" align="left" /&gt;setelah  berziarah (point 1) , beliau berdoa di raudah, malamnya gus dur ngajak  kyai agil jalan2 ke masjid untuk mencari seorang wali&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;setelah muter2 dimasjid, kyai agil ketemu sm orang pake surban tinggi, lagi ngajar santrinya banyak, bilang sm gus dur&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;‘apa ini wali gus ?’&lt;br /&gt;gus dur bilang, ‘bukan’&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;akhirnya cari lagi,ketemu sm orang yg pake surban dengan jidat hitam , gus dur bilang ‘bukan ini’&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;kemudian gus dur menghentikan langkah di dekat orang yg pake surban  kecil biasa, duduk diatas sajadah, baru gus dur bilang, ‘ini adalah  wali’&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;kemudian kyai agil memperkenalkan pada wali tersebut, dalam bahasa arab, dan terjemahannya seperti ini&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;‘Syekh, ini sy perkenalkan namanya ustad Abdurrahman Wahid, ketua organisasi islam terbesar di asia’,&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;tujuan dari mencari wali ini ialah ingin didoakan oleh seorang wali.  akhirnya wali ini berdoa untuk gus dur semoga di ridloi, di ampuni ,  hidupnya sukses. setelah itu wali tersebut pergi sambil menyeret  sajadahnya dan mengatakan ‘dosa apa saya? sampai2 maqom/kedudukan saya  diketahui oleh orang’…&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;dalam sebuah atsar (perkataan ulama2) menyatakan bahwa ‘yang mengetahui kedudukan seorang wali adalah sesama wali itu sendiri’&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;3.  Weruh sak durunge wineruh.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Artikel ini sy ambil dari &lt;a href="http://tengkuzulkarnain.net/index.php/artikel/index/72/Selamat-Jalan-Gusdur"&gt;http://tengkuzulkarnain.net/index.php/artikel/index/72/Selamat-Jalan-Gusdur &lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kiayi Haji Abdurrahman Wahid, mantan Presiden RI yang ke-4 sudah lama  saya kenal melalui siaran televisi, koran-koran dan buku-buku yang  memuat pemikiran beliau. Namun yang paling berkesan bagi saya adalah  saat kami berdua pernah duduk bersama seharian penuh dari pukul 07.00  pagi hari sampai 19.00 malam hari. Kebersamaan kami berlangsung di Riau,  tepatnya di kediaman Gubernur Riau, H. M. Rusli Zainal. Ketika itu  Gubernur Riau sendiri yang meminta saya untuk menemani Gusdur sebagai  ‘pengganti’  tuan rumah, karena Gubernur Riau tidak dapat terus menerus  menemani Gusdur.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Jadilah pertemuan kami itu berlangsung aman, tanpa ada gangguan  sedikitpun. Saya masih ingat rombongan Gusdur saat itu lumayan ramai  juga, di antaranya adalah Muhaimin Iskandar (sekarang menjadi Menteri  Tenaga Kerja RI), dan saudara Lukman Edi (seorang anggota DPR RI).  Sepanjang hari itu, kami duduk bersebelahan dan berbicara panjang lebar  mulai dari masalah agama, masalah negara, masalah pemimpin-pemimpin  Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Ketika membicarakan masalah agama kami terlibat dalam pembicaraan  sangat serius. Saat itu kami berkesempatan untuk membuktikan secara  langsung kata-kata orang yang banyak saya dengar, &lt;strong&gt;yang menyatakan bahwa Gusdur menguasai banyak kitab-kitab klasik&lt;/strong&gt;.  Maka kami membuka dialog dengan mencuplik kitab-kitab klasik yang  pernah kami baca mulai dari karangan Imam As Syafi’i, Imam Harmaini,  Imam Al Ghazali, Imam Ibnu Katsir, dan lain-lain. Apa yang terjadi…? &lt;strong&gt;Gusdur  ternyata bukan hanya mahir mengimbangi pembicaraan mengenai berbagai  permasalahan yang kami kemukakan, namun dengan mahir beliau malah  membacakan matan-matan semua persoalan tersebut dalam bahasa Arab yang  asli, tepat seperti isi kitab yang asli. Tidak dapat kami pungkiri bahwa  saat itu hati kami bergetar, kagum, heran, juga bahagia. Yakinlah kami  bahwa Allah benar-benar Maha Kuasa dan telah menciptakan hamba-hambaNya  dengan berbagai kelebihan. Subhanallah…&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Ketika membahas kepemimpinan nasional, Gusdur dengan disertai  humor-humor kocak sana sini menjelaskan dan berdiskusi dengan kami  tentang banyak hal. Satu yang sangat kami catat kuat dalam ingatan kami  bahwa tidak pernah sekalipun terucap kata-kata jelek yang bersifat  mempersalahkan seorangpun dari pemimpin nasional kita. Ketika membahas  Pak Harto, nada ucapan beliau berubah menjadi sangat lembut dan serius.  Saat itu Gusdur berkata dan kami masih ingat benar, beliau berucap  begini: “Pak Harto sebagai seorang pemimpin nasional telah memberikan  contoh sebuah pekerjaan yang terencana dan terukur. Program beliau  direncanakan rapi dan diukur setelah waktu pelaksanaan berakhir.”  Kemudian beliau berdiam berapa saat. Kemudian beliau tertawa kecil  seraya berkata sambil tertawa: “laahha kalo saya, kerja kapan inget,  terus saya buat saja..”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kesan saya saat itu muncul, sebagai orang Jawa asli, &lt;strong&gt;Gusdur terbiasa dengan sikap dan adab orang Jawa, mikul nduwur yaitu menghormati orang yang lebih tua.&lt;/strong&gt; Beliau jujur dan humoris. Jujur dalam arti tidak menyembunyikan kelemahan dirinya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pertemuan kami berjalan manis. Kami hanya berpisah beberapa menit  saat waktu sholat Dzuhur dan Ashar tiba, untuk kemudian duduk kembali di  meja yang sama. Ada beberapa keistimewaan Gusdur yang saya yakin &lt;strong&gt;muncul dari indera keenam beliau&lt;/strong&gt;. Ketika beliau bertanya kepada kami: &lt;strong&gt;“Sampeyan itu kan orang Medan, kok kata Gubernur tadi, sampeyan orang Riau?”&lt;/strong&gt; Kemudian kami menjelaskan bahwa ibu kami adalah orang Riau dari Rokan Hilir, Bagan Siapi-api. Namun kemudian beliau berkata:&lt;strong&gt; “Rumah sampeyan di Klender, sampeyan buat pengajian malam senin di Klender, terus sampeyan begini…sampeyan begitu..”&lt;/strong&gt; yang kesemuanya tepat dan benar.&lt;strong&gt;  Paling aneh adalah saat kami katakan bahwa kami akan pulang pukul 17.00  dengan pesawat Mandala, saat itu beliau berkata kepada saya dengan  tegas: “Ndak, sampeyan pulang dengan saya naek Garuda jam 7 (malam).”  Menanggapi ucapan itu kami diam saja sebab di tangan kami sudah ada  tiket Mandala pukul 5 sore rute Pekanbaru-Jakarta.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Ternyata&lt;strong&gt; pesawat Mandala delay sampai pukul 21.00&lt;/strong&gt;,  maka jadilah kami bertukar pesawat naik Garuda Indonesia bersama dengan  Gusdur. Ada satu nasehat beliau kepada kami yang akan tetap kami ingat. &lt;strong&gt;“Negeri  Riau adalah negerinya orang-orang Naqsyabandi. Dan dari sini telah  muncul seorang wali besar Syaikh Abdul Wahab Rokan. Sampeyan musti jaga  negeri ini, jangan dibiarkan begitu saja apalagi ibunya sampeyan orang  asli negeri ini.”&lt;/strong&gt; Saat itu beliau pegang tangan saya dan saya pun menjawab dengan rasa haru: “Iya Gus, saya pasti akan menjaga negeri saya ini.”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sekarang Gusdur telah berpulang bertemu dengan Sang Pencipta Yang  Maha Tinggi. Setelah sebelumnya memandang dengan bashirah beliau  kedatangan sang kakek tercinta, Ulama Besar pendiri NU untuk mendampingi  beliau di alam barzakh. Kami berdoa semoga beliau nyaman berdekatan  dengan Kakek dan Bapak beliau di tanah Jombang, Pesantren keluarga besar  Syaikh Asy’ari.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Selamat jalan Gusdur…Nasehat panjenengan senantiasa akan kami ingat  sebagai kenangan manis antara orangtua kepada anaknya. Assalamu’alaika…&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2966963785653399523-5116419105967359222?l=adruyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adruyan.blogspot.com/feeds/5116419105967359222/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2966963785653399523&amp;postID=5116419105967359222' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/5116419105967359222'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/5116419105967359222'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adruyan.blogspot.com/2010/10/karomah-gus-dur.html' title='Karomah Gus Dur'/><author><name>aderiyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17356861092027268397</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/Sn2tSGrAcFI/AAAAAAAAAGI/EK8lNTNJPhk/S220/adriyan46.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2966963785653399523.post-7774012855103295447</id><published>2010-10-30T22:20:00.001-07:00</published><updated>2010-10-30T22:21:08.618-07:00</updated><title type='text'>Syeh Abu Hasan Asy-Syadzili &amp; Karomahnya</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Suatu ketika saat berkelana beliau berkata dalam hati, “Ya Allah,  kapankah aku bisa menjadi hamba-Mu yang bersyukur?” Kemudian  terdengarlah suara, “Kalau kamu sudah mengerti dan merasa bahwa yang  diberi nikmat hanya kamu saja” Beliau berkata lagi, “Bagaimana saya bisa  begitu, padahal Engkau sudah memberi nikmat kepada para Nabi, Ulama dan  Raja?” Kemudian terdengar suara lagi, “Jika tidak ada Nabi, kamu tidak  akan mendapat petunjuk, jika tidak ada Ulama kamu tidak akan bisa ikut  bagaimana caranya beribadah, jika tidak ada Raja kamu tidak akan merasa  aman. Itu semua adalah nikmat dari-Ku yang kuberikan hanya untukmu”. &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span id="more-117"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Syadziliyah adalah nama suatu desa di benua Afrika yang merupakan  nisbat nama Syekh Abul Hasan Asy-Syadzili r.a. Beliau pernah bermukim  di Iskandar sekitar tahun 656 H. Beliau wafat dalam perjalanan haji dan  dimakamkan di padang Idzaab Mesir. Sebuah padang pasir yang tadinya  airnya asin menjadi tawar sebab keramat Syekh Abul Hasan Asy-Syadzili  r.a.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Beliau belajar ilmu thariqah dan hakikat setelah matang dalam ilmu  fiqihnya. Bahkan beliau tak pernah terkalahkan setiap berdebat dengan  ulama-ulama ahli fiqih pada masa itu. Dalam mempelajari ilmu hakikat,  beliau berguru kepada wali quthub yang agung dan masyhur yaitu Syekh  Abdus Salam Ibnu Masyisy, dan akhirnya beliau yang meneruskan  quthbiyahnya dan menjadi Imam Al-Auliya’.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Peninggalan ampuh sampai sekarang yang sering diamalkan oleh umat  Islam adalah Hizb Nashr dan Hizb Bahr, di samping Thariqah Syadziliyah  yang banyak sekali pengikutnya. Hizb Bahr merupakan Hizb yang diterima  langsung dari Rasulullah saw. yang dibacakan langsung satu persatu  hurufnya oleh beliau saw.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Syekh Abul Hasan Asy-Syadzili r.a. pernah ber-riadhah selama 80 hari  tidak makan, dengan disertai dzikir dan membaca shalawat yang tidak  pernah berhenti. Pada saat itu beliau merasa tujuannya untuk wushul  (sampai) kepada Allah swt. telah tercapai. Kemudian datanglah seorang  perempuan yang keluar dari gua dengan wajah yang sangat menawan dan  bercahaya. Dia menghampiri beliau dan berkata, ”Sunguh sangat sial,  lapar selama 80 hari saja sudah merasa berhasil, sedangkan aku sudah  enam bulan lamanya belum pernah merasakan makanan sedikitpun”.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Suatu ketika saat berkelana, beliau berkata dalam hati, “Ya Allah,  kapankah aku bisa menjadi hamba-Mu yang bersyukur?”. Kemudian  terdengarlah suara, “Kalau kamu sudah mengerti dan merasa bahwa yang  diberi nikmat hanya kamu saja”. Beliau berkata lagi, “Bagaimana saya  bisa begitu, padahal Engkau sudah memberi nikmat kepada para Nabi, Ulama  dan Raja?”. Kemudian terdengarlah suara lagi, “Jika tidak ada Nabi,  kamu tidak akan mendapat petunjuk, jika tidak ada Ulama kamu tidak akan  bisa ikut bagaimana caranya beribadah, jika tidak ada Raja kamu tidak  akan merasa aman. Itu semua adalah nikmat dari-Ku yang kuberikan hanya  untukmu”.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Beliau pernah khalwat (menyendiri) dalam sebuah gua agar bisa wushul  (sampai) kepada Allah swt. Lalu beliau berkata dalam hatinya, bahwa  besok hatinya akan terbuka. Kemudian seorang waliyullah mendatangi  beliau dan berkata, “Bagaimana mungkin orang yang berkata besok hatinya  akan terbuka bisa menjadi wali. Aduh hai badan, kenapa kamu beribadah  bukan karena Allah (hanya ingin menuruti nafsu menjadi wali)”. Setelah  itu beliau sadar dan faham dari mana datangnya orang tadi. Segera saja  beliau bertaubat dan minta ampun kepada Allah swt. Tidak lama kemudian  hati Syekh Abul Hasan Asy-Syadzili r.a. sudah di buka oleh Allah swt.  Demikian di antara bidayah (permulaaan) Syekh Abul Hasan As-Syadzili.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Beliau pernah dimintai penjelasan tentang siapa saja yang menjadi  gurunya? Sabdanya, “Guruku adalah Syekh Abdus Salam Ibnu Masyisy, akan  tetapi sekarang aku sudah menyelami dan minum sepuluh lautan ilmu. Lima  dari bumi yaitu dari Rasululah saw, Abu Bakar r.a, Umar bin Khattab r.a,  Ustman bin ‘Affan r.a dan Ali bin Abi Thalib r.a, dan lima dari langit  yaitu dari malaikat Jibril, Mika’il, Isrofil, Izro’il dan ruh yang  agung.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Beliau pernah berkata, “Aku diberi tahu catatan muridku dan muridnya  muridku, semua sampai hari kiamat, yang lebarnya sejauh mata memandang,  semua itu mereka bebas dari neraka. Jikalau lisanku tak terkendalikan  oleh syariat, aku pasti bisa memberi tahu tentang kejadian apa saja yang  akan terjadi besok sampai hari kiamat”.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Syekh Abu Abdillah Asy-Syathibi berkata, “Aku setiap malam banyak  membaca Radiya Allahu ‘An Asy-Syekh Abil Hasan dan dengan ini aku  berwasilah meminta kepada Allah swt apa yang menjadi hajatku, maka  terkabulkanlah apa saja permintaanku”. Lalu aku bermimpi bertemu dengan  Nabi Muhammad saw. dan aku bertanya, “Ya Rasulallah, kalau seusai shalat  lalu berwasilah membaca Radiya Allahu ‘An Asy-Syekh Abil Hasan dan aku  meminta apa saja kepada Allah swty. apa yang menjadi kebutuhanku lalu  dikabulkan, seperti hal tersebut apakah diperbolehkan atau tidak?”. Lalu  Nabi saw. Menjawab, “Abul Hasan itu anakku lahir batin, anak itu bagian  yang tak terpisahkan dari orang tuanya, maka barang siapa bertawashul  kepada Abul Hasan, maka berarti dia sama saja bertawashul kepadaku”.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pada suatu hari dalam sebuah pengajian Syekh Abul Hasan Asy-Syadzili  r.a. menerangkan tentang zuhud, dan di dalam majelis terdapat seorang  faqir yang berpakaian seadanya, sedang waktu itu Syekh Abul Hasan  Asy-Syadzili berpakaian serba bagus. Lalu dalam hati orang faqir tadi  berkata, “Bagaimana mungkin Syekh Abul Hasan Asy-Syadzili r.a. berbicara  tentang zuhud sedang beliau sendiri pakaiannya bagus-bagus. Yang bisa  dikatakan lebih zuhud adalah aku karena pakaianku jelek-jelek”. Kemudian  Syekh Abul Hasan menoleh kepada orang itu dan berkata, “Pakaianmu yang  seperti itu adalah pakaian yang mengundang senang dunia karena dengan  pakaian itu kamu merasa dipandang orang sebagai orang zuhud. Kalau  pakaianku ini mengundang orang menamakanku orang kaya dan orang tidak  menganggap aku sebagai orang zuhud, karena zuhud itu adalah makam dan  kedudukan yang tinggi”. Orang fakir tadi lalu berdiri dan berkata, “Demi  Allah, memang hatiku berkata aku adalah orang yang zuhud. Aku sekarang  minta ampun kepada Allah dan bertaubat”.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Di antara Ungkapan Mutiara Syekh Abul Hasan Asy-Syadili:&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;1. Tidak ada dosa yang lebih besar dari dua perkara ini : pertama,  senang dunia dan memilih dunia mengalahkan akherat. Kedua, ridha  menetapi kebodohan tidak mau meningkatkan ilmunya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;2. Sebab-sebab sempit dan susah fikiran itu ada tiga : pertama,  karena berbuat dosa dan untuk mengatasinya dengan bertaubat dan  beristiqhfar. Kedua, karena kehilangan dunia, maka kembalikanlah kepada  Allah swt. sadarlah bahwa itu bukan kepunyaanmu dan hanya titipan dan  akan ditarik kembali oleh Allah swt. Ketiga, disakiti orang lain, kalau  karena dianiaya oleh orang lain maka bersabarlah dan sadarlah bahwa  semua itu yang membikin Allah swt. untuk mengujimu.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kalau Allah swt. belum memberi tahu apa sebabnya sempit atau susah,  maka tenanglah mengikuti jalannya taqdir ilahi. Memang masih berada di  bawah awan yang sedang melintas berjalan (awan itu berguna dan lama-lama  akan hilang dengan sendirinya). Ada satu perkara yang barang siapa bisa  menjalankan akan bisa menjadi pemimpin yaitu berpaling dari dunia dan  bertahan diri dari perbuatan dhalimnya ahli dunia. Setiap keramat  (kemuliaan) yang tidak bersamaan dengan ridha Allah swt. dan tidak  bersamaan dengan senang kepada Allah dan senangnya Allah, maka orang  tersebut terbujuk syetan dan menjadi orang yang rusak. Keramat itu tidak  diberikan kepada orang yang mencarinya dan menuruti keinginan nafsunya  dan tidak pula diberikan kepada orang yang badannya digunakan untuk  mencari keramat. Yang diberi keramat hanya orang yang tidak merasa diri  dan amalnya, akan tetapi dia selalu tersibukkan dengan  pekerjaan-pekerjaan yang disenangi Allah dan merasa mendapat anugerah  (fadhal) dari Allah semata, tidak menaruh harapan dari kebiasaan diri  dan amalnya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Di antara keramatnya para Shidiqin ialah :&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;1. Selalu taat dan ingat pada Allah swt. secara istiqamah (kontineu).&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;2. Zuhud (meninggalkan hal-hal yang bersifat duniawi).&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;3. Bisa menjalankan perkara yang luar bisa, seperti melipat bumi, berjalan di atas air dan sebagainya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Diantara keramatnya Wali Qutub ialah :&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;1. Mampu memberi bantuan berupa rahmat dan pemeliharaan yang khusus dari Allah swt.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;2. Mampu menggantikan Wali Qutub yang lain.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;3. Mampu membantu malaikat memikul Arsy.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;4. Hatinya terbuka dari haqiqat dzatnya Allah swt. dengan disertai sifat-sifat-Nya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kamu jangan menunda ta’at di satu waktu, pada waktu yang lain, agar  kamu tidak tersiksa dengan habisnya waktu untuk berta’at (tidak bisa  menjalankan) sebagai balasan yang kamu sia-siakan. Karena setiap waktu  itu ada jatah ta’at pengabdian tersendiri. Kamu jangan menyebarkan ilmu  yang bertujuan agar manusia membetulkanmu dan menganggap baik kepadamu,  akan tetapi sebarkanlah ilmu dengan tujuan agar Allah swt.  membenarkanmu. Radiya allahu ‘anhu wa ‘aada ‘alaina min barakatihi wa  anwarihi wa asrorihi wa ‘uluumihi wa ahlakihi, Allahumma Amiin.  (Al-Mihrab).&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2966963785653399523-7774012855103295447?l=adruyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adruyan.blogspot.com/feeds/7774012855103295447/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2966963785653399523&amp;postID=7774012855103295447' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/7774012855103295447'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/7774012855103295447'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adruyan.blogspot.com/2010/10/syeh-abu-hasan-asy-syadzili-karomahnya.html' title='Syeh Abu Hasan Asy-Syadzili &amp; Karomahnya'/><author><name>aderiyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17356861092027268397</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/Sn2tSGrAcFI/AAAAAAAAAGI/EK8lNTNJPhk/S220/adriyan46.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2966963785653399523.post-8260173075231459055</id><published>2010-10-30T21:11:00.000-07:00</published><updated>2010-10-30T21:13:02.754-07:00</updated><title type='text'>50 Hikmah Syeikh Imam Mahmoud Al Kurdy Al Khalwaty</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Ini kumpulan 50 hikmah Syeikh Imam Mahmoud Al Kurdy Al Khalwaty (wafat th. 1195 H.).&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Tempuhlah jalan kebaikan agar engkau selamat dari kesedihan dan marabahaya. dan tahapan suluk ada 3: Islam, Iman dan Ihsan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Zuhudlah!! maka engkau akan terpuji.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bermujahadahlah melawan nafsu, maka hatimu akan cerdas menangkap semua rahasia Allah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tawakallah!!!! maka engkau akan diterima (di sisi khaliq dan makhluq).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Banyaklah berdzikir kepada Allah!!! engkau akan menyaksikan cahaya ketuhanan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Senantiasalah engkau lapar (tidak banyak makan) dan hindarilah banyak tidur.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Diam  merupakan sifat orang-orang Ashfiyaa (orang-orang yang berhati bersih)  sedangkan jidal (banyak bicara yang tidak ada manfaatnya) merupakan  pekerjaan dan prilaku orang-orang bodoh.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Uzlah (membatasi  pergaulan hanya kpd orang soleh &amp;amp; lingkungan soleh) bagi para pemula  merupakan keselamatan agamanya, Sedangkan bergaul (dengan semua  lingkungan) bagi para syekh justru menambah keyakinannya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Beradab kepada semua orang (khususnya para ulama) sebenrnya beradab kepada Allah &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tamak kepada makhluk berarti ragu kepada Khaliq (Allah)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hati-hati  dari syirik tersembunyi, meskipun engau dalam sendiri (khalwah), karena  jika niatmu tidak murni maka itu merupakan musibah dan malapetaka  besar.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Qana'ahlah kepada yang sedikit jika engkau berakal,  apa-apa yang telah menjadi bagianmu itulah untukmu, dan yang tidak  menjadi bagianmu bukanlah untukmu.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hindarilah mengaku-aku  walaupun engkau benar, merupakan suatu etika (adab) menjauhi sifat  mengakui suatu maqam (kedudukan akhlak) sebelum dan sesudah mencapainya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Engkau  harus tampakkan kelemahan (dihadapan Allah) jika engkau benar, kerna  rahasia apapun tidak ada yang trsembunyi sedang cahaya hak tidak akan  padam.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jujurlah dalam masa pencarian dan jangan kamu terpengaruh  oleh perkataan orang, kerna tida ada seorangpun yang selamat dari  cacian orang sehingga tuan dari segala tuan yaitu Nabi Muhammad Saw.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bersiap-siaplah dirimu untuk dihisab (oleh Allah) hingga dalam nafas-nafsmu, terlebih lagi makanan, pakaian, pernikah dan harta.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Janganlah engkau samakan dirimu dengan tokoh-tokoh yang sempurna akhlaknya (syuyukh) dan para waliyullah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jauhkanlah cinta populeritas dan kemasyhuran, brapa banyak orang-orang terkemuka diuji dengan dua hal itu.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Janganlah  engkau terhijab dengan khumul (menyembunyikan kemuliyaan diri) untuk  mencapai Allah (wusul), serahkan dirimu kepada Pencipta furu’ dan ushul  (cabangd an dasar agama), dan janganlah engkau dipalingkan oleh maqamaat  (akhlak mulia) untuk wusul.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kepasrahan (terhdp segala yg berlaku atasmu kepada Allah) adalah merupakan tingkatan (akhlak-spiritual) yang paling tinggi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ketahuilah !!!! masih banyak lagi tokoh-tokoh pilihan yang sempurna akhlak-spritualnya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ketika  engkau telah sampai (mencapai maqam ruhiyah yang luhur) maka janganlah  bermalasan, janganlah lalai dari tipu daya makar nafsumu, dan jangan  lupa apa yg telah berlaku dahulu kepada bapakmu Adam AS.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Janganlah  engkau terpedaya (gurur) dengan amal-amal taat, kerna amal itu yang  penting diterima (yaitu dengan adanya ikhlas), dan janganlah engkau  meninggalkan mujahadah (melawan nafsu) walaupun engkau telah menjadi  ahlul wusul (orang yang telah beriman dan ma'rifah tinggi).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ibadah siserta istiqamah itu lebih utama daripada seribu kasyaf dan keramat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Rasa aman dari marah Allah merupakan sebuah kerugian, dan putus asa kepada rahmat Allah merupakan kekufuran.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Orang  yang bahagia adalah orang yang beramal disertai takut tidak diterima,  sedangkan orang yang menderita adalah orang yang melakukan maksiat dan  berkata: Aku pasti diterima.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ketika engaku melihat pelaku  keburukan menjadi terhormat ketahuilah hal itu adalah sebuah tipu daya  (Allah) dan istidraj (tipuan Allah untuk menjatuhkan secara berangsur),  sebaliknya, dan ketika engkau melihat ia ditinggalkan (dihinakan) karena  keburukannya maka ketahuilah bahwa dia tengah dicintai dan mahkotai  (cahaya kebenaran).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pelanggaran kepada zahir syariat adalah zindiq, sedang bersepakat dengan orang-orang sesat adalah mencelakakan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menyombongkan kepada orang yang sombong adalah suatu sedekah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bergaul  dengan orang-orang kaya akan mewariskan ketamakan, Bergaul kepada  orang-orang faqir mewariskan sifat qana’ah, dan ziyarah kubur mewariskan  hati yang tunduk (khusyu’).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bergaul kepada Ulama akan  menambahkan ilmu pengetahuan, Bergaul dengan orang-orang bodoh akan  mengurangi amal baik. Juga janganlah engkau bergaul dengan ahdas  (orang-orang yang rendah iman, moral dan ma’rifatnya meskipun tua  usianya) dan jangan berkecenderungan bergaul wanita (lawan jenis) bagi  penuntut wusul kecuali jika setelah sempurna (akhlaknya).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Engkau  harus mampu menanggung segala musibah derita, bersabar atas kepapaan,  dan membuang segala kerendahan dari sifatmu seperti hasud, dengki serta  dendam.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pemaaf itu terpuji, pemarah itu tidak disukai dan tergesa-gesa itu sifat orang-orang sengsara jiwa.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hati-hatilah engkau bersifat uzub dan takabbur, jauhilah sifat dusta dan congkak.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Janganlah  engkau bergaul dengan orang yang berbeda dengan jalanmu walaupun ia  seorang yang mulia, namun bergaulah dengan orang yang sesuai tujuannya  dengan tujuanmu, pilihlah baik-baik teman ukhuwah untuk dirimu dan  tinggalkanlah para pengkhianat ukhuwah dengan cara yang baik.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kurangilah  banyak bepergian walaupun dengan menggerakkan pikiran dan khayal karena  hal itu akan menghambat seorang salik (pemula) dari wusul  (ma’rifatullah), Namun apabila engkau telah wusul (ahli nihayah) maka  (sebaliknya) jangan tinggalkan bepergian.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Janganlah alam/malhluk itu menghijabmu (menghalangi hatimu) dari (mengenal) Penciptanya (Allah).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bersihkan Tuhanmu (Allah) dari segala (sifat-sifat) yang baharu dan tempat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dzikir  (lisan) yang disertai hudur (hadirnya hati bersama Allah) dan berfikir  (kepada sifat-sifat Allah) akan mengesankan musyahadah kepada zat Allah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Setia atau memenuhi janji adalah amanah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dermawan  adalah merupakan kondisi jiwa orang-orang yang maqbul (disukai Allah),  sedang pelit/kedekut merupakan perbuatan orang-orang yang dibenci Allah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Syeikh  Mahmoud Al Kurdy ra berkata: Janganlah engkau terpedaya dengan pujian  orang kepadamu, karena engkaulah yang lebih tahu kepada dirimu sendiri.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ridha (menyerah) kepada nafsu adalah ciri kebodohan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ilmu itu lebih utama daripada amal.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Keutamaan  itu untuk orang Alim (berilmu) meskipun sedikit amalnya daripada  seorang Abid (ahli ibadah) meskipun banyak amalnya dan panjang umurnya&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ilmu itu ada dua macam: Ilmu (yang diperoleh dari) tulisan dan ilmu (yang diperoleh dari) dzauq (kesehatan&amp;amp;kebersihan ruh).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Upaya  membersihkan diri dari kotoran moral itu dengan menyerahkan diri  (tarbiyah) kepada para syekh (murobbi), dan kegembiraan yang diperoleh  ruh karena dapat membersihkan jasad (mampu beramal dampak dari  kebersihan ruh).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Perjalan (tarbiyah ruhiyah) tanpa petunjuk (murobbi) akan lama dan panjang.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Syekh  adalah orang meningkatkanmu (dekat kepadaNYA) dengan sirnya, membimbing  (menuju jalan hak), menyiapkan (untuk menerima rahasiaNYA) dan  mebersihkan (dari mencintai selainNYA) hatimu, serta menjernihkannya  dari selainNYA.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Seorang murid adalah orang yang menyembelih nafsunya (dengan pedang mujahadah).&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2966963785653399523-8260173075231459055?l=adruyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adruyan.blogspot.com/feeds/8260173075231459055/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2966963785653399523&amp;postID=8260173075231459055' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/8260173075231459055'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/8260173075231459055'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adruyan.blogspot.com/2010/10/50-hikmah-syeikh-imam-mahmoud-al-kurdy.html' title='50 Hikmah Syeikh Imam Mahmoud Al Kurdy Al Khalwaty'/><author><name>aderiyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17356861092027268397</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/Sn2tSGrAcFI/AAAAAAAAAGI/EK8lNTNJPhk/S220/adriyan46.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2966963785653399523.post-8447749901995033222</id><published>2010-10-29T20:55:00.000-07:00</published><updated>2010-10-29T20:56:31.171-07:00</updated><title type='text'>Urgensi Berpikir</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Berpikir&lt;/b&gt; adalah pekerjaan kita sehari-hari. Namun sayangnya, kebanyakan manusia hanya menggunakan sedikit sekali potensi &lt;i&gt;berpikir&lt;/i&gt;. Padahal &lt;u&gt;berpikir&lt;/u&gt;  adalah kunci menuju sukses dan kebahagiaan. Bahkan, masih banyak orang  yang belum mengerti proses berpikir tersebut. Dalam Al Quran, ada banyak  kata yang kita artikan berpikir. Mengapa banyak? Karena memang  masing-masing memiliki makna dan proses yang berbeda. Sejauh mana kita  mengetahui cara berpikir? Jika caranya saja kita belum mengerti,  bagaimana kita bisa melakukannya? Dan, kenapa harus report memikirkan  tentang berpikir?&lt;span id="more-2874"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Berpikir adalah menghadirkan dua pengetahuan untuk mendapatkan pengetahuan ketiga. Disebut &lt;em&gt;tafakkur&lt;/em&gt;  karena dalam semua proses itu menggunakan dan menghadirkan pikiran.  Namun, berpikir tidak hanya disebut dengan istilah tafakur saja, masih  ada istilah lain yang perlu kita fahami masing-masing agar kita mampu  berpikir lebih baik dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kita.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Dan, disebut &lt;em&gt;tadzakkur&lt;/em&gt; karena menghadirkan &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;ilmu yang harus diingat-ingat&lt;/span&gt; setelah terlupa dan hilang.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Disebut &lt;em&gt;nadhar&lt;/em&gt; karena &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;melihat dengan mata hati&lt;/span&gt; pada hal yang dipikirkan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Adapun disebut &lt;em&gt;ta’ammul&lt;/em&gt; karena &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;mengulang-ulang pikiran&lt;/span&gt; sampai terlihat jelas dan terbuka bagi hatinya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sementara itu, disebut&lt;em&gt; i’tiba&lt;/em&gt;r (wazan ifti’al dari kata ‘ubur yang berarti menyeberangi) karena dia menyeberang dari suatu hal ke hal yang lain; dia &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;menyeberang dari hal yang dipikirkannya menuju ke pengetahuan ketiga&lt;/span&gt;. Yang disebut dengan pengetahuan ketiga ini adalah tujuan dalam &lt;em&gt;i’tibar&lt;/em&gt; itu.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Oleh karenanya, hal itu pun disebut sebagai &lt;em&gt;‘ibrah&lt;/em&gt;. Kata  Ibrah mengikuti wazan isim haal seperti kata jalsah, rikbah dan qitlah.  Ini untuk menunjukkan bahwa ilmu dan pengetahuan telah menjadi haal  (karakter) bagi pemiliknya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Disebut &lt;em&gt;tadabbur&lt;/em&gt; karena merupakan &lt;em&gt;perenungan tentang akibat dan akhir&lt;/em&gt;  suatu perkara.Jadi, arti mentadaburi suatu kalimat adalah memikirkannya  dari bagian awal sampai akhir, kemudian mengulang-ulangi perenungannya.  Oleh karena itu, bentuknya mengikuti wazan tafaa’ul, seperti tajarru’,  tafahhum, dan tabayyun.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dan disebut &lt;em&gt;istibshar&lt;/em&gt;, wazan istif’al dari kata tabasshur yang berarti &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;jelas dan tersingkapnya sesuatu hal di depan bashirah (mata hati).&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Baik &lt;em&gt;tadzakkur&lt;/em&gt; maupun &lt;em&gt;tafakkur&lt;/em&gt; punya faedah masing-masing. Tadzakkur berarti hati mengulang-ulang apa yang diketahuinya &lt;em&gt;agar tertanam dengan kuat di dalamnya&lt;/em&gt;,  sehingga tidak terhapus dan pudar dari dalam hati secara keseluruhan.  Adapun tafakur berarti memperbanyak ilmu dan mencari apa yang belum ada  di hati. Jadi tafakur itu gunanya mencari ilmu dan tadzakkur berguna  untuk menjaganya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Jadi, tafakkur dan tadzakkur adalah benih ilmu. Saling bertanya adalah siramannya, dan &lt;em&gt;mudzakarah&lt;/em&gt; adalah pembuahannya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kebaikan dan kebahagiaan itu tersimpan di dalam sebuah gudang, &lt;em&gt;kuncinya adalah tafakkur&lt;/em&gt;. &lt;strong&gt;Jadi harus ada tafakkur dan ilmu&lt;/strong&gt;.  Apabila dari proses itu kemudian hati memperoleh ilmu, maka setiap  orang yang melakukan suatu hal yang baik atau buruk pasti ada satu  kondisi di hatinya yang terwarnai oleh ilmunya. Kondisi itu melahirkan  iradah (kehendak), dan iradah melahirkan amal.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sampai di sini ada lima hal:&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;berpikir,&lt;/li&gt;&lt;li&gt;buahnya, yaitu ilmu,&lt;/li&gt;&lt;li&gt;buah dari keduanya, yaitu &lt;strong&gt;keadaan&lt;/strong&gt; yang terwujud bagi hati,&lt;/li&gt;&lt;li&gt;buah yang ditimbulkannya, yaitu &lt;em&gt;iradah&lt;/em&gt;, dan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;buah iradah, yaitu &lt;em&gt;amal&lt;/em&gt;.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dengan demikian, ilmu adalah titik permulaan dan kunci segala kebaikan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Hal ini tentu membuktikan keutamaan dan kemuliaan tafakkur. Hal itu  juga membuktikan bahwa tafakkur tergolong amal hati yang paling utama  dan paling bermanfaat bagi hati itu sendiri; sampai dikatakan, “Tafakkur  sesaat lebih baik dari ibadah setahun.” Hanya berpikir yang dapat  mengubah seseorang dari matinya kecerdasan kepada hidupnya kesadaran,  dari kebencian kepada cinta, dari rakus dan tamak menjadi zuhud dan  qana’ah, dari penjara dunia ke cakrawala akhirat, dari sempitnya  kebodohan ke lapangnya ilmu, dari penyakit syahwat dan cinta kehidupan  fana ini ke sehatnya taobat kepada Allah dan mengesampingkan dunia, dari  musibah buta, tuli, dan bisu ke nikmat melihat, mendengar, dan paham  tentang Allah. Juga dari penyakit-penyakit syubhat (keraguan) ke  sejuknya keyakinan dan tenteramnya dada.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;[Sumber: Kunci Kebahagiaan, karya Ibnu Qayyim al-Jauziyyah, Penerbit Akbar Media Aksara]&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2966963785653399523-8447749901995033222?l=adruyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adruyan.blogspot.com/feeds/8447749901995033222/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2966963785653399523&amp;postID=8447749901995033222' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/8447749901995033222'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/8447749901995033222'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adruyan.blogspot.com/2010/10/urgensi-berpikir.html' title='Urgensi Berpikir'/><author><name>aderiyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17356861092027268397</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/Sn2tSGrAcFI/AAAAAAAAAGI/EK8lNTNJPhk/S220/adriyan46.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2966963785653399523.post-4055996584330811355</id><published>2010-10-29T19:34:00.000-07:00</published><updated>2010-10-29T19:36:05.320-07:00</updated><title type='text'>Cara Mengatasi Masalah</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt;Cara &lt;b&gt;mengatasi masalah&lt;/b&gt; adalah salah satu pokok bahasan yang  menarik untuk kita simak. Bagaimana tidak, semua orang memiliki masalah  dan masalah tidak akan ada pernah habisnya. Ada yang mengatakan, selama  kita hidup kita tidak pernah lepas dari masalah. Sebenarnya saya tidak  setuju, mati pun masih memiliki masalah jika kita tidak mendapatkan  ridha Allah SWT. Hanya jika kita sudah di syurga, barulah tidak ada  masalah. &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt;Jika kita selalu mendapatkan masalah, lalu buat kita harus &lt;i&gt;mengatasi masalah&lt;/i&gt;? &lt;u&gt;Mengatasi masalah&lt;/u&gt;  tetap harus dilakukan meski kita akan masuk ke masalah lain. Sebab jika  masalah saat ini tidak diatasi maka masalah akan numpuk dan hidup kita  akan semakin sulit. &lt;strong&gt;Jika kita mampu menyelesaikan setiap masalah yang datang, maka hidup akan terasa lebih ringan dan indah.&lt;/strong&gt;&lt;span id="more-2994"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 102); font-family: times new roman;"&gt;&lt;strong&gt;Langkah Pertama: Tetaplah Berpikir Positif&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt;Apakah berpikir positif akan mengatasi masalah? Apakah tidak punya  beras bisa diatasi dengan berpikir positif? Yup tentu saja. Seseorang  akan bertindak mencari solusi jika dia memiliki pikiran positif. Orang  yang berpikiran negatif akan cepat menyerah sehingga tidak akan  mendapatkan solusi.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt;Untuk mengatasi masalah, langkah pertamanya ialah tetaplah optimis  bahwa Anda akan mampu mengatasi masalah tersebut. Ini adalah langkah  awal yang penting. Saat Anda mengatakan Anda bisa mengatasi masalah,  maka hati, pikiran, emosi, dan tubuh Anda akan bekerja selaras untuk  mengatasi masalah. Jika Anda berpikiran negatif, merasa masalah tidak  mungkin dipecahkan, maka tidak akan lagi usaha untuk memecahkan masalah  tersebut. Padahal, &lt;strong&gt;sebesar apa pun masalah Anda, insya Allah Anda, sanggup untuk mengatasinya&lt;/strong&gt;.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt;&lt;em&gt;Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia  mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya&lt;/em&gt;. (&lt;strong&gt;QS. Al Baqarah:286&lt;/strong&gt;)&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt;Jika Anda melihat masalah yang Anda hadapi terlihat tidak mungkin  untuk dipecahkan, artinya Anda perlu meningkatkan pola pikir Anda. Bukan  masalah yang terlalu berat, tetapi cara berpikir Anda yang masih  terlalu sempit. Anda perlu &lt;a href="http://www.zonasukses.com/paket1.php" target="_blank"&gt;membebaskan pikiran sempit itu&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;h3 style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 102); font-family: times new roman;"&gt;&lt;strong&gt;Langkah Kedua: Berpikirlah Kreatif&lt;/strong&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt;Berpikir kreatif adalah kemampuan untuk menghasilkan ide-ide baru.  Ide-ide tersebut diperlukan untuk memecahkan masalah Anda. Jika satu ide  tidak berhasil, maka carilah ide lain, dan seterusnya. Jadi, agar Anda  tangguh menghadapi masalah apa pun yang datang, Anda perlu berpikir  kreatif.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt;Bagaimana agar kita berpikir kreatif? Kuncinya ialah informasi, berpikir mengolah informasi, dan terbuka terhadap hal-hal baru. &lt;a href="http://www.zonasukses.com/paket4.php" target="_blank"&gt;Anda pun bisa jenius&lt;/a&gt;, Anda pun bisa berpikir kreatif, dan mampu menghasilkan ide-ide cemerlang untuk mengatasi masalah Anda.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;h3 style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 102); font-family: times new roman;"&gt;&lt;strong&gt;Langkah Ketiga: Miliki Motivasi Untuk Bertindak&lt;/strong&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt;Setelah Anda memiliki ide untuk mengatasi masalah, langkah berikutnya  ialah mengambil tindakan untuk menerapkan ide tersebut. Ide akan  percuma jika tidak Anda aplikasikan. Untuk itu Anda perlu terus &lt;a href="http://www.zonasukses.com/motivasi.php" target="_blank"&gt;mempertahankan motivasi&lt;/a&gt; agar terus bertindak sampai masalah Anda terselesaikan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt;&lt;strong&gt;Saran:&lt;/strong&gt; agar Anda tangguh mengatasi masalah silahkan miliki ketiga produk dibawah ini&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.zonasukses.com/paket1.php" target="_blank"&gt;Beautiful Mind Power: Kekuatan Berpikir Positif Islami&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.zonasukses.com/paket4.php" target="_blank"&gt;Anda Pun Bisa Jenius&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.zonasukses.com/motivasi.php" target="_blank"&gt;Instant Motivation Weapon&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt;Produk-produk tersebut hanya saran dari saya, jika Anda sudah  memiliki keterampilan dan ilmunya Anda tidak memerlukannya lagi. Tetapi ,  jika masih kurang silahkan miliki semua atau salah satu produk diatas  sesuai dengan keperluan Anda. Insya Allah dengan tiga kemampuan ini:  berpikir positif, kreatif, dan memiliki semangat tinggi, Anda akan mampu  mengatasi masalah apa pun yang Anda hadapi.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2966963785653399523-4055996584330811355?l=adruyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adruyan.blogspot.com/feeds/4055996584330811355/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2966963785653399523&amp;postID=4055996584330811355' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/4055996584330811355'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/4055996584330811355'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adruyan.blogspot.com/2010/10/cara-mengatasi-masalah.html' title='Cara Mengatasi Masalah'/><author><name>aderiyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17356861092027268397</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/Sn2tSGrAcFI/AAAAAAAAAGI/EK8lNTNJPhk/S220/adriyan46.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2966963785653399523.post-36889172661332281</id><published>2010-10-28T21:15:00.000-07:00</published><updated>2010-10-28T21:17:07.235-07:00</updated><title type='text'>Motifasi &amp; Cinta</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Cinta&lt;/b&gt; dan motivasi jelas memiliki hubungan yang erat. &lt;i&gt;Cinta&lt;/i&gt; adalah motivasi yang paling kuat. &lt;u&gt;Cinta&lt;/u&gt;  adalah penggerak hati, pikiran, dan tindakan. Seseorang akan merasa  tergerak hatinya saat sesuatu yang dicintainya disebutkan. Cinta  menggerakan pecinta untuk mencari yang dicintainya. &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Objek cinta itu begitu banyak. Mereka adalah ujian bagi kita semua.  Cinta terhadap lawan jenis, cinta terhadap keluarga, cinta terhadap  harta benda, cinta terhadap tanah air, dan cinta terhadap hal-hal  lainnya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Namun tahukah bagi Anda, bahwa cinta itu adalah tawanan? &lt;span id="more-2839"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;Cinta Itu Adalah Tawanan&lt;/h3&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Apa yang dimaksud bahwa cinta itu adalah tawanan? Siapa yang ditawan?  Cinta menawan hati. Sebab hati akan tunduk demi mengejar apa yang  dicintainya. Banyak sekali orang yang rela melakukan apa pun demi yang  dicintainya. “Gunung kan kudaki, lautan akan kusebrangi.” begitu kata  syair yang menggambarkan bagaimana hati tertawan oleh cintanya kepada  kepada seorang gadis pujaan. Lihatlah… banyak orang yang melakukan  segala cara untuk mendapatkan harta dan jabatan. Yang haram dihalalkan,  apa pun dilakukan demua cintanya kepada harta dan jabatan. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Cinta selalu menggerakkan hati pada apa yang dia inginkan. Keinginan  diri inilah yang disebut dengan hawa nafsu. Sehingga dengan cinta ia  menjadikan hatinya sebagai tawanan hawa nafsu, mengikuti apa yang  dikatakan hawa nafsu dan menjadikan hawa nafsu dengan pimpinannya dalam  hidup. Sehingga masuklah dia ke dalam fintah syahwat, yang menghalangi  hatinya dari petunjuk dan rahmat.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;Kemerdekaan Itu Datang Dari Tauhid&lt;/h3&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Tauhid membebaskan hati ini dari tawanan hawa nafsu. Bebas dari  tawanan cinta harta, jabatan, popularitas, anak, lawan jenis, dan objek  cinta yang berasal dari hawa nafsu. Bukan berarti, kita tidak lagi  mencintai mereka. Namun, dengan kehadiran tauhid, maka hawa nafsu sudah  bisa ditundukan, sehingga cinta kita tidak lagi hanya digerakan oleh  hawa nafsu, tetapi digerakan oleh cinta kita kepada Allah sebagai  konsekuensi tauhid.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;“&lt;em&gt;Adapun orang-orang yang beriman sangat cintanya kepada Allah&lt;/em&gt;.” &lt;strong&gt;(Al-Baqarah: 165)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Anda akan terbebas dari kesedihan yang tidak perlu. Seseorang yang  melakukan hal-hal yang dilarang agama demi cintanya, artinya belum ada  tauhid pada dirinya, setidaknya masih sedikit. Orang yang hatinya sudah  dipenuhi dengan cinta kepada Allah, tidak mungkin menduakan cintanya  dengan sesuatu yang rendah. Tidak mungkin meninggalkan Allah (yang  dicintainya) demi cinta kepada selainnya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kita boleh mencintai lawan jenis, namun kita tidak akan pernah  melakukan yang dilarang seperti mendekati zina bahkan melakukan zina,  bunuh diri, durhaka kepada orang tua, dan perbuatan munkar lainnya.  Sebab perbuatan-perbuatan tersebut dimurkai oleh cinta sejati kita,  yaitu Allah SWT. Begitu juga, cinta kita kepada keluarga, harta,  jabatan, dan objek cinta lainnya tidak akan menggerakan kita untuk  melakukan sesuatu yang tidak disukai oleh Allah SWT sebagai cinta sejati  kita.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2966963785653399523-36889172661332281?l=adruyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adruyan.blogspot.com/feeds/36889172661332281/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2966963785653399523&amp;postID=36889172661332281' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/36889172661332281'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/36889172661332281'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adruyan.blogspot.com/2010/10/motifasi-cinta.html' title='Motifasi &amp; Cinta'/><author><name>aderiyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17356861092027268397</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/Sn2tSGrAcFI/AAAAAAAAAGI/EK8lNTNJPhk/S220/adriyan46.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2966963785653399523.post-7671732253746096236</id><published>2010-10-28T20:42:00.000-07:00</published><updated>2010-10-28T20:43:46.004-07:00</updated><title type='text'>Jangan Sekali-Kali Bilang “SUSAH”</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada seseorang yang &lt;b&gt;susah&lt;/b&gt; bangkit dari keterpurukan setelah di  PHK. Dia mau mencari kerja, umur sudah tidak muda lagi. Dia mau  menjalankan bisnis, tetapi sudah berkali-kali mencoba tidak ada satu pun  yang berjalan terus. Dia selalu berhenti di tengah jalan. &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Apa yang menjadikan dia selalu berhenti? Sederhana, karena dia begitu akrab dengan kata &lt;i&gt;susah&lt;/i&gt; atau sulit. Dia berkata bahwa dia sudah berusaha, tapi ternyata sulit. “Ternyata &lt;u&gt;susah&lt;/u&gt; juga untuk membangun bisnis.” Dan berbagai komentar lainnya yang bernada sulit.&lt;span id="more-2912"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dia meminta nasihat kepada saya. Saya berikan beberapa nasihat. Apa jawabannya? Tidak lepas dari dua kata itu:&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;“Susah.”&lt;br /&gt;“Sulit.”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Saya mencoba untuk memberikan inspirasi yang bercerita tentang  seseorang yang berhasil membangun bisnis dengan berawal 1 buah gerobak  bakso menjadi ratusan gerobak bakso. Saya jelaskan kalau orang ini  merangkak dari nol dan sampai akhirnya berhasil.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Apa reaksi dia? Dia berkata:&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;“Saya sering mendengar cerita keberhasilan. Tapi sayang tidak diceritakan susahnya membangun bisnis.”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dia terus berkata susah, sulit, susah, sulit, tidak mudah, dan sebagainya. Banyak orang yang seperti ini!&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Jika Anda termasuk orang yang seperti ini, saya mau bertanya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;“Memang susah. Memang tidak mudah. Memang sulit. Lalu?”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sahabat, coba pikirkan. Jika bisnis itu mudah. Tentu akan banyak  sekali orang yang berbisnis dan kaya raya. Pada kenyataanya memang  sedikit sekali orang yang mau berbisnis dan bertahan di bisnis. Karena  memang, bisnis itu susah, bisnis itu sulit, dan perlu kerja keras untuk  menjalankannya. Bisnis memang hanya untuk orang yang berani, tekun,  sabar, dan mau kerja keras sampai berhasil.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sekarang, pilihan Anda. Apakah mau melewati masa susah membangun bisnis atau tidak?&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Jika Anda punya kemauan, maka ambillah tindakan. Jika susah, Anda  bisa belajar. Jika tidak tahu, Anda bisa mencari tahu. Jika lama, Anda  bisa bersabar. Jika tidak punya modal, Anda bisa mencari modal. Jika  tidak bisa mencari modal, Anda bisa &lt;strong&gt;belajar&lt;/strong&gt; mencari modal. Allah sudah memberikan potensi kepada Anda. Anda punya hati, Anda punya akal, dan Anda punya energi. Gunakanlah.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Memang akan banyak menghadapi masalah. Tapi Allah sudah memberikan  akal kepada kita untuk mengatasi masalah. Memang perlu kerja keras, tapi  Allah sudah memberikan tangan dan kaki kepada kita untuk bekerja keras.  Allah sudah memberikan sistem pencernaan yang bisa mengubah makanan  menjadi energi. Apa lagi yang kurang?&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sahabat, jangan berhenti karena susah. Kita sudah diberik potensi  yang dahsyat oleh Allah untuk mengatasi kesulitan yang kita hadapi.  Kesulitan memang untuk kita hadapi, untuk kita lewati, sebab kemudahan  akan datang setelah kesulitan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;“&lt;em&gt;Kelapangan itu (datang) setelah kesempitan serta bahwa kemudahan itu (datang) setelah kesulitan&lt;/em&gt;.”  (HR Ahmad)&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;“&lt;em&gt;Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan&lt;/em&gt;.” (QS Alam Nasyrah:5-6)&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sahabat, semua orang sukses pernah mengalami masa-masa susah. Mereka  menghadapi kesulitan seperti kita. Hanya saja, mereka tidak berhenti.  Oleh karena itu, kita pun sama, jangan berhenti karena susah.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2966963785653399523-7671732253746096236?l=adruyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adruyan.blogspot.com/feeds/7671732253746096236/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2966963785653399523&amp;postID=7671732253746096236' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/7671732253746096236'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/7671732253746096236'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adruyan.blogspot.com/2010/10/jangan-sekali-kali-bilang-susah.html' title='Jangan Sekali-Kali Bilang “SUSAH”'/><author><name>aderiyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17356861092027268397</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/Sn2tSGrAcFI/AAAAAAAAAGI/EK8lNTNJPhk/S220/adriyan46.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2966963785653399523.post-6787004451119683809</id><published>2010-10-28T20:05:00.000-07:00</published><updated>2010-10-28T20:06:41.519-07:00</updated><title type='text'>Bangkit Dari Keterpurukan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Pertanyaan:&lt;/strong&gt; Saya memiliki gaji/penghasilan yang  kecil, namun beban begitu berat, harus membiayai keluarga, orang tua,  serta memiliki utang yang harus segera dibayar. Bagaimana saya keluar  dari masalah ini? &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Ini adalah pertanyaan rangkuman dari beberapa pertanyaan yang masuk  kepada kami. Ada tiga penanya yang mengajukan pertanyaan senada diatas.  Insya Allah akan saya jawab berdasarkan pengalaman dan ilmu yang saya  miliki.&lt;span id="more-3012"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Saya yakin, banyak orang yang sedang atau pernah mengalami hal yang  sama. Dalam kondisi yang terpuruk, merasa tidak berdaya, sementara  tuntutan begitu tinggi. Jika kita tidak bisa menyikapinya dengan baik,  kondisi seperti ini memang bisa mengganggu kondisi mental kita.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sedih, bingung, dan marah sering menyelimuti saat-saat seperti ini.  Terutama saat memikirkan orang-orang yang kita kasihi. Mereka kurang  makan, kurang bersenang-senang, malah kesedihan yang mereka dapatkan.  Ini pasti menyakitkan, bahkan lebih menyakitkan dibandingkan melihat  kesengsaraan diri sendiri.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Namun tidak perlu khawatir. Itu adalah bagian dari hidup. Meski tidak  dibilang semua, banyak orang, pernah mengalami hal itu. Juga,  orang-orang besar pernah mengalami hal yang sama. Termasuk saya, saya  pernah mengalami hal yang sama.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Lalu, apa yang harus dilakukan?&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Langkah pertama&lt;/strong&gt;, teruslah berdo’a memohon  pertolongan dari Allah. Jangan mengatakan “saya telah berdo’a”. Teruslah  berdo’a, karena kadang do’a kita tidak langsung dikabulkan atau kita  belum benar-benar serius dalam berdo’a. Jika sampai saat ini do’a masih  belum dikabulkan oleh Allah, artinya kita harus lebih khusuk dan lebih  sering dalam berdo’a. Jangan lupa iringi dengan ibadah, karena bisa jadi  kita berdo’a tetapi kita melupakan ibadah lainnya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Langkah kedua ialah dengan tawakal secara total.&lt;/strong&gt;  Bukankah harus berusaha? Ya, tentu saja. Nanti kita bahas. Satu per satu  donk. Tawakal adalah menyerahkan segala urusan kepada Allah, secara  total. Benar-benar tawakal. Berdo’a adalah langkah awal untuk  bertawakal.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Jika kita sudah menyerahkan urusan kepada Allah, maka konsekuensinya  kita harus mengikuti bimbingan dan petunjuk Allah. Jika ada ide,  gagasan, dan peluang, segeralah sambut. Bertindaklah dengan segera,  jangan diam. Bisa jadi itu adalah petunjuk dari Allah, bisa jadi itu  adalah bentuk pertolongan dari Allah.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Bagaimana jika bukan? Kita tidak pernah tahu sebelum dilaksanakan,  sebab kita tidak bisa berkomunikasi dengan Allah. Satu-satunya cara  untuk mengetahui ialah dengan cara mencobanya. Bagaimana jika salah?  Tidak apa-apa, coba saja. Diam tetap terpuruk, oleh karena itu mendingan  mencoba, ada peluang untuk berhasil.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Langkah ketiga ialah bertindaklah.&lt;/strong&gt; Jika Anda belum  atau tidak merasa mendapatkan petunjuk, tetaplah untuk bertindak. Anda  harus keluar mencari solusi. Bertindaklah dengan penuh keyakinan karena  Anda sudah bedo’a dan bertawakal kepada Allah. Tindakan saat ini berbeda  dengan tindakan tanpa do’a dan tawakal.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Apa saja tindakan yang perlu dilakukan saat masih bingung?&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Belajar&lt;/strong&gt;. Bisa dengan cara membuka buku, bertanya  kepada orang lain, membaca ebook, artikel, dan apa pun yang bisa Anda  pelajari. Jika Anda serius, Anda bisa berinvestasi dengan produk-produk  Zona Sukses, saran saya miliki ebook &lt;a href="http://www.zonasukses.com/dayaungkit.php" target="_blank"&gt;Daya Ungkit&lt;/a&gt;. Daya ungkit akan menjelaskan bagaimana Anda bisa keluar dari masalah dengan modal apa yang sudah Anda miliki saat ini.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Silaturahim&lt;/strong&gt;. Dalam hadits Nabi saw, jika kita ingin  dilapangkan rezeki kita harus menyambung silaturahim. Saya merasakan  kebenaran hadits ini. Jangan diam saja. Keluarlah dari rumah, Anda bisa  ke masjid atau ke tempat berkumpulnya orang. Bukan berarti Anda harus  mengeluh ke semua orang. Tetapi dengan silaturahim Anda bisa mendapatkan  ilmu dan peluang.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Langkah keempat ialah bersyukurlah.&lt;/strong&gt; Ini yang sering  dilupakan. Karena merasa sedang terpuruk, pikirnya tidak mendapatkan  nikmat. Ini salah besar. Oh ya… sebenarnya kita tahu mendapatkan banyak  nikmat, tetapi karena sedang susah, suka lupa bersyukur.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;“Tapi nikmat saya sedikit”. Jika memang Anda rasakan nikmat Anda  sedikit, kenapa Anda berpikir akan mendapatkan nikmat lebih banyak?  Sedikit saja sudah lupa bersyukur, apalagi banyak. Atau, jika saat ini  tidak bersyukur, maka tidak ada jaminan setelah mendapatkan nikmat  banyak akan bersyukur. Jadi, syukuri nikmat yang Anda miliki, insya  Allah akan ditambah.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Insya Allah, jika kita mengikuti langkah-langkah diatas, kita akan &lt;b&gt;bangkit dari keterpurukan&lt;/b&gt;  dengan bantuan Allah. Saya sudah membuktikannya. Yang penting adalah  jangan menyerah, teruslah berdo’a dan berikhtiar, insya Allah, Anda akan  &lt;i&gt;bangkit dari keterpurukan&lt;/i&gt;.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2966963785653399523-6787004451119683809?l=adruyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adruyan.blogspot.com/feeds/6787004451119683809/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2966963785653399523&amp;postID=6787004451119683809' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/6787004451119683809'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/6787004451119683809'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adruyan.blogspot.com/2010/10/bangkit-dari-keterpurukan.html' title='Bangkit Dari Keterpurukan'/><author><name>aderiyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17356861092027268397</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/Sn2tSGrAcFI/AAAAAAAAAGI/EK8lNTNJPhk/S220/adriyan46.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2966963785653399523.post-8921206691990352629</id><published>2010-10-28T19:55:00.000-07:00</published><updated>2010-10-28T19:56:57.414-07:00</updated><title type='text'>Berubah Itu Langkah Demi Langkah</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Banyak orang yang ingin &lt;b&gt;berubah&lt;/b&gt;. Namun dia merasakan begitu sulit &lt;i&gt;berubah&lt;/i&gt;. Apa penyebabnya? &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Anda pernah membaca artikel &lt;a href="http://www.motivasi-islami.com/bisakah-memakan-sepeda/" target="_blank"&gt;Bisakah Memakan Sepeda&lt;/a&gt;?&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Saat pertanyaan ini diajukan kepada peserta pelatihan saya,  jawabannya macam-macam. Banyak yang mengatakan tidak mungkin. Bagaimana  bisa memakan sepeda? Mereka anggap saya hanya bercanda.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Padahal, orang yang memakan sepeda bukan fiktif bukan juga bercanda.  Ini benar, adanya tercatat di Guiness Book of Record. Bahkan katanya,  sudah terpecahkan oleh orang yang memakan Harley Davidson. Wow!&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Bagaimana bisa? Inilah kuncinya. Ini adalah kunci yang bisa membuat  perbedaan sangat mendasar. Pemahaman inilah yang menjadikan seseorang  menjelma menjadi orang hebat atau tidak. Inilah rahasia &lt;u&gt;berubah&lt;/u&gt;!&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;h2 style="text-align: justify;"&gt;&lt;span id="more-3036"&gt;&lt;/span&gt;Rahasia Berubah Itu Langkah Demi Langkah&lt;/h2&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Orang bisa memakan sepeda, bahkan Harley Davidson, karena mereka  memakannya secara bertahap. Pemakan sepeda memotong-motong sepedanya,  bahkan dihancurkan, kemudian dimakan sedikit demi sedikit. Akhirnya dia  bisa menghabiskan sepeda (masuk ke dalam perutnya) dalam waktu 3 bulan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Lama? Iya, memang lama. Tetapi berhasil. Jika sepeda hanya pelototi  saja. Jika kita hanya memikirkan bagaimana cara makan sepeda sekaligus,  kita bisa menyerah. Langsung saja kita mengatakan: “Mustahil!”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Begitu juga dalam berubah. &lt;strong&gt;Jika Anda ingin menjadi seseorang yang lebih baik, mulailah berubah. Langkah demi langkah, jangan berpikir sekaligus.&lt;/strong&gt;  Saat kita berpikir bahwa kita harus berubah sekaligus, meski mulut  tidak berucap, pikiran bawah sadar kita akan mengatakan itu mustahil.  Apa akibatnya? Dia tidak mengambil langkah untuk berubah.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Bagaimana kita bisa menghafal Al Quran? Bukankah banyak sekali? Para  penghafal Al Quran menghafal ayat demi ayat, bahkan bisa jadi satu ayat  pun di potong-potong dulu agar mudah menghafalnya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Berubah itu selangkah demi selangkah. Sama seperti Anda makan, sesuap demi sesuap.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;h2 style="text-align: justify;"&gt;Berubah Sedikit Tetapi Kontinyu&lt;/h2&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sepotong demi sepotong, sepeda pun habis dimakan. Selangkah demi  selangkah, para pelari marathon pun bisa melalui puluhan kilo meter.  Putaran demi putaran ban mobil Anda, ratusan kilo meter pun bisa  ditempuh.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Jangan anggap sepele perubahan yang kecil atau sedikit. Jika  dilakukan secara kontinyu, akan membawa perubahan besar dalam hidup  Anda. Seorang trainer (Wiwoho) pernah mengatakan &lt;strong&gt;Kesuksesan besar adalah kasil dari kumpulan kesuksesan-kesuksesan kecil&lt;/strong&gt;.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Rasulullah saw, dengan indah bersabda:&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;Amalan-amalan yang paling disukai Allah ialah yang lestari (langgeng atau  berkesinambungan) meskipun sedikit&lt;/em&gt;. (HR. Bukhari)&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Lakukanlah perubahan itu, meski pun kecil, sebab tidak ada yang kecil  jika kita melakukan secara terus menerus, langkah demi langkah.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Siap-siap…. berubah!&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2966963785653399523-8921206691990352629?l=adruyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adruyan.blogspot.com/feeds/8921206691990352629/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2966963785653399523&amp;postID=8921206691990352629' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/8921206691990352629'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/8921206691990352629'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adruyan.blogspot.com/2010/10/berubah-itu-langkah-demi-langkah.html' title='Berubah Itu Langkah Demi Langkah'/><author><name>aderiyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17356861092027268397</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/Sn2tSGrAcFI/AAAAAAAAAGI/EK8lNTNJPhk/S220/adriyan46.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2966963785653399523.post-2084973029546503653</id><published>2010-10-26T21:36:00.000-07:00</published><updated>2010-10-26T21:38:15.740-07:00</updated><title type='text'>Kyai Kholil Bangkalan</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: Arial; font-size: 85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: Arial; font-size: 85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;Tak  pernah malu belajar, kendati gurunya sangat jauh lebih muda darinya.  Dari Syekh Ahmad al-Fathani yang seusia anaknya, ia belajar ilmu nahwu  dan mengembangkannya di Tanah Air.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: Arial; font-size: 100%;"&gt;Nama  lengkapnya adalah Kiai Haji Muhammad Khalil bin Kiyai Haji Abdul Lathif  bin Kiai Hamim bin Kiai Abdul Karim bin Kiai Muharram bin Kiyai Asrar  Karamah bin Kiai Abdullah bin Sayid Sulaiman. Nama terakhir dalam  silsilahnya, Sayid Sulaiman, adalah cucu Syarif Hidayatullah atau Sunan  Gunung Jati, satu dari sembilan Wali Songo.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: 100%;"&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: Arial;"&gt;Kiai  Muhammad Khalil dilahirkan pada 11 Jamadilakhir 1235 Hijrah atau 27  Januari 1820 di Kampung Senenan, Desa Kemayoran, Kecamatan Bangkalan,  Kabupaten Bangkalan, Pulau Madura, Jawa Timur. Dia berasal dari keluarga  ulama. Pendidikan dasar agama diperolehnya langsung daripada keluarga.  Menjelang usia dewasa, ia dikirim ke berbagai pondok pesantren untuk  menimba ilmu agama. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: Arial;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: Arial;"&gt;Sekitar  1850-an, ketika usianya menjelang tiga puluh, Kiai Muhammad Khalil  belajar kepada Kiai Muhammad Nur di Pondok Pesantren Langitan, Tuban,  Jawa Timur. Dari Langitan, ia pindah ke Pondok Pesantren Cangaan,  Bangil, Pasuruan, dan Pondok Pesantren Keboncandi. Selama belajar di  pondok-pesantren ini, ia belajar pula kepada Kiai Nur Hasan yang menetap  di Sidogiri, 7 kilometer dari Keboncandi. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: Arial;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: Arial;"&gt;Saat menjadi santri, Muhammad Khalil telah menghafal beberapa &lt;i&gt;matan&lt;/i&gt;dan yang ia kuasai dengan baik adalah &lt;i&gt;matan&lt;/i&gt;  Alfiyah Ibnu Malik yang terdiri dari 1.000 bait mengenai ilmu nahwu.  Selain itu, ia adalah seorang hafidz (hafal Alquran) dengan tujuh cara  menbacanya (kiraah).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: Arial;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: Arial;"&gt;Pada  1276 Hijrah 1859, Kiai Muhammad Khalil melanjutkan pelajarannya ke  Makkah. Di sana, ia bersahabat dengan Syekh Nawawi Al-Bantani.  Ulama-ulama Melayu di Makkah yang seangkatan dengannya adalah Syekh  Nawawi al-Bantani (lahir 1230 Hijrah/1814 Masehi), Syekh Muhammad Zain  bin Mustafa al-Fathani (lahir 1233 Hijrah/1817 Masehi), Syekh Abdul  Qadir bin Mustafa al-Fathani (lahir 1234 Hijrah/1818 Masehi), dan Kiai  Umar bin Muhammad Saleh Semarang. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: Arial;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: Arial;"&gt;Ia  adalah orang yang tak pernah lelah belajar. Kendati sang guru lebih  muda, namun jika secara keilmuan dianggap mumpuni, maka ia akan hormat  dan tekun mempelajari ilmu yang diberikan sang guru. Di antara gurunya  di Makkah adalah Syekh Ahmad al-Fathani. Usianya hampir seumur anaknya.  Namun karena tawaduknya, Kiai Muhammad Khalil menjadi santri ulama asal  Patani ini. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: Arial;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: Arial;"&gt;Kiai Muhammad Khalil Al-Maduri termasuk generasi pertama mengajar karya Syeikh Ahmad al-Fathani berjudul &lt;i&gt;Tashilu Nailil Amani&lt;/i&gt;,  yaitu kitab tentang nahwu dalam bahasa Arab, di pondok pesantrennya di  Bangkalan. Karya Syekh Ahmad al-Fathani yang tersebut kemudian  berpengaruh dalam pengajian ilmu nahwu di Madura dan Jawa sejak itu,  bahkan hingga sekarang masih banyak pondok pesantren tradisional di Jawa  dan Madura yang mengajarkan kitab itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: Arial;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: Arial;"&gt;Kiai  Muhammad Khalil juga belajar ilmu tarikat kepada beberapa orang ulama  tarikat yang terkenal di Mekah pada zaman itu, di antaranya Syekh Ahmad  Khatib Sambas. Tarikat Naqsyabandiyah diterimanya dari Sayid Muhammad  Shalih az-Zawawi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: Arial;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: Arial;"&gt;Sewaktu  berada di Makkah, ia mencari nafkah dengan menyalin risalah-risalah  yang diperlukan para pelajar di sana. Itu pula yang mengilhaminya  menyususn kaidah-kaidah penulisan huruf Pegion bersama dua ulama lain,  yaitu Syekh Nawawi al-Bantani dan Syekh Saleh as-Samarani. Huruf Pegon  ialah tulisan Arab yang digunakan untuk tulisan dalam bahasa Jawa,  Madura dan Sunda. Huruf Pegon tidak ubahnya tulisan Melayu/Jawi yang  digunakan untuk penulisan bahasa Melayu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: Arial;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: Arial;"&gt;Sepulang  dari Makkah, ia tersohor sebagai ahli nahwu, fikih, dan tarikat di  tanah Jawa. Untuk mengembangkan pengetahuan keislaman yang telah  diperolehnya, Kiai Muhammad Khalil selanjutnya mendirikan pondok  pesantren di Desa Cengkebuan, sekitar 1 kilometer arah barat laut dari  desa kelahirannya. Pondok-pesantren tersebut kemudian diserahkan  pimpinannya kepada anak saudaranya, sekaligus adalah menantunya, yaitu  Kiai Muntaha. Kiyai Muntaha ini berkahwin dengan anak Kiyai Muhammad  Khalil bernamIa sendiri mengasuh pondok pesantren lain di Bangkalan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: Arial;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: Arial;"&gt;Kiai  Muhammad Khalil juga pejuang di zamannya. memang, saat pulang ke Tanah  Air ia sudah uzur. Yang dilakukannya adalah dengan pengkader para pemuda  pejuang di pesantrennya untuk berjuang membela negara. Di antara para  muridnya itu adalah KH Hasyim Asy'ari (pendiri Pondok-pesantren  Tebuireng, Jombang, dan pengasas Nahdhatul Ulama), KH Abdul Wahhab  Hasbullah (pendiri Pondok-pesantren Tambakberas, Jombang); KH Bisri  Syansuri (pendiri Pondok Pesantren Denanyar), KH Ma'shum (pendiri Pondok  Pesantren Lasem, Rembang), KH Bisri Mustofa (pendiri Pondok-pesantren  Rembang), dan KH As'ad Syamsul `Arifin (pengasuh Pondok-pesantren  Asembagus, Situbondo).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: 100%;"&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: Arial;"&gt;Kiai Muhammad Khalil al-Maduri wafat dalam  usia yang lanjut, 106 tahun, pada 29 Ramadan 1341 Hijrah, bertepatan  dengan tanggal 14 Mei 1923 Masehi. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2966963785653399523-2084973029546503653?l=adruyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adruyan.blogspot.com/feeds/2084973029546503653/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2966963785653399523&amp;postID=2084973029546503653' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/2084973029546503653'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/2084973029546503653'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adruyan.blogspot.com/2010/10/kyai-kholil-bangkalan.html' title='Kyai Kholil Bangkalan'/><author><name>aderiyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17356861092027268397</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/Sn2tSGrAcFI/AAAAAAAAAGI/EK8lNTNJPhk/S220/adriyan46.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2966963785653399523.post-7250983855196669661</id><published>2010-10-26T21:31:00.000-07:00</published><updated>2010-10-26T21:33:38.578-07:00</updated><title type='text'>Karya Sayyid Alawi al-Maliki</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;" class="fullpost"&gt;&lt;h4&gt;Aqidah&lt;/h4&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Mafahim Yajib ‘an Tusahhah (&lt;a href="http://frzdqi.net/bhooth/mfaheem.htm"&gt;read online&lt;/a&gt;)&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;" class="fullpost"&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Manhaj al-Salaf fi Fahm al-Nusus&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Al-Tahzir min al-Takfir&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Huwa Allah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Qul Hazihi Sabeeli&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sharh ‘Aqidat al-‘Awam&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;h4&gt;Tafsir&lt;/h4&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Zubdat al-Itqan fi ‘Ulum al-Qur’an&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Wa Huwa bi al-Ufuq al-‘A’la&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Al-Qawa‘id al-Asasiyyah fi ‘Ulum al-Quran&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hawl Khasa’is al-Quran&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;h4&gt;Hadits&lt;/h4&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Al-Manhal al-Latif fi Usul al-Hadith al-Sharif&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Al-Qawa‘id al-Asasiyyah fi ‘Ilm Mustalah al-Hadith&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Fadl al-Muwatta wa Inayat al-Ummah al-Islamiyyah bihi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Anwar al-Masalik fi al-Muqaranah bayn Riwayat al-Muwatta lil-Imam Malik&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;h4&gt;Sirah&lt;/h4&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Muhammad(Sall Allahu ‘Alayhi Wa Sallam) al-Insan al-Kamil&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tarikh al-Hawadith wa al-Ahwal al-Nabawiyyah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;‘Urf al-T ‘arif bi al-Mawlid al-Sharif&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Al-Anwar al-Bahiyyah fi Isra wa M’iraj Khayr al-Bariyyah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Al-Zakha’ir al-Muhammadiyyah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Zikriyat wa Munasabat&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Al-Bushra fi Manaqib al-Sayyidah Khadijah al-Kubra&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;h4&gt;Ushul&lt;/h4&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Al-Qawa‘id al-Asasiyyah fi Usul al-Fiqh&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sharh Manzumat al-Waraqat fi Usul al-Fiqh&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mafhum al-Tatawwur wa al-Tajdid fi al-Shari‘ah al-Islamiyyah&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;h4&gt;Fiqh&lt;/h4&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Al-Risalah al-Islamiyyah Kamaluha wa Khuluduha wa ‘Alamiyyatuha&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Labbayk Allahumma Labbayk&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Al-Ziyarah al-Nabawiyyah bayn al-Shar‘iyyah wa al-Bid‘iyyah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Shifa’ al-Fu’ad bi Ziyarat Khayr al-‘Ibad&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hawl al-Ihtifal bi Zikra al-Mawlid al-Nabawi al-Sharif&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Al-Madh al-Nabawi bayn al-Ghuluww wa al-Ijhaf&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;h4&gt;Tasawwuf&lt;/h4&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Shawariq al-Anwar min Ad‘iyat al-Sadah al-Akhyar&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Abwab al-Faraj&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Al-Mukhtar min Kalam al-Akhyar&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Al-Husun al-Mani‘ah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mukhtasar Shawariq al-Anwar&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;h4&gt;Lain-lain&lt;/h4&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Fi Rihab al-Bayt al-Haram (Sejarah Kota Mekah)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Al-Mustashriqun Bayn al-Insaf wa al-‘Asabiyyah (Study of Orientalism)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Nazrat al-Islam ila al-Riyadah (Sports in Islam)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Al-Qudwah al-Hasanah fi Manhaj al-Da‘wah ila Allah (Methods of Dawah)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ma La ‘Aynun Ra’at (Description of Paradise)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Nizam al-Usrah fi al-Islam (Islam and Family)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Al-Muslimun Bayn al-Waqi‘ wa al-Tajribah (Contemporary Muslim world)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kashf al-Ghumma (Virtues of helping fellow Muslims)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Al-Dawah al-Islahiyyah (Call for Reform)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Fi Sabil al-Huda wa al-Rashad (Collection of speeches)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sharaf al-Ummah al-Islamiyyah (Superiority of the Muslim Ummah)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Usul al-Tarbiyah al-Nabawiyyah (Prophetic methods of education)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Nur al-Nibras fi Asanid al-Jadd al-Sayyid Abbas (Set of Grandfather’s Ijazahs)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Al-‘Uqud al-Lu’luiyyah fi al-Asanid al-Alawiyyah (Set of father’s Ijazahs)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Al-Tali‘ al-Sa‘id al-Muntakhab min al-Musalsalat wa al-Asanid (Set of Ijazahs)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Al-‘Iqd al-Farid al-Mukhtasar min al-Athbah wa al-Asanid (Set of Ijazahs)&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Diatas  merupakan daftar karya beliau yang telah dipublikasikan. Masih banyak  lagi karya-karya beliau yang belum dicetak/dipublikasikan. Diantaranya  telah diterjemahkan ke berbagai bahasa asing.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2966963785653399523-7250983855196669661?l=adruyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adruyan.blogspot.com/feeds/7250983855196669661/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2966963785653399523&amp;postID=7250983855196669661' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/7250983855196669661'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/7250983855196669661'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adruyan.blogspot.com/2010/10/karya-sayyid-alawi-al-maliki.html' title='Karya Sayyid Alawi al-Maliki'/><author><name>aderiyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17356861092027268397</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/Sn2tSGrAcFI/AAAAAAAAAGI/EK8lNTNJPhk/S220/adriyan46.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2966963785653399523.post-2478285514715928134</id><published>2010-10-26T03:12:00.000-07:00</published><updated>2010-10-26T03:14:36.346-07:00</updated><title type='text'>Syekhinal Karim Nawawi al-Bantani</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Tidak  seperti sufi Indonesia lainnya yang lebih banyak porsinya dalam menyadur  teori-teori genostik Ibnu Arabi, Nawawi justru menampilkan tasawuf yang  moderat antara hakikat dan syariat. Dalam formulasi pandangan  tasawufnya tampak terlihat upaya perpaduan antara fiqh dan tasawuf. Ia  lebih Gazalian (mengikuti Al-Ghazali) dalam hal ini. Dalam  kitab tasawufnya Salalim al-Fudlala, terlihat Nawawi bagai seorang  sosok al-Gazali di era modern. Ia lihai dalam mengurai kebekuan dikotomi  fiqh dan tasawuf. Sebagai contoh dapat dilihat dari pandangannya  tentang ilmu alam lahir dan ilmu alam batin. Ilmu lahiriyah dapat  diperoleh dengan proses ta’allum (berguru) dan tadarrus (belajar)  sehingga mencapai derajat ‘alim sedangkan ilmu batin dapat diperoleh  melalui proses &lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;dzikr, muraqabah&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; dan &lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;musyahadah&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; sehingga mencapai derajat &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#999999;"&gt;‘Arif&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;. Seorang &lt;em&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;Abid&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; diharapkan tidak hanya menjadi &lt;em&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;‘alim&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;  yang banyak mengetahui ilmu-ilmu lahir saja tetapi juga harus arif,  memahami rahasia spiritual ilmu batin. Bagi Nawawi Tasawuf berarti  pembinaan etika (Adab). Penguasaan ilmu lahiriah semata tanpa penguasaan  ilmu batin akan berakibat terjerumus dalam kefasikan, sebaliknya  seseorang berusaha menguasai ilmu batin semata tanpa dibarengi ilmu  lahir akan terjerumus ke dalam zindiq. Jadi keduanya tidak dapat  dipisahkan dalam upaya pembinaan etika atau moral (Adab). Selain itu  ciri yang menonjol dari sikap kesufian Nawawi adalah sikap moderatnya.  Sikap moderat ini terlihat ketika ia diminta fatwanya oleh Sayyid Ustman  bin Yahya, orang Arab yang menentang praktek tarekat di Indonesia,  tentang tasawuf dan praktek tarekat yang disebutnya dengan “sistem yang  durhaka”. Permintaan Sayyid Ustman ini bertujuan untuk mencari sokongan  dari Nawawi dalam mengecam praktek tarekat yang dinilai oleh pemerintah  Belanda sebagai penggerak pemberontakan Banten 1888. Namun secara  hati-hati Nawawi menjawab dengan bahasa yang manis tanpa menyinggung  perasaan Sayyid Ustman. Sebab Nawawi tahu bahwa di satu sisi ia memahami  kecenderungan masyarakat Jawi yang senang akan dunia spiritual di sisi  lain ia tidak mau terlibat langsung dalam persoalan politik. Setelah  karyanya banyak masuk di Indonesia wacana keIslaman yang dikembangkan di  pesantren mulai berkembang. Misalkan dalam laporan penelitian Van  Brunessen dikatakan bahwa sejak tahun 1888 M, bertahap kurikulum  pesantren mulai acta perubahan mencolok. Bila sebelumnya seperti dalam  catatan Van Den Berg dikatakatan tidak ditemukan sumber referensi di  bidang Tafsir, Ushl al-Fiqh dan Hadits, sejak saat itu bidang keilmuan  yang bersifat epistemologis tersebut mulai dikaji. Menurutnya perubahan  tiga bidang di atas tidak terlepas dari jasa tiga orang alim Indonesia  yang sangat berpengaruh: Syekh Nawawi Banten sendiri yang telah berjasa  dalam menyemarakkan bidang tafsir, Syekh Ahmad Khatib (w. 1915) yang  telah berjasa mengembangkan bidang Ushul Fiqh dengan kitabnya &lt;em&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;al-Nafahat ‘Ala Syarh al-Waraqat&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;,  dan Kiai Mahfuz Termas (1919 M) yang telah berjasa dalam bidang Ilmu  Hadis. Sebenarnya karya-karya Nawawi tidak hanya banyak dikaji dan  dipelajari di seluruh pesantren di Indonesia tetapi bahkan di seluruh  wilayah Asia Tenggara. Tulisan-tulisan Nawawi dikaji di lembaga-lembaga  pondok tradisional di Malaysia, Filipina dan Thailand. Karya Nawawi  diajarkan di sekolah-sekolah agama di Mindanao (Filipina Selatan), dan  Thailand. Menurut Ray Salam T. Mangondanan, peneliti di Institut Studi  Islam, University of Philippines, pada sekitar 40 sekolah agama di  Filipina Selatan yang masih menggunakan kurikulum tradisional. Selain  itu Sulaiman Yasin, seorang dosen di Fakultas Studi Islam, Universitas  Kebangsaan di Malaysia, mengajar karya-karya Nawawi sejak periode  1950-1958 di Johor dan di beberapa sekolah agama di Malaysia. Di kawasan  Indonesia menurut Martin Van Bruinessen yang sudah meneliti kurikulum  kitab-kitab rujukan di 46 Pondok Pesantren Klasik 42 yang tersebar di  Indonesia mencatat bahwa karya-karya Nawawi memang mendominasi kurikulum  Pesantren. Sampai saat ia melakukan penelitian pada tahun 1990  diperkirakan pada 22 judul tulisan Nawawi yang masih dipelajari di sana.  Dari 100 karya populer yang dijadikan contoh penelitiannya yang banyak  dikaji di pesantren-pesantren terdapat 11 judul populer di antaranya  adalah karya Nawawi. Penyebaran karya Nawawi tidak lepas dari peran  murid-muridnya. Di Indonesia murid-murid Nawawi termasuk tokoh-tokoh  nasional Islam yang cukup banyak berperan selain dalam pendidikan Islam  juga dalam perjuangan nasional. Di antaranya adalah : &lt;a href="http://muslimdelft.nl/titian_ilmu/biografi/hadratus_syaikh_kyai_haji_m_hasyim_asyari.php"&gt;&lt;span style="color:#5785a4;"&gt;KH. Hasyim Asyari&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;  dari Tebuireng Jombang, Jawa Timur. (Pendiri organisasi Nahdlatul Ulama  ), KH. Kholil dari Bangkalan, Madura, Jawa Timur, KH. Asyari dari  Bawean, yang menikah dengan putri KH. Nawawi, Nyi Maryam, KH. Najihun  dari Kampung Gunung, Mauk, Tangerang yang menikahi cucu perempuan KH.  Nawawi, Nyi Salmah bint Rukayah bint Nawawi, KH. Tubagus Muhammad  Asnawi, dari Caringin Labuan, Pandeglang Banten, KH. Ilyas dari Kampung  Teras, Tanjung Kragilan, Serang , Banten, KH. Abd Gaffar dari Kampung  Lampung, Kec. Tirtayasa, Serang Banten, KH. Tubagus Bakri dari Sempur,  Purwakarta. Penyebaran karyanya di sejumlah pesantren yang tersebar di  seluruh wilayah nusantara ini memperkokoh pengaruh ajaran Nawawi.  Penelitian Zamakhsyari Dhofir mencatat pesantren di Indonesia dapat  dikatakan memiliki rangkaian geneologi yang sama. Polarisasi pemikiran  modernis dan tradisionalis yang berkembang di Haramain seiring dengan  munculnya gerakan pembaharuan Afghani dan Abduh, turut mempererat  soliditas ulama tradisional di Indonesia yang sebagaian besar adalah  sarjana-sarjana tamatan Mekkah dan Madinah. Bila ditarik simpul pengikat  di sejumlah pesantren yang ada maka semuanya dapat diurai peranan  kuatnya dari jasa enam tokoh ternama yang sangat menentukan warna  jaringan intelektual pesantren. Mereka adalah Syekh Ahmad Khatib  Syambas, Syekh K.H. Nawawi Banten., Syekh K.H. Mahfuz Termas, Syekh K.H.  Abdul Karim, K.H. Kholil Bangkalan Madura, dan &lt;a href="http://muslimdelft.nl/titian_ilmu/biografi/hadratus_syaikh_kyai_haji_m_hasyim_asyari.php"&gt;&lt;span style="color:#5785a4;"&gt;Syekh K.H. Hasyim Asy’ari&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.  Tiga tokoh yang pertama merupakan guru dari tiga tokoh terakhir. Mereka  berjasa dalam menyebarkan ide-ide pemikiran gurunya. Karya-karya Nawawi  yang tersebar di beberapa pesantren, tidak lepas dari jasa mereka. K.H.  Hasyim Asya’ari, salah seorang murid Nawawi terkenal asal Jombang,  sangat besar kontribusinya dalam memperkenalkan kitab-kitab Nawawi di  pesantren-pesantren di Jawa. Dalam merespon gerakan reformasi untuk  kembali kepada al-Qur’an di setiap pemikiran Islam, misalkan, K.H.  Hasyim Asya’ari lebih cenderung untuk memilih pola penafsiran Marah  Labid karya Nawawi yang tidak sama sekali meninggalkan karya ulama  Salaf. Meskipun ia senang membaca Kitab tafsir al-Manar karya seorang  reformis asal Mesir, Muhammad Abduh, tetapi karena menurut penilaiannya  Abduh terlalu sinis mencela ulama klasik, ia tidak mau mengajarkannya  pada santri dan ia lebih senang memilih kitab gurunya. Dua tokoh murid  Nawawi lainnya berjasa di daerah asalnya. Syekh K.H. Kholil Bangkalan  dengan pesantrennya di Madura tidak bisa dianggap kecil perannya dalam  penyebaran karya Nawawi. Begitu juga dengan Syekh Abdul Karim yang  berperan di Banten dengan Pesantrennya, dia terkenal dengan nama Kiai  Ageng. Melalui tarekat Qadiriyah wan Naqsyabandiyah Ki Ageng menjadi  tokoh sentral di bidang tasawuf di daerah Jawa Barat. Kemudian ciri  geneologi pesantren yang satu sama lain terkait juga turut mempercepat  penyebaran karya-karya Nawawi, sehingga banyak dijadikan referensi  utama. Bahkan untuk kitab tafsir karya Nawawi telah dijadikan sebagai  kitab tafsir kedua atau ditempatkan sebagai tingkat mutawassith (tengah)  di dunia Pesantren setelah tafsir Jalalain. Peranan Kiai para pemimpin  pondok pesantren dalam memperkenalkan karya Nawawi sangat besar sekali.  Mereka di berbagai pesantren merupakan ujung tombak dalam transmisi  keilmuan tradisional Islam. Para kiai didikan K.H Hasyim Asyari memiliki  semangat tersendiri dalam mengajarkan karya-karya Nawawi sehingga  memperkuat pengaruh pemikiran Nawawi. Dalam bidang tasawuf saja kita  bisa menyaksikan betapa ia banyak mempengaruhi wacana penafsiran  sufistik di Indonesia. Pesantren yang menjadi wahana penyebaran ide  penafsiran Nawawi memang selain menjadi benteng penyebaran ajaran  tasawuf dan tempat pengajaran kitab kuning juga merupakan wahana  sintesis dari dua pergulatan antara tarekat heterodoks versus tarekat  ortodoks di satu sisi dan pergulatan antara gerakan fiqh versus gerakan  tasawuf di sisi lain. Karya-karyanya di bidang tasawuf cukup mempunyai  konstribusi dalam melerai dua arus tasawuf dan fiqh tersebut. Dalam hal  ini Nawawi, ibarat al-Ghazali, telah mendamaikan dua kecenderungan  ekstrim antara tasawuf yang menitik beratkan emosi di satu sisi dan fiqh  yang cenderung rasionalistik di sisi lain. Sejak abad ke-20 pesantren  memiliki fungsi strategis. Gerakan intelektual dari generasi pelanjut  K.H. Nawawi ini lambat laun bergeser masuk dalam wilayah politik. Ketika  kemelut politik di daerah Jazirah Arab meletus yang berujung pada  penaklukan Haramain oleh penguasa Ibn Saud yang beraliran Wahabi, para  ulama pesantren membentuk sebuah komite yang disebut dengan “komite  Hijaz” yang terdiri dari 11 ulama pesantren. Dengan dimotori oleh &lt;a href="http://muslimdelft.nl/titian_ilmu/biografi/kh_abdul_wahab_chasbullah_perintis_tradisi_intelektual_nu_1.php"&gt;&lt;span style="color:#5785a4;"&gt;K.H. Wahab Hasbullah&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;  dari Jombang Jatim, seorang kiai produk perguruan Haramain, komite ini  bertugas melakukan negosiasi dengan raja Saudi yang akan memberlakukan  kebijakan penghancuran makam-makam dan peninggalan-peninggalan  bersejarah dan usaha itu berhasil. Dan, dalam perkembangannya komite ini  kemudian berlanjut mengikuti isu-isu politik di dalam negeri. Untuk  masuk dalam wilayah politik praktis secara intens organisasi ini  kemudian mengalami perubahan nama dari Nahdlatul Wathan (NW) sampai jadi  Nahdlatul Ulama (NU). Dengan demikian dapat ditegaskan bahwa KH.Nawawi  merupakan sosok ulama yang menjadi “akar tunjang” dalam tradisi  keintelektualan NU. Sebab karakteristik pola pemikirannya merupakan  representasi kecenderungan pemikiran tradisional yang kuat di  tengah-tengah gelombang gerakan purifikasi dan pembaharuan. Kehadiran NU  adalah untuk membentengi tradisi ini dari ancaman penggusuran  intelektual yang mengatasnamakan tajdid terhadap khasanah klasik.  Karenanya formulasi manhaj al-Fikr tawaran KH. Nawawi banyak dielaborasi  (diuraikan kembali) oleh para ulama NU sebagai garis perjuangannya yang  sejak tahun 1926 dituangkan dalam setiap konferensinya. Bahkan tidak  berlebihan bila disebut berdirinya NU merupakan tindak lanjut  institusionalisasi dari arus pemikiran KH. Nawawi Banten. &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#999999;"&gt;TAMMAT&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2966963785653399523-2478285514715928134?l=adruyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adruyan.blogspot.com/feeds/2478285514715928134/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2966963785653399523&amp;postID=2478285514715928134' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/2478285514715928134'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/2478285514715928134'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adruyan.blogspot.com/2010/10/syekhinal-karim-nawawi-al-bantani.html' title='Syekhinal Karim Nawawi al-Bantani'/><author><name>aderiyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17356861092027268397</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/Sn2tSGrAcFI/AAAAAAAAAGI/EK8lNTNJPhk/S220/adriyan46.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2966963785653399523.post-6255036749211356230</id><published>2010-10-26T01:56:00.001-07:00</published><updated>2010-10-26T01:56:58.588-07:00</updated><title type='text'>3 Strategi Kerja Cepat Setiap Hari</title><content type='html'>&lt;div class="content"&gt;   &lt;p&gt;VIVAnews - Bagi sebagian karyawan, perkembangan teknologi justru  dapat menjadi petaka yang mengancam karier di masa depan. Seorang  profesional yang dituntut untuk dapat menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan  pentingnya setiap hari malah seperti kehilangan kekuatan dan fokus  karena terlalu sibuk mengerjakan hal-hal yang sangat menguras waktu dan  perhatiannya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Hal-hal kecil yang dimaksud mulai dari sekadar membalas email,  mem-browsing berita, sampai meng-update status di situs jejaring.  Tindakan ini seolah mendesak, tetapi tidak membawa dampak signifikan.  Wajar saja jika produktivitas mereka menurun drastis.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pekerjaan sebanyak apapun dapat diselesaikan, jika Anda melakukan  pengaturan kerja yang tepat. Bahkan pekerjaan yang tertunda pun akhirnya  dapat diselesaikan sebelum tenggat waktu. Bagaimanakah cara pengaturan  kerja tersebut? Berikut tipsnya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;1. Catat&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Rencana kerja yang menumpuk, tidak bisa hanya mengandalkan ingatan  semata. Bahkan hal-hal detail pun harus segera Anda 'rekam' begitu  terlintas di benak. Jika tidak, maka ide-ide brilian tersebut akan  'menguap' entah kemana.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Hal ini bisa terjadi karena di era infomasi seperti sekarang ini  setiap saat pikiran dibajiri oleh data dan informasi yang jumlahnya  hampir tak terhingga setiap detiknya. Maka itu, siapkanlah selalu buku  catatan saku ke mana pun Anda berada. Jangan sampai ada yang terlewat.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;2. Tentukan prioritas&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Setelah semua ide dan rencana kerja Anda telah dicatat, langkah  berikutnya adalah membuat daftar prioritas tergantung dari 'peran' Anda.  Hal ini menjadi sangat relevan karena setiap peran memiliki prioritas  yang berbeda-beda. Untuk hal-hal penting di peran Anda sebagai bawahan,  belum tentu juga penting ketika Anda harus berperan sebagai pimpinan  atau mitra kerja.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;3. Follow up &amp;amp; Review&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Buatlah komitmen dalam diri bahwa hari ini Anda harus benar-benar  melaksanakan apa yang telah Anda catat di catatan saku tersebut sesuai  prioritas dan peran yang telah Anda tetapkan. Jika Anda sungguh-sungguh  dapat menyelesaikan semua rencana di hari itu, berilah 'hadiah' kecil  bagi diri Anda sendiri.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Berlaku juga sebaliknya, jika Anda tidak dapat menyelesaikan rencana  kerja harian Anda tersebut maka berilah 'hukuman. Misalnya, Anda tidak  boleh memakan menu favorit di hari itu. Lalu, ulangi lagi langkah di  atas untuk menangkap ide serta membuat rencana kerja harian Anda.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Baca juga: Tanda-tanda Anda Diperbudak Pekerjaan&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Diasuh oleh:&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Kevin Wu, Managing Director CoreAction Result Consulting, telah  membantu beberapa perusahaan di tanah air melipatgandakan hasil hanya  dalam waktu yang relatif singkat dengan metode management yang simple  dan aplikatif. Tidak berlebihan jika banyak pihak yang menyebutnya  sebagai "Result Consultant".&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Info lebih lengkap silahkan klik www.thecoreaction.com, www.qi-leadership.com atau email info@thecoreaction.com&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2966963785653399523-6255036749211356230?l=adruyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adruyan.blogspot.com/feeds/6255036749211356230/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2966963785653399523&amp;postID=6255036749211356230' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/6255036749211356230'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/6255036749211356230'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adruyan.blogspot.com/2010/10/3-strategi-kerja-cepat-setiap-hari.html' title='3 Strategi Kerja Cepat Setiap Hari'/><author><name>aderiyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17356861092027268397</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/Sn2tSGrAcFI/AAAAAAAAAGI/EK8lNTNJPhk/S220/adriyan46.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2966963785653399523.post-6274230276040907819</id><published>2010-10-26T01:38:00.000-07:00</published><updated>2010-10-26T01:40:39.707-07:00</updated><title type='text'>Bahaya Susu Formula</title><content type='html'>&lt;div class="bd"&gt;  &lt;div class="content"&gt;   &lt;p&gt;VIVAnews - Kampanye memberikan air susu ibu (ASI) kembali gencar  menyusul rencana larangan iklan susu formula untuk bayi di Indonesia.  Ini memperkuat argumen bahwa susu formula tak dapat menggantikan manfaat  ASI.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dalam sebuah penelitian di Inggris, susu formula bahwa dinyatakan  memiliki sejumlah efek buruk. Bukan hanya tak mampu memenuhi kebutuhan  bayi, tapi juga mengandung zat berbahaya yang menempatkan bayi pada  risiko kesehatan buruk.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Penelitian yang dilakukan tim dari Keele University, Staffordshire,  itu memeriksa 16 sampel susu formula merek ternama untuk anak-anak usia  satu tahun ke bawah yang beredar di Inggris.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Hasil penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal BMC Pediatrics ini  menunjukkan, jejak logam dalam 16 sampel susu itu melebihi ambang batas  aman. Mayoritas sampel menunjukkan kandungan alumunium 40 kali lebih  banyak dari ASI.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Salah satu produk susu untuk bayi prematur bahkan memiliki kandungan  alumunium supertinggi mencapai 800 mikrogram per liter. Padahal, aturan  kesehatan yang telah disepakati di negara-negara Eropa tidak boleh  lebih 200 mikrogram per liter.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Seperti dikutip dari laman Daily Mail, Dr Chris Exley, yang memimpin  studi itu, mengatakan, "Kami telah meneliti kandungan aluminium dalam  susu formula selama bertahun-tahun dan berpotensi membahayakan anak."&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Exley mengatakan bahwa asupan alumunium berlebih memang tak memiliki  efek frontal pada anak yang meminumnya. "Anak tidak akan meninggal  gara-gara minum susu formula, tapi asupan alumunium dari susu formula  ini berhubungan dengan penyakit saraf dan cacat tulang di kemudian hari,  bahkan ada hubungan dengan demensia."&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pembatasan asupan susu formula telah dilakukan di sejumlah negara  dengan mengadopsi Kode Internasional Pemasaran Produk Pengganti ASI yang  dikeluarkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 1981.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Seperti dikutip dari situs UNICEF, di Iran, pemerintah setempat  melakukan kontrol ketat terhadap impor dan penjualan susu formula  pengganti ASI. Masyarakat hanya dapat membeli susu formula dengan resep  dokter. Tak hanya itu, kaleng susu juga tak boleh menampilkan merek,  gambar atau pesan promosi.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Sementara undang-undang di India mengharuskan produsen susu formula  untuk menyertakan peringatan mencolok tentang potensi bahaya di kaleng.  Peringatan ini harus ditempatkan di tengah-tengah label sehingga terbaca  pembeli. (pet)&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2966963785653399523-6274230276040907819?l=adruyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adruyan.blogspot.com/feeds/6274230276040907819/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2966963785653399523&amp;postID=6274230276040907819' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/6274230276040907819'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/6274230276040907819'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adruyan.blogspot.com/2010/10/bahaya-susu-formula.html' title='Bahaya Susu Formula'/><author><name>aderiyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17356861092027268397</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/Sn2tSGrAcFI/AAAAAAAAAGI/EK8lNTNJPhk/S220/adriyan46.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2966963785653399523.post-3249042189557963616</id><published>2010-10-26T00:24:00.000-07:00</published><updated>2010-10-26T00:25:25.070-07:00</updated><title type='text'>Hukum Berdo'a dengan Tawassul</title><content type='html'>&lt;!--[if !mso]&gt; &lt;style&gt; v\:* {behavior:url(#default#VML);} o\:* {behavior:url(#default#VML);} w\:* {behavior:url(#default#VML);} .shape {behavior:url(#default#VML);} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves&gt;false&lt;/w:TrackMoves&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;IN&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;AR-SA&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-priority:99;  mso-style-qformat:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;  mso-para-margin-top:0cm;  mso-para-margin-right:0cm;  mso-para-margin-bottom:10.0pt;  mso-para-margin-left:0cm;  line-height:115%;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:11.0pt;  font-family:"Calibri","sans-serif";  mso-ascii-font-family:Calibri;  mso-ascii-theme-font:minor-latin;  mso-fareast-font-family:"Times New Roman";  mso-fareast-theme-font:minor-fareast;  mso-hansi-font-family:Calibri;  mso-hansi-theme-font:minor-latin;  mso-bidi-font-family:Arial;  mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;table class="MsoNormalTable" style="" border="0" cellpadding="0"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="width: 100%; padding: 0.75pt;" width="100%"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;a href="http://www.pesantrenvirtual.com/index.php/mozaik-fiqih/1085-hukum-berdoa-dengan-tawassul"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="width: 100%; padding: 0.75pt;" width="100%"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"&gt;&lt;a href="http://www.pesantrenvirtual.com/index.php/mozaik-fiqih/1085-hukum-berdoa-dengan-tawassul?tmpl=component&amp;amp;print=1&amp;amp;layout=default&amp;amp;page=" title="&amp;quot;Cetak&amp;quot; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: blue; text-decoration: none;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;img src="file:///C:/Users/adriyan/AppData/Local/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image001.gif" alt="Cetak" width="16" border="0" height="16" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="width: 100%; padding: 0.75pt;" width="100%"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"&gt;&lt;a href="http://www.pesantrenvirtual.com/index.php/component/mailto/?tmpl=component&amp;amp;link=aHR0cDovL3d3dy5wZXNhbnRyZW52aXJ0dWFsLmNvbS9pbmRleC5waHAvbW96YWlrLWZpcWloLzEwODUtaHVrdW0tYmVyZG9hLWRlbmdhbi10YXdhc3N1bA%3D%3D" title="&amp;quot;E-mail&amp;quot; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: blue; text-decoration: none;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;img src="file:///C:/Users/adriyan/AppData/Local/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image002.gif" alt="E-mail" width="16" border="0" height="16" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; display: none;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;table class="MsoNormalTable" style="" border="0" cellpadding="0"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;" valign="top"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Ditulis   oleh Dewan Asatidz    &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;" valign="top"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Pengertian   Tawassul&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;br /&gt;  Pemahaman tawassul sebagaimana yang dipahami oleh umat islam selama ini   adalah bahwa Tawassul adalah berdoa kepada Allah melalui suatu perantara,   baik perantara tersebut berupa amal baik kita ataupun melalui orang sholeh   yang kita anggap mempunyai posisi lebih dekat kepada Allah. Jadi tawassul   merupakan pintu dan perantara doa untuk menuju Allah SWT. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;•      Orang yang bertawassul dalam berdoa kepada  Allah menjadikan   perantaraan berupa sesuatu yang dicintainya dan dengan berkeyakinan bahwa   Allah SWT juga mencintai perantaraan tersebut.&lt;br /&gt;  •    Orang yang bertawassul tidak boleh berkeyakinan bahwa   perantaranya kepada Allah bisa memberi manfaat dan madlorot kepadanya da.   Jika ia berkeyakinan bahwa sesuatu yang dijadikan perantaraan menuju Allah   SWT itu bisa memberi manfaat dan madlorot, maka dia telah melakukan perbuatan   syirik, karena yang bisa memberi manfaat dan madlorot sesungguhnya hanyalah   Allah semata.&lt;br /&gt;  •    Tawassul merupakan salah satu cara dalam berdoa. Banyak   sekali cara untuk berdo'a agar dikabulkan Allah, seperti berdoa di sepertiga   malam terakhir, berdoa di Maqam Multazam, berdoa dengan mendahuluinya dengan   bacaan alhamdulillah dan sholawat  dan meminta doa kepada orang sholeh.   Demikian juga tawassul adalah salah satu usaha agar do'a yang kita panjatkan   diterima dan dikabulkan Allah s.w.t.  Dengan demikian, tawasul adalah   alternatif dalam berdoa dan bukan merupakan keharusan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  &lt;b&gt;Tawassul dengan amal sholeh kita&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  Para ulama sepakat memperbolehkan tawassul terhadap Allah SWT dengan perantaraan   perbuatan amal sholeh, sebagaimana orang yang sholat, puasa, membaca   al-Qur’an, kemudian mereka bertawassul terhadap amalannya tadi. Seperti hadis   yang sangat populer diriwayatkan dalam kitab-kitab sahih yang menceritakan   tentang tiga orang yang terperangkap di dalam goa, yang pertama bertawassul   kepada Allah SWT atas amal baiknya terhadap kedua orang tuanya, yang kedua   bertawassul kepada Allah SWT atas perbuatannya yang selalu menjahui perbuatan   tercela walaupun ada kesempatan untuk melakukannya dan yang ketiga   bertawassul kepada Allah SWT atas perbuatannya yang mampu menjaga amanat   terhadap harta orang lain dan mengembalikannya dengan utuh, maka Allah SWT   memberikan jalan keluar bagi mereka bertiga.. (Ibnu Taimiyah mengupas masalah   ini secara mendetail dalam kitabnya Qoidah Jalilah Fii Attawasul Wal wasilah   hal 160)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  &lt;b&gt;Tawassul dengan orang sholeh &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  Adapun yang menjadi perbedaan dikalangan ulama’ adalah bagaimana hukumnya   tawassul tidak dengan amalnya sendiri melainkan dengan seseorang yang   dianggap sholeh dan mempunyai amrtabat dan derajat tinggi dei depan Allah.   sebagaimana ketika seseorang mengatakan : ya Allah aku bertawassul kepada-Mu   melalui nabi-Mu Muhammmad atau Abu bakar atau Umar dll. &lt;br /&gt;  Para ulama berbeda pendapat mengenai masalah ini.  Pendapat mayoritas   ulama mengatakan boleh, namun beberapa ulama mengatakan tidak boleh.    Akan tetapi kalau dikaji secara lebih detail dan mendalam, perbedaan tersebut   hanyalah sebatas perbedaan lahiriyah bukan perbedaan yang mendasar karena   pada dasarnya tawassul kepada dzat (entitas seseorang), pada intinya adalah   tawassul pada amal perbuatannnya, sehingga masuk dalam kategori tawassul yang   diperbolehkan oleh ulama’.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  &lt;b&gt;Dalil-Dalil Tentang Tawassul&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;      Dalam setiap permasalahan apapun suatu pendapat tanpa   didukung dengan adanya dalil yang dapat memperkuat pendapatnya, maka pendapat   tersebut tidak dapat dijadikan sebagai pegangan. Dan secara otomatis pendapat   tersebut tidak mempunyai nilai yang berarti, demikian juga dengan   permasalahan ini, maka para ulama yang mengatakan bahwa tawassul   diperbolehkan menjelaskan dalil-dalil tentang diperbolehkannya tawassul baik   dari  nash al-Qur’an maupun hadis, sebagai berikut:&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  &lt;b&gt;A. Dalil dari alqur’an.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  1.    Allah SWT berfirman dalam surat Almaidah, 35 :&lt;br /&gt;  &lt;span dir="RTL" lang="AR-SA"&gt;ياأيها الذين آمنوااتقواالله  وابتغوا إليه   الوسيلة &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  "Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan carilah   jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah pada jalan-Nya,   supaya kamu mendapat keberuntungan."&lt;br /&gt;  Suat Al-Isra', 57:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; &lt;span dir="RTL" lang="AR-SA"&gt;أُولَـئِكَ الَّذِينَ   يَدْعُونَ يَبْتَغُونَ إِلَى رَبِّهِمُ الْوَسِيلَةَ أَيُّهُمْ أَقْرَبُ   وَيَرْجُونَ رَحْمَتَهُ وَيَخَافُونَ عَذَابَهُ إِنَّ عَذَابَ رَبِّكَ كَانَ   مَحْذُوراً&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;17. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;57.   Orang-orang yang mereka seru itu, mereka sendiri mencari jalan kepada Tuhan   mereka [857] siapa di antara mereka yang lebih dekat (kepada Allah) dan   mengharapkan rahmat-Nya dan takut akan azab-Nya; sesungguhnya azab Tuhanmu   adalah suatu yang (harus) ditakuti. [857] Maksudnya: Nabi Isa a.s., para   malaikat dan 'Uzair yang mereka sembah itu menyeru dan mencari jalan   mendekatkan diri kepada Allah.&lt;br /&gt;  Lafadl Alwasilah  dalam ayat ini adalah umum,  yang berarti   mencakup tawassul terhadap dzat para nabi dan orang-orang sholeh baik yang   masih hidup maupun yang sudah mati, ataupun tawassul terhadap amal perbuatan   yang baik.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  2. Wasilah dalam berdoa sebetulnya sudah diperintahkan sejak jaman sebelum   Nabi Muhammad SAW. QS 12:97 mengkisahkan saudara-saudara Nabi Yusuf AS yang   memohon ampunan kepada Allah SWT melalui perantara ayahandanya yang juga Nabi   dan Rasul, yakni N. Ya'qub AS. Dan beliau sebagai Nabi sekaligus ayah   ternyata tidak menolak permintaan ini, bahkan menyanggupi untuk memintakan   ampunan untuk putera-puteranya (QS 12:98).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"&gt;&lt;span dir="RTL" style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="AR-SA"&gt;قَالُواْ يَا أَبَانَا اسْتَغْفِرْ   لَنَا ذُنُوبَنَا إِنَّا كُنَّا خَاطِئِينَ&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;.  &lt;span dir="RTL" lang="AR-SA"&gt;قَالَ سَوْفَ أَسْتَغْفِرُ لَكُمْ رَبِّيَ إِنَّهُ هُوَ   الْغَفُورُ الرَّحِيمُ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;97. Mereka   berkata: "Wahai ayah kami, mohonkanlah ampun bagi kami terhadap   dosa-dosa kami, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang bersalah   (berdosa)".&lt;br /&gt;  98. N. Ya'qub berkata: "Aku akan memohonkan ampun bagimu kepada Tuhanku.   Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang".&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Di sini   nampak jelas bahwa sudah sangat lumrah memohon sesuatu kepada Allah SWT   dengan menggunakan perantara orang yang mulia kedudukannya di sisi Allah SWT.   Bahkan QS 17:57 dengan jelas mengistilahkan "ayyuhum aqrabu", yakni   memilih orang yang lebih dekat (kepada Allah SWT) ketika berwasilah.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  3. Ummat Nabi Musa AS berdoa menginginkan selamat dari adzab Allah SWT dengan   meminta bantuan Nabi Musa AS agar berdoa kepada Allah SWT untuk mereka.   Bahkan secara eksplisit menyebutkan kedudukan N. Musa AS (sebagai Nabi dan   Utusan Allah SWT) sebagai wasilah terkabulnya doa mereka. Hal ini ditegaskan   QS 7:134 dengan istilah&lt;span dir="RTL" lang="AR-SA"&gt;بِمَا عَهِدَ عِندَكَ&lt;/span&gt;Dengan   (perantaraan) sesuatu yang diketahui Allah ada pada sisimu (kenabian).&lt;br /&gt;  Demikian pula hal yang dialami oleh Nabi Adam AS, sebagaimana QS 2:37&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"&gt;&lt;span dir="RTL" style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="AR-SA"&gt;فَتَلَقَّى آدَمُ مِن رَّبِّهِ   كَلِمَاتٍ فَتَابَ عَلَيْهِ إِنَّهُ هُوَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;"Kemudian   Nabi Adam menerima beberapa kalimat dari Tuhannya, maka Allah menerima   taubatnya. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha   Penyayang."Kalimat yang dimaksud di atas, sebagaimana diterangkan oleh   ahli tafsir berdasarkan sejumlah hadits adalah tawassul kepada Nabi Muhammad   SAW, yang sekalipun belum lahir namun sudah dikenalkan namanya oleh Allah   SWT, sebagai nabi akhir zaman.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;br /&gt;  4. Bertawassul ini juga diajarkan oleh Allah SWT di QS 4:64 bahkan dengan   janji taubat mereka pasti akan diterima. Syaratnya, yakni mereka harus datang   ke hadapan Rasulullah dan memohon ampun kepada Allah SWT di hadapan   Rasulullah SAW yang juga mendoakannya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  &lt;span dir="RTL" lang="AR-SA"&gt;وَمَا أَرْسَلْنَا مِن رَّسُولٍ إِلاَّ لِيُطَاعَ   بِإِذْنِ اللّهِ وَلَوْ أَنَّهُمْ إِذ ظَّلَمُواْ أَنفُسَهُمْ جَآؤُوكَ   فَاسْتَغْفَرُواْ اللّهَ وَاسْتَغْفَرَ لَهُمُ الرَّسُولُ لَوَجَدُواْ اللّهَ   تَوَّابًا رَّحِيمًا&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  "Dan Kami tidak mengutus seseorang rasul melainkan untuk ditaati dengan   seizin Allah. Sesungguhnya jikalau mereka ketika menganiaya dirinya datang   kepadamu, lalu memohon ampun kepada Allah, dan Rasulpun memohonkan ampun   untuk mereka, tentulah mereka mendapati Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha   Penyayang."&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  &lt;b&gt;B. Dalil dari hadis.   &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;b&gt;a. Tawassul kepada nabi Muhammad SAW sebelum lahir&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  Sebagaimana nabi Adam AS pernah melakukan tawassul kepada nabi Muhammad SAW.   Imam Hakim Annisabur meriwayatkan dari Umar berkata, bahwa Nabi bersabda :&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  &lt;span dir="RTL" lang="AR-SA"&gt;قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : لما اقترف آدم   الخطيئة قال : يا ربى ! إنى أسألك بحق محمد لما غفرتنى فقال الله : يا آدم كيف   عرفت محمدا ولم أخلقه قال : يا ربى لأنك لما خلقتنى بيدك ونفخت فيّ من روحك رفعت   رأسى فرأيت على قوائم العرش مكتوبا لاإله إلا الله محمد رسول الله فعلمت أنك لم   تضف إلى إسمك إلا أحب الخلق إليك فقال الله : صدقت يا آدم إنه لأحب الخلق إلي، ادعنى   بحقه فقد غفرت لك، ولولا محمد ما خلقتك (أخرجه الحاكم فى المستدرك وصححه ج : 2   ص: 615&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;  "Rasulullah s.a.w. bersabda:"Ketika Adam melakukan kesalahan, lalu   ia berkata Ya Tuhanku, sesungguhnya aku memintaMu melalui Muhammad agar Kau   ampuni diriku". Lalu Allah berfirman:"Wahai Adam, darimana engkau   tahu Muhammad padahal belum aku jadikan?" Adam menjawab:"Ya Tuhanku   ketika Engkau ciptakan diriku dengan tanganMu dan Engkau hembuskan ke dalamku   sebagian dari ruhMu, maka aku angkat kepalaku dan aku melihat di atas   tiang-tiang Arash tertulis "Laailaaha illallaah muhamadun   rasulullah" maka aku mengerti bahwa Engkau tidak akan mencantumkan   sesuatu kepada namaMu kecuali nama mahluk yang paling Engkau cintai".   Allah menjawab:"Benar Adam, sesungguhnya ia adalah mahluk yang paling   Aku cintai, bredoalah dengan melaluinya maka Aku telah mengampunimu, dan   andaikan tidak ada Muhammad maka tidaklah Aku menciptakanmu"&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  Imam Hakim berkata bahwa hadis ini adalah shohih dari segi sanadnya. Demikian   juga Imam Baihaqi dalam kitabnya Dalail Annubuwwah, Imam Qostholany dalam   kitabnya Almawahib 2/392 , Imam Zarqoni dalam kitabnya Syarkhu Almawahib   Laduniyyah 1/62, Imam Subuki dalam kitabnya Shifa’ Assaqom dan Imam Suyuti   dalam kitabnya Khosois Annubuwah, mereka semua mengatakan bahwa hadis   ini  adalah shohih.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  Dan dalam riwayat lain, Imam Hakim meriwayatkan  dari Ibnu Abbas    dengan redaksi : &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"&gt;&lt;span dir="RTL" style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="AR-SA"&gt;فلولا محمد ما خلقت آدم ولا الجنة   ولا النار (أخرجه الحاكم فى المستدرك ج: 2 وص:615&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;br /&gt;  Beliau mengatakan bahwa hadis ini adalah shohih segi sanad, demikian juga   Syekh Islam Albulqini dalam fatawanya mengatakan bahwa ini adalah shohih, dan   Syekh Ibnu Jauzi  memaparkan dalam permulaan kitabnya Alwafa’ , dan   dinukil oleh Ibnu Kastir dalam kitabnya Bidayah Wannihayah 1/180. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Walaupun   dalam menghukumi hadis ini tidak ada kesamaan dalam pandangan ulama’, hal ini   disebabkan perbedaan mereka dalam jarkh wattta’dil (penilaian kuat dan tidak)   terhadap seorang rowi, akan tetapi dapat diambil kesimpulan bahwa tawassul   terhadap Nabi Muhammad SAW adalah boleh.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  &lt;b&gt;b. Tawassul kepada nabi Muhammad SAW dalam masa hidupnya.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  Diriwatyatkan oleh Imam Hakim :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"&gt;&lt;span dir="RTL" style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="AR-SA"&gt;عن عثمان بن حنيف قال سمعت رسول   الله صلى الله عليه وسلم وجاءه رجل ضرير&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"&gt;&lt;span dir="RTL" style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="AR-SA"&gt;فشكا إليه ذهاب بصره، فقال : يا   رسول الله ! ليس لى قائد وقد شق علي فقال  رسول الله عليه وسلم : :ائت   الميضاة فتوضأ ثم صل ركعتين ثم قل : اللهم إنى أسألك وأتوجه إليك لنبيك محمد نبي   الرحمة يا محمد إنى أتوجه بك إلى ربك فيجلى لى عن بصرى، اللهم شفعه فيّ وشفعنى   فى نفسى، قال عثمان : فوالله ما تفرقنا ولا طال بنا الحديث حتى دخل الرجل وكأنه   لم يكن به ضر.  (أخرجه الحاكم فى المستدرك&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;) &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;br /&gt;  Dari Utsman bin Hunaif: "Suatu hari seorang yang lemah dan buta datang   kepada Rasulullah s.a.w. berkata: "Wahai Rasulullah, aku tidak mempunyai   orang yang menuntunku dan aku merasa berat" Rasulullah   berkata"Ambillah air wudlu, lalu beliau berwudlu dan sholat dua rakaat,   dan berkata:"bacalah doa (artinya)" Ya Allah sesungguhnya aku   memintaMu dan menghadap kepadaMu melalui nabiMu yang penuh kasih sayang,   wahai Muhammad sesungguhnya aku menghadap kepadamu dan minta tuhanmu   melaluimu agar dibukakan mataku, Ya Allah berilah ia syafaat untukku dan   berilah aku syafaat". Utsman berkata:"Demi Allah kami belum lagi   bubar dan belum juga lama pembicaraan kami, orang itu telah datang kembali   dengan segar bugar". (Hadist riwayat Hakim di Mustadrak)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  Beliau mengatakan bahwa hadis ini adalah shohih  dari segi sanad   walaupun Imam Bukhori dan Imam Muslim tidak meriwayatkan dalam kitabnya. Imam   Dzahabi mengatakatan bahwa hadis ini adalah shohih, demikian juga Imam   Turmudzi dalam kitab Sunannya bab Daa’wat mengatakan bahwa hadis ini adalah   hasan shohih ghorib. Dan Imam Mundziri dalam kitabnya Targhib Wat-Tarhib   1/438, mengatakan bahwa hadis ini diriwayatkan oleh Imam Nasai, Ibnu Majah   dan Imam Khuzaimah dalam kitab shohihnya. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  &lt;b&gt;c. Tawassul kepada nabi Muhammad SAW setelah  meninggal.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  Diriwayatkan oleh Imam Addarimi : &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"&gt;&lt;span dir="RTL" style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="AR-SA"&gt;عن أبى الجوزاء  أ وس بن عبد   الله قال : قحط أهل المدينة قحطا شديدا فشكوا إلى عائشة فقالت : انظروا قبر   النبي فاجعلوا منه كوا إلى السماء حتى لا يكون بينه وبين السماء سقف قال :   ففعلوا فمطروا مطرا حتى نبت العشب وسمنت الإبل حتى تفتقط من السحم فسمي عام   الفتق ( أخرجه الإمام الدارمى ج : 1 ص&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt; : 43)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Dari Aus   bin Abdullah: "Sautu hari kota Madina mengalami kemarau panjang, lalu   datanglah penduduk Madina ke Aisyah (janda Rasulullah s.a.w.) mengadu tentang   kesulitan tersebut, lalu Aisyah berkata: "Lihatlah kubur Nabi Muhammad   s.a.w. lalu bukalah sehingga tidak ada lagi atap yang menutupinya dan langit   terlihat langsung", maka merekapun melakukan itu kemudian turunlah hujan   lebat sehingga rumput-rumput tumbuh dan onta pun gemuk, maka disebutlah itu   tahun gemuk" (Riwayat Imam Darimi)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  Diriwayatkan oleh Imam Bukhori  : &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"&gt;&lt;span dir="RTL" style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="AR-SA"&gt;عن أنس بن مالك إن عمر بن خطاب كان   إذا قطحوا استسقى بالعباس بن عبد المطلب فقال : اللهم إنا كنا نتوسل إليك بنبينا   فتسقينا وإنا ننتوسل إليك بعم نبينا فاسقنا قال : فيسقون (أخرجه الإمام البخارى   فى صحيحه ج: 1 ص:137&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt; )&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Riwayat   Bukhari: dari Anas bin malik bahwa Umar bin Khattab ketika menghadapi kemarau   panjang, mereka meminta hujan melalui Abbas bin Abdul Muttalib, lalu Abbas   berkata:"Ya Tuhanku sesungguhkan kami bertawassul (berperantara)   kepadamu melalui nabi kami maka turunkanlah hujan dan kami bertawassul dengan   paman nabi kami maka turunkanlau hujan kepada, lalu turunlah hujan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  d. Nabi Muhammad SAW melakukan tawassul .&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"&gt;&lt;span dir="RTL" style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="AR-SA"&gt;عن أبى سعيد الحذري قال : رسول الله   صلى الله عليه وسلم &lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;: &lt;span dir="RTL" lang="AR-SA"&gt;من   خرج من بيته إلى الصلاة، فقال : اللهم إنى أسألك بحق السائلين عليك وبحق ممشاى   هذا فإنى لم أخرج شرا ولا بطرا ولا رياءا ولا سمعة، خرجت إتقاء شخطك وابتغاء   مرضاتك فأسألك أن تعيذنى من النار، وأن تغفر لى ذنوبى، إنه لا يغفر الذنوب إلا أنت،   أقبل الله بوجهه واستغفر له سبعون ألف ملك (أخرجه بن ماجه وأحمد وبن حزيمة وأبو   نعيم وبن سنى&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;br /&gt;  Dari Abi Said al-Khudri: Rasulullah s.a.w. bersabda:"Barangsiapa keluar   dari rumahnya untuk melaksanakan sholat, lalu ia berdoa: (artinya) Ya Allah   sesungguhnya aku memintamu melalui orang-orang yang memintamu dan melalui   langkahku ini, bahwa aku tidak keluar untuk kejelekan, untuk kekerasan, untuk   riya dan sombong, aku keluar karena takut murkaMu dan karena mencari ridlaMu,   maka aku memintaMu agar Kau selamatkan dari neraka, agar Kau ampuni dosaku   sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa kecuali diriMu", maka Allah akan   menerimanya dan seribu malaikat memintakan ampunan untuknya". (Riwayat   Ibnu Majad dll.).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  Imam Mundziri mengatakan bahwa hadis ini diriwayatkan oleh Imam Ibnu Majah   dengan sanad yang ma'qool, akan tetap Alhafidz Abu Hasan mengatakan bahwa   hadis ini adalah hasan.( Targhib Wattarhib 2/ 119).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;br /&gt;  Alhafidz Ibnu Hajar mengatakan bahwa hadis ini adalah hasan dan diriwayatkan   oleh Imam Ahmad, Ibnu Khuzaimah, Abu Na’im dan Ibnu Sunni.(Nataaij Alafkar   1/272).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  Imam Al I’roqi dalam mentakhrij hadis ini  dikitab Ikhya’ Ulumiddin   mengatakan bahwa hadis ini adalah hasan, (1/323).&lt;br /&gt;  Imam Bushoiri  mengatakan bahwa hadis ini diriwayatkan oleh Imam Ibnu   Khuzaimah dan hadis ini shohih, (Mishbah Alzujajah 1/98).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  &lt;b&gt;Pandangan  Para Ulama’ Tentang Tawassul&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Untuk mengetahui sejauh mana   pembahasan tawassul telah dikaji para ulama, ada baiknya kita tengok pendapat   para ulama terdahulu.  Kadang  sebagian orang masih kurang puas,   jika hanya menghadirkan dalil-dalil tanpa disertai oleh pendapat ulama’,   walaupun sebetulnya  dengan dalil saja  tanpa harus menyartakan   pendapat ulama’ sudah bisa dijadikan landasan bagi orang meyakininya. Namun   untuk lebih memperkuat pendapat tersebut, maka tidak ada salahnya jika disini   dipaparkan pandangan ulama’ mengenai hal tersebut.  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Pandangan   Ulama Madzhab&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  Pada suatu hari ketika kholifah Abbasiah Al-Mansur datang ke Madinah dan   bertemu dengan Imam Malik, maka beliau bertanya:"Kalau aku berziarah ke   kubur nabi, apakah menghadap kubur atau qiblat? Imam Malik   menjawab:"Bagaimana engkau palingkan wajahmu dari (Rasulullah) padahal   ia perantaramu dan perantara bapakmu Adam kepada Allah, sebaiknya   menghadaplah kepadanya dan mintalah syafaat maka Allah akan memberimu   syafaat". (Al-Syifa' karangan Qadli 'Iyad al-Maliki jus: 2 hal: 32).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  Demikian juga ketika Imam Ahmad Bin Hambal bertawassul kepada Imam Syafi’i   dalam doanya, maka anaknya yang bernama Abdullah heran seraya bertanya kepada   bapaknya, maka Imam Ahmad menjawab :"Syafii ibarat matahagi bagi manusia   dan ibarat sehat bagi badan kita"&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; (&lt;span dir="RTL" lang="AR-SA"&gt;شواهد الحق ليوسف بن   إسماعيل النبهانى ص:166&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;br /&gt;  Demikian juga perkataan imam syafi’i dalam salah satu syairnya:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"&gt;&lt;span dir="RTL" style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="AR-SA"&gt;آل النبى ذريعتى # وهم إليه وسيلتى&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span dir="RTL" lang="AR-SA"&gt;أرجو بهم أعطى غدا # بيدى اليمن صحيفتى&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  (&lt;span dir="RTL" lang="AR-SA"&gt;العواصق المحرقة لأحمد بن حجر المكى ص:180&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;)  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;"Keluarga   nabi adalah familiku, Mereka perantaraku kepadanya (Muhammad), aku berharap   melalui mereka, agar aku menerima buku perhitunganku di hari kiamat nanti   dengan tangan kananku"&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  Pandangan Imam Taqyuddin Assubuky&lt;br /&gt;  Beliau memperbolehkan dan mengatakan bahwa tawassul dan isti’anah    adalah sesuatu yang baik dan dipraktekkan oleh para nabi dan rosul,   salafussholeh, para ulama,’ serta  kalangan umum umat islam dan tidak   ada yang mengingkari perbuatan tersebut sampai datang seorang ulama’ yang   mengatakan bahwa tawassul adalah sesuatu yang bid’ah. (Syifa’ Assaqom    hal 160)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  &lt;b&gt;Pandangan Ibnu Taimiyah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  Syekh Ibnu Taimiyah dalam sebagian kitabnya memperbolehkan tawassul kepada   nabi Muhammad SAW tanpa membedakan apakah Beliau masih hidup atau sudah   meninggal. Beliau berkata : “Dengan demikian, diperbolehkan tawassul kepada   nabi Muhammad SAW dalam doa, sebagaimana dalam hadis yang diriwayatkan oleh   Imam Turmudzi :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"&gt;&lt;span dir="RTL" style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="AR-SA"&gt;أن النبي علم شخصا أن يقول : اللهم   إنى أسألك وأتوسل إليك بنبيك محمد نبي الرحمة يا محمد إنى أتوجه بك إلى ربك   فيجلى حاجتى ليقضيها فشفعه فيّ (أخرجه الترميذى وصححه&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;br /&gt;  Rasulullah s.a.w. mengajari seseorang berdoa: (artinya)"Ya Allah   sesungguhnya aku meminta kepadaMu dan bertwassul kepadamu melalui nabiMu   Muhammad yang penuh kasih, wahai Muhammad sesungguhnya aku bertawassul   denganmu kepada Allah agar dimudahkan kebutuhanku maka berilah aku   sya'faat". Tawassul seperti ini adalah bagus (fatawa Ibnu Taimiyah jilid   3 halaman 276)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  &lt;b&gt;Pandangan Imam Syaukani&lt;/b&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  Beliau mengatakan bahwa tawassul kepada nabi Muhammad SAW  ataupun   kepada yang lain ( orang sholeh),  baik pada masa hidupnya    maupun  setelah meninggal  adalah merupakan ijma’ para shohabat.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  &lt;b&gt;Pandangan Muhammad Bin Abdul Wahab.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;br /&gt;  Beliau melihat bahwa tawassul adalah sesuatu yang makruh menurut jumhur   ulama’ dan tidak sampai menuju pada tingkatan haram ataupun bidah bahkan   musyrik. Dalam surat yang dikirimkan oleh Syekh Abdul Wahab kepada warga   qushim bahwa beliau menghukumi kafir terhadap orang yang bertawassul kepada   orang-orang sholeh., dan menghukumi kafir terhadap AlBushoiri atas   perkataannya YA AKROMAL KHOLQI dan membakar dalailul khoirot. Maka beliau   membantah : “ Maha suci Engkau, ini adalah kebohongan besar. Dan ini   diperkuat dengan surat beliau yang dikirimkan kepada warga majma’ah ( surat   pertama dan kelima belas dari kumpulan surat-surat syekh Abdul Wahab hal 12   dan 64, atau kumpulan fatwa syekh Abdul Wahab yang diterbitkan oleh   Universitas Muhammad Bin Suud  Riyad  bagian ketiga  hal 68)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  &lt;b&gt;Dalil-dalil yang melarang tawassul&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  Dalil yang dijadikan landasan oleh pendapat yang melarang tawassul adalah   sebagai berikut:&lt;br /&gt;  1. Surat Zumar, 2:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"&gt;&lt;span dir="RTL" style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="AR-SA"&gt;أَلَا لِلَّهِ الدِّينُ الْخَالِصُ   وَالَّذِينَ اتَّخَذُوا مِن دُونِهِ أَوْلِيَاء مَا نَعْبُدُهُمْ إِلَّا   لِيُقَرِّبُونَا إِلَى اللَّهِ زُلْفَى إِنَّ اللَّهَ يَحْكُمُ بَيْنَهُمْ فِي   مَا هُمْ فِيهِ يَخْتَلِفُونَ إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي مَنْ هُوَ كَاذِبٌ   كَفَّارٌ&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Ingatlah,   hanya kepunyaan Allah-lah agama yang bersih (dari syirik). Dan orang-orang   yang mengambil pelindung selain Allah (berkata): "Kami tidak menyembah   mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-   dekatnya". Sesungguhnya Allah akan memutuskan di antara mereka tentang   apa yang mereka berselisih padanya. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki   orang-orang yang pendusta dan sangat ingkar.&lt;br /&gt;  Orang yang bertwassul kepada orang sholih maupun kepada para kekasih Allah,   dianggap sama dengan sikap orang kafir ketika menyembah berhala yang   dianggapnya sebuah perantara kepada Allah.&lt;br /&gt;  Namun kalau dicermati, terdapat perbedaan antara tawassul dan ritual orang   kafir seperti disebutkan dalam ayat tersebut: tawassul semata dalam berdoa   dan tidak ada unsur menyembah kepada yang dijadikan tawassul , sedangkan   orang kafir telah menyembah perantara; tawassul juga dengan sesuatu yang   dicintai Allah sedangkan orang kafir bertwassul dengan berhala yang sangat   dibenci Allah.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  2. Surah al-Baqarah, 186:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"&gt;&lt;span dir="RTL" style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="AR-SA"&gt;وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي   فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُواْ   لِي وَلْيُؤْمِنُواْ بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;2. 186.   Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah),   bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo'a   apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala   perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu   berada dalam kebenaran.&lt;br /&gt;  Allah Maha dekat dan mengabulkan doa orang yang berdoa kepadaNya. Jika Allah   maha dekat, mengapa perlu tawassul dan mengapa memerlukan sekat antara kita   dan Allah.&lt;br /&gt;  Namun dalil-dalil di atas menujukkan bahwa meskipun Allah maha dekat, berdoa   melalui tawassul dan perantara adalah salah satu cara untuk berdoa. Banyak   jalan untuk menuju Allah dan banyak cara untuk berdoa, salah satunya adalah   melalui tawassul.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  3. Surat Jin, ayat 18:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"&gt;&lt;span dir="RTL" style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="AR-SA"&gt;وَأَنَّ الْمَسَاجِدَ لِلَّهِ فَلَا   تَدْعُوا مَعَ اللَّهِ أَحَداً&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;72. 18.   Dan sesungguhnya mesjid-mesjid itu adalah kepunyaan Allah. Maka janganlah   kamu menyembah seseorangpun di dalamnya di samping (menyembah) Allah.&lt;br /&gt;  Kita dilarang ketika menyembah dan berdoa kepada Allah sambil menyekutukan   dan mendampingkan siapapun selain Allah.&lt;br /&gt;  Seperti ayat pertama, ayat ini dalam konteks menyembah Allah dan meminta   sesuatu kepada selain Allah. Sedangkan tawassul adalah meminta kepada Allah,   hanya saja melalui perantara.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  &lt;b&gt;Kesimpulan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  Tawassul dengan perbuatan dan amal sholeh kita yang baik diperbolehkan   menurut kesepakatan ulama’. Demikian juga tawassul kepada Rasulullah s.a.w.   juga diperboleh sesuai dalil-dalil di atas. Tidak diragukan lagi bahwa nabi   Muhammad SAW mempunyai kedudukan yang mulia disisi Allah SWT, maka tidak ada   salahnya jika kita bertawassul terhadap kekasih Allah SWT yang paling   dicintai, dan begitu juga dengan orang-orang yang sholeh.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  Selama ini para ulama yang memperbolehkan tawassul dan melakukannya tidak ada   yang berkeyakinan sedikitpun bahwa mereka (yang dijadikan sebagai perantara)   adalah yang yang mengabulkan permintaan ataupun yang memberi madlorot. Mereka   berkeyakinan bahwa hanya Allah lah yang berhak memberi dan menolak doa   hambaNya. Lagi pula berdasarkan hadis-hadis yang telah dipaparkan diatas   menunjukakn bahwa perbuatan tersebut bukan merupakan suatu yang baru   dikalangan umat islam dan sudah dilakukan para ulama terdahulu. Jadi jikalau   ada umat islam yang melakukan tawassul sebaiknya kita hormati mereka karena   mereka tentu mempunyai dalil dan landasan yang cukup kuat dari Quran dan   hadist.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  Tawassul adalah masalah khilafiyah di antara para ulama Islam, ada yang   memperbolehkan dan ada yang melarangnya, ada yang menganggapnya sunnah dan   ada juga yang menganggapnya makruh. Kita umat Islam harus saling menghormati   dalam masalah khilafiyah dan jangan sampai saling bermusuhan. Dalam menyikapi   masalah tawassul kita juga jangan mudah terjebak oleh isu bid'ah yang telah   mencabik-cabik persatuan dan ukhuwah kita. Kita jangan dengan mudah menuduh   umat Islam yang bertawassul telah melakukan bid'ah dan sesat, apalagi sampai   menganggap mereka menyekutukan Allah, karena mereka mempunyai landasan dan   dalil yang kuat. Tidak hanya dalam masalah tawassul, sebelum kita mengangkat   isu bid'ah pada permasalahan yang sifatnya khilafiyah, sebaiknya kita membaca   dan meneliti secara baik dan komprehensif masalah tersebut sehingga kita   tidak mudah terjebak oleh hembusan teologi permusuhan yang sekarang sedang   gencar mengancam umat Islam secara umum.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  Memang masih banyak kesalahan yang dilakukan oleh orang muslim awam dalam   melakukan tawassul, seperti menganggap yang dijadikan tawassul mempunyai   kekuatan, atau bahkan meminta-minta kepada orang yang dijadikan perantara   tawassul, bertawassul dengan orang yang bukan sholeh tapi tokoh-tokoh   masyarakat yang telah meninggal dunia dan belum tentu beragama Islam, atau   bertawassul dengan kuburan orang-orang terdahulu, meminta-minta ke makam   wali-wali Allah, bukan bertawassul kepada para para ulama dan kekasih Allah.   Itu semua tantangan dakwah kita semua untuk kita luruskan sesuai dengan   konsep tawassul yang dijelaskan dalil-dalil di atas.&lt;br /&gt;  Wallahu a'lam bissowab&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  Penyusun:&lt;br /&gt;  Ustadz Agus Zainal Arifin, Hiroshima&lt;br /&gt;  Ustadz Muhammad Niam, Islamabad&lt;br /&gt;  Ustadz Ulin Niam Masruri, Islamabad&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2966963785653399523-3249042189557963616?l=adruyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adruyan.blogspot.com/feeds/3249042189557963616/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2966963785653399523&amp;postID=3249042189557963616' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/3249042189557963616'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/3249042189557963616'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adruyan.blogspot.com/2010/10/hukum-berdoa-dengan-tawassul.html' title='Hukum Berdo&apos;a dengan Tawassul'/><author><name>aderiyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17356861092027268397</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/Sn2tSGrAcFI/AAAAAAAAAGI/EK8lNTNJPhk/S220/adriyan46.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2966963785653399523.post-7415145658504161276</id><published>2010-10-08T08:25:00.000-07:00</published><updated>2010-10-08T08:27:09.276-07:00</updated><title type='text'>Doa Salat Tahajud</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" align="center" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt; text-align:center;line-height:normal;mso-layout-grid-align:none;text-autospace: none;direction:ltr;unicode-bidi:embed"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-US" style="'font-size:"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="RTL" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt; text-align:justify;line-height:normal;mso-layout-grid-align:none;text-autospace: none"&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="'font-size:18.0pt;font-family:"&gt;اللهم لك الحمد أنت قيوم السموات والأرض ومن فيهن ولك الحمد أنت ملك السموات والأرض ومن فيهن ولك الحمد أنت نور السموات والأرض ومن فيهن ولك الحمد أنت الحق ووعدك الحق ولقاؤك الحق وقولك الحق والجنة حق والنار حق والنبيون حق ومحمد حق والساعة حق اللهم لك أسلمت وبك آمنت وعليك توكلت وإليك أنبت وبك خاصمت وإليك حاكمت فاغفر لي ما قدمت وما أخرت وما أسررت وما أعلنت وما أنت أعلم به مني أنت المقدّم وأنت المؤخر لا إله إلا أنت ولا حول ولا قوة إلا بالله العلي العظيم&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="RTL" style="text-align:justify"&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-size:7.0pt;line-height:115%;mso-ansi-language:IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2966963785653399523-7415145658504161276?l=adruyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adruyan.blogspot.com/feeds/7415145658504161276/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2966963785653399523&amp;postID=7415145658504161276' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/7415145658504161276'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/7415145658504161276'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adruyan.blogspot.com/2010/10/doa-salat-tahajud.html' title='Doa Salat Tahajud'/><author><name>aderiyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17356861092027268397</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/Sn2tSGrAcFI/AAAAAAAAAGI/EK8lNTNJPhk/S220/adriyan46.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2966963785653399523.post-907222909573145162</id><published>2010-10-08T08:23:00.000-07:00</published><updated>2010-10-08T08:24:22.265-07:00</updated><title type='text'>Ijazah gus Anam</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" dir="LTR" style="text-align:left;direction:ltr;unicode-bidi: embed"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="'font-size:14.0pt;line-height:115%;font-family:"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="LTR" style="text-align:left;direction:ltr;unicode-bidi: embed"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="'font-size:14.0pt;line-height:115%;font-family:"&gt;Sanad mbah maemun zubair, gus anam adriyanto:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="LTR" style="text-align:left;direction:ltr;unicode-bidi: embed"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="'font-size:14.0pt;line-height:115%;font-family:"&gt;5 agustus 2010&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="LTR" style="text-align:left;direction:ltr;unicode-bidi: embed"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="'font-size:14.0pt;line-height:115%;font-family:"&gt;Ya lathiif 129 x/ 1000x&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="LTR" style="text-align:left;direction:ltr;unicode-bidi: embed"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="'font-size:14.0pt;line-height:115%;font-family:"&gt;Bisa ditambah ya Allah 66x&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="LTR" style="text-align:left;direction:ltr;unicode-bidi: embed"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="'font-size:14.0pt;line-height:115%;font-family:"&gt;Di tu2p dengan:  Allahu lathiifun bi'ibadihi yarzuqu manyasya u bighoiri hisab&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="LTR" style="text-align:left;direction:ltr;unicode-bidi: embed"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="'font-size:14.0pt;line-height:115%;font-family:"&gt;Ini bagi suami&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="LTR" style="text-align:left;direction:ltr;unicode-bidi: embed"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="'font-size:14.0pt;line-height:115%;font-family:"&gt;Sedangkan bagi istri &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="LTR" style="text-align:left;direction:ltr;unicode-bidi: embed"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="'font-size:14.0pt;line-height:115%;font-family:"&gt;Tiap hari membaca yasin, waqi'ah dan tabarak&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2966963785653399523-907222909573145162?l=adruyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adruyan.blogspot.com/feeds/907222909573145162/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2966963785653399523&amp;postID=907222909573145162' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/907222909573145162'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/907222909573145162'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adruyan.blogspot.com/2010/10/ijazah-gus-anam.html' title='Ijazah gus Anam'/><author><name>aderiyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17356861092027268397</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/Sn2tSGrAcFI/AAAAAAAAAGI/EK8lNTNJPhk/S220/adriyan46.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2966963785653399523.post-54196816611520933</id><published>2010-10-08T08:21:00.000-07:00</published><updated>2010-10-08T08:22:40.010-07:00</updated><title type='text'>Ijazah pak Yazid Fauzan Ciamis</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" dir="LTR" style="text-align:left;direction:ltr;unicode-bidi: embed"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="'font-size:14.0pt;line-height:115%;font-family:"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="LTR" style="text-align:left;direction:ltr;unicode-bidi: embed"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="'font-size:14.0pt;line-height:115%;font-family:"&gt;Ijasah ini jiijazahkan lewat sms pada tanggal 6 juni 2010. Setelah ziarah ke makam Mbah Dalhar watu congol…. Semoga ini adalah salah satu keberkahan dari ziarah mbah dalhar amin. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="LTR" style="text-align:left;direction:ltr;unicode-bidi: embed"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="'font-size:14.0pt;line-height:115%;font-family:"&gt;Ijazah ini karena aku kesulitan dalam menerjemah:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="LTR" style="text-align:left;direction:ltr;unicode-bidi: embed"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="'font-size:14.0pt;line-height:115%;font-family:"&gt;Al-fatihah 313 x&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="LTR" style="text-align:left;direction:ltr;unicode-bidi: embed"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="'font-size:14.0pt;line-height:115%;font-family:"&gt;Al-qodar 100&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;x&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="LTR" style="text-align:left;direction:ltr;unicode-bidi: embed"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="'font-size:14.0pt;line-height:115%;font-family:"&gt;Ayat kursi 41 x&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="LTR" style="text-align:left;direction:ltr;unicode-bidi: embed"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="'font-size:14.0pt;line-height:115%;font-family:"&gt;Salawat 313 x &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="LTR" style="text-align:left;direction:ltr;unicode-bidi: embed"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="'font-size:14.0pt;line-height:115%;font-family:"&gt;Waktu terserah….&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;Tapi sebaiknya malam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2966963785653399523-54196816611520933?l=adruyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adruyan.blogspot.com/feeds/54196816611520933/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2966963785653399523&amp;postID=54196816611520933' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/54196816611520933'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/54196816611520933'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adruyan.blogspot.com/2010/10/ijazah-pak-yazid-fauzan-ciamis.html' title='Ijazah pak Yazid Fauzan Ciamis'/><author><name>aderiyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17356861092027268397</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/Sn2tSGrAcFI/AAAAAAAAAGI/EK8lNTNJPhk/S220/adriyan46.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2966963785653399523.post-6234242041321226000</id><published>2010-10-08T08:11:00.000-07:00</published><updated>2010-10-08T08:20:39.393-07:00</updated><title type='text'>Doa Sebelum Belajar</title><content type='html'>&lt;div align="right"&gt;&lt;span lang="AR-SA" dir="RTL" style="'font-size:18.0pt;"&gt;رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي (25) وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي (26) وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي (27) يَفْقَهُوا قَوْلِي (28) ربّ زدني علما ربّ زدني فهما ربّ زدني عقلا ربّ زدني حكما&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span lang="AR-SA" dir="RTL" style="'font-size:18.0pt;"&gt;Ijazah Kyai Burhani Bantul&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2966963785653399523-6234242041321226000?l=adruyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adruyan.blogspot.com/feeds/6234242041321226000/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2966963785653399523&amp;postID=6234242041321226000' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/6234242041321226000'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/6234242041321226000'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adruyan.blogspot.com/2010/10/doa-sebelum-belajar.html' title='Doa Sebelum Belajar'/><author><name>aderiyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17356861092027268397</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/Sn2tSGrAcFI/AAAAAAAAAGI/EK8lNTNJPhk/S220/adriyan46.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2966963785653399523.post-5621308582115843185</id><published>2010-09-30T09:43:00.000-07:00</published><updated>2010-09-30T09:44:28.712-07:00</updated><title type='text'>Strategi Meningkatkan Kepuasan Pelanggan</title><content type='html'>&lt;a title="kepuasan pelanggan dengan adanya merek" href="http://bisnisukm.com/merek-sejati-bag-1-berfikir-sebagai-sebuah-merek.html" target="_blank"&gt;Kepuasan pelanggan&lt;/a&gt;  yaitu respon atau tanggapan yang diberikan para konsumen setelah  terpenuhinya kebutuhan mereka akan sebuah produk ataupun jasa, sehingga  para konsumen memperoleh rasa nyaman dan senang karena harapannya telah  terpenuhi. Selain itu kepuasan pelanggan juga sering dijadikan sebagai  salah satu tujuan utama dari &lt;a title="menyusun strategi pemasaran untuk usaha kecil" href="http://bisnisukm.com/menyusun-konsep-marketing-untuk-usaha-kecil.html" target="_blank"&gt;strategi pemasaran&lt;/a&gt; bisnis, baik bisnis yang dijalankan dengan memproduksi barang maupun &lt;a title="peluang usaha jasa pemasaran produk" href="http://bisnisukm.com/apa-sih-perbedaan-reseller-dan-affiliate.html" target="_blank"&gt;bisnis jasa&lt;/a&gt;.&lt;span id="more-11666"&gt;&lt;/span&gt; &lt;p&gt;Keberhasilan &lt;a title="pentingkah strategi promosi sebuah produk?" href="http://bisnisukm.com/pentingnya-marketing-mix-dalam-berbisnis.html" target="_blank"&gt;strategi pemasaran&lt;/a&gt;  suatu usaha dapat dicapai jika kepuasan pelanggan telah terpenuhi.  Namun untuk memperoleh kepuasan pelanggan tidaklah mudah, karena tiap  pelanggan memiliki tingkat kepuasan yang berbeda – beda walaupun  membutuhkan produk yang sama. Proses pemenuhan kepuasan pelanggan tidak  hanya membutuhkan produk atau jasa yang berkualitas saja, namun juga  membutuhkan adanya sistem pelayanan yang mendukung. Sehingga para  pelanggan akan merasa senang dengan produk atau jasa yang dibutuhkan,  serta nyaman dengan pelayanan yang diberikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adanya kepuasan pelanggan ternyata juga dapat mempengaruhi omset  penjualan yang dihasilkan. Jika pelanggan merasa puas akan suatu produk  maka permintaan akan meningkat dan omset penjualan pun ikut naik,  sebaliknya jika pelanggan tidak merasa puas maka permintaan akan menurun  begitu juga dengan omset penjualannya.  Hal penting lainnya yang harus  diperhatikan yaitu, pelanggan yang kurang puas dengan suatu produk tidak  akan membeli ataupun menggunakan lagi produk yang kita  tawarkan.  Selain itu pelanggan yang kurang puas juga dapat menceritakan kepada  konsumen lain tentang keburukan produk yang mereka dapatkan, sehingga  dapat menimbulkan citra buruk di kalangan para konsumen. Untuk itu,  berikut kami berikan beberapa &lt;a title="strategi meningkatkan kepuasan pelanggan" href="http://bisnisukm.com/strategi-menin%E2%80%A6asan-pelanggan.html" target="_blank"&gt;&lt;strong&gt;strategi meningkatkan kepuasan pelanggan&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;, agar dapat terhindar dari kemungkinan buruk seperti diatas :&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;Berikan produk yang berkualitas, serta bebas dari kerusakan ataupun  kecacatan saat sampai di tangan pelanggan. Sebaiknya cek terlebih dahulu  kualitas produk atau jasa yang akan diberikan kepada pelanggan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Berikan kualitas pelayanan yang ramah, ketepatan waktu penyampaian,  serta menggunakan sistem yang mudah dipahami para pelanggan. Sehingga  para pelanggan tidak merasa kesulitan dengan pelayanan yang diberikan,  baik pelayanan langsung maupun pelayanan &lt;a title="menggunakan seo untuk optimisasi bisnis online" href="http://bisnisukm.com/bagaimana-seo-mengoptimalkan-bisnis-online.html" target="_blank"&gt;online&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Fokus pada kepentingan atau pencapaian kepuasan pelanggan, sehingga  produk serta pelayanan yang diberikan dapat memenuhi harapan pelanggan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Memperhatikan &lt;a title="strategi penetapan harga" href="http://bisnisukm.com/strategi-penetapan-harga.html" target="_blank"&gt;harga produk&lt;/a&gt;  maupun biaya pelayanan yang sesuai dengan kondisi pasar saat ini, serta  sesuaikan dengan nilai produk atau jasa yang ditawarkkan. Karena  pelanggan akan membandingkan antara biaya yang dikeluarkan dengan  manfaat yang diperoleh dari suatu produk&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Berikan jaminan keamanan dari produk maupun pelayanan yang diberikan, sehingga para &lt;a href="http://bisnisukm.com/wp-content/uploads/2010/08/meningkatkan-kepuasan-pelanggan.jpg"&gt;&lt;img class="alignleft size-medium wp-image-11668" title="meningkatkan kepuasan pelanggan" src="http://bisnisukm.com/wp-content/uploads/2010/08/meningkatkan-kepuasan-pelanggan-250x181.jpg" alt="" width="195" height="141" /&gt;&lt;/a&gt;pelanggan  percaya dengan produk ataupun jasa yang ditawakan dan akan terus  menjadi pelanggan setia perusahaan kita. Misalnya dengan mencantumkan  ijin dari Badan POM bagi produk makanan dan obat.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p&gt;Setelah memiliki beberapa strategi yang dapat digunakan untuk  meningkatkan kepuasan pelanggan, langkah berikutnya Anda dapat mengukur  kepuasan pelanggan Anda dengan beberapa cara sederhana berikut :&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;Menggunakan sistem saran dan kritik dari para pelanggan. Misalnya  dengan menyediakan kotak saran maupun kritik, atau menyediakan layanan  telepon suara konsumen&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dengan mengadakan survey kepuasan pelanggan. Biasanya dilakukan  dengan memberikan kuesioner pada pelanggan yang sedang membeli produk  kita, atau dapat juga melakukan survey dengan melakukan telepon acak  untuk menanyakan pelayanan yang selama ini telah diberikan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dengan mencoba menghubungi kembali pelanggan yang sudah lama tidak  membeli produk kita. Sehingga kita bisa mengetahui penyebab mereka  berhenti berlangganan, apakah karena kecewa dengan produk kita atau  karena ada faktor lain. Sehingga kita dapat mengevaluasi produk serta  pelayanan yang selama ini diberikan.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p&gt;Dengan adanya penilaian kepuasan pelanggan kita dapat mengetahui  kebutuhan yang diinginkan para pelanggan. Yang berpengaruh pula terhadap  omset penjualan produk. Untuk itu berikan pelayanan prima bagi setiap  pelanggan Anda, agar mereka merasa senang dan nyaman dengan produk kita.  Salam sukses.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Info terkait :&lt;br /&gt;- &lt;a title="pentingnya marketing mix dalam berbisnis" href="http://bisnisukm.com/pentingnya-marketing-mix-dalam-berbisnis.html" target="_blank"&gt;Pentingnya merketing mix dalam berbisnis&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a title="tips sukses meningkatkan penjualan via internet" href="http://bisnisukm.com/tips-sukses-meningkatkan-penjualan-via-internet.html" target="_blank"&gt;Tips Sukses Meningkatkan Penjualan Via Internet&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a title="menyusun konsep pemasaran untuk usaha kecil" href="http://bisnisukm.com/menyusun-konsep-marketing-untuk-usaha-kecil.html" target="_blank"&gt;Menyusun Konsep Pemasaran untuk Usaha Kecil&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a title="pentingkah strategi promosi sebuah produk?" href="http://bisnisukm.com/pentingkah-strategi-promosi-sebuah-produk.html" target="_blank"&gt;Pentingkah strategi promosi sebuah produk?&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2966963785653399523-5621308582115843185?l=adruyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adruyan.blogspot.com/feeds/5621308582115843185/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2966963785653399523&amp;postID=5621308582115843185' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/5621308582115843185'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/5621308582115843185'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adruyan.blogspot.com/2010/09/strategi-meningkatkan-kepuasan.html' title='Strategi Meningkatkan Kepuasan Pelanggan'/><author><name>aderiyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17356861092027268397</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/Sn2tSGrAcFI/AAAAAAAAAGI/EK8lNTNJPhk/S220/adriyan46.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2966963785653399523.post-7987715287594800230</id><published>2010-09-30T09:31:00.000-07:00</published><updated>2010-09-30T09:39:43.957-07:00</updated><title type='text'>strategi memilih lokasi usaha.</title><content type='html'>Dalam &lt;a title="strategi pemasaran jasa" href="http://bisnisukm.com/strategi-tepat-pemasaran-jasa.html" target="_blank"&gt;strategi pemasaran&lt;/a&gt;,  adanya pemilihan lokasi usaha yang strategis menjadi salah satu faktor  yang mempengaruhi kesuksesan pemasaran dari sebuah usaha. Semakin  strategis &lt;a title="pemilihan lokasi usaha sesuai marketing mix " href="http://bisnisukm.com/pentingnya-marketing-mix-dalam-berbisnis.html" target="_blank"&gt;lokasi usaha&lt;/a&gt;  yang dipilih, semakin tinggi pula tingkat penjualan dan berpengaruh  terhadap kesuksesan sebuah usaha. Begitu juga sebaliknya, jika lokasi  usaha yang &lt;span id="more-12085"&gt;&lt;/span&gt;dipilih tidak strategis maka penjualan pun juga tidak akan terlalu bagus. &lt;p&gt;Untuk itu sebelum Anda memulai sebuha usaha, pilih terlebih dahulu  tempat usaha yang paling tepat untuk pemasaran usaha Anda. Lakukan riset  dan bandingkan beberapa pilihan tempat sebelum akhirnya Anda menentukan  lokasi yang paling strategis bagi usaha Anda. Berikut beberapa faktor  yang sebaiknya Anda perhatikan, sebagai bahan pertimbangan &lt;a title="strategi memilih lokasi usaha" href="http://bisnisukm.com/strategi-memilih-lokasi-usaha.html" target="_blank"&gt;&lt;strong&gt;strategi memilih lokasi usaha&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1. &lt;strong&gt;Tingkat kepadatan penduduk sekitar lokasi&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Usahakan memilih lokasi usaha yang memiliki kepadatan penduduk cukup  tinggi. Semakin tinggi kepadatan penduduk di suatu lokasi, maka semakin  besar pula &lt;a title="meningkatkan potensi pasar dengan promosi" href="http://bisnisukm.com/pentingkah-strategi-promosi-sebuah-produk.html" target="_blank"&gt;potensi pasar &lt;/a&gt;sebuah  usaha. Coba saja bandingkan pendapatan usaha yang lokasinya di daerah  pedesaan dengan usaha yang berada di daerah perkotaan, omset yang  diperoleh akan sangat jauh berbeda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;2. &lt;strong&gt;Besar pendapatan masyarakat sekitar lokasi&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Besar pendapatan masyarakat yang ada di sekitar lokasi juga mampu  mempengaruhi usaha yang akan Anda bangun. Sebab, tingkat pendapatan  masyarakat juga akan berpengaruh terhadap &lt;a title="strategi meningkatkan daya beli konsumen" href="http://bisnisukm.com/cara-meyakinkan-konsumen.html" target="_blank"&gt;daya beli&lt;/a&gt;  konsumen. Jika Anda ingin menjalankan usaha dengan produk yang harganya  sedikit tinggi, sebaiknya pilih lokasi yang daya belinya cukup tinggi (  misalnya di kota – kota besar ). Sedangkan bila ingin menawarkan produk  dengan harga yang relative murah, tidak akan jadi masalah jika Anda  memilih lokasi usaha yang daya beli masyaratnya kurang untuk. Karena  konsumen di daerah tersebut lebih mementingkan harga murah, dibandingkan  memperhatikan kualitas produk yang dijual.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;3. &lt;strong&gt;Memperhatikan tingkat keramaian lalu lang kendaraan yang lewat&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perhatikan  trafik lalu lalang kendaraan atau pejalan kaki yang lewat, karena hal  ini juga mempengaruhi jenis usaha yang cocok di daeah tersebut. Untuk  daerah yang dilalui pejalan kaki, usaha toko kelontong atau &lt;a title="untung besar dari usaha minuman" href="http://bisnisukm.com/untung-besar-dari-usaha-minuman.html" target="_blank"&gt;usaha minuman&lt;/a&gt; dingin cocok untuk dibangun di daerah tersebut. Sedangkan untuk lokasi yang banyak dilalui kendaraan bermotor, bisa mencoba &lt;a title="membuka bisnis jasa bengkel mobil" href="http://bisnisukm.com/membuka-bisnis-bengkel-mobil.html" target="_blank"&gt;usaha bengkel &lt;/a&gt;yang lebih dibutuhkan. Sesuaikan jenis usaha Anda dengan para konsumen yang lalu lalang di lokasi tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;4. &lt;strong&gt;Banyaknya usaha yang menduukung lokasi tersebut&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Semakin banyak usaha yang ada di sekitar lokasi, maka konsumen yang  datang ke lokasi tersebut juga semakin ramai. Karena di lokasi tersebut  terdapat berbagai macam usaha yang menyediakan produk yang berbeda pula,  sehingga para konsumen lebih tertarik datang ke lokasi yang terdapat  berbagai macam usaha. Misalnya saja lokasi pasar, atau mall yang selalu  ramai pengunjung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;5. &lt;strong&gt;Sesuaikan dana dengan lokasi usaha yang akan dipilih&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Biasanya lokasi usaha yang ada di keramaian seperti mall, atau di  pinggir jalan yang strategis harga sewanya lebih mahal dibandingkan  lokasi usaha yang kurang strategis. Untuk itu sesuaikan dana yang Anda  miliki, dengan lokasi usaha yang di pilih. Jangan memilih lokasi yang  harga sewanya mahal, tetapi ternyata tidak ramai pengunjung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;6. &lt;strong&gt;Pilih lokasi usaha yang tingkat kompetisinya rendah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika di lokasi tersebut sudah banyak usaha yang sejenis dengan usaha  Anda, sebaiknya lokasi ini dihindari. Namun jika Anda yakin karena  posisinya yang sangat strategis, Anda harus siap bersaing dengan  menciptakan inovasi baru yang dapat membedakan usaha Anda dengan usaha  lain yang sejenis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;7. &lt;strong&gt;Perhatikan pula akses menuju lokasi usaha&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Usahakan pilih lokasi yang mudah di akses oleh para konsumen. Jika  memungkinkan, pilih lokasi usaha yang dilalui transportasi umum. Agar  konsumen yang tidak memiliki kendaraan pribadi juga bisa menjangkau  lokasi usaha Anda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;8. &lt;strong&gt;Tingkat keamanan yang mendukung&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lokasi usaha yang aman juga menambah kenyamanan para konsumen. Mereka  tidak akan ragu meninggalkan kendaraan mereka di tempat parkir, dan  bisa meninkmati pelayanan usaha Anda dengan merasa nyaman. Dengan  lingkungan yang aman, Anda bisa mengurangi resiko pencurian maupun  perusakan yang bisa terjadi pada usaha yang ada di lokasi kurang aman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;9. &lt;strong&gt;Dan yang ke-9 adalah, perhatikan kebersihan lokasi usaha&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Konsumen tidak akan mengunjungi sebuah toko, warung ataupun sebuah  outlet yang berada di lingkungan kotor atau kumuh. Mereka akan merasa  ragu untuk membeli produk Anda. Untuk itu jaga kebersihan lingkungan  sekitar Anda, agar konsumen merasa nyaman berkunjung ke lokasi usaha  Anda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Tips &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelum membuka usaha sebaiknya Anda harus mengetahui apakah bangunan  yang disewa atau yang Anda dirikan semua perijinannya sudah beres,  seperti ijin mengenai analisa dampak lingkungan ( AMDAL ), ijin  mendirikan bangunan ( IMB ), serta ijin gangguan ( HO ). Agar tidak  terjadi kejadian tidak terduga, yang akan merugikan usaha yang Anda  jalankan. Banyaknya peristiwa tempat usaha yang dihancurkan hanya karena  tidak memiliki ijin, dapat menjadi pelajaran penting bagi Anda yang  sedang mencari lokasi usaha.  Salam sukses.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2966963785653399523-7987715287594800230?l=adruyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adruyan.blogspot.com/feeds/7987715287594800230/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2966963785653399523&amp;postID=7987715287594800230' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/7987715287594800230'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/7987715287594800230'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adruyan.blogspot.com/2010/09/strategi-memilih-lokasi-usaha.html' title='strategi memilih lokasi usaha.'/><author><name>aderiyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17356861092027268397</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/Sn2tSGrAcFI/AAAAAAAAAGI/EK8lNTNJPhk/S220/adriyan46.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2966963785653399523.post-8662489383753023660</id><published>2010-09-30T03:48:00.000-07:00</published><updated>2010-09-30T03:49:51.884-07:00</updated><title type='text'>मेनुम्बुह्कन Semangat</title><content type='html'>Mungkin pada awalnya memang tidaklah mudah untuk membangun  kepercayaan diri yang mengalami kerapuhan. Namun dari  pengalaman-pengalaman beberapa orang yang telah berusaha membuktikannya  bahwa semangat hidup itu bisa ditumbuhkan. &lt;p&gt;Beberapa hal yang dianggap dapat menumbuhhan semangat hidup, diantaranya dengan cara-cara:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Menyadari kelemahan dan kepercayaan,&lt;/strong&gt; menyadari dan  percaya bahwa kelemahan itu tidak hanya milik sendiri, Jika saja  mengetahunya mungkin orang lain pun banyak yang mengalaminya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span id="more-434"&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;Mengingat kelemahan dan tanggung jawab,&lt;/strong&gt;  sadar akan kelemahan sehingga senantiasa berkeinginan untuk memperbaiki  diri yang berujung pada sebuah tanggung jawab yang harus di jalankan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Berpikir bahwa setiap detik adalah kesempatan&lt;/strong&gt;, kesempatan-kesempatan inilah yang harus dimanfaatkan untuk berusaha.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Mencintai diri sendiri&lt;/strong&gt;, dan tidak membenci kondisi separah apapun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Berpikir positif&lt;/strong&gt;, Ujian dan nikmat dari Tuhan bisa  berupa kejadian yang menyenangkan dan tidak menyenangkan. Setiap  kejadian pasti ada hikmahnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Mensyukuri apapun yang terjadi&lt;/strong&gt;, Masih banyak orang  lain yang mendapat cobaan jauh lebih berat daripada kita, namun tidak  memiliki kesempatan yang sama besar dengan kita. Misalnya, untuk  berusaha.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Membuka diri&lt;/strong&gt;, Bergaul dengan orang lain dan berbagi perasaan bisa membuat beban kita menjadi lebih ringan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Melakukan aktivitas yang disukai&lt;/strong&gt;, Ini tidak saja  dapat mengalihkan perhatian dari kondisi yang dialami, namun sekaligus  menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas hidup.&lt;/p&gt; &lt;strong&gt;Senantiasa mendekatkan diri dengan Yang Maha Kuasa&lt;/strong&gt;, yang terakhir inilah inti dari segala-galanya. Insya Allah&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2966963785653399523-8662489383753023660?l=adruyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adruyan.blogspot.com/feeds/8662489383753023660/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2966963785653399523&amp;postID=8662489383753023660' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/8662489383753023660'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/8662489383753023660'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adruyan.blogspot.com/2010/09/semangat.html' title='मेनुम्बुह्कन Semangat'/><author><name>aderiyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17356861092027268397</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/Sn2tSGrAcFI/AAAAAAAAAGI/EK8lNTNJPhk/S220/adriyan46.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2966963785653399523.post-1810918179856518778</id><published>2010-09-29T00:41:00.000-07:00</published><updated>2010-09-29T00:49:57.758-07:00</updated><title type='text'>Ijazah abah Zainuri</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: right;"&gt;بسم الله الرحمن الرحيم&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;الصلاة والسلام بعداد ما علم الله عليك وعلى الك يا سيّدي يارسول الله أغزّني سريعا بعزّة الله.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Dibaca 11 kali setelah sholat fardhu&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;اللهم صلّ على سيّدنا محمد صلاةً تطمئنُّ بها قلبي وتنفع بها علومي وتقضى بها حوائجي وترفع بها درجتي وتهدي بها قومي وتخلص بها قلبي وتلهمني بها علوم اللدون وتكرم بها بالسعادة والكرامة مع الذرّيّة وتكثر بها أموالي وأصحابي وتلميذي \ تلاميذي وأضيافي وأتباعي&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;اللهم تمام نعمتك وتمام رحمتك وتمامي رضوانك وصلّ وسلّم وبارك عداد ما خلقتَ ورزقتَ وأحييتَ وأمتَّ إلى يومي تحشر فيه الخلائق أجمعين برحمتك ياأرحم الراحمين&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Dibaca tiga kali habis maghrib dan subuh&lt;br /&gt;Ditashih tanggal 16 september 2010&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;اللهم رفيق الأعلى 40 مرة&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;اللهم يسّر ولاتعسّر 40 مرة&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;بعد الصلاة المكتوبات&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2966963785653399523-1810918179856518778?l=adruyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adruyan.blogspot.com/feeds/1810918179856518778/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2966963785653399523&amp;postID=1810918179856518778' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/1810918179856518778'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/1810918179856518778'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adruyan.blogspot.com/2010/09/ijazah-abah-zainuri.html' title='Ijazah abah Zainuri'/><author><name>aderiyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17356861092027268397</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/Sn2tSGrAcFI/AAAAAAAAAGI/EK8lNTNJPhk/S220/adriyan46.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2966963785653399523.post-5610444051734351744</id><published>2010-09-04T08:21:00.000-07:00</published><updated>2010-09-04T08:22:17.186-07:00</updated><title type='text'>Solat iftitah</title><content type='html'>DI KUTIP DARI PESANTREN VIRTUAL  &lt;br /&gt;Ditulis oleh Dewan Asatidz    &lt;br /&gt;Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokaatuh Saya ingin menanyakan seputar "Sholat Iftitah". Di beberapa masjid di Indonesia, sebelum jamaah melaksanakan sholat tarawih, imam mengajak melaksanakan sholat Iftitah, yaitu sholat dua rakaat pendek sebelum pelaksanaan sholat tarawih. Adakah sholat tersebut?&lt;br /&gt;Fulan (Yogyakarta)&lt;br /&gt;Jawab:&lt;br /&gt;Dalam kitab-kitab referensi Islam, baik hadist maupun fiqh tidak ditemukan istilah Sholat Iftitah tersebut. Yang ada doa iftitah, ini sudah dimengerti banyak orang yaitu doa setelah takbiratul Ihram.&lt;br /&gt;Nampaknya penggunaan istilah Sholat Iftitah, merupakan istilah baru alias kreasi sebagian muslim Indonesia. Ini karena tidak ditemukan penggunaan dan pelaksanaan sholat iftitah di beberapa masjid di Indonesia.&lt;br /&gt; Di Saudi Arabia khususnya di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, pelaksanaan sholat Tarawih dilakukan setelah jamaah melaksanakan sholat Isya, lalu sholat sunnah Rawatib Ba'dal Isya, lalu bilal berkumandang "Sholatul Qiyam Atzaabakumullaah" (Dirikanlah Sholat Qiyamullail, semoga kalian diberi pahala Allah). Imam dan bilal di kedua masjid tersebut tidak mengajak melaksanakan Sholat Ifititah. Hal yang menarik untuk diamati, bahwa di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, bilal atau penyeru sholat tidak menggunakan istilah sholat tarawih, namun dengan sebutan sholat Qiyamul Lail. Mereka melaksanakan sholat qiyam tadi sebanyak 20 rakaat plus 3 witir pada tanggal 1 – 20 Ramadhan. Mulai tanggal 21 Ramadhan hingga selesai Ramadhan pelaksanaan sholat Qiyamullail ditambah 10 rakaat, namun tidak secara kontinyu. Setelah 20 rakaat yang dilaksanakan setelah sholat Isya' mereka istirahat. Masuk tengah malam terakhir sekitar pukul 3 malam, kembali didirikan sholat malam 10 rakaat dengan bacaan lebih panjang.&lt;br /&gt;Nampaknya masyarakat Makkah dan Madinah melihat bahwa sholat tarawih adalah identik dengan sholat qiyamullail. Mereka tidak menolak riwayat yang menyebutkan bahwa Rasulullah s.a.w. melaksanakan sholat malam sebanyak 11 rakaat, termasuk witir, itu terlihat bahwa jamaah berhenti dan istirahat sejenak setelah melaksnakan tarawih sebanyak 10 rakaat. Baru kemudian melanjutkan sholat 10 rakaat lagi. Ini menunjukkan bahwa ulama dan masyarakat Saudi mengikuti pendapat masyhur bahwa sholat malam tidak ada batas maksimum rakaatnya. Imam Ibnu Abdul Bar dalam kitab Itidzkar menyebutkan telah terjadi Ijma' (konsensus ulama) bahwa tidak ada batas jumlah dan panjang sholat malam, itu sunnah, orang boleh malaksanakan dengan memperpanjang berdirinya dan memperkecil jumlah rakaatnya, atau memperbanyak jumlah rakaatnya dan memperpendek durasi berdirinya.&lt;br /&gt; Di Pakistan, masyarakat muslim yang mayoritas bermazhab Hanafi juga tidak mengenal istilah sholat iftitah tadi. Mereka melaksanakan sholat tarawih langsung setelah sholat Isya' dan Rawatib. Khusus mulai tanggal 27 Ramadhan hingga akhir Ramadhan mereka memperpanjang sholat tarawih dengan memperpanjang bacaan surat. Untuk 20 rakaat mereka mentargetkan 10 juz, sehingga selama tiga hari sholat tarawih imam dapan menghatamkan al-Quran. Biasanya Sholat tarawih selesai sudah menjelang waktu sahur.&lt;br /&gt; Lantas apa itu sholat Iftitah? Iftitah artinya pembukaan. Mungkin sebutan solat iftitah tadi berdasar pada hadist Aisyah riwayat Muslim:&lt;br /&gt;عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- إِذَا قَامَ مِنَ اللَّيْلِ لِيُصَلِّىَ افْتَتَحَ صَلاَتَهُ بِرَكْعَتَيْنِ خَفِيفَتَيْنِ.&lt;br /&gt;Rasulullah ketika hendak sholat malam, beliau "membuka" sholatnya dengan dua rakaat pendek.&lt;br /&gt; Redaksi hadist tadi menggunakan kata membuka (iftataha), lalu mungkin disebutlah sholat dua rakaat sebelum sholat malam tadi dengan sebutan Sholat Iftitah. Ini dengan asumsi bahwa sholat tarawih adalah sholat Qiyamullail.&lt;br /&gt;Menurut saya, sebaiknya para imam yang melaksanakan dua rakaat pendek tadi, sebelum melaksanakan sholat tarawih, tidak perlu menyebutkan kepada masyarakat dengan sebutan sholat iftitah, apalagi mengumandangkan misalkan "Mari Sholat Iftitiah". Ini dapat membuat masyarakat awam bingung, ada sholat apa lagi neh "Sholat Iftitah", padahal selama ini tidak ada.&lt;br /&gt;Para iman sebaiknya cukup melaksanakan dua rakaat pendek sebelum melaksanakan tarawih  dan tidak perlu bilang itu Sholat Iftitah, agar tidak dikira melaksanakan sholat yang tidak dilakukan Rasulullah s.a.w. Wallahu a'lam bissowab.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Oleh: Muhammad Niam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2966963785653399523-5610444051734351744?l=adruyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adruyan.blogspot.com/feeds/5610444051734351744/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2966963785653399523&amp;postID=5610444051734351744' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/5610444051734351744'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/5610444051734351744'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adruyan.blogspot.com/2010/09/solat-iftitah.html' title='Solat iftitah'/><author><name>aderiyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17356861092027268397</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/Sn2tSGrAcFI/AAAAAAAAAGI/EK8lNTNJPhk/S220/adriyan46.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2966963785653399523.post-2022170584872894107</id><published>2010-09-04T08:13:00.000-07:00</published><updated>2010-09-04T08:24:21.899-07:00</updated><title type='text'>Sholat Kaffarah dan Jum'at Wida'</title><content type='html'>DIKUTIP DARI PESANTRENVIRTUAL.COM  &lt;br /&gt;Ustadz, mau tanya di daerah saya banyak berselebaran tentang sholat kafarah, berikut selebarannya:Shalat kafarah Bersabda Rasulullah SAW : " Barangsiapa selama hidupnya pernah meninggalkan sholat tetapi tak dapat menghitung jumlahnya, maka sholatlah di hari Jum'at terakhir bulan Ramadhan sebanyak 4 rakaat dengan 1x tasyahud (tasyahud akhir saja), tiap rakaat membaca 1 kali Fatihah kemudian surat Al-Qadar 15 X dan surat Al-Kautsar 15 X .&lt;br /&gt;niatnya: " Nawaitu Usholli arba'a raka'atin kafaratan limaa faatanii minash-shalati lillaahi ta'alaa" Sayidina Abu Bakar ra. berkata " Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda, "Sholat tersebut sebagai kafaroh (pengganti) sholat 400 tahun dan menurut Sayidina Ali ra. sholat tersebut sebagai kafaroh 1000 tahun. Maka bertanyalah sahabat : umur manusia itu hanya 60 tahun atau 100 tahun, lalu untuk siapa kelebihannya ?". Rasulullah SAW menjawab, "Untuk kedua orangtuanya, untuk istrinya, untuk anaknya dan untuk sanak familinya serta orang-orang yang didekatnya/ lingkungannya. "&lt;br /&gt;Setelah sholat sehabis salam membaca shalawat Nabi sebanyak 100 kali dengan shalawat apa saja, lalu berdoa dengan doa ini 3 tiga kali, setelah membaca Basmalah, Hamdalah, istighfar, syahadat dan shalawat : Allahumma yaa man laa tan-fa'uka tha'atii wa laa tadhurruka ma'shiyatii taqabbal minnii ma laa yanfa'uka waghfirlii ma laa yadhurruka ya man idzaa wa 'ada wa fii wa idzaa tawa'ada tajaa wa za wa'afaa ighfirli'abdin zhaalama nafsahu wa as'aluka. Allahumma innii a'udzubika min bathril ghinaa wa jahdil faqri ilaahii khalaqtanii wa lam aku syai'an wa razaqtanii wa lam aku syaii'in wartakabtu al-ma'ashii fa-innii muqirun laka bi-dzunuubii. Fa in 'afawta 'annii fala yanqushu min mulkika syai'an wa-in adzdzaabtanii falaa yaziidu fii sulthaanika syay-'an. Ilaahii anta tajidu man tu'adzdzi buhu ghayrii wa-anaa laa ajidu man yarhamanii ghaiyraka aghfirlii maa baynii wa baynaka waghfirlii ma baynii wa bayna khlaqika yaa arhamar rahiimiin wa yaa raja'a sa'iliin wa yaa amaanal khaifiina irhamnii birahmatikaal waasi'aati anta arhamur rahimiin yaa rabbal 'aalaamiin. Allahummaghfir lil mukminiina wal mukminaat wal musliimina wal muslimaat wa tabi' baynana wa baynahum bil khaiyrati rabbighfir warham wa anta khairur-rahimiin wa shallallaahu 'alaa sayidina Muhammadin wa 'alaa alihii wa shahbihi wasallama tasliiman katsiiran amiin. (3 kali) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya; Yaa Allah, yang mana segala ketaatanku tiada artinya bagiMu dan segala perbuatan maksiatku tiada merugikanMu. Terimalah diriku yang tiada artinya bagiMu. Dan ampunilah aku yang mana ampunanMu itu tidak merugikan bagiMu. Ya Allah, bila Engkau berjanji pasti Engkau tepati janjiMu. Dan apabila Engkau mengancam, maka Engkau mau mengampuni ancamanMu. Ampunilah hambaMu ini yang telah menyesatkan diriku sendiri, aku telah Engkau beri kekayaan dan aku mengumpat di saat aku Engkau beri miskin. Wahai Tuhanku Engkau ciptakan aku dan aku tak berarti apapun. Dan Engkau beri aku rizki sekalipun aku tak berarti apa-apa, dan aku lakukan perbuatan semua ma'siat dan aku mengaku padaMu dengan segala dosa-dosaku. Apabila Engkau mengampuniku tidak mengurangi keagunganMu sedikitpun, dan bila Kau siksa aku maka tidak akan menambah kekuasaanMu, wahai Tuhanku, bukankah masih banyak orang yang akan Kau siksa selain aku. Namun bagiku hanyaEnakau yang dapat mengampuniku. Ampunilah dosa-dosaku kepadaMu. Dan ampunilah segala kesalahanku di antara aku dengan hamba-hambaMu. Ya Allah Yang Maha Pemurah dan Maha Pengasih dan tempat pengaduan semua pemohon dan tempat berlindung bagi orang yang takut. Kasihanilah aku dengan pengampunanMu yang luas. Engkau yang Maha Pengasih dan Penyayang dan Engkaulah yang memelihara seluruh alam yang ada. Ampunilah segala dosa-dosa orang mu'min dan mu'minat, muslimin dan muslimat dan satukanlah aku dengan mereka dalam kebaikan. Wahai Tuhanku ampunilah dan kasihilah. Sesungguhnya Engkau Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Washollallahu 'Ala sayyidina Muhammadin wa'ala alihi wasohbihi wasalim tasliiman kasiira. Amin.&lt;br /&gt;Wahidin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab:&lt;br /&gt;Ada beberapa riwayat tentang fadlilah hari Jum'at,  baik yang terakhir bulan Ramadhan, atau tidak,  dan yang ada kaitannya dengan penebusan sholat yang ditinggalkan tetapi menurut imam-imam pakar hadist, kebanyakan hadist maudlu' alias palsu. Hadist maudlu' masuk tingkatan hadist dlaif (lemah) yang paling lemah dan dapat dikatakan palsu, karena diyakini itu buatan orang yang yang kemudian diklaim dari Rasulullah s.a.w. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara riwayat-riwayat tersebut adalah sbb: &lt;br /&gt;1. Hadist riwayat Dzahabi dan kitab Ahadits Mukhtarah:&lt;br /&gt;وبإسناد مظلم عن أحمد بن عبيد الله النهرواني ثنا أبو عاصم ثنا الأوزاعي عن يحيى عن أبي سلمة عن أم سلمة قالت دخل شاب فقال يا رسول الله إني أضعت صلاتي فما حيلتي قال حيلتك بعد ما تبت أن تصلي ليلة الجمعة ثمان ركعات تقرأ في كل ركعة خمسة وعشرين مرة (قل هو الله أحد) فإذا فرغت فقل ألف مرة صلى الله على محمد فإن ذلك كفارة لك ولو تركت صلاة مائتي سنة وكتب لك بكل ركعة عبادة سنة ومدينة في الجنة وبكل آية ألف حوراء وتراني في المنام ن ليلته الحديث وهكذا فليكن الحديث الموضوع ( 8 أ ) وإلا فلا. أحاديث مختارة ج:1 ص:107&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Ummi Salamah: datang seorang pemuda kepada Rasulullah bertanya "Wahai Rasulullah s.a.w. aku telah menelantarkan sholatku, apa yang dapat aku lakukan?". Rasulullah s.a.w. menjawab "Hendaknya kamu sholat pada malam Jumat delapan rakaat, setiap rakaat membaca Qul Huallaahu Ahad sebanyak 25 kali, lalu setelah sholat bacalah Shallallahu Ala Muhammad sebanya 1000 kali, maka itu akan menebus sholat-sholatmu yang kau tinggalkan walaupun dua ratus tahun danAllah akan mencatat setiap rakaatnya seperti ibadah setahun dan menjanjikan sorga, dan setiap ayat seribu bidadari dan akan melihatku dalam mimpi pada malam itu". Dzahabi mengatakan ini hadist maudlu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Kanawi dalam kitab Athaar Marfuuah fil Akhbar al-maudlu'ah meriwayatkan hadist tentang qadla tahunan pada bulan Ramadhan.&lt;br /&gt;حديث من قضى صلوات من الفرائض في أخر جمعة من رمضان كان ذلك جابرا لكل صلاة فائتة من عمره إلى سبعين سنة&lt;br /&gt;"Barang siapa mengqadla sholat-sholat fardlu yang ditinggalkannya pada Jumat terakhir bulan Ramadhan, maka itu menjadi penebus dari sholat-sholat yang ditinggalkannya selama hidupnya hingga 70 tahun"&lt;br /&gt;Kunawi lalu menegaskan: &lt;br /&gt;Ali al-Qari dalam kitab Maudlu'at Shughra dan Kubra mengatakan ini hadist batal secara pasti sebab bertentangan dengan ijma' (konsensus) bahwa satu ibadah tidak akan bisa mengganti ibadah-ibadah lain yang lewat, apalagi sampai bertahun-tahun. Hadist tersebut dirwayatkan oleh pensyarah kitan Nihayah, mereka itu bukan ahli hadist maka meraka juga tidak menyebutkan sanadnya yang lengkap.&lt;br /&gt;Imam Dahlawi mengatakan dalam kitabnya Ujalah Nafi'ah, menyebutkan bahwa hadist qadla tahunan ini bertentangan dengan hukum syariat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.  Imam Shaukani dalam kitab al-Fawaid al-Majmu'ah fil Ahadits al-Maudlu'ah mengatakan: Hadits (artinya) Barangsiapa sholat di Jumat terakhir bulan Ramadhan lima sholat fardlu selama sehari semalam, maka ia telah mengqadla semua sholat yang ditinggalkannya selama setahun, ini maudlu' tidak maragukan lagi. Saya tidak menemukan dalam kitab-kitab hadist maudlu' tapi ini populer di kalangan ulama-ulama kota San'a pada masa ini, maka banyak yang melakukannya. Saya tidak tahu siapa yang pertama kali membuat hadist maudlu' ini, mudah-mudahan Allah memburukkan orang-orang pemalsu hadist.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Dalam kitab Fatawa Syabakah al-Islamiyah, nomor fatwa: 64749 disebutkan redaksi yang sama dengan redaksi selebaran, yaitu:&lt;br /&gt;النية نويت أن أصلي أربع ركعات كفارة لما فاتني، ما صحة هذا، فائدة من المجموعة المباركة في كفارة من فاتته صلاة في عمره عن رسول الله صلى الله عليه وسلم أنه قال: من فاتته صلاة في عمره ولم يحصها، فليقم في آخر جمعة من رمضان ويصلي أربع ركعات بتشهد واحد، يقرأ في كل ركعة فاتحة الكتاب وسورة القدر 15 مرة وسورة الكوثر كذلك، ويقول في النية نويت أن أصلي أربع ركعات كفارة لما فاتني من الصلاة، وقال أبو بكر سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول: هي كفارة أربعمائة سنة، حتى قال علي كرم الله وجهه هي كفارة ألف سنة، قالوا: يا رسول الله، ابن آدم يعيش ستين سنة أو مائة سنة، فلمن تكون الصلاة الزائدة؟ قال: تكون لأبويه وزوجته وأولاده فأقاربه وأهل البلد، فإذا فرغ من الصلاة صلى على النبي صلى الله عليه وسلم مائة مرة بأي صيغة كانت ثم يدعو بهذا الدعاء ثلاث مرات وهو هذا: اللهم يا من لا تنفعك طاعتي ولا تضرك معصيتي، تقبل مني ما لا ينفعك واغفر لي ما لا يضرك يا من إذا أوعد وفى وإذا توعد تجاوز وعفا، أغفر لعبد ظلم نفسه، وأسألك اللهم إني أعوذ بك من بطر الغنى وجهد الفقر إلهي خلقتني ولم أك شيئاً ورزقتني ولم أك شيئاً، وارتكبت المعاصي فإني مقر لك بذنوبي فإن عفوت عني فلا ينقص ما ملك شيئاً وإن عذبتني فلا يزيد في سلطانك شيئاً، إلهي أنت تجد من تعذبه غيري وأنا لا أجد من يرحمني غيرك، اغفر لي ما بيني وبينك واغفر لي ما بيني وبين خلقك يا أرحم الرحمين، ويا رجاء السائلين ويا أمان الخائفين ارحمني برحمتك الواسعة أنت أرحم الراحمين يا رب العالمين، اللهم اغفر للمؤمنين والمؤمنات والمسلمين والمسلمات وتابع بيننا وبينهم بالخيرات، رب اغفر وارحم وأنت خير الراحمين وصلى الله على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه وسلم تسليماً كثيراً آمين. وبالله التوفيق؟&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mayoritas ulama yang mengkaji masalah القضاء العمري atau qadla seumur hidup mengambil kesimpulan bahwa hadist tentang itu palsu karena bertentangan dengan ketentuan syariat mengenai masalah qadla dan tidak diriwayatkan dalam kitab-kitab hadist populer. Indikasi kedua adalah karena hadist tadi mengandung unsur-unsur berlebih-lebihan yang tidak masuk akal. Hadist tersebut juga merangsang orang meninggalkan sholat secara sengaja karena mereka dapat beranggapan dengan melakukan sholat sekali sebanyak 4 rakaat saja dapat menghapus semua dosa meninggalkan sholat.&lt;br /&gt;Al-Dimasyqi dalam kitab al-Manaarul Muniif fis Sahih wal Dlaif menyebutkan bahwa di antara tanda-tanda hadist dlaif, adalah hadist tersebut menyebutkan imbalan pahala yang berlebihan atas amal yang kecil atau menyebutkan siksa yang berlebihan atas kesalahan dan dosa kecil. Kalau kita amati isi hadist yang ada dalam selebaran tersebut, maka termasuk dalam ketegori ini.&lt;br /&gt;Pengkultusan Jumat terakhir bulan Ramadhan ternyata juga didapati pada sebagian besar masyarakat muslim Pakistan. Mereka menyebutnya Jumah Wida' atau Jumat terkhir bulan Ramadhan. Biasanya pada Jumat itu masyarakat berbondong-bondong ke masjid untuk sholat Jumat Wida dan ikut berdoa bersama imam. Masjid-masjid yang biasanya tidak penuh jamaah, maka pada Jumat Wida' dipenuhi oleh jamaah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan&lt;br /&gt;1.    Sholat Kiffarah dan menghususkan Jumat terakhir bulan Ramadhan dengan amalan sholat untuk menebus dosa sholat yang ditiggalkan, tidak ada landasan dalil yang kuat. Semua hadist yang ada sangat lemah atau bahkan maudlu' alias palsu sebagaimana dijelaskan oleh para ulama hadist.&lt;br /&gt;Mayoritas Ulama hadist dan fiqih mengatakan hanya boleh mengamalkan hadist dlaif untuk fadlailul a'mal (keutamaan amal) dengan syarat-syarat dan ketentuan sbb:&lt;br /&gt;•    Hadist tersebut tidak sangat lemah.&lt;br /&gt;•    Isi hadist tersebut mengacu kepada ketentuan agama yang ada. Misalnya ada hadist dlaif tentang keutamaan sholat malam, ini diterima karena banyak dalil menyebutkan sholat  malam. Hadist Jumat terakhir bulan Ramadhan tidak mempunyai landasan pendukung dari ibadah lainnya.&lt;br /&gt;•    Tidak boleh meyakini bahwa itu hadist benar-benar dari Rasulullah, tapi cukup demi alasan hati-hati. Artinya berpandangan bahwa jangan-jangan itu memang benar dari Rasulullah s.a.w. (Taisir Mustolah Hadist: Ibnu Solah: 34).&lt;br /&gt;Hadist sholat kaffarah sangat lemah dan bahkan palsu, sehingga masuk kategori yang tidak boleh diamalkan.&lt;br /&gt;2.    Lebih baik melaksanakan sholat-sholat sunnah yang jelas kuat dalilnya pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan, seperti melaksanakan sholat tasbih, sholat taubah atau sholat qiyamullail. Pahala dari sholat-sholat tersebut lebih terjamin dengan riwayat-riwayat yang kuat dan sahih.&lt;br /&gt;3.    Adapun redaksi doa yang disebutkan dalam hadist tersebut, arti dan maknanya bagus maka boleh digunakan untuk berdoa kapan saja waktunya, tidak khusus untuk Jumat terakhir bulan Ramadhan.&lt;br /&gt;4.    Mereka yang pernah meninggalkan sholat atau mempunyai hutang sholat, tidak gugur tanggungannya dengan melaksanakan sholat kiffarah. Sesuai yang disebutkan dalam kitab-kitab fiqih, mereka harus mengqadla sholat yang ditinggalkan sesuai jumlahnya. Kalau tidak ingat jumlahnya, maka ia wajib meng-qadla sholat yang ditinggalkan sampai taraf mendekati yakin jumlahnya.&lt;br /&gt;Demikian wallahu a'lam bissowab.&lt;br /&gt;Muhammad Niam&lt;br /&gt;*dari berbagai refrensi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2966963785653399523-2022170584872894107?l=adruyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adruyan.blogspot.com/feeds/2022170584872894107/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2966963785653399523&amp;postID=2022170584872894107' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/2022170584872894107'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/2022170584872894107'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adruyan.blogspot.com/2010/09/sholat-kaffarah-dan-jumat-wida.html' title='Sholat Kaffarah dan Jum&apos;at Wida&apos;'/><author><name>aderiyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17356861092027268397</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/Sn2tSGrAcFI/AAAAAAAAAGI/EK8lNTNJPhk/S220/adriyan46.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2966963785653399523.post-5664436499795098796</id><published>2010-09-02T08:13:00.000-07:00</published><updated>2010-09-02T08:19:07.408-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>1.1. Sejarah Singkat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kangkung tergolong sayur yang sangat populer, karena banyak peminatnya. Kangkung disebut juga Swamp cabbage, Water convovulus, Water spinach. Berasal dari India yang kemudian menyebar ke Malaysia, Burma, Indonesia, China Selatan Australia dan bagian negara Afrika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.2. Sentra Penanaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kangkung banyak ditanam di Pulau Jawa khususnya di Jawa Barat, juga di Irian Jaya di Kecamatan Muting Kabupaten Merauke kangkung merupakan lumbung hidup sehari-hari. Di Kecamatan Darussalam Kabupaten Aceh Besar tanaman kangkung darat banyak ditanam penduduk untuk konsumsi keluarga maupun untuk dijual ke pasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.3. Jenis Tanaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kangkung termasuk suku Convolvulaceae (keluarga kangkung-kangkungan). Kedudukan tanaman kangkung dalam sistematika tumbuh-tumbuhan diklasifikasikan ke dalam:&lt;br /&gt;a) Divisio : Spermatophyta&lt;br /&gt;b) Sub-divisio : Angiospermae&lt;br /&gt;c) Kelas : Dicotyledonae&lt;br /&gt;d) Famili : Convolvulaceae&lt;br /&gt;e) Genus : Ipomoea&lt;br /&gt;f) Species : Ipomoea reptans&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kangkung merupakan tanaman yang tumbuh cepat yang memberikan hasil dalam waktu 4-6 minggu sejak dari benih. Kangkung yang dikenal dengan nama Latin Ipomoea reptans terdiri dari 2 (dua) varietas, yaitu Kangkung Darat yang disebut Kangkung Cina dan Kangkung Air yang tumbuh secara alami di sawah, rawa atau parit-parit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbedaan antara kangkung darat dan kangkung air:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warna bunga.&lt;br /&gt;Kangkung air berbunga putih kemerah-merahan, sedangkan kangkung darat bunga putih bersih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentuk daun dan batang.&lt;br /&gt;Kangkung air berbatang dan berdaun lebih besar dari pada kangkung darat. Warna batang berbeda. Kangkung air berbatang hijau, sedangkan kangkung darat putih kehijau-hijauan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebiasaan berbiji.&lt;br /&gt;Kangkung darat lebih banyak berbiji dari pada kangkung air. Itu sebabnya kangkung darat diperbanyak lewat biji, sedangkan kangkung air dengan stek pucuk batang.&lt;br /&gt;1.4. Manfaat Tanaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian tanaman kangkung yang paling penting adalah batang muda dan pucuk-pucuknya sebagai bahan sayur-mayur. Kangkung selain rasanya enak juga memiliki kandungan gizi cukup tinggi, mengandung vitamin A, B dan vitamin C serta bahan-bahan mineral terutama zat besi yang berguna bagi pertumbuhan badan dan kesehatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping itu hewan juga menyukai kangkung bila dicampur dalam makanan ayam, itik, sapi, kelinci dan babi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pakar kesehatan Filipina: Herminia de Guzman Ladion memasukkan kangkung dalam kelompok "Tanaman Penyembuh Ajaib", sebab berkhasiat untuk penyembuh penyakit "sembelit" juga sebagai obat yang sedang "diet". Selain itu, akar kangkung berguna untuk obat penyakit "wasir"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;II. SYARAT PERTUMBUHAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.1. Iklim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik sepanjang tahun. Kangkung darat dapat tumbuh pada daerah yang beriklim panas dan beriklim dingin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah curah hujan yang baik untuk pertumbuhan tanaman ini berkisar antara 500-5000 mm/tahun. Pada musim hujan tanaman kangkung pertumbuhannya sangat cepat dan subur, asalkan di sekelilingnya tidak tumbuh rumput liar. Dengan demikian, kangkung pada umumnya kuat menghadapi rumput liar, sehingga kangkung dapat tumbuh di padang rumput, kebun/ladang yang agak rimbun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanaman kangkung membutuhkan lahan yang terbuka atau mendapat sinar matahari yang cukup. Di tempat yang terlindung (ternaungi) tanaman kangkung akan tumbuh memanjang (tinggi) tetapi kurus-kurus. Kangkung sangat kuat menghadapi panas terik dan kemarau yang panjang. Apabila ditanam di tempat yang agak terlindung, maka kualitas daun bagus dan lemas sehingga disukai konsumen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suhu udara dipengaruhi oleh ketinggian tempat, setiap naik 100 m tinggi tempat, maka temperatur udara turun 1 derajat C. Apabila kangkung ditanam di tempat yang terlalu panas, maka batang dan daunnya menjadi agak keras, sehingga tidak disukai konsumen.&lt;br /&gt;2.2. Media Tanam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kangkung darat menghendaki tanah yang subur, gembur banyak mengandung bahan organik dan tidak dipengaruhi keasaman tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanaman kangkung darat tidak menghendaki tanah yang tergenang, karena akar akan mudah membusuk. Sedangkan kangkung air membutuhkan tanah yang selalu tergenang air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanaman kangkung membutuhkan tanah datar bagi pertumbuhannya, sebab tanah yang memiliki kelerengan tinggi tidak dapat mempertahankan kandungan air secara baik.&lt;br /&gt;2.3. Ketinggian Tempat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kangkung dapat tumbuh dan berproduksi dengan baik di dataran rendah sampai dataran tinggi (pegunungan) ± 2000 meter dpl. Baik kangkung darat maupun kangkung air, kedua varietas tersebut dapat tumbuh di mana saja, baik di dataran rendah maupun di dataran tinggi. Hasilnya akan tetap sama asal jangan dicampur aduk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;III. PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.1. Pembibitan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.1.1. Persyaratan Bibit Kangkung Darat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pemilihan bibit harus disesuaikan dengan lahan (air atau darat). Karena kalau kangkung darat ditanam di lahan untuk kangkung air produksinya kurang baik, warna daun menguning, bentuk kecil dan cepat membusuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bibit kangkung sebaiknya berasal dari kangkung muda, berukuran 20 -30 cm. Pemilihan bibit harus memperhatikan hal-hal seperti berikut, batang besar, tua, daun besar dan bagus. Penanamannya dengan cara stek batang, kemudian ditancapkan di tanah. Sedangkan biji untuk bibit harus diambil dari tanaman tua dan dipilih yang kering serta berkualitas baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.1.2. Penyiapan Benih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a) Benih kangkung yang akan ditanam adalah stek muda, berukuran 20-30 cm, dengan jarak tanam 1,5 x 15 cm.&lt;br /&gt;b) Untuk benih dari biji kangkung diambil dari tanaman yang tua.&lt;br /&gt;c) Benih yang diperlukan untuk seluas 10 m2 atau 2 bedengan ± 300 gram, jika tiap lubang diisi 2-3 butir biji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.1.3. Teknik Penyemaian Benih&lt;br /&gt;Biji dengan ukuran diameter 3 mm, disebar dalam baris-baris berjarak 15 cm dengan jarak kira-kira 5 cm antara masing-masing biji. Kultivar yang berbiji dapat tahan tanah lembab dan tumbuh baik dalam musim hujan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.1.4. Pemeliharaan Pembenihan/Penyemaian&lt;br /&gt;Agar diperoleh hasil panen yang baik, dalam pemeliharaan pembenihan kangkung diperlukan penyiraman teratur dan kerap pada cuaca kering.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.2. Pengolahan Media Tanam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.2.1. Persiapan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kangkung air membutuhkan tempat-tempat yang ada genangan air. Bertanam kangkung memerlukan tanah yang diberi pupuk kompos, kemudian dibuatkan petak-petak/bedengan seperti tanaman sayuran lain. Tentang panjang bedengan, tergantung kondisi lahan. Kemudian siapkan tugal dan tancapkan di atas bedengan dengan jarak 20 x 20 cm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.2.2. Pembukaan Lahan&lt;br /&gt;Tiga minggu sebelum melakukan penanaman kangkung, sebaiknya tanah diolah terlebih dahulu. Kemudian tanah dicampur dengan pupuk kompos atau pupuk kandang sebanyak 10 ton per hektar, diberi air dengan ketinggian 5 cm, dibiarkan tergenang air dan diberi urea 1 kuintal per hektar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.2.3. Pembentukan Bedengan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembentukan bedengan untuk tanaman kangkung dapat dilakukan dengan ukuran lebar 0,8-1,2 m, panjang 3-5 m, dalam ± 15-20 cm dan jarak antar bedeng 50 cm dengan membuat selokan. Ukuran tersebut dapat disesuaikan, tergantung keadaan lahan yang tersedia. Bedengan dibuat untuk kelancaran pemasukan dan pembuangan air yang berlebih serta untuk memudahkan pemeliharaan dan kegiatan lain. Ada pula yang membuat bedengan dengan ukuran panjang kali lebar: 2x1 m dengan kedalaman drainase 30x30 cm.&lt;br /&gt;3.2.4. Pemupukan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemupukan bagi tanaman kangkung terdiri dari pupuk dasar yaitu pupuk Organik padat KASCING, yang diberikan seminggu sebelum tanam (setelah selesai pembuatan bedengan) baik dikocorkan atau ditabur.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Seminggu setelah tanam   diberikan pupuk dengan Campuran Kascing, Biofarm Cair dan urea, cara pembuatanya Sebagai berikut :&lt;br /&gt;Larutkan Kascing 5 kg kedalam ember dan tambahkan air sebanyak 30 liter&lt;br /&gt;Masukan 20 tutup biofarm campurkan aduk sampai rata&lt;br /&gt;masukan urea kedalam larutan sebanyak 1/2 kg aduk hingga rata&lt;br /&gt;Diamkan selama 12 jam&lt;br /&gt;Kocorkan larutan tersebut kedalam tanah disekitar perkaran kangkung &lt;br /&gt;Dua minggu setelah tanam . semprotkan Power supertonik dan Hormon , bertujuan supaya daun lebih kelihatan segar , batang keras, dan anakan menjadi lebih banyak. Aplikasi ini sebaiknya dilakukan sore hari supaya mendapatkan hasil maksimal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlakuan Kocoran &amp; penyemprotan dilakukan selang seling, setiap tujuh hari sekali.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.3. Teknik Penanaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.3.1. Penentuan Pola Tanam&lt;br /&gt;Penentuan pola tanam dapat disesuaikan dengan luas lahan yang akan ditanami. Apabila bedengan dibuat dengan ukuran 2x1 m, maka bila jarak tanamnya ditentukan 20x20 cm, maka dalam satu bedengan terdapat sebanyak 50 lubang atau 50 rumpun kangkung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.3.2. Pembuatan Lubang Tanam&lt;br /&gt;Pembuatan lubang tanam dapat dilakukan dengan cara ditugal, yang berjarak 20x20 cm, sedalam ± 5 cm. Setiap bedengan dapat ditentukan jumlah lubangnya (tergantung ukuran bedengan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.3.3. Cara Penanaman&lt;br /&gt;Penanaman kangkung darat dilakukan pada sore hari yaitu jam 16.00 sampai 18.00. Hal ini bertujuan agar benih setelah ditanam tidak langsung mendapat udara kering sehingga benih cepat berkecambah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.4. Pemeliharaan Tanaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.4.1. Penjarangan dan Penyulaman&lt;br /&gt;Bila tanaman kangkung terlalu lebat/sangat berdesakan dalam satu rumpun maka diperlukan penjarangan. Apabila tanaman banyak yang mati, maka segera dilakukan penyulaman (diganti dengan bibit yang baru yang telah disiapkan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.4.2. Penyiangan&lt;br /&gt;Penyiangan dilakukan bila terdapat rumput liar (tanaman pengganggu). Penyiangan dilakukan setiap 2 minggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.4.3. Pembubunan&lt;br /&gt;Pembumbunan dilakukan untuk mendekatkan unsur hara bagi tanaman kangkung sehingga dapat mempermudah akar tanaman untuk mentransfernya. Pembumbunan dilakukan pada saat tanaman berumur 2 minggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.4.4. Perempalan&lt;br /&gt;Bagi tanaman kangkung sebagai penghasil daun dan batang, perempalan tidak dibutuhkan, sebab perempalan adalah penyortiran dan pengambilan tunas-tunas muda yang tidak berguna, yang akan menghambat pertumbuhan tanaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.4.6. Pengairan dan Penyiraman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama tidak ada hujan, perlu dilakukan penyiraman. Penyiraman gunanya untuk mencegah tanaman kangkung terhadap kekeringan. Penyiraman dilakukan dua kali sehari yaitu pagi (jam 07.00) dan sore (jam 17.00). Penyiraman dilakukan dengan gembor penyiram. Tanaman kangkung membutuhkan banyak air dalam pertumbuhannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.4.7. Waktu Penyemprotan Pestisida&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanaman kangkung darat yang terkena ulat berwarna putih yang berada pada helai daun sebelah bawah sehingga menyebabkan warna daun menjadi kuning. Untuk penanggulangannya disemprotkan Baysudin dengan dosis 2 cc per liter air, yang disemprotkan sore hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memberantas ulat daun yang sering menyerang tanaman kangkung, digunakan Insektisida dengan bahan aktif  yang ringan, dengan dosis sebesar 2 cc per liter air dan disemprotkan pada tanaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serangga pemakan daun dikendalikan dengan penyemprotan strategis senyawa organofosfat jauh sebelum pemanenan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.4.8. Pemeliharaan Lain&lt;br /&gt;Agar pertumbuhan subur, sebaiknya seminggu setelah atau sebelum panen, tanaman dipupuk urea kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.5. Hama dan Penyakit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.5.1. Hama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hama yang banyak menyerang tanaman kangkung umumnya relatif tidak ganas, antara lain: belalang dan ulat daun. Pengendalian: untuk mencegah terjadi over populasi, semprotkan Sevin atau sejenisnya. Untuk memberantas ulat daun ini digunakan Insektisida Diazinon 60 EC, dengan dosis sebesar 2 cc per liter air dan disemprotkan pada tanaman. Pada waktu membasmi hama, sebaiknya lahan dikeringkan terlebih dahulu selama 4-5 hari. Kemudian diairi kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.5.2. Penyakit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanaman kangkung tahan terhadap penyakit dan hanya memerlukan sedikit perlindungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit jamur yang lazim menyerang tanaman kangkung adalah karat putih (Albugo Ipomoea panduratae). Penyakit ini peka terhadap Dithane M-45 atau Benlate, tetapi bila benih diperlakukan dengan penyiraman dan higiene umumnya baik, penyakit tidak menjadi masalah. Serangga pemakan daun dikendalikan dengan penyemprotan strategis senyawa organofosfat jauh sebelum pemanenan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.6. Panen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.6.1. Ciri dan Umur Panen&lt;br /&gt;Panen pertama sudah bisa dilakukan pada hari ke 12. Saat ini kangkung sudah tumbuh dengan panjang batang kira-kira 20-25 cm. Ada pula yang mulai memangkas sesudah berumur 1,5 bulan dari saat penanaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.6.2. Cara Panen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara pemanenan kangkung air hampir sama dengan kangkung darat. Cara memanen, pangkas batangnya dengan menyisakan sekitar 2-5 cm di atas permukaan tanah atau meninggalkan 2-3 buku tua. Panen dilakukan pada sore hari. Panenan dilakukan dengan cara memotong kangkung yang siap panen dengan ciri batang besar dan berdaun lebar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan menggunakan alat pemotong. Pemungutan hasil kangkung darat dapat pula dilakukan dengan cara mencabutnya sampai akar, kemudian dicuci dalam air. Panen kangkung darat dilakukan pada umur 27 hari. Selama panen, lahan penanaman harus tetap basah tapi tidak berair (lembab).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.6.3. Periode Panen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panen dilakukan 2-3 minggu sekali. Setiap kali habis panen, biasanya akan terbentuk cabang-cabang baru. Setelah 5 kali panen atau 10-11 kali panen maka produksi kangkung akan menurun baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Jika sudah terlihat berbunga, sisakan ± 2 m2 untuk dikembangkan terus menjadi biji yang kira-kira memakan waktu 40 hari sampai dapat dikeringkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.6.4. Prakiraan Produksi&lt;br /&gt;Pertanaman kangkung secara komersial menghasilkan sekitar 15 ton/ha sepanjang beberapa panenan berturut-turut atau sekitar 160 kg/tahun/10 m2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.7. Pascapanen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.7.1. Pengumpulan&lt;br /&gt;Kangkung yang baru dipanen dikumpulkan dan kemudian disatukan sebanyak 15-20 batang kangkung dalam satu ikatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.7.2 Penyimpanan&lt;br /&gt;Dalam penyimpanan (sebelum dipasarkan), agar tidak cepat layu, kangkung yang telah diikat celupkan dalam air tawar bersih dan tiriskan dengan menggunakan anjang-anjang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2966963785653399523-5664436499795098796?l=adruyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adruyan.blogspot.com/feeds/5664436499795098796/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2966963785653399523&amp;postID=5664436499795098796' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/5664436499795098796'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/5664436499795098796'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adruyan.blogspot.com/2010/09/1.html' title=''/><author><name>aderiyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17356861092027268397</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/Sn2tSGrAcFI/AAAAAAAAAGI/EK8lNTNJPhk/S220/adriyan46.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2966963785653399523.post-1342671085868234288</id><published>2010-09-02T08:03:00.000-07:00</published><updated>2010-09-02T08:05:53.113-07:00</updated><title type='text'>Serep Mie kangkung</title><content type='html'>Bahan:&lt;br /&gt;300 g mi telur basah, siram air mendidih, tiriskan&lt;br /&gt;100 g daun kangkung yang sudha bersih&lt;br /&gt;12 butir telur puyuh, rebus, kupas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuah:&lt;br /&gt;2 sdm minyak sayur&lt;br /&gt;1 batang daun bawang, potong kasar&lt;br /&gt;150 g daging ayam rebus, potong kasar&lt;br /&gt;1250 ml kaldu ayam&lt;br /&gt;2 sdm kecap asin&lt;br /&gt;2 sdm kecap manis&lt;br /&gt;1 sdt minyak wijen&lt;br /&gt;11/2 sdm tepung kanji&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Haluskan:&lt;br /&gt;50 g udang kering/ebi, rendam air panas hingga lunak, tiriskan&lt;br /&gt;6 butir bawang merah&lt;br /&gt;4 siung bawang putih&lt;br /&gt;1 sdt merica butiran&lt;br /&gt;1 sdt garam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara membuat:&lt;br /&gt;# Kuah: Panaskan minyak, tumis bumbu halus dan daun bawang hingga layu dan harum.&lt;br /&gt;# Masukkan potongan daging ayam, aduk rata. Angkat.&lt;br /&gt;# Masukkan ke dalam panci, beri kaldu ayam dan bumbu lainnya. Masak hingga mendidih.&lt;br /&gt;# Tambahkan telur puyuh dan tuangi larutan kanji. Masak hingga kental dan mendidih kembali.&lt;br /&gt;# Masukkan daun kangkung, aduk hingga layu. Angkat.&lt;br /&gt;# Taruh mi dalam mangkuk-mangkuk saji. Siram dengan kuah panas berikut isinya.&lt;br /&gt;# Sajikan hangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk 4 orang&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2966963785653399523-1342671085868234288?l=adruyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adruyan.blogspot.com/feeds/1342671085868234288/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2966963785653399523&amp;postID=1342671085868234288' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/1342671085868234288'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/1342671085868234288'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adruyan.blogspot.com/2010/09/serep-mie-kangkung.html' title='Serep Mie kangkung'/><author><name>aderiyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17356861092027268397</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/Sn2tSGrAcFI/AAAAAAAAAGI/EK8lNTNJPhk/S220/adriyan46.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2966963785653399523.post-544134657918808505</id><published>2010-08-08T01:12:00.000-07:00</published><updated>2010-08-08T01:13:25.386-07:00</updated><title type='text'>10 Sikap Pria yang Disukai Wanita</title><content type='html'>1. KOMUNIKATIF&lt;br /&gt;Menurut hasil riset, wanita memerlukan waktu lebih banyak untuk bicara dan diajak bicara dibandingkan pria. Wanita menyukai pria yang komunikatif dan selalu punya bahan pembicaraan yang menarik. Pria humoris tentu saja punya nilai plus di mata wanita.&lt;br /&gt;2. PERHATIAN&lt;br /&gt;Wanita menyukai pria yang penuh perhatian. Perhatian yang wajar dan tulus bisa membuat wanita merasa dihargai dan disayangi. Bila disampaikan pada saat yang tepat, perhatian yang kecil pun bisa meninggalkan kesan yang manis dan tak terlupakan.&lt;br /&gt;3. PENGERTIAN&lt;br /&gt;Pria yang penuh pengertian tidak suka memberi ceramah panjang lebar, memasang wajah cemberut atau marah besar untuk mengubah kebiasaan buruk kekasihnya. Ia selalu siap memaafkan kesalahannya, berusaha mentolerir kelemahannya, berupaya memenuhi keinginannya, mencoba melihat dari sudut pandangnya, dsb. &lt;br /&gt;4. TEGAS&lt;br /&gt;Wanita memerlukan seorang pendamping yang bisa bersikap tegas dan bisa mengambil keputusan. Misalnya, ketika bingung untuk memilih, wanita memerlukan Anda untuk membantunya mengambil keputusan. Laki-laki yang plintat-plintut, ragu-ragu dan susah mengambil keputusan biasanya kurang dihargai.&lt;br /&gt;5. TEGAR&lt;br /&gt;Wanita mengagumi pria yang bersikap tegar dan berjiwa besar. Ketegaran tidak tampak ketika segala sesuatu berjalan lancar. Justru ia diuji ketika ada masalah, ketika hubungan terancam putus, ketika terjadi PHK, dsb. Pria yang mudah menyerah, putus asa dan frustasi tidak menarik bagi seorang wanita. Bagaimana mungkin aku akan berlindung pada seorang bayi yang rapuh!&lt;br /&gt;6. MENGHORMATI WANITA&lt;br /&gt;Wanita akan menghormati pria yang menghormatinya. Kapan wanita merasa dihormati? Ketika dia dibukakan pintu dan dipersilahkan masuk duluan, ketika beban yang diangkatnya diambil alih, ketika dia tidak dibiarkan menunggu terlalu lama, ketika dia dipuji di depan orang lain, ketika hasil karyanya dihargai, dsb.&lt;br /&gt;7. MELINDUNGI WANITA&lt;br /&gt;Meskipun suka dilindungi, namun wanita tidak menyukai perlindungan yang over dan kaku. Wanita tidak merasa dilindungi bila kemana-mana selalu dikawal, diawasi atau dimonitor meskipun dengan dalih demi keselamatanmu. Wanita juga tidak suka diatur dan dilarang meskipun dengan alasan demi kebaikanmu. Wanita menghargai perlindungan yang lembut. Misalnya, berjalan atau menyeberang pada posisi aman, ditemani ketika dia merasa ketakutan, diantar ke dokter ketika dia sakit, dsb.&lt;br /&gt;8. MENGHARGAI WANITA&lt;br /&gt;Wanita ingin dihargai dan diperlukan oleh kekasihnya. Dia tidak suka pria yang berkesan tidak terlalu menghargainya. Kapan dia merasa dihargai? Ketika dari luar kota Anda meneleponnya dan bilang Aku merindukanmu, ketika Anda meminta pendapatnya, ketika Anda tidak menyembunyikan sesuatu dengan alasan itu urusan laki-laki, dsb.&lt;br /&gt;9. SIMPATIK&lt;br /&gt;Pria yang simpatik tidak hanya bersikap baik kepada kekasihnya, tapi juga kepada keluarga kekasihnya, kepada teman-temannya dan kepada orang lain. Dengan demikian dia membuktikan bahwa kebaikannya bukan sandiwara, tapi benar-benar kebiasaan dan sifatnya.&lt;br /&gt;10. ROMANTIS&lt;br /&gt;Pria yang romantis biasanya bersikap manis, memperlakukan kekasihnya dengan lembut, memanggilnya dengan sebutan yang romantis, memberi bunga pada hari-hari spesial, dsb. Meski tidak setampan Kevin Costner, setiap pria perlu belajar untuk bersikap romantis. Mengapa? Karena pria yang romantis adalah pria idaman wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Diambil dari 10 Jurus Dewa Cinta)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2966963785653399523-544134657918808505?l=adruyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adruyan.blogspot.com/feeds/544134657918808505/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2966963785653399523&amp;postID=544134657918808505' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/544134657918808505'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/544134657918808505'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adruyan.blogspot.com/2010/08/10-sikap-pria-yang-disukai-wanita.html' title='10 Sikap Pria yang Disukai Wanita'/><author><name>aderiyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17356861092027268397</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/Sn2tSGrAcFI/AAAAAAAAAGI/EK8lNTNJPhk/S220/adriyan46.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2966963785653399523.post-6551292415815460047</id><published>2010-08-08T00:34:00.000-07:00</published><updated>2010-08-08T00:48:28.908-07:00</updated><title type='text'>wasiat Syehkhinal Karim Ahmad Zabidi Marzuqi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/TF5hN525eKI/AAAAAAAAAIY/d9cG4kyStNo/s1600/Image0760.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/TF5hN525eKI/AAAAAAAAAIY/d9cG4kyStNo/s320/Image0760.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5502942686190598306" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bahaya maksiat: menambah kebodohan, sulit untuk menjalankan qiyamulllail, terhalang dari rezeki yang semestinya bagian kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebaliknya,&lt;br /&gt;orang yang bertakwa akan bertambah ilmunya, atau yang biasa disebut ilmu laduni, mudah untuk menjalankan shalat malam, dimudahkan rezekinya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2966963785653399523-6551292415815460047?l=adruyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adruyan.blogspot.com/feeds/6551292415815460047/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2966963785653399523&amp;postID=6551292415815460047' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/6551292415815460047'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/6551292415815460047'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adruyan.blogspot.com/2010/08/wasiat-syehkhinal-karim-ahmad-zabidi.html' title='wasiat Syehkhinal Karim Ahmad Zabidi Marzuqi'/><author><name>aderiyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17356861092027268397</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/Sn2tSGrAcFI/AAAAAAAAAGI/EK8lNTNJPhk/S220/adriyan46.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/TF5hN525eKI/AAAAAAAAAIY/d9cG4kyStNo/s72-c/Image0760.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2966963785653399523.post-8899819025804874755</id><published>2010-08-08T00:10:00.000-07:00</published><updated>2010-08-08T00:17:16.342-07:00</updated><title type='text'>Manfaat Berpikir Positif</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/TF5Y3gmcm_I/AAAAAAAAAIQ/zJ7z6p7sxlA/s1600/27430_100000000305832_1793_n.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/TF5Y3gmcm_I/AAAAAAAAAIQ/zJ7z6p7sxlA/s320/27430_100000000305832_1793_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5502933505360567282" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sudah tidak diragukan lagi bahwa hanya dengan berpikir positif badan kita menjadi sehat, tidak sakit-sakitan, atau bahkan sukses dalam bisnis. Memang dengan berpikir positif urat-urat saraf kita menjadi tidak tegang, sehingga pikiran menjadi jernih, mudah memutuskan hal-hal yang penting. Selain berpikir positif, senyum juga sangat besar pengaruhnya terhadap diri kita. Saya sering menganjurkan teman-teman meluangkan waktunya untuk tersenyum.&lt;br /&gt;Orang yang sedih bisa gembira dengan senyum. Orang marah akan reda jika bisa tersenyum. Jika tidak bisa tersenyum, dipaksakan untuk tersenyum dengan cara menarik ujung bibir seperti orang yang sedang tersenyum. Dengan cara tersebut sudah terbukti mengendorkan urat saraf yang tegang.&lt;br /&gt;Dalam buku The Secret juga diungkapkan bahwa pikiran positif menjadi dasar utama dalam mencapai kesuksesan. Bahkan orang yang sakit pun akan sembuh hanya dengan berpikir positif. Tetapi mudahkah kita untuk berpikir positif?&lt;br /&gt;Pertanyaan tersebut tentu jawabannya akan berbeda-beda tergantung siapa yang menjawab. Ketika saya belum mengenal seseorang, saya akan mudah untuk berpikir positif, tetapi ketika saya sudah mengenal sampai kulit-kulitnya, agak susah untuk berpikir positif. Contohnya ketika salah seorang teman mempunyai kebiasaan suka membuang sampah sembarangan, atau setiap kali ada dia tempatnya menjadi kotor, saya akan sulit sekali berpikiran bahwa dia adalah orang yang selalu menjaga kebersihan. Tetapi saya mengakalinya dengan berkata dalam hati “Oo mungkin dia belum tahu pentingnya kebersihan”.&lt;br /&gt;Yang lebih saya tidak suka dan sulit sekali berpikir positif adalah ketika melihat orang yang suka mengeluh. Sedikit-sedikit mengeluh. Menghadapi masalah kecil terasa besar, dan seakan-akan sudah tidak ada jalan keluarnya. Jika melihat orang seperti ini cepat-cepat saya tinggal pergi, takut terkena virus mengeluhnya.&lt;br /&gt;Jadi, dengan berpikir positif dan senyum, hati menjadi tenang, pikiran menjadi jernih, saraf tidak tegang, dan bekerja akan menjadi lebih lagi. Mari kita mulai hari-hari dengan berpikir positif dan senyum serta syukur!&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2966963785653399523-8899819025804874755?l=adruyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adruyan.blogspot.com/feeds/8899819025804874755/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2966963785653399523&amp;postID=8899819025804874755' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/8899819025804874755'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/8899819025804874755'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adruyan.blogspot.com/2010/08/sudah-tidak-diragukan-lagi-bahwa-hanya.html' title='Manfaat Berpikir Positif'/><author><name>aderiyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17356861092027268397</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/Sn2tSGrAcFI/AAAAAAAAAGI/EK8lNTNJPhk/S220/adriyan46.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/TF5Y3gmcm_I/AAAAAAAAAIQ/zJ7z6p7sxlA/s72-c/27430_100000000305832_1793_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2966963785653399523.post-5983005470763359061</id><published>2010-04-15T23:54:00.000-07:00</published><updated>2010-04-15T23:59:23.155-07:00</updated><title type='text'>Karamah Syech Abdul Qadir al-Jailani</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/S8gKuIIQrRI/AAAAAAAAAII/8NjRoO3ZhwI/s1600/images1.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 80px; height: 118px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/S8gKuIIQrRI/AAAAAAAAAII/8NjRoO3ZhwI/s320/images1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5460626335759117586" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Karomah-karomah Sulthonul Auliya Syeikh Abdul Qadir Al-Jilani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah karomah yang dimiliki oleh asy-Syaikh Abdul Qodir Al-Jilani banyak sekali:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syaikh Abil AbbasAhmad ibn Muhammadd ibn Ahmad al-Urasyi al-Jily:&lt;br /&gt;Pada suatu hari, aku telah menghadiri majlis asy-Sayikh Abdul Qodir al-Jilani berserta murid-muridnya yang lain. Tiba-tiba, muncul seekor ular besar di pangkuan asy-Syaikh. Maka orang ramai yang hadir di majlis itu pun berlari tunggang langgang, ketakutan. Tetapi asy-Syaikh al-Jilani hanya duduk dengan tenang saja. Kemudian ular itu pun masuk ke dalam baju asy-Syaikh dan telah merayap-rayap di badannya. Setelah itu, ular itu telah naik pula ke lehernya. Namun, asy-Syaikh masih tetap tenang dan tidak berubah keadaan duduknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah beberapa waktu berlalu, turunlah ular itu dari badan asy-Syaikh dan ia telah seperti bicara dengan asy-Syaikh Abdul Qodir Al-Jilani . Setelah itu, ular itu pun ghaib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami pun bertanya kepada asy-Syaikh Abdul Qodir Al-Jilani tentang apa yang telah dipertuturkan oleh ular itu. Menurut beliau ular itu telah berkata bahwa dia telah menguji wali-wali Allah yang lain, tetapi dia tidak pernah bertemu dengan seorang pun yang setenang dan sehebat asy-Syaikh Abdul Qodir Al-Jilani .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu hari, ketika asy-Syaikh sedang mengajar murid-muridnya di dalam sebuah majlis, seekor burung telah terbang di udara di atas majlis itu sambil mengeluarkan satu bunyi yang telah mengganggu majlis itu. Maka asy-Syaikh Abdul Qodir Al-Jilani pun berkata, ?Wahai angin, ambil kepala burung itu.? Seketika itu juga, burung itu telah jatuh ke atas majlis itu, dalam keadaan kepalanya telah terputus dari badannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah melihat keadaan burung itu, asy-Syaikh Abdul Qodir Al-Jilani pun turun dari kursi tingginya dan mengambil badan burung itu, lalu disambungkan kepala burung itu ke badannya. Kemudian asy-Syaikh Abdul Qodir Al-Jilani telah berkata, ?Bismillaahirrahmaanirrahim.? Dengan serta-merta burung itu telah hidup kembali dan terus terbang dari tangan asy-Syaikh.&lt;br /&gt;Maka takjublah para hadirin di majlis itu karena melihat kebesaran Allah yang telah ditunjukkanNya melalui tangan asy-Syaikh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah diceritakan di dalam sebuah riwayat:&lt;br /&gt;Pada suatu hari, di dalam tahun 537 Hijrah, seorang lelaki dari kota Baghdad (dikatakan oleh sesetengah perawi bahawa lelaki itu bernama Abu Sa?id ?Abdullah ibn Ahmad ibn ?Ali ibn Muhammad al-Baghdadi) telah datang bertemu dengan asy-Syaikh Jilani, berkata, bahwa dia mempunyai seorang anak dara cantik berumur enam belas tahun bernama Fatimah. Anak daranya itu telah diculik (diterbangkan) dari atas anjung rumahnya oleh seorang jin.&lt;br /&gt;Maka asy-Syaikh Abdul Qodir Al-Jilani pun menyuruh lelaki itu pergi pada malam hari itu, ke suatu tempat bekas rumah roboh, di satu kawasan lama di kota Baghdad bernama al-Karkh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;?Carilah bonggol yang kelima, dan duduklah di situ. Kemudian, gariskan satu bulatan sekelilingmu di atas tanah. Kala engkau membuat garisan, ucapkanlah ?Bismillah, dan di atas niat asy-Syaikh Abdul Qodir Al-Jilani ? Apabila malam telah gelap, engkau akan didatangi oleh beberapa kumpulan jin, dengan berbagai-bagai rupa dan bentuk. Janganlah engkau takut. Apabila waktu hampir terbit fajar, akan datang pula raja jin dengan segala angkatannya yang besar. Dia akan bertanya hajatmu. Katakan kepadanya yang aku telah menyuruh engkau datang bertemu dengannya. Kemudian ceritakanlah kepadanya tentang kejadian yang telah menimpa anak perempuanmu itu.?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki itu pun pergi ke tempat itu dan melaksanakan arahan asy-Syaikh Abdul Qodir Al-Jilani itu. Beberapa waktu kemudian, datanglah jin-jin yang cuba menakut-nakutkan lelaki itu, tetapi jin-jin itu tidak berkuasa untuk melintasi garis bulatan itu. Jin-jin itu telah datang bergilir-gilir, yakni satu kumpulan selepas satu kumpulan. Dan akhirnya, datanglah raja jin yang sedang menunggang seekor kuda dan telah disertai oleh satu angkatan yang besar dan hebat rupanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raja jin itu telah memberhentikan kudanya di luar garis bulatan itu dan telah bertanya kepada lelaki itu, ?Wahai manusia, apakah hajatmu??&lt;br /&gt;Lelaki itu telah menjawab, ?Aku telah disuruh oleh asy-Syaikh Abdul Qodir Al-Jilani untuk bertemu denganmu.?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu mendengar nama asy-Syaikh Abdul Qodir Al-Jilani diucapkan oleh lelaki itu, raja jin itu telah turun dari kudanya dan terus mengucup bumi. Kemudian raja jin itu telah duduk di atas bumi, disertai dengan seluruh anggota rombongannya. Sesudah itu, raja jin itu telah bertanyakan masalah lelaki itu. Lelaki itu pun menceritakan kisah anak daranya yang telah diculik oleh seorang jin. Setelah mendengar cerita lelaki itu, raja jin itu pun memerintahkan agar dicari si jin yang bersalah itu. Beberapa waktu kemudian, telah dibawa ke hadapan raja jin itu, seorang jin lelaki dari negara Cina bersama-sama dengan anak dara manusia yang telah diculiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raja jin itu telah bertanya, ?Kenapakah engkau sambar anak dara manusia ini? Tidakkah engkau tahu yang dia ini berada di bawah naungan al-Quthb ??&lt;br /&gt;Jin lelaki dari negara Cina itu telah mengatakan yang dia telah jatuh berahi dengan anak dara manusia itu. Raja jin itu pula telah memerintahkan agar dipulangkan perawan itu kepada bapanya, dan jin dari negara Cina itu pula telah dikenakan hukuman pancung kepala.&lt;br /&gt;Lelaki itu pun mengatakan rasa takjubnya dengan segala perbuatan raja jin itu, yang sangat patuh kepada asy-Syaikh Abdul Qodir Al-Jilani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raja jin itu berkata pula, ?Sudah tentu, karena asy-Syaikh Abdul Qodir Al-Jilani boleh melihat dari rumahnya semua kelakuan jin-jin yang jahat. Dan mereka semua sedang berada di sejauh-jauh tempat di atas bumi, karena telah lari dari sebab kehebatannya. Allah Ta?ala telah menjadikan asy-Syaikh Abdul Qodir Al-Jilani bukan saja al-Qutb bagi umat manusia, bahkan juga ke atas seluruh bangsa jin.?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah bercerita asy-Syaikh Abi ?Umar ?Uthman dan asy-Syaikh Abu Muhammad ?Abdul Haqq al-Huraimy:&lt;br /&gt;Pada 3 hari bulan Safar, kami berada di sisi asy-Syaikh Abdul Qodir Al-Jilani Pada waktu itu, asy-Syaikh sedang mengambil wudu dan memakai sepasang terompah. Setelah selesai menunaikan solat dua rakaat, dia telah bertempik dengan tiba-tiba, dan telah melemparkan salah satu dari terompah-terompah itu dengan sekuat tenaga sampai tak nampak lagi oleh mata. Selepas itu, dia telah bertempik sekali lagi, lalu melemparkan terompah yang satu lagi. Kami yang berada di situ, telah melihat dengan ketakjubannya, tetapi tidak ada seorang pun yang telah berani menanyakan maksud semua itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua puluh tiga hari kemudian, sebuah kafilah telah datang untuk menziarahi asy-Syaikh ?Abdul Qadir al-Jilany. Mereka (yakni para anggota kafilah itu) telah membawa hadiah-hadiah untuknya, termasuk baju, emas dan perak. Dan yang anehnya, termasuk juga sepasang terompah. Apabila kami amat-amati, kami lihat terompah-terompah itu adalah terompah-terompah yang pernah dipakai oleh asy-Syaikh Abdul Qodir Al-Jilani pada satu masa dahulu. Kami pun bertanya kepada ahli-ahli kafilah itu, dari manakah datangnya sepasang terompah itu. Inilah cerita mereka:&lt;br /&gt;Pada 3 haribulan Safar yang lalu, ketika kami sedang di dalam satu perjalanan, kami telah diserang oleh satu kumpulan perompak. Mereka telah merampas kesemua barang-barang kami dan telah membawa barang-barang yang mereka rampas itu ke satu lembah untuk dibagi-bagikan di antara mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami pun berbincang sesama sendiri dan telah mencapai satu keputusan. Kami lalu menyeru asy-Syaikh Abdul Qodir Al-Jilani agar menolong kami. Kami juga telah bernazar apabila kami sudah selamat, kami akan memberinya beberapa hadiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba, kami terdengar satu jeritan yang amat kuat, sehingga menggegarkan lembah itu dan kami lihat di udara ada satu benda yang sedang melayang dengan sangat laju sekali. Beberapa waktu kemudian, terdengar satu lagi bunyi yang sama dan kami lihat satu lagi benda seumpama tadi yang sedang melayang ke arah yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selepas itu, kami telah melihat perompak-perompak itu berlari lintang-pukang dari tempat mereka sedang membagi-bagikan harta rampasan itu dan telah meminta kami mengambil balik harta kami, karena mereka telah ditimpa satu kecelakaan. Kami pun pergi ke tempat itu. Kami lihat kedua orang pemimpin perompak itu telah mati. Di sisi mereka pula, ada sepasang terompah. Inilah terompah-terompah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah bercerita asy-Syaikh Abduh Hamad ibn Hammam:&lt;br /&gt;Pada mulanya aku memang tidak suka kepada asy-Syaikh Abdul Qodir Al-Jilani. Walaupun aku merupakan seorang saudagar yang paling kaya di kota Baghdad waktu itu, aku tidak pernah merasa tenteram ataupun berpuas hati.&lt;br /&gt;Pada suatu hari, aku telah pergi menunaikan solat Jum?at. Ketika itu, aku tidak mempercayai tentang cerita-cerita karomah yang dikaitkan pada asy-Syaikh Abdul Qodir Al-Jilani. Sesampainya aku di masjid itu, aku dapati beliau telah ramai dengan jamaah. Aku mencari tempat yang tidak terlalu ramai, dan kudapati betul-betul di hadapan mimbar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kala itu, asy-Syaikh Abdul Qodir Al-Jilani baru saja mulai untuk khutbah Jumaat. Ada beberapa perkara yang disentuh oleh asy-Syaikh Abdul Qodir Al-Jilani yang telah menyinggung perasaanku. Tiba-tiba, aku terasa hendak buang air besar. Untuk keluar dari masjid itu memang sukar dan agak mustahil. Dan aku dihantui perasaan gelisah dan malu, takut-takut aku buang air besar di sana di depan orang banyak. Dan kemarahanku terhadap asy-Syaikh Abdul Qodir Al-Jilani pun bertambah dan memuncak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat itu, asy-Syaikh Abdul Qodir Al-Jilani telah turun dari atas mimbar itu dan telah berdiri di hadapanku. Sambil beliau terus memberikan khutbah, beliau telah menutup tubuhku dengan jubahnya. Tiba-tiba aku sedang berada di satu tempat yang lain, yakni di satu lembah hijau yang sangat indah. Aku lihat sebuah anak sungai sedang mengalir perlahan di situ dan keadaan sekelilingnya sunyi sepi, tanpa kehadiran seorang manusia.&lt;br /&gt;Aku pergi membuang air besar. Setelah selesai, aku mengambil wudlu. Apabila aku sedang berniat untuk pergi bersolat, dan tiba-tiba diriku telah berada ditempat semula di bawah jubah asy-Syaikh Abdul Qodir Al-Jilani. Dia telah mengangkat jubahnya dan menaiki kembali tangga mimbar itu.&lt;br /&gt;Aku sungguh-sungguh merasa terkejut. Bukan karena perutku sudah merasa lega, tetapi juga keadaan hatiku. Segala perasaan marah, ketidakpuasan hati, dan perasaan-perasaan jahat yang lain, semuanya telah hilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selepas sembahyang Jum?at berakhir, aku pun pulang ke rumah. Di dalam perjalanan, aku menyadari bahwa kunci rumahku telah hilang. Dan aku kembali ke masjid untuk mencarinya. Begitu lama aku mencari, tetapi tidak aku temukan, terpaksa aku menyuruh tukang kunci untuk membuat kunci yang baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada keesokan harinya, aku telah meninggalkan Baghdad dengan rombonganku karena urusan perniagaan. Tiga hari kemudian, kami telah melewati satu lembah yang sangat indah. Seolah-olah ada satu kuasa ajaib yang telah menarikku untuk pergi ke sebuah anak sungai. Barulah aku teringat bahwa aku pernah pergi ke sana untuk buang air besar, beberapa hari sebelum itu. Aku mandi di anak sungai itu. Ketika aku sedang mengambil jubahku, aku telah temukan kembali kunciku, yang rupa-rupanya telah tertinggal dan telah tersangkut pada sebatang dahan di situ.&lt;br /&gt;Setelah aku sampai di Baghdad, aku menemui asy-Syaikh Abdul Qodir Al-Jilani dan menjadi anak muridnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah bercerita asy-Syaikh ?Adi ibn Musafir al-Hakkar:&lt;br /&gt;Aku pernah berada di antara ribuan hadirin yang telah berkumpul untuk mendengar pengajian asy-Syaikh. Ketika asy-Syaikh Abdul Qodir Al-Jilani sedang berbicara, tiba-tiba hujan turun dengan lebat. Beberapa orang pun berlari meninggalkan tempat itu. Langit kala itu sedang diliputi awan hitam yang menandakan hujan akan terus turun dengan lebat. Aku melihat asy-Syaikh Abdul Qodir Al-Jilani mendongak ke langit dan mengangkat tangannya serta berdoa, ?Ya Robbi! Aku telah mengumpulkan manusia karenaMu, adakah kini Engkau akan menghalau mereka daripadaku??&lt;br /&gt;Setelah asy-Syaikh Abdul Qodir Al-Jilani berdoa, hujan pun berhenti. Tidak setitik hujan yang jatuh ke atas kami, pada hal di sekeliling kami hujan masih terus turun dengan deras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah diceritakan di dalam sebuah riwayat:&lt;br /&gt;Pada suatu hari, isteri-isteri asy-Syaikh Abdul Qodir Al-Jilani telah bertemu dengannya dan telah berkata, ?Wahai suami kami yang terhormat, anak lelaki kecil kita telah meninggal dunia. Namun kami tidak melihat setitik air mata pun yang mengalir dari mata kekanda dan tidak pula kekanda menunjukkan tanda kesedihan. Tidakkah kekanda menyimpan rasa belas kasihan terhadap anak lelaki kita, yang merupakan sebagian darah daging kekanda sendiri? Kami semua sedang dirundung kesedihan, namun kekanda masih juga meneruskan pekerjaan biasa kekanda, seolah-olah tiada sesuatu pun yang telah berlaku. Kekanda adalah pemimpin dan pelindung kami di dunia dan di akhirat. Tetapi jika hati kekanda telah menjadi keras sehingga tiada lagi menyimpan rasa belas kasihan, bagaimana kami dapat bergantung kepada kekanda di Hari Pembalasan kelak??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka berkatalah asy-Sayikh Abdul Qodir al-Jilani ?Wahai isteri-isteriku yang tercinta! Janganlah kamu semua menyangka hatiku ini keras. Aku menyimpan rasa belas kasihan di hatiku terhadap seluruh makhluk, sampai terhadap orang-orang kafir dan juga terhadap anjing-anjing yang menggigitku. Aku berdoa kepada Allah agar anjing-anjing itu berhenti menggigit, bukanlah karena aku takut digigit, tetapi aku takut nanti manusia lain akan melontar anjing-anjing itu dengan batu. Tidakkah kamu mengetahui bahwa aku mewarisi sifat belas kasihan Rasulullah Shallallaahu ?alaihi wa sallam, yang telah diutus Allah sebagai rahmat untuk sekelian alam??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka wanita-wanita itu telah berkata pula, ?Kalau benar kekanda mempunyai rasa belas kasihan terhadap seluruh makhluk Allah, sampai kepada anjing-anjing yang menggigit kekanda, kenapa kekanda tidak menunjukkan rasa sedih atas kehilangan anak lelaki kita yang telah meninggal ini??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asy-Syaikh Abdul Qodir Al-Jilani pun menjawab, ?Wahai isteri-isteriku yang sedang berdukacita, kamu semua menangis karena kamu semua merasa telah berpisah daripada anak lelaki kita yang kamu semua sayangi. Tetapi aku sentiasa bersama dengan orang-orang yang aku sayangi. Kamu semua telah melihat anak lelaki kita di dalam satu ilusi yang disebut dunia. Kini, dia telah meninggalkannya lalu berpindah ke satu tempat yang lain. Allah telah berfirman (Surat al-adid, ayat 20) ?dan tiadaklah kehidupan dunia ini melainkan hanyalah satu ilusi saja.? Memang dunia ini adalah satu ilusi, untuk mereka yang sedang terlena. Tetapi aku tidak terlena ? aku melihat dan waspada. Aku telah melihat anak lelaki kita sedang berada di dalam bulatan masa, dan kini dia telah keluar darinya. Namun aku masih dapat melihatnya. Dia kini berada di sisiku. Dia sedang bermain-main di sekelilingku, sebagaimana yang pernah dia lakukan pada masa dahulu. Sesungguhnya, jika seseorang itu dapat melihat Kebenaran melalui mata hatinya, sama dengan yang dilihatnya masih hidup ataupun sudah mati, maka Kebenaran itu tetap tidak akan hilang.?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah diceritakan di dalam sebuah riwayat:&lt;br /&gt;Pada suatu hari, asy-Syaikh Abdul Qodir Al-Jilani berjalan-jalan dengan beberapa muridnya di padang pasir. Waktu itu hari sangat panas, dan mereka sedang berpuasa. Oleh itu mereka merasa letih dan dahaga.&lt;br /&gt;Tiba-tiba, sekumpulan awan muncul, yang melindungi mereka dari panas terik matahari. Setelah itu, sebatang pohon kurma dan sebuah kolam air muncul di hadapan mereka. Mereka telah terpesona. Kemudian satu cahaya besar yang berkilauan, telah muncul dari celah awan di hadapan mereka dan kedengaranlah satu suara dari dalamnya yang telah berkata, ?Wahai ?Abdul Qadir, akulah Tuhanmu. Makan dan minumlah, karena pada hari ini, telah aku halalkan untuk engkau apa yang telah aku haramkan untuk orang-orang lain.?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asy-Syaikh Abdul Qodir Al-Jilani pun melihat ke arah cahaya itu dan berkata, ?Aku berlindung dengan Allah dari godaan syaitan yang terkutuk.?&lt;br /&gt;Tiba-tiba, cahaya, pohon kurma dan kolam itu semuanya hilang dari pandangan mata. Maka kelihatanlah Iblis di hadapan mereka dengan bentuk rupanya yang asli.&lt;br /&gt;Iblis bertanya, ?Bagaimanakah engkau dapat mengetahui itu sebenarnya adalah aku??&lt;br /&gt;Asy-Syaikh Abdul Qodir Al-Jilani telah menjawab, ?Syariat itu sudah sempurna, dan tidak akan berubah sampai Hari Kiamat. Allah tidak akan mengubah yang haram kepada yang halal, walaupun untuk orang-orang yang menjadi pilihanNya (waliNya).?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka Iblis pun berkata lagi untuk menguji asy-Sayikh Abdul Qodir al-Jilani ?Aku telah mampu menipu 70 kaum daripada golongan as-salikin (yakni orang-orang yang menempuh jalan kerohanian) dengan cara ini. Ilmu yang engkau miliki lebih luas daripada ilmu mereka. Apakah hanya ini jumlah pengikutmu? Sudah sepatutnya semua penduduk bumi ini menjadi pengikutmu, karena ilmumu menyamai ilmu para nabi.?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asy-Syaikh Abdul Qodir Al-Jilani menjawab, ?Aku berlindung dengan Allah Yang Maha Mendengar, Yang Maha Mengetahui, daripada engkau. Bukanlah karena ilmuku aku terselamat, tetapi karena rahmat daripada Allah, Pengatur sekelian alam.?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2966963785653399523-5983005470763359061?l=adruyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adruyan.blogspot.com/feeds/5983005470763359061/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2966963785653399523&amp;postID=5983005470763359061' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/5983005470763359061'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/5983005470763359061'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adruyan.blogspot.com/2010/04/karamah-syech-abdul-qadir-al-jailani.html' title='Karamah Syech Abdul Qadir al-Jailani'/><author><name>aderiyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17356861092027268397</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/Sn2tSGrAcFI/AAAAAAAAAGI/EK8lNTNJPhk/S220/adriyan46.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/S8gKuIIQrRI/AAAAAAAAAII/8NjRoO3ZhwI/s72-c/images1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2966963785653399523.post-2681267390601719887</id><published>2010-01-28T07:55:00.001-08:00</published><updated>2010-01-28T07:57:21.288-08:00</updated><title type='text'>leLaki sejati</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/S2Gz04b4jhI/AAAAAAAAAIA/hzWtDsmYTqw/s1600-h/83.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 142px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/S2Gz04b4jhI/AAAAAAAAAIA/hzWtDsmYTqw/s200/83.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5431820346669436434" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Aku bertanya pada Ibu, siapakah lelaki sejati? Ibu menjawab, Nak...Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari bahunya yang kekar, tetapi dari kasih sayangnya pada orang di sekitarnya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari suaranya yang lantang,&lt;br /&gt;tetapi dari kelembutannya mengatakan kebenaran.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari jumlah sahabat di sekitarnya,&lt;br /&gt;tetapi dari sikap bersahabatnya pada generasi muda bangsa ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari bagaimana diadi hormati ditempat bekerja, tetapi bagaimana dia dihormati di dalam rumah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari kerasnya pukulan,&lt;br /&gt;tetapi dari sikap bijaknya memahami persoalan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari dadanya yang bidang,&lt;br /&gt;tetapi dari hati yang ada dibalik itu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari banyaknya wanita yang memuja,&lt;br /&gt;tetapi komitmennya terhadap wanitayang dicintainya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari jumlah barbel yang dibebankan,&lt;br /&gt;tetapi dari tabahnya dia menghadapi lika-liku kehidupan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari kerasnya membaca kitab suci,&lt;br /&gt;tetapi dari konsistennya diamenjalankan apa yang ia baca...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2966963785653399523-2681267390601719887?l=adruyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adruyan.blogspot.com/feeds/2681267390601719887/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2966963785653399523&amp;postID=2681267390601719887' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/2681267390601719887'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/2681267390601719887'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adruyan.blogspot.com/2010/01/lelaki-sejati.html' title='leLaki sejati'/><author><name>aderiyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17356861092027268397</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/Sn2tSGrAcFI/AAAAAAAAAGI/EK8lNTNJPhk/S220/adriyan46.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/S2Gz04b4jhI/AAAAAAAAAIA/hzWtDsmYTqw/s72-c/83.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2966963785653399523.post-3574140484140511179</id><published>2010-01-28T07:18:00.001-08:00</published><updated>2010-01-28T07:21:59.155-08:00</updated><title type='text'>cara KelEdai Membaca</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/S2GrFoJPRVI/AAAAAAAAAH4/LLdyzLO_rRc/s1600-h/Image0640.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/S2GrFoJPRVI/AAAAAAAAAH4/LLdyzLO_rRc/s200/Image0640.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5431810738749392210" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;GusMus.artikel.&lt;br /&gt;Timur Lenk menghadiahi Nasrudin seekor keledai. Nasrudin menerimanya dengan senang hati. Tetapi Timur Lenk berkata, "Ajari keledai itu membaca. Dalam dua minggu, datanglah kembali ke mari, dan kita lihat hasilnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Nasrudin berlalu, dan dua minggu kemudian ia kembali ke istana. Tanpa banyak bicara, Timur Lenk menunjuk ke sebuah buku besar. Nasrudin menggiring keledainya ke buku itu, dan membuka sampulnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si keledai menatap buku itu, dan tak lama mulai membalik halamannya dengan lidahnya. Terus menerus, dibaliknya setiap halaman sampai ke halaman akhir. Setelah itu, si keledai menatap Nasrudin. "Demikianlah," kata Nasrudin, "Keledaiku sudah bisa membaca." Timur Lenk mulai menginterogasi, "Bagaimana caramu mengajari dia membaca ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nasrudin berkisah,"Sesampainya di rumah, aku siapkan lembaran-lembaran besar mirip buku, dan aku sisipkan biji-biji gandum di dalamnya. Keledai itu harus belajar membalik-balik halaman untuk bisa makan biji-biji gandum itu, sampai ia terlatih betul untuk membalik-balik halaman buku dengan benar." "Tapi," tukas Timur Lenk tidak puas,"Bukankah ia tidak mengerti apa yang dibacanya ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nasrudin menjawab,"Memang demikianlah cara keledai membaca; hanya membalik-balik halaman tanpa mengerti isinya. Kalau kita membuka-buka buku tanpa mengerti isinya, berarti kita setolol keledai, bukan ?"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2966963785653399523-3574140484140511179?l=adruyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adruyan.blogspot.com/feeds/3574140484140511179/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2966963785653399523&amp;postID=3574140484140511179' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/3574140484140511179'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/3574140484140511179'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adruyan.blogspot.com/2010/01/cara-keledai-membaca.html' title='cara KelEdai Membaca'/><author><name>aderiyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17356861092027268397</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/Sn2tSGrAcFI/AAAAAAAAAGI/EK8lNTNJPhk/S220/adriyan46.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/S2GrFoJPRVI/AAAAAAAAAH4/LLdyzLO_rRc/s72-c/Image0640.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2966963785653399523.post-1121988503560158484</id><published>2010-01-28T06:54:00.000-08:00</published><updated>2010-01-28T07:00:34.557-08:00</updated><title type='text'>menumBuhkan Motifasi diri &amp; perCaya DirI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/S2Gmd-XLerI/AAAAAAAAAHw/A5b-xjv0ovA/s1600-h/DSC0333.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 160px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/S2Gmd-XLerI/AAAAAAAAAHw/A5b-xjv0ovA/s200/DSC0333.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5431805659472165554" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menumbuhkan motivasi diri dan percaya diri adalah bagian dari capaian yang harus dilakukan, agar kita tetap dapat tampil sebagai pemenang dalam era persaingan global. Motivasi dan pecaya diri tidak dapat tumbuh begitu saja, tetapi memerlukan penanganan serta upaya tersendiri agar kita dapat tampil sebagai pribadi yang mempunyai kepercayaan tinggi (self confidence) namun masih tetap dalam batas batas yang wajar dan masuk akal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Motivasi adalah sebuah kondisi psikologis kejiwaan yang dapat berperan sebagai motor penggerak dalam melakukan suatu aktifitas. Tanpa adanya motivasi atau dorongan atas sebuah keinginan hanya akan tinggal keinginan tanpa akan menjadi kenyataan. Motovasi merupakan ruh sebuah aktifitas. Persoalannya sekarang, bagaimana kita dapat menumbuhkan motivasi diri?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa cara yang dapat kita pakai untuk menumbuhkan motivasi diri yang kuat pada diri kita, antara lain :&lt;br /&gt;1. Mempunyai cita-cita/keinginan terhadap sesuatu&lt;br /&gt;2. Ada target yang ingin di capai&lt;br /&gt;3. Membuka komiunikasi dan interaksi yang luas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepercayaan pada diri sendiri harus kita bangun sebagai bagian dari pencitraan diri yang harus kita miliki. Sudah barang tentu kepercayaan pada diri sendiri harus ditempatkan secara proporsional, sehingga justru tidak berdampak negatif. Percaya diri yang terlalu berlebihan akan melahirkan kesombongan yang pada akhirnya akan berdampak kontraproduktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mencapai kepercayaan pada diri sendiri yang produktif, diperlukan kondisi-kondisi tertentu sebagai prasyarat dasar, yaitu :&lt;br /&gt;1. Memiliki tingkat pengatahuan yang cukup tinggi dan dapat diandalkan.&lt;br /&gt;2. Melihat kelebihan sebagai anugrah dan Kekurangan ebagai kenyataan.&lt;br /&gt;3. Memiliki mentalitas yang kuat dan tidak gampang menyerah.&lt;br /&gt;4. Memahami bahwa pada hakekatnya semua manusia mempunyai derajat, hak dan kewajiban yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ETIKA DAN PENAMPILAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Etika dan penampilan adalah dua faktor yang saling terkaitdan saling menunjang, sehingga memerlukan perhatian tersendiri. etika lebih mengacu pada nilai-nilai maupun norma-norma yang dianggap baik dan ideal dalam sebuah tatanan sosial kemasyarakatan. Sementara penampilan merupakan sebuah kenyataan yang tidak dapat dihindarkan oleh setiap individu dalam konteks melakukan aktifitas sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penampilan dapat kita tampilkan  dalam bentuk rekayasa maupun dalam bentuk alamiah. Dari kedua bentuk tampilan tersebut, penampilan yang bersifat alamiah dan wajar merupakan pilihan terbaik dalam upaya membentuk persoalan image yang positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai sebuah tatanan nilai-nilai dan norma-norma, etika sudah barang tentu berkaitan erat dengan dimensi sosial budaya yang berkembang di masyarakat. Apa yang menurut kita baik belum tentu baik dalam pemahaman pihak lain. Namun, sudah barang tentu ada nilai-nilai universal yang dapat dipakai secara umum, seperti etika dalam rapat/meeting, perjamuan, kunjungan atau menghadapi atasan. (Majalah eksekutif edisi 334 juni 2007)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2966963785653399523-1121988503560158484?l=adruyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adruyan.blogspot.com/feeds/1121988503560158484/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2966963785653399523&amp;postID=1121988503560158484' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/1121988503560158484'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/1121988503560158484'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adruyan.blogspot.com/2010/01/menumbuhkan-motifasi-diri-percaya-diri.html' title='menumBuhkan Motifasi diri &amp; perCaya DirI'/><author><name>aderiyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17356861092027268397</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/Sn2tSGrAcFI/AAAAAAAAAGI/EK8lNTNJPhk/S220/adriyan46.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/S2Gmd-XLerI/AAAAAAAAAHw/A5b-xjv0ovA/s72-c/DSC0333.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2966963785653399523.post-7817603886702585358</id><published>2009-11-21T10:08:00.000-08:00</published><updated>2009-11-21T10:13:00.883-08:00</updated><title type='text'>TiPs MemBahaGiKaN PaSaNgAn</title><content type='html'>1. Setia dan bertanggung jawab terhadap semua komitmen yang telah kalian sepakati bersama, jangan pernah berjalan dengan wanita lain tanpa sepengetahuannya ( biasakan untuk minta izin ), jika sedang apes, niat berbuat baik, tak tahunya ada yang sirik, sebarkan gosip hingga sampai kepadanya, akhirnya masalah menjadi besar dan urusan hubungan menjadi emergency.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Saling mengisi dalam suatu keadaan apapun, baik yang susah mau senang, terutama yang menyangkut masalah keluarganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Jangan lupakan hari ulang tahunnya...hadiah relatip...yang penting jadilah orang pertama memberikan selamat padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Turuti semua permintaannya yang sehubungan dengan kebiasaan-kebiasaan burukmu, jika tidak bisa atau belum mampu sebaiknya komunikasikan dan minta waktu untuk memperbaiki kebiasaan-kebiasaan burukmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Tidak perlu membicarakan masa lalu ( mantan pacar ) atau membicarakan orang lain yang tidak berguna ( wanita lain ), selain akan membawa kepada arah kecemburuan, juga tidak sesuai dengan tujuan yang jelas mengenai status hubungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Biasakan menelepon satu kali sehari, tanyakan keadaannya dan keluarganya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2966963785653399523-7817603886702585358?l=adruyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adruyan.blogspot.com/feeds/7817603886702585358/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2966963785653399523&amp;postID=7817603886702585358' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/7817603886702585358'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/7817603886702585358'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adruyan.blogspot.com/2009/11/tips-membahagikan-pasangan.html' title='TiPs MemBahaGiKaN PaSaNgAn'/><author><name>aderiyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17356861092027268397</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/Sn2tSGrAcFI/AAAAAAAAAGI/EK8lNTNJPhk/S220/adriyan46.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2966963785653399523.post-1283478982277753221</id><published>2009-11-13T11:43:00.000-08:00</published><updated>2009-11-13T11:47:43.945-08:00</updated><title type='text'>TiPs MeNghiLaNGkaN Rasa MalEs</title><content type='html'>1. Membasuh muka atau mandi ketika kantuk menyerang. Jangan ampe dikalahin ma rasa malas..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Mengubah posisi duduk ketika membaca. Misalnya dari duduk berubah menjadi berdiri, namun disarankan jangan dari duduk terus berbaring bisa berbahaya atau bisa kebablasan tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Berpindah dari ruang baca ke kamar yang lain. Kalau sebagai anak kos bisa disiasati, berpindah dari kamar kita ke beranda kos, ruang tamu atau bahkan bisa juga ke dapur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Menghirup udara yang segar dengan cara berdiri di dekat jendela atau membuka jendela-jendela kamar lain untuk menambah kesegaran. Sebagai anak kos bisa disiasati dengan menciptakan aroma terapi, misalnya dengan menyemprot ruangan dengan wangi-wangian dan jika ada kipas angin, bisa menyetel kipas untuk menyebarkan wangi-wangian tersebut ke segala ruang. Karena mungkin tidak semua anak kos mempunyai jendela kamar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Berjalan-jalan sebentar di sekeliling rumah. Bisa diganti dengan kegiatan yang lain misalnya merapikan rak yang berantakan, atau kegiatan yang lain yang bisa menggerakkan otot-otot kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Berbincang-bincang sebentar dengan keluarga atau teman sekos. Hati-hati jangan sampai lupa tujuan utama dalam berbincang-bincang yaitu untuk menumbuhkan semangat, bukan untuk ngobrol bahkan menghabiskan waktu agan. Ingat akan kerjaan yang menunggu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Berdiri membuat secangkir kopi, teh, susu atau juice untuk menghilangkan kebosanan dan menjernihkan akal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Mengubah kegiatan monoton. Misalny sedang ujian, tapi bosan menghafalkan pelajaran/tugas dapat diganti dengan cara membacanya keras-keras, jika bosan membaca bisa diganti dengan mendengarkan lewat CD ataupun rekaman recorder.&lt;br /&gt;Do Something New... jangan melakukan kegiatan yang itu - itu saja... bosan awal dari kemalasan..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2966963785653399523-1283478982277753221?l=adruyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adruyan.blogspot.com/feeds/1283478982277753221/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2966963785653399523&amp;postID=1283478982277753221' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/1283478982277753221'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/1283478982277753221'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adruyan.blogspot.com/2009/11/tips-menghilangkan-rasa-males.html' title='TiPs MeNghiLaNGkaN Rasa MalEs'/><author><name>aderiyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17356861092027268397</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/Sn2tSGrAcFI/AAAAAAAAAGI/EK8lNTNJPhk/S220/adriyan46.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2966963785653399523.post-8625084179152248644</id><published>2009-07-28T10:07:00.000-07:00</published><updated>2009-07-28T10:10:18.824-07:00</updated><title type='text'>HukUm ShOlAT ImaM dan MunFaRid (ShOlAt SeNDiRi)  YaNg IngAt Ia ShOlAt LiMa RakaAt</title><content type='html'>a) Hukum Sholat iman atau munfarid (sendiri) lupa tidak tahiyat Awal?&lt;br /&gt;Jika imam sudah terlanjur berdiri maka tidak boleh kembali, tetapi jika berdirinya belum ada setengah maka kembali.&lt;br /&gt;( ولو نسي ) الإمام أو المنفرد ( التشهد الأول ) وحده أو مع قعوده ( فذكره بعد انتصابه ) أي وصوله لحد يجزئ في القيام ( لم يعد له ) أي يحرم عليه العود لأحاديث صحيحة فيه ولتلبسه بفرض فعلي فلا يقطعه لسنة . 7:42(تحفة المحتاج)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b) Apa yang harus dilakukan imam bahwa ia sholat lima rokaat?&lt;br /&gt;Hal ini pernah terjadi dalam jamaah sholat isya di pesantren Nurul Ummah Kotagede yogyakarta pada tanggal 23 juli 2009. Maka imam seketika itu harus kembali (duduk tahyat akhir) walaupun misalnya sudah berdiri sempurna bahkan sudah membaca fatihah. Artinya imam tidak menyempurnakan satu rokaat yang kelima dalam sholat  yang empat rokaat, keempat dalam sholat yang tiga rokaat, ketiga dalam sholat dua rokaat.&lt;br /&gt;فإن تذكر أنها خامسة لزمه الجلوس فورا ويتشهد إن لم يكن تشهد وإلا لم تلزمه إعادته ثم يسجد للسهو7:87(تحفة المحتاج)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c) Hukum makmum baik muwafiq maupun masbuq yang sudah tahu bahwa imam menambah satu rokaat tapi malah mengikuti?&lt;br /&gt;Pada dasarnya makmum harus mengikuti gerakan imam, tetapi apabila menemukan kesalah pada imam maka makmum wajib mengingatkannya. Makmum laki-laki dengan membaca subhanallah, sedangkan makmum perempuan dengan tepuk tangan. Seandainya imam tidak mendengar maka makmum tidak boleh mengikuti, tetapi dalam hal ini (menambah satu rokaat) ada dua pilihan yang pertama ia boleh intidhor (menunggu), yang kedua mufaroqoh (memisahkan diri). Apabila tidak demikian maka wajib i’adah.&lt;br /&gt;ولو قام إمامه لزيادة كخامسة سهوا لم يجز متابعته ولو مسبوقا أو شاكا في فعل ركعة ولا نظر لاحتمال أنه ترك ركنا من ركعة لأن الفرض أنه علم الحال أو ظنه بل يفارقه ويسلم أو ينتظره على المعتمد .7:116&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d) Hukum makmum yang yang intidhor (menunggu)tapi ikut sudud sahwi?&lt;br /&gt;Seharusnya makmum yang intidhor tidak sujud sahwi. Seandainya sujud sahwi maka ia i’adah. Karena ia telah menambah gerakan shalat&lt;br /&gt;وقولهم في ذلك إن المأموم إذا انتظره لا يسجد ؛ لأن المأموم لا يسجد لسهوه فتأمله7:105&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2966963785653399523-8625084179152248644?l=adruyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adruyan.blogspot.com/feeds/8625084179152248644/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2966963785653399523&amp;postID=8625084179152248644' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/8625084179152248644'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/8625084179152248644'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adruyan.blogspot.com/2009/07/hukum-sholat-imam-dan-munfarid-sholat.html' title='HukUm ShOlAT ImaM dan MunFaRid (ShOlAt SeNDiRi)  YaNg IngAt Ia ShOlAt LiMa RakaAt'/><author><name>aderiyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17356861092027268397</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/Sn2tSGrAcFI/AAAAAAAAAGI/EK8lNTNJPhk/S220/adriyan46.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2966963785653399523.post-4074721188980467332</id><published>2009-06-30T22:06:00.000-07:00</published><updated>2009-06-30T22:12:28.022-07:00</updated><title type='text'>Khisiat AYaT KurSi</title><content type='html'>Abu Hurairah r.a. pernah ditugaskan oleh Rasulullah S.A.W untuk menjaga gudang zakat di bulan Ramadhan. Tiba-tiba muncullah seseorang, lalu mencuri segenggam makanan. Namun kepintaran Hurairah memang patut dipuji, kemudian pencuri itu kemudian berhasil ditangkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Akan aku adukan kamu kepada Rasulullah S.A.W," gertak Abu Hurairah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan main takutnya pencuri itu mendengar ancaman Abu Hurairah, hingga kemudian ia pun merengek-rengek : "Saya ini orang miskin, keluarga tanggungan saya banyak, sementara saya sangat memerlukan makanan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka pencuri itu pun dilepaskan. Bukankah zakat itu pada akhirnya akan diberikan kepada fakir miskin ? Hanya saja, cara memang keliru. Mestinya jangan keliru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan harinya, Abu Hurairah melaporkan kepada Rasulullah S.A.W. Maka bertanyalah beliau : "Apa yang dilakukan kepada tawananmu semalam, ya Abu Hurairah?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengeluh, "Ya Rasulullah, bahawa ia orang miskin, keluarganya banyak dan sangat memerlukan makanan," jawab Abu Hurairah. Lalu diterangkan pula olehnya, bahawa ia kasihan kepada pencuri itu,, lalu dilepaskannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bohong dia," kata Nabi : "Pada hal  nanti malam ia akan datang lagi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerana Rasulullah S.A.W berkata begitu, maka penjagaannya diperketat, dan kewaspadaan pun ditingkatkan.Dan, benar juga, pencuri itu kembali lagi, lalu mengambil makanan seperti kelmarin. Dan kali ini ia pun tertangkap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Akan aku adukan kamu kepada Rasulullah S.A.W," ancam Abu Hurairah, sama seperti kemarin. Dan pencuri itu pun sekali lagi meminta ampun : "Saya orang miskin, keluarga saya banyak. Saya berjanji esok tidak akan kembali lagi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasihan juga rupanya Abu Hurairah mendengar keluhan orang itu, dan kali ini pun ia kembali dilepaskan. Pada paginya, kejadian itu dilaporkan kepada Rasulullah S.A.W, dan beliau pun bertanya seperti kemarin. Dan setelah mendapat jawapan yang sama, sekali lagi Rasulullah menegaskan : "Pencuri itu bohong, dan nanti malam ia akan kembali lagi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam itu Abu Hurairah berjaga-jaga dengan kewaspadaan dan kepintaran penuh. Mata, telinga dan perasaannya dipasang baik-baik. Diperhatikannya dengan teliti setiap gerak-gerik disekelilingnya sudah dua kali ia dibohongi oleh pencuri. Jika pencuri itu benar-benar datang seperti diperkatakan oleh Rasulullah dan ia berhasil menangkapnya, ia telah bertekad tidak akan melepaskannya sekali lagi. Hatinya sudah tidak sabar lagi menunggu-nunggu datangnya pencuri jahanam itu. Ia kesal. Kenapa pencuri kemarin itu dilepaskan begitu sahaja sebelum diseret ke hadapan Rasulullah S.A.W ? Kenapa mahu saja ia ditipu olehnya ? "Awas!" katanya dalam hati. "Kali ini tidak akan kuberikan ampun."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam semakin larut, jalanan sudah sepi, ketika tiba-tiba muncul sesosok bayangan yang datang menghampiri longgokan makanan yang dia jaga. "Nah, benar juga, ia datang lagi," katanya dalam hati. Dan tidak lama kemudian pencuri itu telah bertekuk lutut di hadapannya dengan wajah ketakutan. Diperhatikannya benar-benar wajah pencuri itu. Ada semacam kepura-puraan pada gerak-gerinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kali ini kau pastinya kuadukan kepada Rasulullah. Sudah dua kali kau berjanji tidak akan datang lagi ke mari, tapi ternyata kau kembali juga. Lepaskan saya," pencuri itu memohon. Tapi, dari tangan Abu Hurairah yang menggenggam erat-erat dapat difahami, bahawa kali ini ia tidak akan dilepaskan lagi. Maka dengan rasa putus asa ahirnya pencuri itu berkata : "Lepaskan saya, akan saya ajari tuan beberapa kalimat yang sangat berguna."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalimat-kalimat apakah itu?" Tanya Abu Hurairah dengan rasa ingin tahu. "Bila tuan hendak tidur, bacalah ayat Kursi : Allaahu laa Ilaaha illaa Huwal-Hayyul Qayyuuumu….. Dan seterusnya sampai akhir ayat. Maka tuan akan selalu dipelihara oleh Allah, dan tidak akan ada syaitan yang berani mendekati tuan sampai pagi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka pencuri itu pun dilepaskan oleh Abu Hurairah. Agaknya naluri keilmuannya lebih menguasai jiwanya sebagai penjaga gudang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan keesokan harinya, ia kembali menghadap Rasulullah S.A.W untuk melaporkan pengalamannya yang luar biasa tadi malam. Ada seorang pencuri yang mengajarinya kegunaan ayat Kursi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apa yang dilakukan oleh tawananmu semalam?" tanya Rasul sebelum Abu Hurairah sempat menceritakan segalanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ia mengajariku beberapa kalimat yang katanya sangat berguna, lalu ia saya lepaskan," jawab Abu Hurairah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalimat apakah itu?" tanya Nabi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katanya : "Kalau kamu tidur, bacalah ayat Kursi : Allaahu laa Ilaaha illaa Huwal-Hayyul Qayyuuumu….. Dan seterusnya sampai akhir ayat. Dan ia katakan pula : "Jika engkau membaca itu, maka engkau akan selalu dijaga oleh Allah, dan tidak akan didekati syaitan hingga pagi hari."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menanggapi cerita Abu Hurairah, Nabi S.A.W berkata, "Pencuri itu telah berkata benar, sekalipun sebenarnya ia tetap pendusta." Kemudian Nabi S.A.W bertanya pula : "Tahukah kamu, siapa sebenarnya pencuri yang bertemu denganmu tiap malam itu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Entahlah." Jawab Abu Hurairah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Itulah syaitan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(SELESAI)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2966963785653399523-4074721188980467332?l=adruyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adruyan.blogspot.com/feeds/4074721188980467332/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2966963785653399523&amp;postID=4074721188980467332' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/4074721188980467332'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/4074721188980467332'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adruyan.blogspot.com/2009/06/khisiat-ayat-kursi.html' title='Khisiat AYaT KurSi'/><author><name>aderiyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17356861092027268397</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/Sn2tSGrAcFI/AAAAAAAAAGI/EK8lNTNJPhk/S220/adriyan46.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2966963785653399523.post-2371995510794098548</id><published>2009-06-28T22:12:00.000-07:00</published><updated>2009-06-28T22:14:08.248-07:00</updated><title type='text'>BerKah Doa KeYAi</title><content type='html'>Seorang pria setengah baya mendatangi seorang guru ngaji, “Ustad, saya sudah bosan hidup. Sudah jenuh betul. Rumah tangga saya berantakan. Usaha saya kacau. Apapun yang saya lakukan selalu berantakan. Saya ingin mati.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Ustad pun tersenyum, “Oh, kamu sakit.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak Ustad, saya tidak sakit. Saya sehat. Hanya jenuh dengan kehidupan. Itu sebabnya saya ingin mati.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seolah-olah tidak mendengar pembelaannya, sang Ustad meneruskan, “Kamu sakit. Dan penyakitmu itu sebutannya, ‘Alergi Hidup’. Ya, kamu alergi terhadap kehidupan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak sekali di antara kita yang alergi terhadap kehidupan. Kemudian, tanpa disadari kita melakukan hal-hal yang bertentangan dengan norma kehidupan. Hidup ini berjalan terus. Sungai kehidupan mengalir terus, tetapi kita menginginkan status-quo. Kita berhenti di tempat, kita tidak ikut mengalir. Itu sebabnya kita jatuh sakit. Kita mengundang penyakit. Resistensi kita, penolakan kita untuk ikut mengalir bersama kehidupan membuat kita sakit. Yang namanya usaha, pasti ada pasang-surutnya. Dalam hal berumah-tangga,bentrokan-bentrokan kecil itu memang wajar, lumrah. Persahabatan pun tidak selalu langgeng, tidak abadi. Apa sih yang langgeng, yang abadi dalam hidup ini? Kita tidak menyadari sifat kehidupan. Kita ingin mempertahankan suatu keadaan. Kemudian kita gagal, kecewa dan menderita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Penyakitmu itu bisa disembuhkan, asal kamu ingin sembuh dan bersedia mengikuti petunjukku.” demikian ujar sang Ustad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak Ustad, tidak. Saya sudah betul-betul jenuh. Tidak, saya tidak ingin hidup.” pria itu menolak tawaran sang Ustad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jadi kamu tidak ingin sembuh. Kamu betul-betul ingin mati?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya, memang saya sudah bosan hidup.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Baik, besok sore kamu akan mati. Ambillah botol obat ini. Setengah botol diminum malam ini, setengah botol lagi besok sore jam enam, dan jam delapan malam kau akan mati dengan tenang.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Giliran dia menjadi bingung. Setiap Ustad yang ia datangi selama ini selalu berupaya untuk memberikannya semangat untuk hidup. Yang satu ini aneh. Ia bahkan menawarkan racun. Tetapi, karena ia memang sudah betul-betul jenuh, ia menerimanya dengan senang hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulang kerumah, ia langsung menghabiskan setengah botol racun yang disebut “obat” oleh Ustad edan itu. Dan, ia merasakan ketenangan sebagaimana tidak pernah ia rasakan sebelumnya. Begitu rileks, begitu santai! Tinggal 1 malam, 1 hari, dan ia akan mati. Ia akan terbebaskan dari segala macam masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam itu, ia memutuskan untuk makan malam bersama keluarga di restoran masakan Jepang. Sesuatu yang sudah tidak pernah ia lakukan selama beberapa tahun terakhir. Pikir-pikir malam terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis. Sambil makan, ia bersenda gurau. Suasananya santai banget! Sebelum tidur, ia mencium bibir istrinya dan membisiki di kupingnya, “Sayang, aku mencintaimu.” Karena malam itu adalah malam terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Esoknya bangun tidur, ia membuka jendela kamar dan melihat ke luar. Tiupan angin pagi menyegarkan tubuhnya. Dan ia tergoda untuk melakukan jalan pagi. Pulang kerumah setengah jam kemudian, ia menemukan istrinya masih tertidur. Tanpa membangunkannya, ia masuk dapur dan membuat 2 cangkir kopi. Satu untuk dirinya, satu lagi untuk istrinya. Karena pagi itu adalah pagi terakhir,ia ingin meninggalkan kenangan manis! Sang istripun merasa aneh sekali, “Mas, apa yang terjadi hari ini? Selama ini, mungkin aku salah. Maafkan aku, mas.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kantor, ia menyapa setiap orang, bersalaman dengan setiap orang. Stafnya pun bingung, “Hari ini, Bos kita kok aneh ya?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sikap mereka pun langsung berubah. Mereka pun menjadi lembut. Karena siang itu adalah siang terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis! Tiba-tiba, segala sesuatu di sekitarnya berubah. Ia menjadi ramah dan lebih toleran, bahkan apresiatif terhadap pendapat-pendapat yang berbeda. Tiba-tiba hidup menjadi indah. Ia mulai menikmatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulang kerumah jam 5 sore, ia menemukan istri tercinta menungguinya di beranda depan. Kali ini justru sang istri yang memberikan ciuman kepadanya, “Mas, sekali lagi aku minta maaf, kalau selama ini aku selalu merepotkan kamu.” Anak-anak pun tidak ingin ketinggalan, “Ayah, maafkan kami semua. Selama ini, ayah selalu stres karena perilaku kami semua.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba, sungai kehidupannya mengalir kembali. Tiba-tiba, hidup menjadi sangat indah. Ia membatalkan niatnya untuk bunuh diri. Tetapi bagaimana dengan setengah botol yang sudah ia minum, sore sebelumnya?&lt;br /&gt;” Ya Allah, apakah maut akan datang kepadaku. Tundalah kematian itu ya Allah. Aku takut sekali jika aku harus meninggalkan dunia ini ”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia pun buru-buru mendatangi sang Ustad yang telah memberi racun kepadanya. Sesampainya dirumah ustad tersebut, pria itu langsung mengatakan bahwa ia akan membatalkan kematiannya. Karena ia takut sekali jika ia harus kembali kehilangan semua hal yang telah membuat dia menjadi hidup kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat wajah pria itu, rupanya sang Ustad langsung mengetahui apa yang telah terjadi, sang ustad pun berkata “Buang saja botol itu. Isinya air biasa. Kau sudah sembuh, Apa bila kau hidup dalam kekinian, apabila kau hidup dengan kesadaran bahwa maut dapat menjemputmu kapan saja, maka kau akan menikmati setiap detik kehidupan. Leburkan egomu, keangkuhanmu, kesombonganmu. Jadilah lembut, selembut air. Dan mengalirlah bersama sungai kehidupan. Kau tidak akan jenuh, tidak akan bosan. Kau akan merasa hidup. Itulah rahasia kehidupan. Itulah kunci kebahagiaan. Itulah jalan menuju ketenangan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria itu mengucapkan terima kasih dan menyalami Sang Ustad, lalu pulang ke rumah, untuk mengulangi pengalaman malam sebelumnya. Ah, indahnya dunia ini……&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2966963785653399523-2371995510794098548?l=adruyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adruyan.blogspot.com/feeds/2371995510794098548/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2966963785653399523&amp;postID=2371995510794098548' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/2371995510794098548'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/2371995510794098548'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adruyan.blogspot.com/2009/06/berkah-doa-keyai.html' title='BerKah Doa KeYAi'/><author><name>aderiyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17356861092027268397</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/Sn2tSGrAcFI/AAAAAAAAAGI/EK8lNTNJPhk/S220/adriyan46.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2966963785653399523.post-8200339633322026758</id><published>2009-06-24T10:41:00.000-07:00</published><updated>2009-06-24T10:42:25.683-07:00</updated><title type='text'>CAra MemeliHarA IlMu</title><content type='html'>Barang  siapa yang ingin Menjaga ilmu yang ada pada dirinya ia harus melaksanakan lima kebiasan, :&lt;br /&gt;1. Shalat malam walaupun hanya dua rakaat &lt;br /&gt;2. Menjaga kesucian (selalu dalam keadaan berwudhu)&lt;br /&gt;3. Takut pada Allah baik dalam kondisi sepi ataupun ramai&lt;br /&gt;4. Makan hanya untuk melaksanakan perintah allah dan menjauhi larangannya , bukan untuk menuruti nafsu sahwat&lt;br /&gt;5. Bersiwak.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2966963785653399523-8200339633322026758?l=adruyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adruyan.blogspot.com/feeds/8200339633322026758/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2966963785653399523&amp;postID=8200339633322026758' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/8200339633322026758'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/8200339633322026758'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adruyan.blogspot.com/2009/06/cara-memelihara-ilmu.html' title='CAra MemeliHarA IlMu'/><author><name>aderiyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17356861092027268397</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/Sn2tSGrAcFI/AAAAAAAAAGI/EK8lNTNJPhk/S220/adriyan46.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2966963785653399523.post-4536461995641383899</id><published>2009-06-24T09:40:00.000-07:00</published><updated>2009-06-24T09:41:36.639-07:00</updated><title type='text'>AnTaRa EngKau Dan AkU</title><content type='html'>Bibit yang engaku tanam dulu&lt;br /&gt;Didalam kebunku&lt;br /&gt;Yang selalu engakau sirami&lt;br /&gt;Kini sudah mulai berubah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah aku salah&lt;br /&gt;Ketika aku ingin&lt;br /&gt;Engakau adalah orangnya&lt;br /&gt;Yang menikmati buah itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka,&lt;br /&gt;Kalau ada yang salah&lt;br /&gt;dalam aku memutuskan dan melangkah&lt;br /&gt;Selama perjalan ini&lt;br /&gt;Semoga engkau bisa mnerimanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bahagia&lt;br /&gt;Walau sekedar tahu&lt;br /&gt;Bahwa engakau telah mengerti&lt;br /&gt;Kalu bibit yang kau tanam dulu&lt;br /&gt;Kini telah berbuah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga buah itu&lt;br /&gt;Adalah yang engakau kehendaki&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2966963785653399523-4536461995641383899?l=adruyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adruyan.blogspot.com/feeds/4536461995641383899/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2966963785653399523&amp;postID=4536461995641383899' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/4536461995641383899'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/4536461995641383899'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adruyan.blogspot.com/2009/06/antara-engkau-dan-aku.html' title='AnTaRa EngKau Dan AkU'/><author><name>aderiyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17356861092027268397</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/Sn2tSGrAcFI/AAAAAAAAAGI/EK8lNTNJPhk/S220/adriyan46.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2966963785653399523.post-2610773076233376088</id><published>2009-05-25T00:58:00.000-07:00</published><updated>2009-05-25T01:00:35.933-07:00</updated><title type='text'>Humor Gus Mus</title><content type='html'>Anjingnya Sudah Pindah Ke Baghdad&lt;br /&gt;24 Mei 2009 09:47:21&lt;br /&gt;Kisah ini diceritakan oleh Gus Dur sendiri kepada saya (Yahya Cholil Staquf -red). Karena menyangkut paman saya, Gus Mus, maka kemudian saya konfirmasi kepada beliau. Tapi beliau mengaku tidak ingat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu itu, tahun '60-an, jerohan sapi tak ada harganya di Kairo, Mesir, karena dianggap hanya anjing yang layak memakannya. Tapi bagi santri-santri Jawa, jelas itu makanan bergizi. Diantara penggemar berat jerohan sapi sekaligus ahli memasaknya adalah Gus Dur. Pembagian tugas pun diatur. Karena lebih ahli tentang seluk-beluk pasar, Gus Mus bertugas belanja (Gus Dur lebih hapal gedung bioskop daripada pasar), sedang Gus Dur menjadi kokinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jerohan sapi berhasil diperoleh dengan harga amat murah dari seorang jagal. Malahan, karena rutin berbelanja jerohan sehingga berteman akrab dengan si jagal, lama-lama digratiskan. Hanya saja, si jagal terheran-heran dengan konsumsi jerohan yang begitu banyak dan ajeg.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Memangnya kamu pelihara anjing berapa?" tanyanya. Gus Mus garuk-garuk kepala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yaa...ada lah..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkat cerita, setelah empat tahun di Kairo, Gus Dur pindah ke Baghdad. Tak ada lagi koki, Gus Mus pun berhenti belanja jerohan. Cukup lama Gus Mus tak bertemu si jagal langganannya, sampai suatu hari kepergok tak sengaja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hai, apa kabar?" si jagal menyapa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Baik. Bagaimana denganmu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Alhamdulillah.... Kamu kok nggak pernah ngambil jerohan lagi?" si jagal bertanya, " Memangnya sudah nggak pelihara anjing lagi?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gus Mus meringis,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sudah pindah ke Baghdad..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber: group Terong Gosong di facebook&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2966963785653399523-2610773076233376088?l=adruyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adruyan.blogspot.com/feeds/2610773076233376088/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2966963785653399523&amp;postID=2610773076233376088' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/2610773076233376088'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/2610773076233376088'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adruyan.blogspot.com/2009/05/humor-gus-mus.html' title='Humor Gus Mus'/><author><name>aderiyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17356861092027268397</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/Sn2tSGrAcFI/AAAAAAAAAGI/EK8lNTNJPhk/S220/adriyan46.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2966963785653399523.post-3250680356932961264</id><published>2009-05-22T08:55:00.000-07:00</published><updated>2009-05-22T08:57:53.968-07:00</updated><title type='text'>Keutamaan Sabar</title><content type='html'>Keutamaan sabar&lt;br /&gt;Allah Swt berfirman dalam al-Qur’an:   &lt;br /&gt;Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas. (QS.az-Zumar: 10)&lt;br /&gt;Sabar merupakan sifat terpuji dalam ajaran Islam. Barang siapa yang mampu bersabar maka ia akan memperoleh pahala yag tak terbatas banyaknya.&lt;br /&gt;Pengertian sabar, pada prinsipnya adalah tahan uji dalam menjalani tugas hidup dengan segala problematikanya. Sebagai umat islam, tugas utama dalam menjalani hidup ini adalah mengabdikan diri sepenuhnya kepada Allah Swt. Kita semua mengetahui bahwa diciptakannya diri kita adalah untuk menyembah kepada Allah. Namun kita juga sadar, bahwa dalam mengabdikan diri kepada Allah ternyata tidak luput dari berbagai hambatan, tantangan, ancaman dan gangguan. Apabila kita berhasil menghadapi semua itu, berarti kita telah berhasil pula meraih predikat shobir, yakni orang yang sabar. Rasul Saw menjelaskan pengertian sabar ini dalam sabdanya: &lt;br /&gt;Sabar meliputi tiga hal, yaitu sabar menghadapi musibah, sabar dalam menaati perintah Allah dan sabar dalam menghindari maksiat. Maka barang siapa yang bersabar dalam menghadapi musibah sehinnga ia mampu mengatasinya dengan kebaikan, niscaya Allah akan mencatat baginya tigaratus derajat keluhuran, sedangkan jarak antara derajat yang satu dengan lainnya laksana jarak antara langit dan bumi. Barang siapa yang bersabar dalam mentaati printah Allah, niscaya Allah akan mencatat baginya enamratus derajat keluhuran yang jarak antara derajatyang satu dengan yang laiinya sejauh jarak antara bintang yang paling tinggi dengan bintang yang paling rendah. Dan barang siapa yang bersabar dalam menghindari maksiat, niscaya Allah akan mencatat baginya sembilanratus  derajat keluhuran yang jarak antara derajat satu dengan lainnya adalah dua kali jarak antara dengan puncak Arsy.&lt;br /&gt;Berdasarkan hadits tersebut, berarti sabar meliputi 3 hal yaitu:&lt;br /&gt;1. Sabar dalam menghadapi musibah&lt;br /&gt;Musibah yang menimpa seseorang, bisa muncul dalam bentuk bencana alam, penyakit, kemiskinan, kesengsaraan dan lain-lain. Setiap musibah yang menimpa seseorang, selalu menjadikan rasa takut dan menimbulkan kekwatiran yang mendalam. Inilah cobaan yang diberikan oleh Allah Swt unuk menguji tingkat keimanan seseorang. Barang siapa yang tetap bersabar dalam menghadapi musibah yang menimpa dirinya, niscaya ia akan memperoleh derajat yang begitu tinggi dihadapan Allah Swt.&lt;br /&gt;Setiap hamba Allah akan diberikan cobaan yang berbeda baik bentuk maupun jenisnya. Tapi, pada prinsipnya setiap cobaan pasti menyakitkan. Para pejabat mungkin akan dicoba dengan jabatannya, sebagian dari mereka hidupnya selalu dibayang-bayangi oleh rasa takut yang mendalam, jangan-jangan jabatannya akan digeser atau dipindah kejabatan yang kurang menguntungkan. Dengan begitu, bagi mereka yang tidak bersabar, akan berbuat aniaya dengan cara apapun. Mereka akan mendepak kanan kiri, mengancam bawahan, menjilat atasan dengan berbagai cara yang tidak terpuji dan seterusnya. Semua yang dilakukan hanya semata-mata demi jabatan dan melupakan sang pemberi jabatan itu sendiri, Allah yang Maha Kuasa. Pada fakir miskin dicoba dengan kelaparan, para konglomerat dicoba dengan hartanya, para pejuang dicoba dengan jiwa dan raganya, para petani dicoba dengan hasil pertaniaannya. Fakir miskin yang bersabar niscaya kelaparannya tidak akan menggoyah keimanan. Para konglomerat yang bersabar tidak akan goyah imannya seandainya suatu ketika hartanya habis dilalap api atau ludes diterjang banjir. Para pejuang yang bersabar , niscaya tidak akan luntur imannya saat jiwanya terkoyak oleh makian musuh atau raganya tergores pedang  lawan. Demikian pula para petani yang bersabar, mereka tentu tidak akan melemah imannya sewaktu lahan pertaniannya dilanda banjir atau tanamannya diserang hama. Orang-orang bersabar dalam menghadapi musibah, akan selalu berkeyakinan bahwa dirinya beserta apa yang dimilikinya adalah semata-mata milik Allah dan akan kembali kepadanya. Maka orang-orang demikianlah yang akan mendapatkan keberkatan yang sempurna dan rahmat yang hakiki dari tuhan. Meraka inilah orang-oang yang mendapat petunjuk dari Allah. Hal ini secara gamblang telah dijelaskan oleh Allahsendiri dalam firmannya.:  &lt;br /&gt;Artinya: dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: "Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun. mereka Itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka dan mereka Itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.&lt;br /&gt;2. Sabar dalam mentaati perintah Allah&lt;br /&gt;Mentaati perintah Allah adalah kewajiban setiap hamba, namun tidak sedikit orang yang gagal ditengah perjalanan. Maksud hati ingin melaksakan semua perintah Allah dengan sebaik-baiknya, namun praktiknya nol besar. Mengapa demikian? Tidak lain dan tidak bukan, karena mereka tidak sabar dalam mentaati perintah Allah itu. Mentaati perintah Allah bukan berarti perbuatan yang tanpa rintangan. Justru sebaliknya, ia dipenuhi dengan berbagai problematika hidup yang apabiala tidak sabar menhgadapinya niscaya seseorang akan selalu gagal mewujudkan ketaatannya itu. Perhatikan firman Allah yang berbunyi:&lt;br /&gt;Kami telah menjadikan apa yang di bumi sebagai perhiasan baginya, agar Kami menguji mereka siapakah di antara mereka yang terbaik perbuatannya. (al-Kahfi:7)&lt;br /&gt;Ayat ini secara tegas menyatakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dimuka bui ini semuanya merupakan perhiasan.dan hiasan inilah yang menjadi batu ujian kita, orang-orang beriman. Siapa diantara kita yang bisa mengendalika diri dari gemerlapannya hiasan dunia, niscaya mampu pula menaklukan nafsu, kemudian kita arahkan ke hal-hal yang terpuji. &lt;br /&gt;Hiasan dunia yang selalu menarik hati, hendaknya kita sadari betul bahwa itu semua merupakan batu ujian yang harus kita hadapi dengan penuh kesabaran. Harta kekayaan yang melimpah, jabatan dan kekuasaan, wanita cantik atau pria tampan, anak-anak  yang mungil, hiburan dan seterusnya, merupakan hiasan dunia yang seringkali menghambat dan menghalangi ketaatan kita dalam melaksanakan perintah-perintah Allah. Kita boleh saja terpesona oleh hiasan-hiasan dunia itu, tetapi harus kita sadari sepenuhnya bahwa hiasan itu adalah nikmat Allah yang harus kita syukuri. Kita manfaatkan sesuai dengan kemanfaatannya masing-masing dan tak lupa kita jadikan pendorong semangat dalam mengabdikan diri kepa sang pencipta hiasan itu sendiri.&lt;br /&gt;Harta yang kita miliki handaknya kita jadikan pelengkap dan penyempuirna peribadatan kita. Jabatan dan kekuasan yang kita duduki, hendaknya kita jadikan sebagai kesempatan emas untuk mengukir prestasi duniawi dan sekaligus prestasi ibadah yang setinggi-tingginya. Demikian juga hisan dunia yang lain, smua hendaknya kita manfaatkan sebaik mungkin demi mempertinggi prestasi ibadah kita. Dengan demikian, maka kita akan berhasil dalam menghadapi ujian berupa hiasan duniawi itu, dan pantas mendapatkan gelar sebagai hamba yang sabar dalam mentaati perintah Allah.&lt;br /&gt;3. Sabar dalam menghindari maksiat&lt;br /&gt;Hidup di zaman modern seperti ini, berbagai kemaksiatan selalu terpampang di depan mata kita. Di rumah kita sendiri ada kemaksiatan, diluar rumah, di jalan ditempat-tempat hiburan, di kantor-kantor, dipasar-pasar, bahkan dimasjid dan musholapun lahan kemaksiatan.&lt;br /&gt;Di rumah-rumah masakini hampir semuanya terpampang televisi, radio dan lain-lain. Yang setiap acara selalu menarik. Apabila kita tidak waspadai niscaya kita sendiri lupa diri, waktunya hampir habis untuk mendengarkan atau menonton acara-acara tersebut. Bahkan meluangkan waktusedikit untuk beribadah pada sang kholik terasa amat berat dan sulit. Padahal setiap tontonan yang disajikan biasanya selalu membawa misi-misi tertentu sesuai dengan ide pembuat film tersebut. Tayangan televisi yang bebau porno, pergelaran aurat yang melebihi batas, slogan-sloglan yang membius nafsu birahi dan seterusnya, biasanya membuat kita terpesona dan melupakan waktu-waktu sholat, atau setidaknya membuat diri kita menunda-nunda sholat. Ini baru kemaksiatan dirumah sendiri yang timbul oleh tayangan televisi dan sajian acara radio. Belum sumber-sumber kemaksiatan lainnya.&lt;br /&gt;Lahan kemaksiatan luar rumah pun tidak kalah menggiurkan. Mulai dijalan sampai ke pusat-pusat kegiatan manusia, selalu bertebaran lahan-lahan kemaksiatan. Di jalan mata kita begitu biasa dihadapkan pemandangan aurat wanita yang sengaja dibuka. Dikantor, selain pandangan mata selain jenis secara bebas, terbukanya kesempatan untuk memadu asmara secara liar, dan lahan-lahan kemaksiatan lainnya, juga banyak kesempatan yang bisa digunakan untuk korupsi, mengadakan kolusi dan seterusnya.dipasar-pasar kemaksiatan mulai terbuka lebar, apalagi dipusat-pusat hiburan seperti diskotik, gedung bioskop dan lain sebagainya kemaksiatran semakin marak dan tidak sedikit yang lepas kendali. Bahkan  dimasjid dan mushola pun tidak sedikit pandanga aurat terbuka, kesempatan untuk bermesraan setelah pengajian atau selesai sholat jamaah. Belum lagi terbukanya kesempatan untuk berdebat dengan cara mungkar, materi pengajian yang menyesatkan umat, perebutan kekuasaan atas masjid atau mushalla itu sendiri, perlombaan gaya busana dan seterusnya. Semua itu merupakan batu ujian bagi kita. Siapakah yang tetap tegar memelihara kemurnian amalnya dan siapa yang tak memiliki kendali kuat hingga terjerumus dalam kemaksiatan. Kita diingatkan Oleh Allah dlam firmannya:&lt;br /&gt;öNä3¯Ruqè=ö7uZs9ur 4Ó®Lym zOn=÷ètR tûïÏÎg»yfßJø9$# óOä3ZÏB tûïÎÉ9»¢Á9$#ur (#uqè=ö7tRur ö/ä.u$t6÷zr&amp; ÇÌÊÈ   &lt;br /&gt;Artinya:  dan Sesungguhnya Kami benar-benar akan menguji kamu agar Kami mengetahui orang-orang yang berjihad dan bersabar di antara kamu, dan agar Kami menyatakan (baik buruknya) hal ihwalmu.&lt;br /&gt;Kita sebenarnya selalu dihadapkan pada ujian yang berat. Memang pada dasarnya hidup ini adalah medan ujian. Siapa yang berhasil menghadapi batu ujian itu maka dialah yang lulus dan akan memperoleh kenikmatan yang luar biasa kelak di sisi Allah. Dan siapa yang tidak bersabar dalam menghadapi miusibah , gagal dalam mentaati perintah Allah dan lemah dalam menghindari kemaksiatan, maka merekalah orang-orang yang gagal dalam menjalani hidup ini dan kelak akan menghadapi kesengsaraan yang tiada tara dan tak berkesudahan.&lt;br /&gt;Marilah kita berusaha semaksiamal mungkin mungkin dalam bersabar menjalankan perintah-perintah agama, menghadapi musibah yang menimpa diri kita dan dalam menghindari laraan-larangnya. Semoga Allah Swt selalu berkenan membimbing perjalanan hidup kita menuju ridha Allah, dan berkenan pula memasukkan kita kedalam golongan orang-orang yang sabar. Amin. 2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2966963785653399523-3250680356932961264?l=adruyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adruyan.blogspot.com/feeds/3250680356932961264/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2966963785653399523&amp;postID=3250680356932961264' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/3250680356932961264'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/3250680356932961264'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adruyan.blogspot.com/2009/05/keutamaan-sabar.html' title='Keutamaan Sabar'/><author><name>aderiyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17356861092027268397</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/Sn2tSGrAcFI/AAAAAAAAAGI/EK8lNTNJPhk/S220/adriyan46.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2966963785653399523.post-8725123271022892022</id><published>2009-05-17T08:50:00.000-07:00</published><updated>2009-05-17T08:53:28.926-07:00</updated><title type='text'>7 cara Atasi Rasa Malu</title><content type='html'>A7 Cara Atasi Rasa Malu&lt;br /&gt;Orang-orang dengan sifat pemalu secara naluri menyimpan kesadaran kalau diri mereka terlewatkan dari orang lain. Sifat pemalu biasanya membuat seseorang kehilangan kesempatan, kurang mendapat kesenangan dan terkucil dari hubungan sosial. Sifat pemalu dapat membawa banyak kerugian. Tapi bagi Anda yang memiliki sifat ini, tak perlu berkecil hati, karena pada dasarnya ada banyak cara untuk mengusir jauh-jauh sifat yang merugikan ini. Sebenarnya, formula dari rasa malu terdiri dari 'terlalu berpusat pada diri sendiri' dicampur dengan rasa gugup. Dan ada paduan yang lebih tak menyangkan, saat rasa malu itu mempengaruhi fisik Anda dengan cara 'membajak' ketenangan logis. &lt;br /&gt;Rasa malu adalah sebuah kombinasi dari kegugupan sosial dan pengkondisian sosial. Untuk mengatasi rasa malu ini, yang Anda butuhkan adalah belajar bersikap rileks dalam pergaulan sosial. Dibutuhkan usaha untuk mengarahkan diri Anda jauh dari terlalu berpusat pada diri sendiri, serta memberi diri Anda ruang untuk mempraktekan kemampuan bercakap-cakap. Dalam kebanyakan kasus, emosi yang memuncak dalam bersosialisasi membuat orang menanggapi berbagai kejadian dengan rasa takut. Untuk memulai mengurangi rasa malu, bagi Anda yang pemalu, ada beberapa hal di bawah ini yang mungkin dapat Anda praktekan.&lt;br /&gt;1. Pikirkan tentang cara Anda merasa dan bertindak di sekitar orang-orang yang telah Anda kenal, dimana Anda bisa merasa nyaman dan bersikap spontan. Alihkan perasaan itu saat Anda bertemu kenalan baru, begitu pula dalam situasi yang membuat rasa percaya diri Anda memudar.&lt;br /&gt;2. Hindari terlalu memperhatikan diri Anda sendiri. Tentu saja, Anda boleh sedikit memikirkan tentang bagaimana Anda akan melewatkan perbicangan dengan orang banyak, tapi jika seluruh fokus Anda tercurah pada kata-kata sendiri dan perasaan Anda, selanjutnya Anda akan mulai merasa gugup sendiri. Ingat-ingat apa yang dikenakan oleh orang lain dan buat catatan tersendiri, dengarkan apa yang mereka perbincangkan, bayangkan dimana mereka tinggal, buat sebuah garis besar atau ingat-ingat nama mereka. Hal ini bukan hanya memberi Anda bahan perbincangan, tapi juga mencairkan ketegangan dalam bersosialisasi dan membuat perasaan Anda lebih tenang.&lt;br /&gt;3. Buat pertanyaan terbuka pada semua orang. Banyak orang yang lebih senang bicara tentang diri mereka sendiri, dan temukan sebuah topik yang membuat orang lain tertarik. Apa yang membuat mereka tertarik akan membuat perbicangan berjalan menyenangkan bagi semua orang. Selalu ajukan pertanyaan yang memungkinkan jawaban lebih dari ya/tidak. &lt;br /&gt;4. Berhentilah percaya pada imajinasi Anda. Mungkin Anda pernah membuat gambaran tentang sebuah liburan yang menyenangkan dan pada kenyataanya jauh berbeda dari yang Anda bayangkan. Itu menunjukan beatapa tak dapat dipercayanya bayangan kita sendiri. Berhentilah memikirkan apa yang dipikirkan orang lain, karena apa yang dipikiran orang lain tentang Anda, belum tentu sama persis seperti bayangan Anda.&lt;br /&gt;5. Berhentilah memikirkan 'segalanya atau bukan apa-apa.' Pemikiran 'pasti begini/pasti begitu' tertuang saat Anda mengalami emosi. Orang-orang yang sedang depresi, marah dan gelisah melihat kenyataan dari hal-hal ini dengan perbedaan yang ektrim. Bagi orang yang sedang marah 'Anda salah' dan 'mereka benar,' orang yang marah akan melihat dirinya 'gagal', sedang yang lain 'berhasil.' Jadi berhentilah berpikir kalau Anda mungkin telah mengatakan hal yang salah, atau orang lain akan membenci Anda. Saat Anda merasa rileks dalam pergaulan sosial, Anda juga akan mendapat lebih sedikit peringatan dari diri sendiri, karena dalam keadaan gugup, biasanya Anda akan mulai berpikir tentang segalanya atau bukan apa-apa.&lt;br /&gt;6. Nikmati waktu Anda. Hindari mengatakan hal-hal tanpa berpikir terlebih dulu. Ajukan pertanyaan, dan jika mendapat pertanyaa. Anda dapat mempertimbangkan jawaban terlebih dahulu sebagai tanggapan Anda, jangan asal menjawab tanpa berpikir. Jawaban yang diluncurkan dengan perlahan merupakan cara bersikap santai.&lt;br /&gt;7. Akhirnya, gunakan latihan hipnotis. Hipnotis merupakan cara tercepat untuk mengubah tanggapan instink/emosi Anda dalam setiap situasi. Hanya pikirkan bahwa pikiran dan tubuh Anda dalam keadaan rilek sewaktu bertemu orang baru. Sebenarnya, sewaktu Anda merasa santai seringkali Anda akan menemukan saat yang tepat untuk menerapkan hipnotis agar merasa lebih percaya dirisaat berhadapan dengan orang-orang baru, dan tentu saja pada titik ini rasa malu akan tersingkir dengan sendirinya.&lt;br /&gt;Bagi Anda yang memiliki masalah dengan rasa malu saat bertemu dengan kenalan baru, dapat Anda mencoba tujuh tips yang kami sampaikan di atas. Dan semoga setelah itu Anda akan lebih percaya diri saat bertemu orang-orang baru dalam pergaulan sosial. (articlebiz/erl)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2966963785653399523-8725123271022892022?l=adruyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adruyan.blogspot.com/feeds/8725123271022892022/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2966963785653399523&amp;postID=8725123271022892022' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/8725123271022892022'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/8725123271022892022'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adruyan.blogspot.com/2009/05/7-cara-atasi-rasa-malu.html' title='7 cara Atasi Rasa Malu'/><author><name>aderiyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17356861092027268397</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/Sn2tSGrAcFI/AAAAAAAAAGI/EK8lNTNJPhk/S220/adriyan46.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2966963785653399523.post-1616483101851637471</id><published>2009-02-25T16:23:00.000-08:00</published><updated>2009-02-25T16:27:33.365-08:00</updated><title type='text'>Sifat Seorang Pemimpin</title><content type='html'>METODE KEPEMIMPINAN NABI SAW&lt;br /&gt;1. ucapan sama dengan perbuatan&lt;br /&gt;2. konsisten dalam segala hal&lt;br /&gt;3. menghargai semua umatnya/ bawahannya&lt;br /&gt;4. proporsionalitas dalam tindakan&lt;br /&gt;5. bertindak berdasarkan ilmu&lt;br /&gt;6. punish dan reward di jalankan&lt;br /&gt;7. menjadi tauladan dalam amal&lt;br /&gt;8. ikhlas dalam beramal&lt;br /&gt;9. fokus dalam beramal hanya untuk ridho allah&lt;br /&gt;10.transfer ilmu kepada bawahan&lt;br /&gt;ini artikel untuk membangun karakter….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepemimpinan bukanlah sekedar masalah prestise pada jabatan yang dimiliki. Bukan hanya sekedar posisi atau seberapa besar gaji yang diperoleh, dan bukan pula sekedar memiliki pengetahuan intelektual yang tinggi. Kepemimpinan adalah sebuah tindakan nyata, dan lebih merupakan hasil dari proses panjang perubahan dan pengembangan (Developmental Process) karakter atau transformasi internal dalam diri seseorang. Ketika seseorang menemukan visi dan misi hidupnya, membentuk karakter yang kokoh, dan ketika setiap ucapan dan tindakannya mulai memberikan pengaruh pada lingkungannya, serta keberadaannya mendorong perubahan dalam organisasinya, pada saat itulah seseorang lahir menjadi pemimpin sejati. Jadi pemimpin bukanlah sekedar gelar atau jabatan yang diberikan dari luar melainkan sesuatu yang tumbuh dan berkembang dari diri seseorang. Setiap orang mempunyai kapasitas untuk menjadi pemimpin, baik bagi dirinya, keluarganya, lingkungan pekerjaan, maupun bagi lingkungan sosial dan bahkan bagi negerinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepemimpinan, menuntut suatu transformasi dari dalam (hati) dan perubahan karakter seseorang. Untuk menjadi pemimpin sejati yang mampu meraih kesuksesan diperlukan lebih dari sekedar memiliki kemampuan intelektual mengenai kepemimpinan. Harus ada keseimbangan antara kemampuan intelektual dengan kepemilikan karakter pribadi yang yang baik yang dibangun dari pengembangan kualitas kemampuan emosional dan spiritual. Disinilah pentingnya karakter dan integritas seorang pemimpin agar diterima oleh rakyat atau kelompok yang dipimpinnya. Seorang pemimpin sejati selalu mencari alternatif baru, mengembangkan problem menjadi sebuah tantangan, menganalisis suatu kondisi (SWOT ; Strenght, Weakness, Opportunity, and Treath) dan menemukan solusi kreatif, menghargai pembaharuan dan berani mencoba hal baru yang sulit, serta seorang pemimpin juga harus berpikir Divergen, yaitu berpikir kedepan, mempunyai visi dan misi yang jelas, memiliki pandangan global, selalu mencari solusi-solusi dan kemungkinan-kemungkinan yang ada (Possible Answer). Karena pemimpin bisa dikatakan adalah seorang master of possibilities, dan salesman of purpose.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, seorang pemimpin harus mempunyai kredibilitas dan kapabilitas, (honesty, knowledge, skills, frame of mind etc,) karena pemimpin sejati adalah seorang pemberi semangat (Encouvager), motivator, inspirator, dan maximizer. “Namun yang terpenting adalah, seorang pemimpin harus mempunyai Kerendahan hati”, jelas Kresnayana. Karena seorang leader yang sering mengunggulkan diri, pada umumnya lebih sering jatuh. Seringkali seorang pemimpin sejati tidak diketahui “keberadaannya” oleh mereka yang dipimpinnya, bahkan ketika misi atau tugas selesai, maka seluruh anggota tim akan mengatakan bahwa merekalah yang mengerjakannya sendiri. Konsep pemikiran seperti itu mungkin tidak bisa diterima oleh para pemimpin konvensional yang justru mengharapkan penghormatan dan pujian (Honor and Prise) dari mereka yang dipimpinnya. Jadi kepemimpinan sejati adalah kepemimpinan yang lebih didasarkan pada kerendahan hati (Humble).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang leader (pemimpin) juga harus mempunyai Job Dimension, diantaranya adalah ketekunan, inisiatif, mandiri, dan bersikap “cerdas” dilapangan. Seorang pemimpin sejati justru memiliki keinginan untuk membangun dan mengembangkan mereka yang dipimpinnya. Dengan kata lain, membantu orang lain menyiapkan diri untuk masa depan mereka (Enabler). Sebagaimana pendapat John Maxwell, bahwa keberhasilan seorang pemimpin sangat bergantung dari kemampuan untuk membangun orang-orang disekitarnya, karena keberhasilan sebuah organisasi sangat bergantung pada potensi sumber daya manusia dalam organisasi tersebut (Maxwell, Developing the Leaders Around You; 200). “Pemimpin sejati adalah pemimpin yang mau mendengar. Mendengarkan setiap kebutuhan, impian dan harapan dari mereka yang dipimpinnya. Karena salah satu kesalahan seorang pemimpin adalah kurang mendengarkan bawahan (yang dipimpin) dan hanya meniru atasannya saja”, tambah Kresnayana. Pandanglah atasan anda sebagai seorang partner dalam mengembangkan diri. Diskusikan topik pengembangan dengannya dan jalinlah kesepahaman yang saling menguntungkan mengenai harapan dan peran, namun jangan pernah seorang pemimpin melupakan apa yang menjadi keinginan bawahannya. Leadership tidak bergantung pada kehebatan atasan, belaskasihan dan sekedar loyalitas, juga bukan karena adanya pengikut loyal saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya Kresnayana menjelaskan, seorang pemimpin tidak cukup hanya memiliki hati atau karakter saja, tetapi juga harus memiliki serangkaian “metode” kepemimpinan agar dapat menjadi pemimpin yang efektif. Banyak sekali pemimpin yang mempunyai karakter dan integritas seorang pemimpin, tetapi ketika menjadi pemimpin formal, justru kurang efektif karena tidak memiliki metode yang baik. Ada beberapa hal penting dalam metode kepemimpinan yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Mereka yang mempunyai kekuasaan formal harus bertindak sesuai dengan nilai-nilai partisipatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Kepemimpinan yang efektif dimulai dengan visi dan misi yang jelas (frame of mind). Visi, merupakan sebuah daya atau kekuatan untuk meakukan perubahan. Tanpa visi, kepemimpinan tidak ada artinya sama sekali. Seperti halnya seorang wartawan harus bersikap skeptis agar medianya terus dapat hidup. Visi inilah yang mendorong sebuah organisasi senantiasa tumbuh dan belajar, serta berkembang dalam mempertahankan survivalnya sehingga bisa bertahan sampai beberapa generasi. Finzel membuat istilah SMART, yaitu cara untuk menetapkan tujuan supaya dapat menghindari diri menjadi korban akibat kesalahan dalam kepemimpinan. Tujuan harus memenuhi kriteria Specifik (Spesifik), Measureable (Terukur), Attainable (Bisa dicapai), Relevant (Relevan), dan Trackable (Bisa dirunut).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Seorang pemimpin yang efektif adalah seorang yang sangat responsive. Artinya dia selalu tanggap dengan setiap persoalan, kebutuhan, harapan dan impian dari mereka yang dipimpinnya. Selain itu selalu aktif dan proaktif dalam mencari solusi dari setiap permasalahan ataupun tantangan yang dihadapi organisasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Seorang pemimpin yang efektif adalah seorang pelatih dan pendamping bagi orang-orang yang dipimpinnya (Performance Couch). Artinya dia mempunyai kemampuan untuk menginspirasi, mendorong dan “memampukan” anak buahnya dalam menyusun perencanaan maupun melakukan kegiatan dilapangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan yang terakhir, mengapa kita mengikuti pemimpin? Tentu karena ada rasa “percaya” dan adanya suatu keyakinan terhadap seorang pemimpin (orang yang memimpin). Oleh karena itu, janganlah sekali-kali seseorang berbuat sesuatu yang “tidak layak”, karena akan menghilangkan kepercayaan orang lain terhadapnya. Suatu kepercayaan mahal harganya. Pemimpin yang sukses adalah orang-orang yang mempunyai integritas, mampu mengendalikan diri, mampu bekerjasama dengan orang lain, terbuka, mampu menerima kritik, rendah hati, mampu memahami orang dengan baik, memiliki spiritualitas yang tinggi dan selalu mengupayakan yang terbaik bagi diri mereka maupun orang lain. Dan satu hal lagi, untuk mencapai hasil yang memuaskan, kita tidak harus terperangkap dalam keutamaan kita sendiri. Kerendahan hati adalah kunci untuk mengakhiri dengan baik dan menyerahkan obor kepemimpinan pada pengganti kita. Be the Best !!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2966963785653399523-1616483101851637471?l=adruyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adruyan.blogspot.com/feeds/1616483101851637471/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2966963785653399523&amp;postID=1616483101851637471' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/1616483101851637471'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2966963785653399523/posts/default/1616483101851637471'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adruyan.blogspot.com/2009/02/sifat-seorang-pemimpin.html' title='Sifat Seorang Pemimpin'/><author><name>aderiyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17356861092027268397</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_dWVMFFf_AnA/Sn2tSGrAcFI/AAAAAAAAAGI/EK8lNTNJPhk/S220/adriyan46.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2966963785653399523.post-8599683950389671744</id><published>2008-12-20T07:16:00.000-08:00</published><updated>2008-12-20T07:18:37.398-08:00</updated><title type='text'>Surat Ijin</title><content type='html'>Yogyakarta, 07 April 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada, &lt;br /&gt;Ibu  Aning Ayu Kusumawati&lt;br /&gt;Di-&lt;br /&gt;Tempat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Assalamu’alaikum Wr. Wb.&lt;br /&gt;Dengan ini saya memberitahukan bahwa:&lt;br /&gt;Nama  : Adriyanto&lt;br /&gt;Nim  : 05110051&lt;br /&gt;Smt/jur/kls : IV/BSA/A &lt;br /&gt;Mohon izin tidak dapat mengikuti perkuliaan, matakuliah Metodologi Penelitian, seperti biasa, pada   hari Rabu, 09 April 2008, 11:40-12:20 dengan alasan Pulang Kampung. &lt;br /&gt;Demikian permohonan izin ini saya sampaikan, atas perhatian dan izinnya kami ucapkan terima kasih. &lt;br /&gt;Wassalamu’alaikum Wr.Wb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yogyakarta, Senin, 07 April 2008&lt;br /&gt;Hormat saya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adriyanto&lt;br /&gt;Nim: 05110051&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2966963785653399523-8599683950389671744?l=adruyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adruyan.blogspot.com/feeds/8599683950389671744/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g
